NovelToon NovelToon
Rumah Ujung

Rumah Ujung

Status: tamat
Genre:Misteri / Iblis / Horor / Tamat
Popularitas:254.8k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Kematian misterius yang ada di rumah ujung membuat siapa saja akan ketakutan, bahkan puncak nya para warga sama sekali tidak kenal dengan penghuni rumah tersebut.

satu keluarga di bantai dan mayat mereka membusuk di dalam rumah tersebut, warga menguburkan secara layak namun seram nya rumah itu membuat siapa saja yang lewat akan ketakutan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11. Mimpi buruk

Rais membuka mata karena kaget sekali setelah dia menyadari bahwa dia ada di tempat yang berbeda, rasanya tadi dia ada di dalam kamar dan tertidur pulas di sebelah sang istri tercinta, namun kenapa sekarang mendadak saja ada di ruangan lain yang sama sekali tidak pernah dia kenal karena memang Rais tidak pernah memasuki ruangan seperti ini.

Tubuh mau bergerak juga terasa kaku seolah ada yang memegang pada bagian kaki dan tangan sehingga untuk bergerak sangat sulit sekali, walau dia berusaha sekuat tenaga untuk melarikan diri namun tetap saja tidak bisa, hanya bisa terpaku dengan rasa tidak nyaman karena aroma di dalam ruangan ini sangat menusuk.

Bau darah dan juga bangkai bercampur menjadi satu sehingga perut manusia akan begitu mual ketika mencium aroma tersebut, tidak pernah dia bayangkan bahwa dirinya ada di dalam ruangan yang sangat mengerikan seperti ini dan juga selama ini Rais pun tidak pernah mengenal ruangan itu sehingga jelas dia merasa bingung.

"Aaaaghhhhkk!"

Malah sekarang mendadak saja ada suara orang yang sedang menjerit kesakitan sehingga Rais semakin takut dengan keadaan ini, siapa orang yang sudah menjerit itu dan kenapa dia ada di dalam ruangan ini, semua berputar di dalam otak Rais dan dia bingung untuk mengatakan hal ini bagaimana.

Dia hanya bisa diam dengan tubuh kaku seperti itu sehingga bila ada orang yang melihat maka dia akan meminta pertolongan saat ini juga, namun untuk meminta tolong bibir ini terasa begitu kaku dan juga kelu, bahkan seluruh tubuh mau bergerak saja tidak bisa sehingga Rais merasa dia telah mimpi buruk yang begitu nyata.

Belum lagi dengan suara berisik yang terus menggema di luar ruangan itu sehingga Rais merasa semakin takut dengan keadaan tersebut, suara orang yang menderita di perlahan menghilang karena berubah menjadi rintihan kesakitan, dalam pikiran Rais saat ini adalah pembantaian yang begitu mengerikan sekali karena juga terdengar suara benda tajam.

"Aku ada di mana dan kenapa aku tidak bisa bergerak seperti ini?" Rais sangat panik dengan keadaan dia.

Bruughhh.

"Apa ini?!" semakin kaget karena mendadak saja di atas ranjang itu telah dikelilingi oleh rombongan manusia yang tidak dia kenal.

"Ya allah!" sungguh Rais begitu ketakutan melihat wajah mereka semua yang hancur berantakan.

Sudah lah emang wajah mereka yang hancur karena mungkin terjadi sesuatu yang sangat mengerikan sekali, tambah lagi mulut serta hidung mereka mengucurkan darah segar sehingga terus menetes membasahi kasur tempat Rais saat ini berbaring, andai saja bisa maka Rais akan segera kabur melarikan diri dari situasi ini.

"Jangan sakiti aku, aku tidak pernah berbuat salah kepada kalian semua." pintar Rais hampir menangis.

"Tolooooong...

"Aku kesakitaaaaaann...

"Toloooooong..

"Aku yang harus meminta tolong kepada kalian, tolong jangan ganggu aku seperti ini." Rais memohon kepada mereka semua.

"Tolooooong...

"Ya Allah situasi apa yang sedang aku hadapi ini sebenarnya?" batin Rais di dalam hati.

Hueeeeeek.

Hueeeeek.

"Aaaaaghhhhkk!"

Rais semakin menjerit ketakutan ketika rombongan para manusia berwajah hancur itu memuntahkan darah segar dari mulut mereka, darah berhamburan ke mana-mana sehingga seluruh tubuh Rais mulai menggenang oleh darah itu, sungguh situasi yang sangat mengerikan sekali untuk dia saat ini, ingin berontak tidak bisa sehingga hanya bisa pasrah menikmati bau darah itu.

"Tidaaaaaaaak, tolong aku!" Rais menjerit kencang dan berusaha untuk meminta tolong.

Hueeeeek.

Hueeeeek.

Sooooor.

"Huek." Rais juga lama-lama ingin muntah karena tidak sanggup mencium aroma darah dan juga bangkai itu.

Sooooor.

"Eeeemppp!" Rais semakin kelabakan karena darah itu mulai masuk ke dalam mulut dia.

Seluruh tubuh kejang tidak karuan karena Rais memang sedang berusaha untuk melepaskan diri dan tidak terkena darah dari mereka semua, kuat tenaga Rais terus berdoa dan berusaha untuk lepas dari jerat yang sama sekali tidak dia ketahui ini, tak lupa dia juga menyebut nama Tuhan berulang kali agar mendapat pertolongan.

"Abang kenapa? Abang!" Melva panik karena suami dia tidak bangun namun tubuh terus kejang seperti itu.

"Abang Rais!" terus saja Melva mengguncang tubuh Rais.

"Allahu Akbar!" Rais menjerit keras dan dia tersentak bangun sambil menatap sekitar dengan seksama.

"Ya Allah, Abang kenapa kok sampai seperti itu?" Melva sungguh heran dan dia kebingungan.

Rais menatap ke sana kemari untuk memastikan terlebih dahulu saat ini dia ada di mana, baru sekarang dia menyadari bahwa barusan yang datang dalam mata dia itu adalah mimpi buruk yang terasa begitu nyata, tidak pernah dia bayangkan bahwa dia akan mengalami mimpi yang sangat mengerikan seperti itu.

"Abang hanya sedang mimpi buruk saja." Rais berkata pelan dan juga lemas.

"Ini minum dulu biar pikiran kamu agak tenang." Melva memberikan segelas air agar Rais mendapat ketenangan.

"Ah anu, nanti saja minum nya." Rais menggeleng karena dia masih ingat dengan lendir dan juga darah yang keluar dari mulut orang-orang itu.

"Ya sudah kalau tidak mau minum duduk saja dulu." ujar Melva sambil meletakkan gelas itu kembali.

"Ya Allah." Rais mengusap wajah yang terasa begitu dingin.

Mungkin benar itu memang hanya mimpi buruk belaka tapi terasa begitu nyata dan dia merasa tidak sanggup untuk melupakan mimpi itu dalam sekejap mata, mungkin dalam beberapa waktu terakhir dia akan terus terbayang dan kemungkinan besar Rais tidak akan pernah bisa tidur dengan nyenyak lagi.

"Tadi Abang tidak kemana-mana dan hanya tidur di sini saja kan?" Rais bertanya kepada Melva.

"Ya iya lah, Abang tidur di sini dan sekarang terbangun juga di sini kan." Melva agak bingung dengan pertanyaan sang suami.

Sementara itu Rais semakin tidak tahu harus bagaimana untuk menghadapi ini semua, semua terasa berat dan sangat menyeramkan untuk manusia seperti dia yang tidak memiliki pengalaman gaib, belum lagi rasa hilang rasa trauma ketika dia diseret oleh sesuatu yang tidak terlihat itu, sekarang malah mendapat mimpi buruk seperti ini.

"Kalau masih belum merasa tenang maka pergi ambil wudhu dan mari kita salat malam." ajak Melva kepada sang suami.

"Ya, mari kita salat saja kalau begitu." Rais setuju dengan ajakan sang istri.

"Kamu terlihat sangat pucat." Melva mengelus wajah suami dia.

Entah bagaimana nanti Rais akan membuang rasa trauma yang ada di dalam diri ini, tapi yang jelas dia memang akan berusaha sekuat mungkin agar tidak ada masalah lagi yang akan datang di dalam kehidupan dia untuk selanjutnya, tapi dia juga tidak tahu akan menghadapi itu semua nanti seperti apa.

Selamat siang besti, jangan lupa like dan komentar nya ya.

1
Leni Nuraeni
alhamdulillah udh selesai cerita ini,, selalu sukses ya thor
V3
semoga Rani bisa di selamatkan 🥺🥺
V3
Alhamdulillah akhirnya Ambarwati koit jg dg kepala yg buntung itu 🤣🤣🤣
V3
skrg aku mlh takut JK Rani akan musnah 🥺🥺
jangan yaa kak Nov 🥺🥺
V3
mereka yg bertarung tp aku yg deg degan bgt loch 😱😱
V3
si Xavier msh belum mo keluar dr Goa nya yaa , kak ❓🥺
V3
hahaha ...... kasihan nya para pasangan itu ,, mereka TDK bertarung tp mereka malah slalu kena hantaman trs tempat persembunyiannya. 🤣🤣🤣
V3
nikmatnya TDK terkira yaa Angelina 🤣🤣
V3
Alhamdulillah akhirnya Rani mau memberitahukan ttg kelemahan jurus menghilang nya itu 🤗
V3
selamat menikmati siksaan demi siksaan yaa Darius 🤣🤣
maaf kak nov aku telat baca nya 😔
Elind_18
iya mak darti mungkin dapat bantuan dari rt / lurah tapi kan gak sampai sembuh total
Elind_18
dimana ada lurah sebaik ini biasanya yah gitu² aja😭
Leni Nuraeni
jangan sampai musnah maharani thor
Silvia Andriyanie
Thor bikin cerita Peran utamanya laki laki dong biar tambah seru
ρυтяσ kang'typo✨
Alhamdulillah Rani selamat... udah deh"n q baca'y takut kalo Cakra gagal👍👍u hebat Cakra
Eli Rahma
legaaa deh Rani sembuh..
Nengsih Irawati
Akhirnya,,,, makasih atas ceritanya 🥰 semangat selalu
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
untung aja Cakra bisa cepat dapat mutiara itu ...was2 bangett sih takut gagal ... akhirnya Maharani sembuh juga
tse
alhamdulillah Cakra berhasil ya mak..
Maharani akhirnya selamat...
semangat terus Purnama dan oara member untuk membasmi para arwah jahat... 💪💪💪
tse
terima kasih mak...
semangat mak dengan cerita barunya
aku selalu menantikan kisah3 mu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!