NovelToon NovelToon
The Sincerity Of Love

The Sincerity Of Love

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Romansa / Tamat
Popularitas:41.5k
Nilai: 5
Nama Author: Irma

Nathan adalah seorang petani stroberi dengan pribadi yang taat dan takut akan Tuhan. Ia selalu berdoa agar segera menemukan seorang istri dalam hidupnya.

Hingga suatu hari ia bertemu dengan Bella, seorang penghibur pria hidung belang sehingga membuatnya sangat membenci dirinya sendiri. Ia merasa memiliki hidup yang berantakan, sehingga membuat Bella merasa tidak pantas untuk mencintai Nathan. Namun siapa sangka, Nathan hadir dengan ketulusan tanpa memandang masa lalu Bella.

Meski memiliki perasaan yang sama terhadap Nathan, Bella kerap dihantui rasa oleh bersalah jika ia bersama dengannya. Hal tersebut membuat Bella kerap mengalami konflik batin hingga memutuskan untuk menghilang dari kehidupan Nathan.

Namun, sejauh apa pun Bella pergi dan menghindarinya, Nathan selalu menemukannya kembali. Seberat apa pun cobaan yang Bella hadapi, Nathan selalu berusaha untuk meyakinkannya dengan segenap cinta yang dimilikinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 11

Nathaniel Artado tengah menurunkan peti-peti berisi stoberi, dari hasil perkebunannya di Bogor, ia membawa dan menjualnya di pasar-pasar tradisional atau pun pabrik pengolahan stroberi yang berada di Jakarta.

Kebetulan pabrik pengolahan stroberi yang baru saja bekerja sama dengannya, berada di kawasan gang senggol, saat itu ia melihat seorang wanita muda yang cantik berjalan di sepanjang jalan.

Wanita cantik itu berpakaian hitam, dengan di temani seorang pria bertubuh besar dan membawa pistol di pinggul sisi kirinya. Wanita itu berhenti sesaat untuk melepas topinya dan bergerak anggun dengan kepala yang terangkat tinggi.

Sungguh Nathan tidak bisa mengalihkan pandangan dari wanita itu, jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya, ia merasakan aliran adrenalin bercampur dengan kegembiraan. Ya Tuhan. Ya Tuhan!

"Luar biasa, bukan?" ucap Joseph, salah satu pekerja pabrik pengolahan stroberi yang ikut menurunkan box stroberi dari mobilnya. “Itu namanya Angel. Gadis tercantik di tempat prostitu*i di gang ini, dan menurutku dia wanita tercantik yang pernah aku lihat sumur hidup, melibihi seorang artis." ia berlalu masuk ke pabrik.

Nathan mengikuti Joseph dengan memanggul satu box stroberi. "Apa yang kamu ketahui tentang dia?"

“Tidak ada, hanya dia sering berjalan-jalan di sekitaran sini setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat sore, kadang dia membeli roti stroberi di sini."

"Siapa pria yang bersamanya?" Pikiran buruk terlintas di benak Nathan. “Suaminyakah?"

"Suami?" Joseph tertawa terbahak-bahak. “Dia seorang budak s*x mana mungkin punya suami. Pria itu pengawalnya, namanya Morgan. Pria itu yang memastikan jika Angel tidak kabur dari gang ini dan memastikan tidak ada yang mengganggunya, dan memastikan tidak ada yang mendekat ke arah Angel kecuali mereka telah membayar undian.”

Nathan sedikit mengernyit dan kembali ke luar. Dia berdiri di belakang mobil baknya dan menatap Angel yang semakin menjauh. Saat Joseph keluar dan kembali mengangkat box yang terakhir, Nathan mengajukan pertanyaan yang membara di dalam dirinya. “Bagaimana caraku bertemu dengannya?”

Joseph tersenyum sedih. “Kau harus mengikuti undian yang setiap hari di adakan oleh Madam sang pemilik prostitu*i, tiket undiannya sebesar 500.000."

"Madam?"

"Iya Madam, pemilik prostitu*i yang di sana itu loh!" Jiseph menunjuk le arah ujung gang, arah Angel berjalan bersama pengawalnya.

Nathan memanggul satu box lagi stroberi dan membawanya ke dalam pabrik. "Aku pernah mencoba membeli undian itu, tapi tak berhasil mendapatkan Angel, aku mendapatkan wanita lain," ucap Joseph. “Sepertinya aku harus banyak membeli undian agar bisa mencicipinya."

Nathan membutuhkan udara segar, dia kembali ke luar saat telah menerima bayaran atas stroberi yang di beli oleh pabrik itu. Nathan kembali menoleh ke arah jalan yang di lalui gadis ramping berbaju hitam tadi, namun gadis itu sudah tidak ada.

Joseph menepuk bahunya “Kau terlihat seperti banteng yang baru saja ditaruh pentungan di kepalanya.” Senyumnya kecut. “Atau mungkin kamu terlalu lama berada di tanah pertanianmu, sehingga tak pernah melihat seorang wanita.”

"Sudah beres, aku mau pergi," ucap Nathan, ia membereskan box-box kosong dan menaruhnya di mobil, ia perlu mengalihkan pikirannya kembali ke bisnisnya.

"Kau harus memiliki cukup banyak uang untuk mendapatkannya," ucap Joseph.

Nathan hanya tersenyum kecut, bagaimana bisa Joseph menebak jika dirinya menginginkan Angel.

"Baiklah kalau kau mau pergi, mana bayaranku yang telah membantumu mengangkat box-box stroberimu?" pinta Joseph.

"Kau sedang memalakku?” Nathan tersenyum tipis.

"Hei, tadi aku lihat. Bosku membayar stroberimu lebih dari tagihan yang kau ajukan!" protesnya.

"Baiklah," Nathan menyelipkan beberapa lembar uang lima puluh ribuan di saku Joseph. "Itu upahmu dariku."

Joseph tertawa senang mendapatkan tambahan uang dari Nathan. "Terima kasih," ucapnya, ia mencondongkan tubuhnya mendekat ke arah Nathan. "Jadi bagaimana apa kau ingin bertemu dengan Angel? sebentar lagi undian akan segera di buka. Aku akan mengantarmu ke sana," bisiknya.

"Untuk kali ini, tidak!!"

Joseph mengangguk. "Baiklah, tadinya aku pikir uang dari bosku akan kau gunakan untuk membeli undian hari ini."

"Tidak, aku akan membeli beberapa ekor sapi. Selain menanam stroberi aku ingin mencoba berternak."

"Bagus," ucap Joseph menyetujui. “Kembang biakan sapi itu dengan cepat, karena daging dan susu sapi lebih mahal harganya dari pada stroberi, dan kau akan mendapatkan keuntungan yang banyak untuk membeli banyak tiket undian Angel.”

Tanpa memperdulikan ucapan Joseph, Nathan masuk ke mobil baknya dan pergi dari pabrik. Ia melewati tempat prostitu*i Angel, hatinya tergelitik untuk masuk ke tempat itu.

Nathan pun memarkirkan kendaraannya di seberang tempat prostit*si, dan masuk ke tempat itu. Di dalam ternyata tempat itu cukup besar dan penuh dengan laki-laki, kebanyakan dari para pria itu masih muda, beberapa berkumis dan beberapa berpipi mulus, tapi hampir semuanya mabuk atau sehat cara untuk menjadi begitu.

Seorang pria bertubuh besar sedang membagikan kartu undian kepada pria yang telah membayar, kemudian tak lama seorang wanita paruh baya berpakaian berwarna merah datang bersama seorang gadis kurus, berpakaian hitam, dengan wajah cantik. Ya gadis itulah yang tadi ia lihat di jalan saat menurunkan stroberinya di pabrik. "Angel," gumam Nathan.

Saat ia menyebutkan nama gadis itu, ja merasa penantiannya selama ini telah berakhir. "Tuhan," ucapnya berat. "Tuhan ini persis dengan apa ada dalam pikiranku selama ini. Beritahu aku bagaimana bagaimana caranya menikahi gadis itu."

1
falea sezi
kasih lah bella sakit HIV biar tau rasa ini. pelacur
falea sezi
astaga emosi Q beri jodoh lain lah thor. biar angel nyesel nolak nathan
falea sezi
hadehh si. pelacur g bs nyari kerja halal menjijikan
falea sezi
sekali pelacur ttep pelacur menjijikan najis
falea sezi
bebass apanya tolol yg ada qm. bakalan si jadiin pelacur lagi aduh nama aja angel apaan angel bosok
falea sezi
gemes bgt sama ne pelacur uda lah Nathan qm berhak dpet gadis baik bkn pelacur sok kayak bella biarin aja dia kena HIV dan mampusss di prostitusinya
falea sezi
pelacur kayak qm g usa jual mahal bukan perawan sok sok an nolak bodoj
falea sezi
bella iki goblok mau balik lagi ya di sekap qm sadar pelacur bogoh
falea sezi
si pelacur sok jual mahal
falea sezi
madam ne bkin kena karma
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ fjR💘𝓡⃟⎼ᴠɪᴘᵇᵃˢᵉ
lengkap sudah kebahagiaan Nathan dan Bella,meski harus terseok-seok melawan badai menjalani kehidupan mereka.
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ fjR💘𝓡⃟⎼ᴠɪᴘᵇᵃˢᵉ
Bella yang insecure yang dari awal perjalanan hidupnya berkubang dengan lumpur hitam akan terus berpikir jika dirinya tidak akan pernah pantas bersanding dengan Nathan.ada hikmah di balik perpisahan Bella dan Nathan yang membuat Bella menjadi orang yang lebih baik.
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ fjR💘𝓡⃟⎼ᴠɪᴘᵇᵃˢᵉ
saking setianya Nathan pada Bella,2 tahun berpisah hatinya masih tetap untuk Bella.
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ fjR💘𝓡⃟⎼ᴠɪᴘᵇᵃˢᵉ
kan seperti dugaanku...
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ fjR💘𝓡⃟⎼ᴠɪᴘᵇᵃˢᵉ
itu kan hanya dugaan Bella.siapa tau Mariam nikah sama Paul.
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Happy ending.... Terima kasih banyak ka Irma selalu memberikan cerita yang keren, bikin emosi dengan konflik²nya, bikin baper pokoknya paket komplit. Sukses selalu untuk semua karya²nya❤❤❤❤
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Wahhh gagal kejutannya dong 🤭
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Jangan berkecil hati Bella... kalaupun nanti anakmu laki-laki lagi nanti tinggal berusaha lagi biar dapat anak perempuan 😁 Tapi yang terpenting, baik laki-laki ataupun perempuan, anak²mu tumbuh dengan sehat, pintar dan bermanfaat untuk orang-orang di sekitarnya.
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Karena keadaanlah Bella harus menjadi wanita penghibur, sejatinya dia ingin hidup layak dan dicintai. Dan Tuhan kirimkan Nathan untuknya yang membawa ke arah yang lebih baik meskipun prosesnya tidaklah mudah.
Akhir yang bahagia, kamu berhak mendapatkannya Bella.
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Nathan begitu yakinnya kalau Bella akan kembali pulang. Dan sekarang harapanmu terwujud.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!