NovelToon NovelToon
Janda Cantik Itu Istriku

Janda Cantik Itu Istriku

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu / Janda / Tamat
Popularitas:5.6k
Nilai: 5
Nama Author: Lionel Andreas

Tio Hanggara Patih anak sulung dari 3 bersaudara, siswa SMA Kelas 12 yang sebentar lagi akan lulus tetapi kejadian satu malam yang tidak pernah terpikirkan oleh dirinya menimpanya. Dia harus menikah di usia yang begitu muda dengan seorang janda cantik dari kota, sedangkan dirinya memiliki cita-cita yang sangat tinggi. kehidupannya yang monoton seketika berubah 180° dari yang biasanya kehidupan nya tentang belajar dan membantu orang tuanya. Tidak pernah dekat dengan wanita sekalinya dekat langsung nikah.

Celine Amanda Cortez Janda cantik berusia 25 tahun yang memiliki 1 anak laki laki bernama Kaisar Abraham Cortez. Celine anak dari pasangan George Mark Cortez pria berkebangsaan Inggris dan Desi Ayunda perempuan berkebangsaan Indonesia.
Celine adalah seorang direktur dari perusahaan Cortez setelah sang ayah pensiun.
Niat hati mau mengembangkan usaha nya di bidang makanan malah harus nikah dengan anak sekolahan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lionel Andreas, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Revisi bab 11

......................

...****************...

Sekarang semua sudah di meja makan untuk sarapan hanya kurang si kecil Kaisar saja yang belum bangun, bahkan Tio dan Firman sudah memakai seragamnya untuk berangkat ke sekolah.

" mbak Kai belum bangun?" tanya Tio

" Belum mungkin kecapean jadi tidurnya nyenyak" jawab Celine

dan Tio hanya menjawab dengan anggukan saja.

dan tidak berapa lama terdengar tangisan Kaisar dari dalam kamar

" hiks hiks huwaa ma...apa "

mendengar tangis sang anak yang memanggilnya Tio segera berlari ke kamar sebenarnya Celine yang akan mengambil sang anak tapi kata Tio

" Mbak udah lanjut aja makannya biar aku yang bawa Kaisar "

" Ya sudah tapi suruh cuci muka dulu dan jangan lupa gosok gigi" jawab Celine

"iya mbak"

sesampainya di kamar Tio melihat sang anak yang wajahnya berubah merah dan nangis sesenggukan

" Hei, anak papa kenapa menangis hm? sudah jangan nangis okey" ucap Tio

" Hiks ngan gi, Kai tut" ucap Kaisar

" Kaisar mau ikut? ikut kemana?" ucap bingung Tio

" ish no itut but scared " ucap Kaisar dengan isak tangisnya.

" oh takut, ga usah takut kan ada Papa"

" sekarang Kai cuci muka dulu ya sama sikat gigi nanti kita sarapan okey" lanjut Tio

" Okey"

Setelah selesai Tio dan Kai segera ke meja makan untuk sarapan, sesampainya di sana bu Jum menyambut cucunya dengan antusias.

" Aduh cucu nenek bule, ganteng'e sini duduk sama nenek" ucap Bu Jum yang sangat antusias menyambut cucunya. Bu Jum tidak menyangka kalau cucunya bule ganteng lucu begini, sudah seratus persen yakin ini kalau dibawa keluar pasti bakal jadi rebutan ibu-ibu yang gemas melihat ketampanan cucunya.

" Papa tut" ucap Kaisar

" Takut kenapa? itu neneknya Kai" jawab Tio dengan penuh pengertian

" sudah Kaisar mau makan apa hm?" tanya Tio

" loti papa" setelah itu Tio mengambilkan anaknya roti dan susu yang telah disiapkan oleh Celine untuk sarapan.

Setelah selesai sarapan Tio segera berangkat didepan ia berbicara sebentar dengan ayahnya

" Pak nanti Tio bisa bantu bantu di warung tapi cuma sebentar" ucap Tio

" loh kenapa to le" tanya pak Parto

" Tio mau cari kerjaan sekarang Tio sudah punya tanggung jawab, jadi mau cari kerjaan" jawab Tio

" kamu bantu-bantu bapak diwarung saja nanti bapak kasih upah nanti kamu kalau jam 9 pulang temani anak dan istrimu" jawab pak Parto.

ia juga memikirkan jika sang anak nanti kerja sang cucu pasti kesepian jadi ia menawarkan itu.

Tapi yang semua orang tidak tahu sebenarnya Tio punya usaha tempat makan yang dikelola oleh orang kepercayaannya dan sebuah bengkel yang besar.

# kembali ke pembicaraan bapak dan Tio

mendengar perkataan ayahnya ia kembali memikirkan rencananya itu

" ya sudah pak Tio berangkat sekolah dulu, assalamu'alaikum" ucap Tio

dari dalam rumah Kaisar berlari menghampiri ayahnya

" Papa itut " teriak Kaisar dari dalam rumah

" Papa mau sekolah dulu, Kai dirumah main sama nenek dan mama dulu ya nanti kalau Papa pulang kita main oke" ucap Tio.

mendengar itu Kaisar berteriak

" NO PAPA NO " teriak kaisar

" shut shut nda boleh teriak teriak oke " sudah Papa mau berangkat dulu" dan ucap Tio dan langsung mengusap kepala anaknya dan mengecup pipi istrinya yang dari tadi hanya diam memperhatikan dirinya .

Tio segera berangkat dengan Firman dilihat sang anak yang terus menangis tetapi itu bisa ditangani oleh ibu dan bapak Tio yang sudah berpengalaman memiliki anak-anak yang super duper nakal jadi itu mudah.

" sudah jangan nangis nanti kita lihat bebek sama sapi ya cup cup cucu gantengnya mbah" ucap bapak sambil menenangkan Kaisar yang terus menangis memanggil ayahnya.

" iya nanti kita kasih makan sapinya ya Kai, sekarang diem " ucap bu Jum

mendengar itu Kaisar segera berhenti menangis dan memandangi ibunya

" Mama hug me" ucap Kaisar yang berada di gendong pak Parto

" utututu sini sayangnya mana " mengambil Kaisar dari gendongan ayah mertuanya.

setelah itu mereka masuk kedalam rumah.

Di sisi lain Tio baru sampai disekolah bertepatan dengan bel sekolah yang berbunyi menandakan bahwa pelajaran akan segera dimulai. Ia segera memarkirkan motor dan berlari ke kelasnya.

Sesampainya dikelas sudah ada teman-temannya, ketika akan duduk ia segera ditodong pertanyaan oleh teman-temannya.

" lo dari mana aja di telfon ga diangkat di chat ga dibales kecebur got hp lu? " ucap Tristan

" enak saja gua sibuk makanya ga sempet buka hp, sorry ya kalau buat kalian khawatir" ucap Tio

" sans ae bro semalam kita mau kerumah lo tapi ga jadi hehehehe " jawab Dito

" udah kebal gua ama kebiasaan kalian " jawab Tio sambil menatap sinis mereka

"nanti pulang sekolah main yok, lu gak pernah punya waktu" ajak Kelvin

" iya gua ijin dulu tapi " jawab Tio dan tidak lama pelajaran dimulai.

*

*

waktu jam istirahat telah dimulai semua anak-anak telah berlarian pergi ke kantin hanya Tio, Hery dan Kelvin yang masih didalam kelas karena mereka membawa bekal.

( ingat ya guys walaupun mereka lakik mereka tetap bawa bekal tidak ada kata malu alasannya cuma karena males ngantri dan banyak cewe di kantin sekolah takut di ke rubungi kaya semut mereka itu).

Begitu begitu mereka fansnya banyak yah karena wajah mereka yang lumayan tampan sih.

sambil makan mereka berbincang bincang-bincang

" lo ga ada niat cari pacar biar hidup lo lebih berwarna?" tanya Kelvin

" berwarna lo kira pelangi, ga ada niatan gua sama yang begitu" jawab Tio. 'orang dirumah udah ada bini yang cantik ngapain cari pacar' batinnya

" ga normal lo " tanya Hery

" mata lo ga normal" jawab sinis Tio

dari depan Tristan nyaut

" uwiih lagi bahas cewe nih "

sedangkan yang lain Halnya memutar bola matanya malas.

" Duh duta pacar bersama datang " ucap Hery pedas seperti bakso mercon. sekali nyaut langsung DUAR MELEDAK.

" enak aja duta pacar bersama lo kira gua cowo apaan, udah ganteng, printer, baik hati, dan tidak sombong yang penting satu alim begini lo katain duta pacar bersama" jawab Tristan.

seketika mereka merasa enek mendengar itu

" HUEK CUIH kagak percaya kita" sahut semuanya.

mendengar itu Tristan langsung ngambek.

" Terus bully terus sampai mampus" ucap Tristan

" okey siap " sahut mereka yang menambah kekesalan Tristan.

dan tidak lama ada beberapa anak cewe dari kelas lain yang masuk dan menghampiri mereka

" hai boleh ya duduk disini " mendengar itu mereka langsung menoleh

" ga punya kelas lo pakek numpang duduk dikelas orang " ucap sinis Sandy.

" ih kok gitu sih ngomongnya san, kita itu cuma mau dekat dengan kalian aja kok "

" oh sorry ye kita disini sudah punya pacar semua jadi dilarang dekat-dekat " ucap Hery yang merasa terganggu dengan keberadaan mereka.

" widih masa lo udah punya kok ga tau kita " ceplos Tristan

seketika itu Hery langsung menyumpal mulutnya Tristan dengan tempe

" sialan lo "

" sudah dong Hery jangan marah marah terus biarin aja mungkin Tristan iri" jawab salah satu cewe yang suka dengan Hery.

sementara Jessica cewe yang suka dengan Tio dari kelas 10 ia masih berusaha buat dapetin perhatian Tio

" Yo kamu sudah makanan? ke kantin yok" ajak Jessica

" maaf ya aku sudah bawa bekal" jawab Tio

" Ya sudah kita beli jajan aja " ucap Jessica

" kamu bisa ajak anak-anak yang lain, sorry aku ga bisa " ucap Tio sambil melanjutkan makannya.

mendengar penolakan Tio ia merasa kesal dan mengajak teman-temannya untuk pergi, karena jam istirahat juga sebentar lagi sudah habis.

...----------------...

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Terima kasih ya yang sudah baca novel aku 😘

1
Deden Yanuar Akbar
mana lanjutannya
Deden Yanuar Akbar
bagus
Hani_bunny
marahin aja bu , Tio nya hahhaaha 😆
Deden Yanuar Akbar
mana kelanjutannya bosq
Lionel Andreas
oke bro
Deden Yanuar Akbar
sayang cerita'nya ga tamat nyesel baca harusnya sampai selesai klo bikin cerita
Deden Yanuar Akbar: maaf ternyata ada sambungannya maaf ya ini cerita bagus
total 1 replies
Hakim Bohiran
Aku senang sekali ketika membaca cerita ini, semua masalah di kehidupan sehari-hari terasa jauh seketika.
Lionel Andreas
sudah update ya sekarang baru 4 episode besok dilanjut lagi
Starling04
Menegangkan banget, ga sabar nunggu kelanjutannya nih thor!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!