NovelToon NovelToon
Pernikahanku Pelunas Hutang

Pernikahanku Pelunas Hutang

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 4.8
Nama Author: SuraniDeby

Ini tentang gadis belia,berumur 21 tahun.Delia namanya,dia tinggal bersama Ayahnya dirumah bibinya.Sedangkan ibunya meninggal akibat kecelakaaan beberapa tahun yang lalu.Dia harus menghadapi kenyataan kalau perusahaan ayahnya bangkrut,dengan banyak hutang.Ayahnya tuan Yosep adalah pesaing besar perusahaan Golden Big milik keluarga Atmajaya.Persaingan mereka meninggalkan dendam dan hutang.
Delia harus menanggung akibat dari persaingan ayahnya.Dia dituntut melunasi hutang-hutang ayahnya dengan banyak pengorbanan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SuraniDeby, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11

Brian mengambil ponsel dalam sakunya.

Dia menelpon Soni si asisten.

"Hallo Son"

"Iya Yan,ada apa?"

"Bisa keruanganku?"

"Oke".

5 menit kemudian.

Tok tok tok

"Masuk"

Soni masuk kedalam ruangan Brian,kemudian langsung menghampuri sahabatnya yang sedang melamun ditepi jendela.

"Sepertinya suasana hatimu gak mood bro,ada apa?"

"Aku melacah keberadaan Delia lewat ponsel,sekarang dia ada di Cafe dekat kantor Roby,coba kamu cek sedang apa dia jam segini kesana,dia bilang hari ini dia bekerja tapi kenapa dia malah keluyuran. Aku takut dia merencanakan untuk lari dari rumahku atau menemui keluarganya."

"Baik Yan,,segera aku hubungi orang-orangku yang sudah mengintai Delia sejak pagi."

Soni segera menghubungi teman-temanya ,dan mereka mengirimkan vidio kalau Delia pergi dengan Roby.

Soni menunjukan vidio itu pada Brian.

"Apa maksudnya ini?Apakah Delia sedang mencoba mencari perlindungan dengan sepupuku!"

"Satahuku mereka berteman karna dulu Roby adalah kakak kelasnya yang cukup dia kenal. Mereka mulai akrab setelah Delia bekerja di perusahaan Roby. Hampir setiap pagi sebelum masuk jam kantor mereka bertiga selalu duduk bersama di kantin."

Jelas Soni pada sahabatnya yang raut wajahnya mulai memerah.

"Bertiga?siapa saja?"

"Delia,Fani dan Roby. Delia dan Fani adalah teman akrab sedari SMP. Mereka berpisah saat lulus SMA hubungan mereka tetap akrab,dan berpisah saat Delia bekerja diluar kota sedang Fani bekerja di perusahaan Roby."

"Apa saja yang Delia dan Roby bicarakan tadi.?"

"Mereka kurang jelas mendengan percakapanya,yaaa seperti yang kamu lihat dividio itu...suaranya juga gak begitu jelaskan. Karna dicafe full musik"

Brian terus melamun dengan tatapan yang tak bisa diartikan. Yang pasti,kemarahanya tak bisa ia sembunyikan.

"Yan,,sebagai sahabatmu,apa boleh aku menyarankan,,sebelum kamu salah langkah,apa tidak sebaiknya kita lanjutkan penyelidikan kematian ibumu?kita cari lagi saksi yang menghilang."

" apa itu artinya kamu meragukan kejujuran ayahku dan pak Widodo?"

Brian berbalik menatap Soni.

"Bukan begitu Yannn...maksudku,setelah aku intai Delia dan keluarganya,mereka sama sekali tidak menunjukan bahwa mereka itu orang jahat. Meskipun ayahmu membuat mereka terlunta-lunta tapi tak sedikitpun mereka berniat membalaskan perlakuan ayahmu".

"Apa kamu sedang mengatai kalau keluargaku lah yang kejam?yang berbuat tanpa dasar? Kamu harus tau Son,ayahku sudah berbaik hati dengan mereka,tapi Yosep sialan itu justru diam-diam merayu ibuku dan karna kecewa akhirnya ibuku dibunuh olehnya. Yosep itu serakah...sudah beristri masih saja menggoda istri orang. Dasar Bedebah!!!sepertinya niat awal mendekati ibuku juga hanys karna ingin menghancurkan perusahaan ayahku."

"Bukan begitu Yan..aku hanya khawatir saja kalau ini sebuah kesalahpahaman saja.Selama ini kalisn hanya menerka-nerka saja."

"Meskipun aku tidak ada disana saat kejadian tapi aku percaya pada ayahku dan kedua saksi itu. Son,sepertinya sudah tidak ada lagi yang perlu kita bicarakan,silahkan tinggalkan ruangan ini"

Soni tau benar,sahabatnya itu sedang kesal jadi dia tidak mau menambah keruh suasana. Dia mengalah untuk pergi dari hadapanya.

"Haduhhh...Briaaan brian...selalu saja keras kepala" batin Soni sambil menggeleng-gelengkan kan kepalanya.

***

Roby melihat Delia yang sedang menunggu angkot. Sore itu hujan turun,halte bus juga penuh dengan penunggu.

"Del,,del..bareng aja yuk" Roby membuka kaca mobil dan memanggil manggil Delia.

"Enggak kak,terimakasih..."

Delia takut kalau dia pulang dengan Roby itu akan membuat masalah besar dirumah. Karna dia tau posisisnya saat ini selalu saja salah.

"Ayo...gak papa"

"Engga Kak,,kakak duluan saja.."

Delia tetap kekeh dengan penolakanya.

"Baiklah,kamu hati-hati yaa..."

"Iya kaa..."

Tak butuh waktu lama Delia menaiki sebuah angkot menuju ke rumah suaminya.

Dalam angkot dia menerima telpon dari bibinya.

"Assalamu'allaikum bi..."

"Wa'allaikumsalam Del...kamu sudah pulang belum?bagaimana kabarmu Del?"

"Aku sedang dijalan menuju rumah bi...alhamdulillah aku baik-baik saja bi. Bibi,paman dan ayah bagaimana?"

"Kamu belum baik sebelum mendengar kabar darimu..ini ayahmu mau bicara"

"Hallo Nak...bagaimana kabarmu?"

"Allhamdulillah baik yah...ayah bagaimana?ayah jangan lupa minum obat loh..." Delia tetap bersikap seperti biasa,tetap ceria meskipun sebenarnya dia ingin menangis dan mengadu pada ayahnya.

"Benar kamu baik-baik saja?apakah Brian dan Atmajaya tidak membuatmu menderita?"

"Tidak yah..mungkun awalnya memang Delia dan Brian sangat canggung,karna kami menukah bukan karna sama-sama suka,tapi sejauh ini mereka baik. Mereka juga pelan-pelan mencoba melupakan kesalahpahaman antara ayah dan atmajaya. Delia juga mencoba menjelaskan semuanya yah..Ayah tenang saja ya,,kapan-kapan Delia mampir kerumah. Sekarang ini Delia masih harus belajar jadi istri yang baik untuk suami Suami Delia,banyak penyesuaian yah.."

"Syukurlah nak kalau begitu,semoga kalian selalu bahagia,,sering-sering kabari ayah ya,karna ayah selalu mengkhawatirkanmu."

"Siap yaahhh...ayah inget loh..harus nurus sama bibi,jangan mogok makan sama mogok minum obat...oke..hehehehe"

"Iya sayaaaanggg..."

"Ya sudah yah,sebentar lagi Delia sampai rumah,Delia sedang diangkot ni.."

"Kok naik angkot?dimana Brian?"

"Oh,,dia sedang ada rapat yah..aku lebih nyaman naik angkot bisa bareng temen juga"

"Baiklah,hati-hati nak."

"Assalamu'allaikum yah.."

"Wa'allaikumsalam nak.."

Dekia mematikan telponya dan meremas dadanya yang terasa sesak.

"Ya Allah,maafkan aku yang sudah membohongi ayahku. Ini demi kebaikannya" batin Delia.

***

Dirumah Brian bi Ijah dan bi Ani sedang sibuk menyiapkan makan malam besar.

Aroma masakanya sudah tercium dihidung Delia yang masih diteras rumah.

Delia memilih masuk melewati pintu belakang karna bajunya basah kuyup,dia tidak membawa payung. Angkot yang dinaikinya hanya bisa mengantar sampai pertigaan, alhasil Delia jalan kaki sambil menikmati hujan.

"Assalamu'allaikum"

"Wa'allaikumsalam..." jawab bi Ijah dan bi Ani bersamaan.

"Aduh aduh..nyonyaaa...kok bisa bayah kuyup..sebentar sebentar non,bibi ambilkan handuk." Bi Ani terkejut melihat Delia.

"Oiya bi,apakah kak Brian dan Ayah sudah pulang?"

"Tuan muda belum pulang bi,dan tuan besar sedang tidur dikamarnya"

"Owhhh..."

"Non,saya permisi untuk mengambil handuk ya.."

Bi Ani pergi ke ruang loundry dan mengambil handuk milik Delia. Kemudian memberikan pada Delia.

"Non,mandi sekalian karna kalau tidak non Delia bisa sakit nanti loh.."

"Terimakasih bi Ijah,,kalian sudah begitu baik pada ku," Delia menggenggam tangan bi Ijah dan bi Ani.

"Sama-sama non...non Delia orang baik,jadi audah sewajarnya kami melayani nona dengan baik."jawab bi Ijah.

Adanya bi Ijah dan bi Ani membuat Delia tidak merasa kesepian dirumah keluarga Atmajaya.

"oiya bi,memangnya mau ada tamu siapa si bi?"

"bibi juga kurang tahu non"

1
durrotunnasihah_
Buruk
Anik
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Anik
Biasa
Anik
ah ternyata aq salah menilaimu Brian 😊😊😊
Anik
Brian sdh mulai akal liciknya yg akan membuat Delia jatuh cinta kemudian akan d campakkannya, Delia km jangan smpe terlena dgn Brian
Anik
good job Delia 👍👍👍👍👍👍👍
Anik
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Anik
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Dewi Fajar
mampir thor
Erviana Erastus
Hans .... emang siapa lagi yg jomblo
Erviana Erastus
EGOIS
Erviana Erastus
bisa lah why not? km tau kn siapa Brian?
Erviana Erastus
itu adikmu Brian .... udah bisa ditebak
Erviana Erastus
kacamata yesi
Erviana Erastus
beruntung sadarmu blm telat ya Oma?
Erviana Erastus
Yesi ckckck ...
Erviana Erastus
jelaslah Delia nggak percaya secara kamu plin.plan Brian
Erviana Erastus
delia2'....nggak usah sok hebat ..... Brian aza yg pny power mudah dikadali lah kamu emang pny power apa hadapi mereka ckckck beranimu telat sih
Erviana Erastus
ckckck pantesan takut sama Widodo ternyata selingkuhan atmajatadikx Widodo ckckck manusia lucnut semoga terbongkar siapa Hans sebenarnya
Erviana Erastus
ulah Wibowo .... alhasil bknx dapat proyek malah orang suruhan ketangkap apes banget lu Wibowo 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!