NovelToon NovelToon
Rumah Ujung

Rumah Ujung

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Iblis / Horor
Popularitas:61.5k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Kematian misterius yang ada di rumah ujung membuat siapa saja akan ketakutan, bahkan puncak nya para warga sama sekali tidak kenal dengan penghuni rumah tersebut.

satu keluarga di bantai dan mayat mereka membusuk di dalam rumah tersebut, warga menguburkan secara layak namun seram nya rumah itu membuat siapa saja yang lewat akan ketakutan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11. Mimpi buruk

Rais membuka mata karena kaget sekali setelah dia menyadari bahwa dia ada di tempat yang berbeda, rasanya tadi dia ada di dalam kamar dan tertidur pulas di sebelah sang istri tercinta, namun kenapa sekarang mendadak saja ada di ruangan lain yang sama sekali tidak pernah dia kenal karena memang Rais tidak pernah memasuki ruangan seperti ini.

Tubuh mau bergerak juga terasa kaku seolah ada yang memegang pada bagian kaki dan tangan sehingga untuk bergerak sangat sulit sekali, walau dia berusaha sekuat tenaga untuk melarikan diri namun tetap saja tidak bisa, hanya bisa terpaku dengan rasa tidak nyaman karena aroma di dalam ruangan ini sangat menusuk.

Bau darah dan juga bangkai bercampur menjadi satu sehingga perut manusia akan begitu mual ketika mencium aroma tersebut, tidak pernah dia bayangkan bahwa dirinya ada di dalam ruangan yang sangat mengerikan seperti ini dan juga selama ini Rais pun tidak pernah mengenal ruangan itu sehingga jelas dia merasa bingung.

"Aaaaghhhhkk!"

Malah sekarang mendadak saja ada suara orang yang sedang menjerit kesakitan sehingga Rais semakin takut dengan keadaan ini, siapa orang yang sudah menjerit itu dan kenapa dia ada di dalam ruangan ini, semua berputar di dalam otak Rais dan dia bingung untuk mengatakan hal ini bagaimana.

Dia hanya bisa diam dengan tubuh kaku seperti itu sehingga bila ada orang yang melihat maka dia akan meminta pertolongan saat ini juga, namun untuk meminta tolong bibir ini terasa begitu kaku dan juga kelu, bahkan seluruh tubuh mau bergerak saja tidak bisa sehingga Rais merasa dia telah mimpi buruk yang begitu nyata.

Belum lagi dengan suara berisik yang terus menggema di luar ruangan itu sehingga Rais merasa semakin takut dengan keadaan tersebut, suara orang yang menderita di perlahan menghilang karena berubah menjadi rintihan kesakitan, dalam pikiran Rais saat ini adalah pembantaian yang begitu mengerikan sekali karena juga terdengar suara benda tajam.

"Aku ada di mana dan kenapa aku tidak bisa bergerak seperti ini?" Rais sangat panik dengan keadaan dia.

Bruughhh.

"Apa ini?!" semakin kaget karena mendadak saja di atas ranjang itu telah dikelilingi oleh rombongan manusia yang tidak dia kenal.

"Ya allah!" sungguh Rais begitu ketakutan melihat wajah mereka semua yang hancur berantakan.

Sudah lah emang wajah mereka yang hancur karena mungkin terjadi sesuatu yang sangat mengerikan sekali, tambah lagi mulut serta hidung mereka mengucurkan darah segar sehingga terus menetes membasahi kasur tempat Rais saat ini berbaring, andai saja bisa maka Rais akan segera kabur melarikan diri dari situasi ini.

"Jangan sakiti aku, aku tidak pernah berbuat salah kepada kalian semua." pintar Rais hampir menangis.

"Tolooooong...

"Aku kesakitaaaaaann...

"Toloooooong..

"Aku yang harus meminta tolong kepada kalian, tolong jangan ganggu aku seperti ini." Rais memohon kepada mereka semua.

"Tolooooong...

"Ya Allah situasi apa yang sedang aku hadapi ini sebenarnya?" batin Rais di dalam hati.

Hueeeeeek.

Hueeeeek.

"Aaaaaghhhhkk!"

Rais semakin menjerit ketakutan ketika rombongan para manusia berwajah hancur itu memuntahkan darah segar dari mulut mereka, darah berhamburan ke mana-mana sehingga seluruh tubuh Rais mulai menggenang oleh darah itu, sungguh situasi yang sangat mengerikan sekali untuk dia saat ini, ingin berontak tidak bisa sehingga hanya bisa pasrah menikmati bau darah itu.

"Tidaaaaaaaak, tolong aku!" Rais menjerit kencang dan berusaha untuk meminta tolong.

Hueeeeek.

Hueeeeek.

Sooooor.

"Huek." Rais juga lama-lama ingin muntah karena tidak sanggup mencium aroma darah dan juga bangkai itu.

Sooooor.

"Eeeemppp!" Rais semakin kelabakan karena darah itu mulai masuk ke dalam mulut dia.

Seluruh tubuh kejang tidak karuan karena Rais memang sedang berusaha untuk melepaskan diri dan tidak terkena darah dari mereka semua, kuat tenaga Rais terus berdoa dan berusaha untuk lepas dari jerat yang sama sekali tidak dia ketahui ini, tak lupa dia juga menyebut nama Tuhan berulang kali agar mendapat pertolongan.

"Abang kenapa? Abang!" Melva panik karena suami dia tidak bangun namun tubuh terus kejang seperti itu.

"Abang Rais!" terus saja Melva mengguncang tubuh Rais.

"Allahu Akbar!" Rais menjerit keras dan dia tersentak bangun sambil menatap sekitar dengan seksama.

"Ya Allah, Abang kenapa kok sampai seperti itu?" Melva sungguh heran dan dia kebingungan.

Rais menatap ke sana kemari untuk memastikan terlebih dahulu saat ini dia ada di mana, baru sekarang dia menyadari bahwa barusan yang datang dalam mata dia itu adalah mimpi buruk yang terasa begitu nyata, tidak pernah dia bayangkan bahwa dia akan mengalami mimpi yang sangat mengerikan seperti itu.

"Abang hanya sedang mimpi buruk saja." Rais berkata pelan dan juga lemas.

"Ini minum dulu biar pikiran kamu agak tenang." Melva memberikan segelas air agar Rais mendapat ketenangan.

"Ah anu, nanti saja minum nya." Rais menggeleng karena dia masih ingat dengan lendir dan juga darah yang keluar dari mulut orang-orang itu.

"Ya sudah kalau tidak mau minum duduk saja dulu." ujar Melva sambil meletakkan gelas itu kembali.

"Ya Allah." Rais mengusap wajah yang terasa begitu dingin.

Mungkin benar itu memang hanya mimpi buruk belaka tapi terasa begitu nyata dan dia merasa tidak sanggup untuk melupakan mimpi itu dalam sekejap mata, mungkin dalam beberapa waktu terakhir dia akan terus terbayang dan kemungkinan besar Rais tidak akan pernah bisa tidur dengan nyenyak lagi.

"Tadi Abang tidak kemana-mana dan hanya tidur di sini saja kan?" Rais bertanya kepada Melva.

"Ya iya lah, Abang tidur di sini dan sekarang terbangun juga di sini kan." Melva agak bingung dengan pertanyaan sang suami.

Sementara itu Rais semakin tidak tahu harus bagaimana untuk menghadapi ini semua, semua terasa berat dan sangat menyeramkan untuk manusia seperti dia yang tidak memiliki pengalaman gaib, belum lagi rasa hilang rasa trauma ketika dia diseret oleh sesuatu yang tidak terlihat itu, sekarang malah mendapat mimpi buruk seperti ini.

"Kalau masih belum merasa tenang maka pergi ambil wudhu dan mari kita salat malam." ajak Melva kepada sang suami.

"Ya, mari kita salat saja kalau begitu." Rais setuju dengan ajakan sang istri.

"Kamu terlihat sangat pucat." Melva mengelus wajah suami dia.

Entah bagaimana nanti Rais akan membuang rasa trauma yang ada di dalam diri ini, tapi yang jelas dia memang akan berusaha sekuat mungkin agar tidak ada masalah lagi yang akan datang di dalam kehidupan dia untuk selanjutnya, tapi dia juga tidak tahu akan menghadapi itu semua nanti seperti apa.

Selamat siang besti, jangan lupa like dan komentar nya ya.

1
neni nuraeni
iih kalau jdi aku udah ngungsi aku ke rmh ibuku,,, iih tatutt... lagian tu hantu mau minta tolong apa gimna sih,,,
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
kok malah menghantui kemana2 Weh ...udah ambil anggota kan kenapa cari mangsa lagi
Raffaza Direzky87
lah kenapa aku juga ikutan tegang n takut ya
V3
bagaimana kah perkembangan hidup Mak Darti dan si Pardi setelah satu tahun ini ❓
apakah mereka sdh mjd Horang Kaya setelah ikut Sekte Iblis ❓🤣
V3
selamat malam kak Nov 🤗
setahun telah berlalu tp para arwah itu msh saja meneror warga 🤦
Nurr Tika
warga udah mulai diteror
Betri Betmawati
setan siapa yg datang kerumah yanto seram amat semakin merasahkan aja
tse
kenapa malah meneror tetangga yang salah ya...
Yanto jangan pergi keluar rumah ya kalo memanggil tetangga lewat telpon aja ya...
kasihan istrimu...
yang di lihat mereka itu pasti pardi sana mak sapa ya yang dari desanya mba Purnama....
hebat banget ya sampai 1 tahun tapi mba Purnama ga tau ada kejadian ini apa karna belum meminta tumbal manusia ka Kalii ya...
jangan2 hantu itu meneror karna pardi pengen menumbalkan keluarga Yanto kali ya.... kan ini udah 1 tahun sesuai perjanjian setiap 1 tahun harus menumbalkan nyawa orang kan...
ah makin seru dan penasaran....
lanjut mak....
selamat malam mak ku
seamat beristirahat ya...
Eli Rahma
iiihhhh sereeeemmm
ρυтяσ✨
huaaaaaa, didepan mataaaaaaaaa... itu anak Sayuti kan yang metong di tusuk piso leher'y
Ela Jutek
ihh sudah neror tu setan nya
Nengsih Irawati
lanjut 🥰 semangat
Leni Nuraeni
ceritanya seru luar biasa
Nurr Tika
lanjut
V3
yaaaa .... Mak Darti mlh ikutan Tersesat donk 🤦🤦
V3
kook di kampung Pandan Arum msh ada ja warganya yg Hidup Menderita ,,,, bukan nya kampung itu sdh spt Kota yaaa ❓
dan Bukan nya Purnama suka berbagi PD Rakyat Menengah ke Bawah ❓❓
V3
laah ... mereka berdua mlh masuk ke sarang Ular ,,, smg ja mereka berdua bertemu dengan Purnama dan Arya 🤗🤗
Nureliya Yajid
Lanjut
Nureliya Yajid
Terbaik lanjut thor
Nureliya Yajid
Semangat lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!