NovelToon NovelToon
Dendam(Istri) Yang Terluka

Dendam(Istri) Yang Terluka

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Cerai / Tamat
Popularitas:299k
Nilai: 5
Nama Author: pipihpermatasari

Blurb :

"Aku rela berkorban demi dirimu, Mas. Bahkan, dengan sukarela memberikan uang gajiku kepadamu. Tapi kenapa, teganya dirimu memberikan semuanya kepada selingkuhanmu!"

Airin benar-benar merasa kecewa atas apa dilakukan oleh Aldi suaminya. Airin merasa di lecehkan dan tidak dihargai.


Hingga Airin berpikir untuk mengakhiri pernikahannya dan berniat untuk balas dendam.

Akankah rencananya berhasil atau ia berubah pikirannya dan menerima Sonia untuk jadi istri kedua suaminya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pipihpermatasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

11.Apa salahnya, jujur!

Keesokan Harinya.

Sonia tiba-tiba terbangun dari tidurnya lalu, merentangkan tubuhnya. Ada sesuatu yang aneh pada dirinya, dia langsung menatap anggota tubuhnya sendiri. Betapa terkejutnya wanita itu saat melihat tubuhnya begitu polos tanpa sehelai benang pun yang menempel.

Wanita itu langsung berteriak dan merasa terkejut menatap pria yang kini sedang tidur di sampingnya.

"Arrrggh .... " teriak wanita cantik sambil menatap seorang pria yang sedang tidur di sampingnya.

Seorang pria tersebut merasa kaget mendengar teriakan seseorang lalu, terbangun dan menatap wanita yang ada di sampingnya.

"Kenapa kamu?"

Aldi menatap wanita yang kini menangis histeris. Sonia langsung menatap balik Aldi dengan tatapan penuh amarah. Wanita itu langsung menampar pipinya dengan keras.

"Apa yang sudah kamu lakukan padaku!" bentak Sonia.

Pria itu merasa bingung saat Sonia berkata seperti itu. Padahal wanita itulah yang menarik dirinya sehingga terjebak hubungan satu malam bersamanya.

"Tentu saja kita udah melakukan sesuatu yang sangat nikmat, Sayang," ucap Aldi menatap wanita itu.

"A-apa? Kenapa kamu tega melakukan itu padaku? Kenapa tega merebut kesucianku?"

Wanita itu terus menangis dan merasa tidak menyangka akan melakukan hal seperti itu.

"Maafkan aku yang enggak bisa menahan hasratku ini. Tetapi dirimulah yang memulai duluan sehingga aku tidak kuasa menahannya," Aldi kemudian memeluk wanita itu.

Wanita itu tidak bisa berkata apa-apa. Dia menangis di pelukan Aldi. Sonia menguraikan pelukannya lalu, menatap pria yang ada di depannya dengan tatapn intens.

"Bagaimana nasibku nanti? Akankah ada wanita yang mau diriku yang enggak suci ini?"

Wanita itu jadi putus asa dengan hidupnya sekarang. Karena dia tidak suci lagi dan berpikir tidak akan ada yang mau menerimanya lagi.

Pria itu tiba-tiba memegang kedua tangan Sonia lalu, tersenyum.

"Aku akan bertanggung jawab dengan apa yang udah aku lakukan padamu. Jadi janganlah merasa khawatir dan sedih karena aku akan selalu ada di sampingmu," ucap Aldi.

"Kamu seriuskan mau bertanggung jawab?" tanya Sonia.

"Iya, Sayang." Aldi tersenyum.

Hati wanita itu merasa bahagia karena Aldi mau bertanggung jawab dan kini Sonia tidak perlu khawatir lagi.

"Makasih." Sonia memeluk Aldi.

"Sekarang mandilah, aku akan mengantarkan kamu pulang," ucap Aldi.

Wanita itu langsung menguraikan pelukannya lalu, menatap Aldi dan menganggukan kepala.

Sonia segera berjalan menuju badroom dengan keadaan tubuh polos dan menahan rasa sakit di area intimnya.

Aldi menatap punggung Sonia lalu, tersenyum menyeringai.

#Lima belas menit sudah mereka membersihkan diri dan mereka pun segera pergi dari tempat tersebut. Dengan segera mereka masuk ke dalam mobil dan Aldi mengantarkan Sonia pulang terlebih dahulu ke rumahnya.

*

*

#Di tempat lain.

Seorang wanita cantik terbangun dari tidurnya lalu, menatap jam dinding menunjukan pukul jam enam pagi.

"Ya ampun, jam segini baru bangun?"

Airin segera beranjak dari atas ranjang. Saat wanita itu akan melangkahkan kakinya menuju kamar mandi lalu, dia menatap ranjang merasakan ada sesuatu yang tidak biasa.

"Mas Aldi belum pulang ya? Kemana dia? Kenapa belum pulang juga?"

Wanita itu bertanya pada dirinya sendiri dan merasa khawatir sang suami belum pulang.

"Sudahlah, mending aku ke kamar mandi dulu untuk membersihkan diri," ucap wanita itu langsung melangkahkan kakinya berjalan menuju kamar mandi.

#Lima belas menit sudah Airin selesai membersihkan diri di kamar mandi lalu, berjalan menuju lemari untuk mengambil baju dan celananya.

Suara mobil pun terdengar dan kini menepi di halaman rumahnya. Wanita itu berjalan menuju ballroom dengan masih memakai handuk kimono, Airin menatap mobil yang terparkir di halaman rumahnya.

"Habis dari mana dia? Jam segini baru pulang?"

Airin sambil menatap Aldi yang kini sudah keluar dari mobilnya dan berjalan masuk ke dalam rumah.

Wanita itu menarik nafasnya lalu, melangkahkan kakinya berjalan menuju ranjang untuk memakaikan baju yang tadi sudah si siapkan.

Pintu kamar pun terbuka, seorang pria masuk ke dalam kamar  dimana istrinya berada.

Pria itu tidak menyapa Airin tapi dia berjalan menuju atas ranjang dan merebahkan tubuhnya di atas ranjang.

Airin memutarkan matanya dengan malas lalu, menatap sang suami dengan perasaan kesal karena cuek dan datar begitu saja.

"Sudah dari mana, Mas?" tanya Airin pada sang suami.

"Ya tentu aja habis di rumah teman," bohong Aldi.

"Oh. Maafkan aku ya, Mas. Kamu masih marah ya?" tanya Airin sekali lagi.

"Sudahlah lupakan aja," ucap Aldi.

Airin pun menghembuskan napasnya dengan kasar. Matanya kini tertuju pada area yang membuatnya marah. Bagaimana tidak, di kerahnya ada bekas lipstik bibir berwarna merah menempel.

"Katanya habis dari rumah teman yang benar aja," Airin menatap sinis suaminya.

"Emang iya, aku ini habis dari rumah teman! Kenapa sih kamu curiga sama aku?"

Aldi segera beranjak dari atas ranjang lalu menghampiri sang istri dan menatap tajam istrinya.

"Tentu aja aku curiga sama kamu, Mas!" Airin menatap balik suaminya.

"Napa sih kamu itu curiga mulu orangnya! Bisa enggak sih, sekali aja berpikir positif, hem."

Pria itu meraih dagu sang istri lalu, melepaskan dengan kasar. Airin mengusap dagunya yang terasa sakit, kemudian menatap pria yang ada di depannya dengan penuh amarah.

"Aku berkata sesuai fakta, Mas! Aku punya buktinya kalo kamu habis berkencan dengan wanita lain 'kan!" Airin menatap tajam Aldi.

Tiba-tiba seseorang masuk ke dalam kamar lalu, menatap putranya serta menantunya.

"Ada apaan sih ini? Pagi-pagi udah ribut mulu, malu sama tetangga tau!" Bu Mila menatap Airin dan Aldi bergiliran.

"Ini Bu, si Airin menuduhku sembarangan kalo aku udah selingkuh!" Aldi menatap kesal sang istri.

Bu Mila langsung menatap menantunya dan mengelengkan kepala.

"Dengar ya Airin, kamu tuh jangan nuduh sembarangan kalo enggak ada bukti! Itu sama aja kamu memfitnah dia!"

Ibu Mila tidak terima putranya di tuduh begitu saja. Airin tersenyum sinis saat Ibu mertuanya berkata seperti itu. Wanita itu berjalan menghampiri Aldi lalu, menunjuk sesuatu yang menempel di kerah Aldi.

Bu Mila membulatkan matanya dan merasa terkejut dengan apa yang dilakukan oleh menantunya.

"Ibu bisa liatkan, ini apa? Aku punya bukti, Bu! Berarti aku enggak memfitah dia 'kan?" Airin menatap Ibu mertuanya.

Aldi kemudian, menghempaskan tangan sang istri lalu, berjalan menuju kaca besar untuk melihat apa yang terjadi dengan kerahnya.

Pria itu membulatkan matanya karena merasa terkejut dan kenapa tidak sadar hal itu.

Ya ampun, kenapa bisa ada tanda kissmart lagi? Mampuslah aku. Tetapi aku enggak boleh terlihat panik, harus pura-pura enggak tau batin Aldi menatap kaca besar.

"Berarti benarkan kalo kamu itu selingkuh!" Airin menatap tajam suaminya.

Pria itu hanya diam saja tanpa menjawab perkataan sang istri lalu, berjalan wanita yang kini menatap dirinya penuh amarah.

1
Henny Dai
Kecewa
Kadek Bella
lanjut thoor
Ruzita Ismail
Luar biasa
Dhe Cath Ryne
sampah...... kirain cuman satu bab, nulis belepotan .... nama aja belepotan kayak anak paud lagi makan, eh ternyata hpir semua bab tulisan mu belepotan.. sampah lu tolol
Ruzita Ismail
Luar biasa
vhieh: makasih udah mampir, Kak🙏
total 1 replies
Elok Pratiwi
tidak menarik ... membosankan drama nya mentok hanya gitu2 aja ..
tri kutmiati
cerita yg tdk konsisten..salah kaprah ...nama siapa jd siapa....
Ma Em
sudahlah Airin tidak usah sama Riko kalaupun diteruskan kamu pasti tidak akan bahagia belum apa apa ibunya sudah menyebalkan apalagi kalau jadi menantunya mending sama Bram sajalah orangnya baik ga macam macam
Elya Karin
kalau jodoh gak kemana kan Thor...😀
vhieh: Betul, Kak😇. Makasih udah mampir di karyaku🙏
total 1 replies
Elya Karin
gak tau takdir tuhan gimana yak kasian juga am Glen sama2 baik seperti Bram...bingungmilih yang manaaaa...
Elya Karin
yah ....sad ending
Elya Karin
sebel sama irin sok jual mahal
Elya Karin
cie cie..terima ya Airin tembakan babang Bram 🌹
Elya Karin
udh ah airin sama Bram aja sejatinya baik dan tajir lagi 🤭😀😀
Elya Karin
laki laki aneh, mau balikan nak morotin aja tuh
Elya Karin
udah Airin gak usah diladenin dasar muka tembok
Elya Karin
mimpi ketinggian si Aldi nih sip jugaa balikan sama pesakitan kaya elo
Elya Karin
dasar laki2 Laknut mokondo aja belagu cerain aja biar tinggal kolor
Elya Karin
Kecewa
Elya Karin
Buruk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!