NovelToon NovelToon
NAFKAH SISA

NAFKAH SISA

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami
Popularitas:265.5k
Nilai: 5
Nama Author: ADE DARMIN KALIS MULA( Mak Dean& Ukasyah)

Di awal perkawinan Via merasa sangat bahagia. Setelah mengetahui Via Hamil, Suami dan Ibu Mertuanya semakin menyayangi Via. Siapa sangka setelah Putra Mereka lahir di situlah awal munculnya permasalahan dalam Rumah Tangga Via.

Apalagi setelah Via tahu jika Suaminya berselingkuh dan selama Sebelas Tahun Suaminya berbohong tentang Gajinya. Nafkah yang di berikah pada Via adalah uang sisa dari Selingkuhan Suaminya. Tak hanya itu Nafkah sisa itu harus di bagi lagi kepada Ibu Mertuanya.

Via sudah tak tahan dan memilih untuk pergi dari rumah Ibu Mertuanya. Dengan membawa Ketiga Putranya yang masih kecil pada saat larut malam. Suaminya mencari Via kemana-kemana tapi Via tak di temukan.

Apakah setelah Mereka bertemu Via akan memaafkan Suaminya yang telah menduakannya?

Yuk! Baca cerita selanjutnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ADE DARMIN KALIS MULA( Mak Dean& Ukasyah), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tuduhan Mas Surya

Ketiga Putraku telah tertidur sementara Aku masih belum bisa memejamkan mata. Entah, kemana Mas Surya pergi dengan Sepeda Motornya keluar rumah. Mas Surya selalu saja pergi tanpa pamit.

Jika Ku ingat dulu saat usia Pernikahan Kami Satu Tahun. Mas Surya begitu baik dan selalu perhatian denganku. Begitu juga dengan Ibu dan Adik Iparku. Saat Aku hamil Pertama pun. Mereka sangat menyangiku. Namun setelah Zafran lahir sikap Mereka begitu berubah. Terlebih mengetahui jika Zafran berjenis kelamin Laki-laki. Mas Erik sangat terobsesi mempunya Anak Putri begitu juga dengan Ibu ingin mempunyai Cucu Perempuan. Aku selalu menuruti dan patuh dengan kemauan Mas Zafran. Meski Aku menderita Aku tak takut untuk hamil lagi. Lahirlah Bayiku juga berjenis Kelamin Laki-laki. Mereka semakin membenciku karena tak bisa memberikan Mereka Putri dan Cucu Perempuan.

Aku tak putus asa dan tetap mengambil hati Suamiku agar kembali mencintaiku seperti awal Pernikahan Kami. Dan Aku kembali hamil, setelah Zaki Anak Ketigaku lahir Aku semakin menderita.Terlebih Aku mengetahui perselingkuhan Mas Surya dengan Wanita lain.

Sedang mengingat Mas Surya dulu cara memparlakukanku, Aku terhanyut dalam lamunannku. Hingga Aku tak sadar Mas Surya sudah berada di dalam kamar. Tanpa basa basi Mas Surya langsung merebahkan tubuhnya di sampingku di atas ranjang. Aku tak menegur Mas Surya walau hanya sekedar untuk bertanya tentangnya.

" Gajiku sudah tak seperti dulu lagi. Ku harap Kamu bisa membantuku Via" Ucap Mas Surya mulai membuka percakapan.

" Maksud Mas?" Tanyaku tak mengerti.

" Maksud Mas, Kamu bisa bekerja menjadi Tukang Cuci atau apapun yang bisa menghasilkan uang" Jelasnya dengan enteng.

" Mas, dari dulu Aku tidak pernah menuntutmu berlebihan, jika Aku bekerja siapa yang akan menjaga Zaki dan Kedua Putra Kita" Ucapku.

" Ada Ibu yang akan menjaga Mereka" Ucap Mas Surya.

" Mengapa harus Aku yang bekerja Mas. Mas adalah Pemimpin Rumah Tangga dan tugas Mas adalah menafkahi Kami" Ucapku tak setuju.

" Via, mengertilah. Kondisi Keuangan Kita saat ini tak akan cukup" Ucap Mas Surya kali ini tumben mengucapkan kalimat dengan nada yang agak lembut.

" Keuangan Kita pasti cukup Mas, jika Nafkah itu tak terbagi. Jika Mas hanya memberikan sisa gaji Mas pada Via tetap saja, sebesar apapun gaji Mas tak akan pernah tercukupi." Ucapku mencoba membuka fikiran Mas Surya.

" Kamu ingin Aku tak berbakti, dan Kamu ingin Aku jadi Anak Durhaka?" Tanya Mas Surya selalu saja dengan kalimat yang sama.

" Aku capek Mas! Aku ingin beristirahat. Masalah Aku akan bekerja Aku tak akan pernah melakukannya" Ucapku tegas.

Aku pun memutar badan dan membelakangi Mas Surya tidur. Hari ini Aku benar-benar lelah dan terlelap dengan nyaman tanpa gangguan.

Usai Sholat Subuh Aku langsung menuju dapur. Namun setelah Ku buka Kulkas tak ada satu pun bahan yang tersisa untuk di masak. Aku pun hanya memasak Nasi dan berjalan menuju kamar.

" Mas, bahan Makanan sudah habis" Ucapku membangunkan Mas Surya. Berkali- kali Aku menepuk-nepuk pipi Mas Surya tapi Mas Surya tak kunjung bangun. Akhirnya Aku menarik Kedua kakinya dari atas ranjang. Sesaat Mas Surya kaget mengira tarikan kakinya adalah sebuah mimpi.

" Kamu! Apa-apaan Sih, Via." Ucap Mas Surya emosi ketika menyadari bahwa Akulah yang menarik kakinya.

" Mas, bahan makanan sudah habis" Ucapku langsung ke inti.

" Terus? Kamu tuntut Aku untuk menyediakan bahan itu" Ucap Mas Surya tanpa malu.

" Baiklah, Aku tak akan memasak hari ini. Dan Kami semua tidak ada yang akan Sarapan Pagi" Ucapku mengancam.

" Terserah! Jangan ganggu Aku lagi. Aku mau tidur, ngantuk." Ucap Mas Surya kembali melanjutkan tidurnya. Mas Surya mengira Aku main-main dengan ucapanku. Tidurlah Mas, sepuasmu. Gumamku dalam hati.

" Sinta! Kamu tidak masak hari ini!" Teriak Ibu pagi- pagi.

" Apa yang mau Via masak Bu" Ucapku santai.

" Bahan kan, sudah di beli oleh Anakku. Kenapa sekarang kamu kembali jadi Belagu begini." Ucap Ibu menyalahkanmu sambil memainkan matanya naik turun melihatku dari atas sampai bawah dengan heran.

" Ibu lihat sendiri isi kulkas. Kalau Kita bisa kenyang dengan Air Es itu. Sinta akan siap untuk memasaknya" Ucapku mulai jail.

" Dasar Wanita tak tau diri" Ucap Ibu emosi.

" Udah ya, Bu. Via capek" Ucapku sengaja membuat semakin Ibu emosi.

Ibu berteriak ngomel- ngomel sendiri dan beberapa alat dapur sengaja di banting agar menimbulkan suara berisik. Mas Surya pun bangun dari tidurnya mendengar Ibu marah- marah.

" Bu, ada apa sih!" Ucap Mas Surya mengucek kepalanya dengan kasar.

" Lihat Istri Kamu sekarang! Sudah mulai berani pada Ibu. Apalagi semenjak Sepatu Zafran di belikan oleh Fatir." Ucap Ibu mengadu.

Tanpa memperdulikan Ibu lagi, Mas Surya langsung menuju kamar. Mas Surya mengedarkan pandangan ke setiap sisi ruangan sepertinya Mas Surya mencari sesuatu. Dan mata Mas Surya tertuju pada Sebuah Kotak Sepatu yang terletak di atas meja rias.

" Kamu sengaja mengemis pada Mas Fatir untuk mempermalukanku?" Ucap Mas Surya juga ikut menuduhku.

" Aku tidak pernah meminta apapun dari Mas Fatir. Dan perlu Kamu tahu Mas! Sepatu itu bukan dari Kakakmu." Ucapku kesal.

" Siapa lagi yang akan membelikan Sepatu semahal ini jika bukan dari Mas Fatir. Atau jangan-jangan..." Mas Surya menghentikan kalimatnya lalu menatapku dengan tatapan penuh amarah.

" Katakan! Apa Kamu menggoda Mas Fatir dan memberi Tubuhmu yang kotor itu pada Kakakku agar semua apa yang Kamu inginkan terpenuhi!" Ucap Mas Surya emosi.

PLAK

Sebuah tamparan keras mengenai pipi Mas Surya. Hatiku sangat hancur di tuduh dengan perbuatan hina seperti ini. Mas Surya tertegun karena masih tak percaya jika Aku berani melakukannya.

" Kamu sudah keterlaluan Mas! Seharusnya Mas itu malu menuduh Kakak Mas sendiri yang sudah baik dan perhatian pada Ketiga Putra Mas. Mas Fatir selalu peka dengan keinginan Anak Kita dan selalu memberikan kasih sayangnya dengan tulus kepada Putra Kita. Sementara Mas. Apa pernah Mas memperhatikan dan mencurahkan kasih sayang kepada Mereka. Mas terlalu sibuk dengan pekerjaan dan Gundik simpanan Mas. Apa Mas fikir Via tak tahu jika Mas berhianat di belakang Via. Dan Mas fikir Via Wanita bodoh tak tahu dengan besar gaji Mas yang Belasan juta. Jabatan Mas turun bukan karena Sumpah Serapah dari mulut Via. Melainkan jabatan Mas turun karena ulah perbuatan Mas sendiri. Sungguh lucu Kamu Mas! Semua tuduhan itu Mas lontarkan kepada Via semuanya. Mas malah memutar balikkan fakta menuduh Via. Pria macam apa Kamu!" Ucapku panjang lebar dengan emosi. Sebisa mungkin Ku tahan Air Mata ini agar tak terjatuh di pipi.

1
Wanita Aries
Trnyata cerita lama tp gk berlanjut pdhl bagus
Wanita Aries
Mampirrr
Cerita baguss
Sandra ratnasari
👌❤
Ichez Icha
bagus cerita nya
Upie Yuraidah
bkn'y Zafran tuh mondok ya,, knpa skrg ada,, lg liburan tw gmn...
Puji Astuti
bagus ceritanya,lanjut dooong
Nani Desmiwati
sedih
§¢🎯™𝙼𝚘𝙼 𝙰𝚖𝚈⨀⃝⃟☯
mampir semangat
§¢🎯™𝙼𝚘𝙼 𝙰𝚖𝚈⨀⃝⃟☯
semangat author cerita nya bagus 👍
Pa'tam
menarik
pipi gemoy
next ....
nindia biang kerok semuanya
pipi gemoy
🌹
Zaliah Jusoh
tahniah kepada pengarang Nye...
kisah masyarakat yang sebenarnye..
Zaliah Jusoh
x dapat d bayangkan keadaan via...
bermacam ranjau dia lalui.
Nenenk Kakuk
kapan up lagi udah lama nich
Bripah Hadrian
gda lanjutan nya kahh
Defi Danny Firmansyah
Surya....Surya....kmu PD bngt kalau Via msh cinta kmu....
Defi Danny Firmansyah
Zaki Anak bungsu bukan Anak sulung.....
Defi Danny Firmansyah
Surya bukan Fatir
Dhia Uter
ceritanya bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!