Berawal dari sebuah kisah cinta, yang berujung kecelakaan dan berakhir balas dendam.
Grisya merupakan putri keluarga Ardilova yang bertemu dengan Leonel putra keluarga Gu Long.
Apa yang terjadi sebenarnya antara kedua keluarga tersebut??
~kisah cinta yang mengharukan~
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ranychan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Janji Kelingking
#REINKARNASI
part11 (Janji Kelingking)
Setelah semua acara dipersembahkan guna memeriahkan acara kelulusan kali ini, kini tiba juga akhirnya malam puncak acara utama yang ditampilkan dan diatur sendiri oleh Leonel.
Acara tarian pasangan.
memang masa-masa SMA merupakan masa dimana cinta tumbuh atau hilang, hanya dua pilihan itu saja, dan kita yang menentukan jalannya.
CEKKREK..
Semua orang yang hadir di acara tersebut hanya melihat, memandang ke arah seorang gadis yang begitu cantik, begitu indah, begitu menarik banyak sensasi.
Hingga semua tamu undangan riuh bertanya siapakah gerangan gadis tersebut??
"Tuan putri, izinkan saya mengajak anda berdansa malam ini?" tanya Leon
"Hmm,,,tentu!!" sedikit malu.
Acara puncak pun dimulai, semua pasangan sekarang sedang saling menggandeng.
Dimulai dengan tarian-tarian anggun yang diperagakan. Lagu diputar dan semua mulai terjebak dan mengikuti alunan musik.
Kedua orang itu, PUTRI dan PANGERAN tercinta
kita sepertinya hanyut dalam susana, disekitar mereka begitu tenang. Tidak ada yang dapat mengalihkan perhatian mereka.
Suasananya begitu dalam, begitu romantis.
Hingga saat berganti pasangan dimulai, semua wanita berputar mencari pasangannya namun, pangeran kita sepertinya tidak melepaskan genggaman tuan putrinya!! kenapa??
"Pangeran, sepertinya anda keliru!!" pekik sang gadis.
"Aku tidak akan dan tidak pernah keliru memilih seorang wanita!!" sahutnya.
"Benarkah??buktinya?" Penasaran dihati gadis ini begitu besar.
"Yang sekarang berdiri dihadapanku, menari bersamaku, manatapku, dan mengajukan pertanyaan konyol itu. Bukankah sudah jelas dia itu kucing kesayanganku?" Tertawa pelan.
"......."
💜💜💜
Suasananya begitu sepi dan semua orang bahagia hingga ada yang berteriak.
"Dasar kau perempuan murahan!!" teriak Emily.
Semua tamu undangan terkejut dan sontak mulai berbisik-bisik tentang Emily.
"Lihat itu, cara dia berpakaian sangat tidak pantas"
"Iya tapi jika Emily disana, lalu siapakah wanita yang berdansa dengan Leon?"
"Ish memalukan, lihat riasannya, wajahnya penuh dengan warna hitam padam! apa yang terjadi??"
"hahahaha"
Hampir semua tamu undangan menggeleng-gelengkan kepala, menatap jijik dan tidak suka kepada Emily Pei, sang ketua OSIS.
lagi-lagi Emily berteriak,, membuat kegaduhan yang lebih memanas.
"Kalian salah, Dia itu sengaja merusak wajahku!! Lihatlah..Leon apa kau tidak kasihan padaku,, wanita murahan itu jahat sekali" Dengan wajah manja, Emily datang menghampiri Leon. Dan jawaban dari Leon membuat semua orang tertawa,,bahkan wanita misterius tadi.
"Maaf, apa anda salah orang??saya masih belum buta?? Anda berpakaian demikian ingin menjadi pasangan menari saya?? Maaf tapi sepertinya anda keliru,,tuan putri saya ada disini!!"
Leon membuka topeng wanita tersebut, dan semuanya terkejut bahwa wanita tadi adalah Grisya Ardilova, sang bunga sekolah.
"What itu Grisya."
"Ihh iri deh, Leon romantis banget Kya!!"
Kemudian Leon mengajak Grisya menuju suatu tempat, Berlari menuju mobil pribadinya, dan melesat pergi dari gedung acara.
Tempat itu tak dapat digambarkan dengan kata-kata, tempat itu bagaikan sebuah lukisan yang keluar dari kanvasnya menjadi nyata, tempat yang begitu indah hingga semua orang ingin sekali menangis dan menceritakan keluh kesahnya disana. Tempat yang dipenuhi oleh rumput ilalang, juga langitnya bertaburan bintang, dan di tengah hamparan padang rumput yang luas terdapat pohon cerry dengan cabangnya yang banyak, serta puluhan juta bunga biru yang menawan. Tempat itu cocok sekali untuk menghabiskan waktu luang.
"Indah sekali Leon.."
"Cantik kan??tapi sayang kecantikan tempat ini belum bisa menandingi kecantikan my princess" Tertawa kecil.
"Apaan si, mulai dah kegeser tuh otak!!" sedikit kasar dan membentak.
"haha, ya tempat ini basecamp rahasia gue, cantik ya"
"Bangett..." (menatap kearah bintang dengan tangan yang memetik bunga tulip Biru)
"Tau gak si bunga tulip itu kiasan dari cinta yang abadi"
"Ohh...benarkah, kalo gitu bunganya buat lo" (memberikan bunga yang masih segar itu)
Semua perasaan Leon saat itu campur aduk, semuanya. Dia menatap Grisya yang tertawa begitu lepas sambil berlarian memetik bebas bunga biru disepanjang hamparan rerumputan tersebut. Leon pun melepaskan jasnya, berlari kearah Grisya dan tertawa.
Sungguh pengalaman itu tak dapat dicurahkan hanya dengan secarik kata. Setelah selesai berlari, mereka berdua duduk diatas ranting pohon cerry di tengan padang rumput tersebut.
"Leon hari ini gua bahagia bangett rasanya.. semua kesedihan gua menghilang setelah datang kesini!!" tersenyum.
"Kalau gitu nanti kita harus bangun rumah disini biar lo gak akan sedih lagi, gimana??"
"(terdiam)Janji ya..??" (menyodorkan jari kelingkingnya)
"Janji" (membuat jari kelingking)
Pada akhirnya mereka menatap langit dengan bisikan halus dari angin malam,,ditengah desiran bunyi rumput yang melambai..
Q\= Leon terus membuat kode keras, apa dia suka terhadap Grisya, sang bunga sekolah??
A\= Ya, semua orang suka dia
B\= Masih bingung, ko ga ada yang suka aku
C\= Gak, dia cuma butuh teman
Salam kenal dari (Calon Istri vs Mantan Istri) 👋
Semangat terus ya💪
Kutunggu kedatanganmu.
Terima kasih
Mampir baik ke cerita ku ya😊
Salam dari
"KEKUATAN ASISTEN DIREKTUR"
Jangan lupa Feedback dan bantu
LIKE, VOTE, RATE dan KOMEN.
Terima kasih🤗
Salam dari
"KEKUATAN ASISTEN DIREKTUR"
Jangan lupa Feedback dan bantu
LIKE, VOTE, RATE dan KOMEN.
Terima kasih🤗
Salam dari
"KEKUATAN ASISTEN DIREKTUR"
Jangan lupa Feedback dan bantu
LIKE, VOTE, RATE dan KOMEN.
Terima kasih🤗
#agen penangkap roh
#Agen penangkap roh
maaf baru bisa mampir y kak🙏
10 like sudah aku tinggal kan❤
semangat updatenya akak😘
semangatt
yuk baca lagi cerita aku yang judulnya CONVERGE!!
ada part baru lohh 😍
mari saling support ❤️
thanks