NovelToon NovelToon
PESONA ADIK IPAR

PESONA ADIK IPAR

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:534.8k
Nilai: 5
Nama Author: Wind Rahma

Masalah ekonomi membuat sepasang suami istri terpaksa harus tinggal di salah satu rumah orang tua mereka setelah menikah. Dan mereka memutuskan untuk tinggal di rumah orang tua sang istri, Namira.

Namira memiliki adik perempuan yang masih remaja dan tengah mabuk asmara. Suatu hari, Dava suami Namira merasa tertarik dengan pesona adik iparnya.

Bagaimana kisah mereka?

Jangan lupa follow ig @wind.rahma

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wind Rahma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berangkat Bareng

Pagi ini Sera malas sekali untuk berangkat sekolah. Selama tiga hari ini terpaksa ia pulang pergi ke sekolah naik angkot. Lantaran Riki tidak lagi menjemput ataupun mengantarnya.

"Teman kamu yang biasa jemput sekarang kemana?" tanya Namira begitu Sera jujur jika beberapa hari ini dia sekolah naik angkot.

"Motornya di jual, jadi gak aku gak bisa nebeng sama dia lagi," jawab Sera asal.

"Ya udah, kalau begitu kamu ikut sama mas Dava aja, ya. Sekolahnya kan searah sama sama tempat kerja mas Dava."

Sera spontan menatap pria yang duduk di kursi sebrang di hadapannya.

"Aku sih gak masalah, tapi kak Dava nya mungkin keberatan kalau harus antar aku dulu ke sekolah."

Namira sontak menoleh ke arah suaminya, untuk memastikan apa dia tidak keberatan untuk itu.

"Aku gak keberatan, sayang. Justru bisa menghemat uang saku adik kamu juga kan?" sahut Dava.

Namira senang jika suaminya tidak keberatan jika harus antar adiknya ke sekolah. Lagipula memang searah.

"Nanti aku ganti buat bensinnya, kak," ujar Sera merasa segan jika hanya numpang.

"Gak usah, buat jajan kamu aja," tolak Dava.

Namira senang mendengar kerendahan hati suaminya. Ia semakin merasa beruntung di beri suami seperti Dava.

"Memangnya tidak apa-apa kalau Sera di biarkan ikut bareng kamu, nak Dava?" timpal bu Ita setelah lama memilih diam.

Mereka bertiga sontak menoleh wanita paruh baya itu secara bersamaan. Namira tidak cukup paham dengan kekhawatiran sang ibu.

"Gak apa-apa, bu. Mas Dava juga gak merasa keberatan, kok. Sekolah dan tempat kerja mas Dava memang searah, jadi mereka sekalian jalan."

"Pulang sekolah aku bisa nebeng ke teman yang lain, aku cuma numpang berangkatnya aja kok sama mas Dava, bu. Buat ngirit ongkos, nanti aku cari lagi teman yang bisa ajak aku berangkat sekolah bareng," sahut gadis itu.

Bu Ita hanya bisa diam. Sebagai seorang ibu rasanya beliau tidak bisa memberi kebebasan begitu saja pada putri bungsu dan menantunya untuk pergi semotor berdua. Meskipun tujuan mereka baik.

***

Sera pun berangkat ke sekolah bersama kakak iparnya hari ini. Jarak dari rumah ke seolah hanya membutuhkan waktu sekitar sepuluh menit saja, sedangkan jarak ke tempat kerja Dava lima belas menitan.

Selama perjalanan, Sera hanya diam. Ia juga duduk berjarak. Karena tidak ingin ada kesalahpahaman.

"Kamu pasti biasa meluk pacar kamu kalau lagi di motor berdua," ujar Dava tiba-tiba.

"Kamu tahu juga, kak?"

"Iya. Soalnya beberapa kali gak sengaja lihat kamu sama pacar kamu itu," jawab Dava setengah berteriak lantaran kalau sedang di motor pasti suaranya sulit terdengar.

"Tapi sekarang dia bukan pacar aku lagi."

"Kalian putus?"

"Gak tahu, kan gak ada kabar. Jadi aku anggap aja udah gak ada hubungan, kan emang udah gak saling menghubungi."

"Hahaha .. Iya juga, ya."

Alih-alih sedih membahas soal Riki, Sera justru sekarang jadi merasa biasa saja. Ia sekarang lebih senang ngobrol dengan kakak iparnya yang tampak asik.

Dava lupa menarik tuas rem ketika melewati polisi tidur, alhasil Sera kaget dan spontan memeluk tubuh pria itu.

"Agh .."

"Maaf, ya. Gak kelihatan soalnya," ucap pria itu.

Sera melepaskan pelukannya ketika motor sudah melaju ke jalan yang lurus. Dia tidak sengaja dan refleks memeluk.

"Kalau mau pegangan, pegangan aja. Gak usah sungkan, takutnya kayak barusan."

"Iya, kak," jawab Sera.

Sera pun mulai memberanikan diri memegang kain baju yang di kenakan oleh kakak iparnya. Ia masih tampak canggung dan merasa tidak enak jika memegang bagian pinggangnya secara langsung.

_Bersambung_

1
Maria Magdalena Indarti
ya ampun bener-bener Gila adik n suami. Gilaaa
Maria Magdalena Indarti
suami mulai bohong
Maria Magdalena Indarti
Luar biasa
Maria Magdalena Indarti
gila nih adik sm kakak ipar
Maria Magdalena Indarti
kayaknya suami incar Sera
Maria Magdalena Indarti
Sera msh SMA sdh bawa laki-laki
Maria Magdalena Indarti
anak SMA nih gitu gaul nya
Maria Magdalena Indarti
Sera pergaulan bebas noh.
Maria Magdalena Indarti
kok bs keliatan inner nya. krn basah ya
Maria Magdalena Indarti
baru jd v suami sudah nglirik adik ipar. ga setia nih
Dwisur
ini kok malah ngajak ngobrol di kamar sihh
Dwisur
kerja paruh waktu thoor..bukan paruh baya
cantiknya Suga💜: 🤣🤣🤣 bengek yawlloh...
total 1 replies
Dwisur
tadi pake jilbab,,kok bisa kelihatan lehernya Thor?
falea sezi
karma pelacur kecil
Mimik Pribadi
Ujung2nya Sera ancur2an,sklh gak lulus kburu di DO,kerja jga akhirnya dikluarin,,,,,
Mimik Pribadi
Akhirnya ketahuan jga,,,,,Namira pingsan jngn smpe karna hamil y thor biar bisa pisah sm suaminya,bener2 kurang ajar suami dan adiknya,bisa2 nya mereka selingkuh,,,,
Mimik Pribadi
Sera gak mikir efek buruk ngirim2 fto vulgar begitu sm tmn laki2nya,hadeewhh!! dasar bocah,,,,,
Mimik Pribadi
Sama suami kakaknya sendiri aja Sera berani merebut,dasar Adik gak punya ahlak,,,,
Gina Savitri
Kirain gajinya cukup dan mau bantu sera ternyata cuma ngambil kesempatan aja dava 😏
Fay
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!