NovelToon NovelToon
My Sexy Lady

My Sexy Lady

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Mafia / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:465.6k
Nilai: 5
Nama Author: lena linol

"Hi, Señorita!" Nero tersenyum miring seraya mengacungkan senjata api tepat di kening Elle.

"Kau ingin membunuhku?!" Elle terisak ketakutan saat pria itu hendak menarik pelatuk senjata apinya. Sebentar lagi dia akan mati.

DOR!

Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa Nero ingin melenyapkan wanita yang sangat dicintai.

Penasaran? Ikuti terus kisahnya. Dan jangan lupa, Follow IG Author @Thalindalena

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lena linol, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gadis nakal

Ele mengepalkan kedua tangannya dengan erat. Kedua matanya berkaca-kaca, tak menyangka pria yang selama ini ia cintai setulus hati ternyata hanya memanfaatkannya. Hatinya benar-benar hancur berkeping. Ingin menangis tapi ini bukan akhir dari segalanya. Air matanya terlalu berharga. Ia bukan tipe gadis yang menye-menye.

Niat hati ingin memberikan kejutan, malah dirinya yang terkejut.

Ele masih berdiri di sana, mendengarkan pembicaraan Nick dengan seseorang di dalam rumah tersebut.

"Nero, pria itu harus mati!"

Kedua mata Ele membeliak ketika mendengar ucapan Nick. Ia perlahan mundur, nafasnya tercekat, lalu segera pergi dari sana dengan perasaan panik, takut, cemas, marah dan kecewa yang bercekol di dalam dada.

"Sebenarnya siapa dia? Kenapa dia ingin melenyapkan Nero?" Ele bertanya-tanya pada dirinya sendiri. Ia menghentikan langkah setelah berhasil menjauh dari rumah Nick. Nafasnya terengah, ia membungkukkan setengah badan, dengan kedua tangan bertumpu di lutut. Kepalanya sedikit mendongak, meraup oksigen sebanyak-banyaknya.

"Sial! Jadi selama ini aku berpacaran dengan penjahat!" Ele merutuki dirinya sendiri karena selama ini mengabaikan peringatan dan nasehat dari keluarganya mengenai Nick. Dan kini terbukti, Nick bukan pria baik. Ia menyesal, dulu pernah bertengkar dengan kedua orang tuanya karena membela Nick. Ele mengusap wajahnya dengan kasar. "Nero harus tahu hal ini, tapi ... Jika dia tahu maka dia akan mengolok dan memakiku. Tapi, kalau tidak di beritahu nyawanya dalam bahaya. Bagaimana ini?" Ele jadi dilema.

Tapi yang harus Ele lakukan saat ini adalah membuang ponselnya ke tempat sampah. Karena ponsel itu banyak menyimpan memori tentang Nick. Dari pada capek-capek menghapus semua foto dan video lebih baik langsung membuang ponselnya. Ele paling membenci kebohongan. Dan tidak ada toleransi untuk hal itu.

Setelah membuang ponsel ke tempat sampah. Ele melanjutkan langkah pulang ke rumah, tapi langkahnya semakin cepat ketika merasakan ada yang mengikutinya dari belakang. Ele ketakutan, takut kalau orang itu adalah Nick yang mengintainya.

Ele mengepalkan kedua tangan saat teringat jurus bela diri yang ia pelajari di masa sekolah dulu. Ia menghentikan langkah, dengan penuh keberanian ia balik badan, kedua matanya membeliak saat melihat pria berjaket hodie berdiri di hadapannya.

"Instingmu tajam juga," kata pria itu yang ternyata adalah Nero.

Ya, Nero mencari keberadaan gadis itu yang ia yakini pasti mengunjungi rumah Nick. Sebelumnya, ia sudah mendapatkan informasi dari Ben kalau Nick pindah ke Italia, maka dari itu ia langsung gerak cepat mencari informasi sebanyak mungkin tentang pemuda itu.

"Tuan Nero! Untuk apa kau mengikutiku?!"

"Kau sudah membuat semua pengawal di rumah mendapatkan hukuman! Berani sekali kau pergi dari rumah tanpa izin dariku!" Nero maju dua langkah, menundukkan sedikit badannya, menatap tajam gadis tersebut.

"Jadi kau mencariku? Tapi, kenapa kau berada di sini?" Ele panik, seraya memundurkan kepala saat pria itu semakin mendekatkan wajah.

"Bukan hal sulit bagiku mencari gadis pembangkang sepertimu!"

"Aku bukan pembangkang!"

"Kau pembangkang, dan pemabuk!" Nero menuding wajah cantik Ele dengan jari telunjuknya.

Ele cemberut, lalu menepis jari Nero yang masih menudingnya dengan kasar.

"Dasar pria tua sialan!" balas Ele, dengan penuh kebencian.

"Berhenti menyebutku tua!"

"Tua ... Tua! Wlekk!" Ele meledek sembari menjulurkan lidah dan menggerakkan kedua tangan di dekat telinga, kemudian melarikan diri sebelum pria itu murka.

"Ele!!" teriak Nero, lalu mengejar gadis tersebut. "Gadis nakal!"

"Ha ha ha. Ayo, kejar aku!!" Ele menoleh dan menjulurkan lidah, meledek Nero lagi.

1
sansan
hahaha botak menyesal... telat woiiii.... baru rasa kannnn...
❤️MOMMY JEJE💋💋💋
💋💋💋😘💋💋
❤️MOMMY JEJE💋💋💋
Berta lavender, nama 3maknya beti lavea😁
❤️MOMMY JEJE💋💋💋
💋💋💋💋💋
❤️MOMMY JEJE💋💋💋
💋💋💋😘😘
Anonim
Berta dan Cammora baru pulang. Mereka berdua tampak bahagia. Seperti layaknya sepasang kekasih nih mereka berdua.

Botak tidak mengenali wanita cantik yang bersama Cammora.

Botak tentu sangat geram melihat Cammora pulang tidak bersama Berta.
Anonim
Pegawai salon sukses bikin Cammora terperangah - sampai tidak percaya apa benar gadis di depannya Bear.

Cammora memuji Berta sangat cantik, bagaikan berlian langka.


Berta pemilik wajah terkejut melihat pantulan dirinya di cermin. Nyaris tak mengenali dirinya.
Ratna Sumaroh
botak botak makin panas aja kau botak
nikmati kegengsianmu botak 🤣🤣
Ratna Sumaroh
kalau botak liat perubahan bear pasti syok 🤭🤭
Nazwa Azzahra
lanjut
Anonim
Berta panik setelah melihat jam tangannya. Dia sudah melanggar aturan Botak.

Cammora tidak peduli dengan aturan Botak untuk Berta. Camorra mengajak Berta bersenang-senang. Cammora menggenggam erat tangan Berta menuju mobilnya.

Cammora membawa Berta ke salon kecantikan.

Cammora ingin pegawai salon merubah penampilan Berta menjadi cantik, sampai membuatnya pangling.
Anonim
Botak bisa galau juga - Berta sudah satu jam lebih pergi sama Cammora belum kembali.

Elle senang tersenyum puas menikmati kegalauan Botak.

Cammora pria yang bisa membuat Berta bisa tersenyum. Berta merasa di hargai, di inginkan, dan di perhatikan.

Berta hatinya tersentuh dengan perhatian-perhatian kecil dari Cammora.

Apalagi Cammora memberikan Berta semangat dan dukungan moril, juga memberi nasehat.

Berta tumbuh dengan rasa ketakutan, tidak percaya diri, dan terasingkan.

Kini ada pria yang mengatakan Berta berharga. Jangan pernah lagi merasa rendah diri. Berta gadis hebat dan kuat.

Berta dengan mata berkaca-kaca mengucapkan terima kasih pada Cammora.
Berta tersentuh, terharu dengan apa yang dikatakan Cammora.
Anonim
Sepertinya Cammora mau ngajak Berta jalan-jalan sore.

Cammora bertanya pada Berta - Botak yang menjawab.

Cammora tak terima pada Botak yang ikut campur urusannya dengan Berta.

Elle datang - menyelamatkan Berta dari aturan Botak yang seenaknya sendiri.

Botak kalau suka sama Berta bicara terus terang. Sok meremehkan Berta. Nyatanya cemburu Berta didekati Cammora.

Rasain Batak. Suka memarahi Berta - mana bilang bukan hanya wajah Berta yang jelek, tapi cara kerjanya juga jelek.

Lihat tuh si jelek disukai Cammora yang kaya raya. Botak tak ada apa-apanya dibanding Cammora.
Anonim
Cammora tidak menyia-nyiakan kesempatan yang ada. Tinggal di rumah Nero hanya di beri batas waktu seminggu.

Cammora memanfaatkan waktunya untuk mendekati Berta.

Bahkan kemanapun Berta pergi, Cammora mengikuti.

Berta sampai protes pada Cammora.
Anonim
Cammora memaksa Berta untuk duduk di sampingnya. Cammora memperkenalkan diri.

Berta menyebut nama sekalian nama panggilannya.

Elle dan Nero berada di kamar menatap mereka.

Nero tak terima istrinya memuji Cammora yang gentelman.
Yennie Ika
lanjut thorrrr.... dabel uppp🔥🔥
isni afif
next kak....paling botak nyeselll tow....
isni afif
lanjut kak...🥰🥰🥰
❤️MOMMY JEJE💋💋💋
jare wong jowo anak Pitu meteng telu🤣
Anonim
Cammora gombalannya maut. Berta baginya berlian wkwkwk.

Meronalah kedua pipi Berta mendengar tamu majikannya mengatakan - berliannya Berta.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!