NovelToon NovelToon
Menikah Dengan Calon Mertua

Menikah Dengan Calon Mertua

Status: tamat
Genre:Fantasi / Pengganti / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Romansa / Tamat
Popularitas:195.8k
Nilai: 5
Nama Author: Rani

Rara adalah gadis berusia 25 tahun yang saat ini tengah menjalani hubungan dengan sanga kekasih Hara . setelah sekian lama akhirnya mereka berencana akan melanjutkan hubungan ke jenjang yang lebih serius. namun kenyataan pahit menimpa hubungan keduanya hingga ada penghalang untuk mereka bersatu.
Lalu bagaimanakah kelanjutan hubungan diantara keduanya??
Dan pada waktu yang tidak terduga Rara di pertemuan dengan Hendra yang merupakan ayah dari Hara dan berakhir dengan mereka menikah.
Bagaimana respon mereka bertiga ketika dipertemukan dengan peribahasa "dunia hanya sebesar daun kelor" di dunia nyata
Bagaimanakah akhir dari kisah mereka bertiga?
cus kepoin guys

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tak terduga

aku pun menerima uluran tangan yang berisi handphone tersebut. Dan segera mengetikkan nomor bunda disana.

"hallo, assalamualaikum bunda, apaa yang terjadi hingga bunda sampai masuk rumah sakit yah?" Tanya ku dengan mata yang sudah berkaca-kaca.

"Iya yah aku akan segera kesana, ga yah lagipula sekarang hujan udah mulai reda dan tidak selebat tadi lagi"

"Iya ayah assalamualaikum " jawab ku menutup percakapan kami di handphone dan aku baru tersadar bahwa dari tadi ada yang merhatiin segala tindakan ku, yaitu manusia dingin ini.

Eh walaupun dingin tapi ternyata dia bisa juga jadi baik. Tapi sekarang aku bingung kesana aku harus naik apa.

"Hey kok malah bengong, bukannya mau langsung ke rumah sakit tadi?" Tanya nya sambil membuat gerakan di depan muka ku.

"Eh iya ya, makasih ya mas handphone nya'' ujar ku dengan muka masih bingung harus pake apa ke rumah sakit.

"Ya udah tunggu apalagi, ayo saya antar ke rumah sakit nya" sambung nya tanpa menjawab perkataan ki.

"Mas benaran mau ngantar aku?'' ujar ku dengan nada yang tidak percaya.

" Lah iya ayo sebelum saya berubah pikiran" sahutnya dengan nada songongnya yang telah kembali.

"Ini benaran dia mau ngantar aku atau ada niat terselubungnya nih" ucap ku dalam hati

"Jadi ga ni ke rumah sakitnya " tanya nya dengan nada setengah kesal mungkin karena aku yang tak kunjung bergerak dari tempat duduk ku.

"Eh iya mas, emang ga ngerepotin?" Ujar ku namun aku sudah beranjak dari duduk ku.

"Dari tadi ah eh ah eh terus, buruan" katanya memutar bola mata malas dan sudah berjalan di depan terlebih dahulu.

Aku berniat membayar minuman ku yang belum sempat ku minum. Namun langkah ku di hentikan oleh perkataannya.

"Nanti biar saya aja yang membayar nya" katanya yang sudah sampai di pintu keluar cafe tersebut.

Ketika akan melewati hujan yang sudah tidak terlalu lebat lagi namun tetap akan basah apabila melewatinya, aku mengangkat tas ku dan menjadikan itu sebagai pelindung kepala dari derasnya hujan.

Setelah sampai di mobilnya manusia dingin ini tapi sudah mau menolong ku dengan memberikan tumpangan untuk ku aku pun mengibaskan rambut yang sedikit basah.

"Butuh handuk untuk mengeringkannya?"tanya nya yang ternyata dari tadi menoleh ke arah ku.

"Ga usah mas, ga basah kali kok nanti juga kering sendiri" ujar ku dengan bibir yang sedikit bergetar karena menahan dingin.

Ternyata dia peka dan langsung mematikan AC dalam mobilnya.

"Ke rumah sakit mana?" tanyanya kemudian

" Ke rumah sakit kasih bunda mas, maaf ya udah repotin mas" jawab ku namun tidak ada balasan dari nya dan Ketika aku menoleh ternyata dia sudah sibuk de setir nya.

Aku pun kemudian diam dengan pikiran yang berkecamuk takut aku di apa-apa in sama manusia dingin satu ni dan juga kenapa bunda bisa sampai masuk rumah sakit.

"Udah ga usah tegang aku ga berniat jahat kok. Kalau aku berniat jahat kenapa juga aku mesti repot-repot buat nembus hujan kek gini" ujar nya yang seakan bisa menebak pikiran ku. Aku tidak menjawab perkataannya akan tetapi aku berharap apa yang dikatakannya adalah benar. Ini juga merupakan suatu hal yang tak terduga, dia mau membantu mengantarkan aku ke rumah sakit.

Setelah melewati perjalanan selama kurang lebih 30 menit kami pun telah sampai di rumah sakit yang kami tuju.

"Makasih ya mas, sekali lagi makasih karena udah mau repot ngantarin aku dengan hujan-hujanan seperti ini" ucap ku kali ini dengan nada tulus.

"Nunggu apalagi ayo kita keluar '' katanya yang sudah membuka pintu mobil bersiap untuk keluar.

"Eh mas ikut juga keluar?" Tanya ku dengan heran

"Iya sekalian ngantar kamu ke orang tua mu" sambungannya lagi tanpa memperdulikan balasan ku lagi.

Ih kesal deh memang itu kebiasaannya ya, ga pernah dengar jawaban orang lain dan sudah pergi begitu aja.

Sampai di rumah sakit tersebut kami segera menuju resepsionis untuk menanyakan dimana ruangan bunda, dan kami pun berjalan sesuai dengan instruksi.

Namun ditengah perjalanan handphone Manusia dingin pun berbunyi dan dia lun langsung mengangkatnya. Setelah beberapa saat dia menutup panggilan

"maaf ya kek nya aku ga bisa ngantar kamu sampai ruangan soalnya aku ada urusan mendadak dan aku akan langsung pergi" katanya

"Oh iya gapapa mas, sampai sini aja aku dah makasih banget udah mau ngantarin" jawab ku adanya. dan merupakan hal yang ga terduga tambah ku dalam hati.

Dia pun menganggukan kepala dan memutar badan menuju pintu keluar rumah sakit lagi.

Setelah sampai di ruangan bunda di rawat,

"Ra...

1
M Dewi
kuberikan hadiah mawar untukmu sebagai tanda terima kasih utk happy readingnya
Raa: makasih banyak kak
karena sudah mensupport sejak di awal dulu hingga sekarang 😚🥰
total 1 replies
M Dewi
aku menunggumu thor
Raa: makasih kak udah mau nunggu 🥰
total 1 replies
@haerani-d
terimakasih ya kak untuk ceritanya, tetap semangat dan terus berkarya 🙏🤗
Raa: iya mak, sama-sama
maaf juga atas keterbatasan dalam segala pada cerita ini
makasih juga mak udah mau mengikuti sampai akhir ❤️🥰
total 1 replies
hafid nadhif
lanjut
Raa: makasih selalu kak
tidak pernah bosan untuk mensupport 🙏😘
total 3 replies
hafid nadhif
next
Raa: ok kk, jangan bosan menunggu ya
happy reading ☺️
total 1 replies
@haerani-d
jangan salah biar ceplas-ceplos tapi ngangenin, uhhuuyy 🤭
Raa: apa adanya lebih menggoda ya kk😀
total 1 replies
hafid nadhif
next
Raa: ok kk, makasih udah komen 😚
total 1 replies
Nizar Ayesha
baca nya serasa buru buru ya Thor... tapi tetep ok kok, semangat thoor💪
Raa: iya maaf ya kk, masih belajar hehe
makasih udah mampir kk
happy reading 🥰
total 1 replies
hafid nadhif
bakalan cemburu pasti
Raa: wkwkwk saingan sama anak sendiri ya kk😀
total 1 replies
M Dewi
ku berikan hadiah mawar untukmu
Raa: makasih kk untuk yang kesekian kalinya 😘
total 1 replies
M Dewi
Hendra pasti nglindur deh
Raa: belum kekumpul nyawanya kk😂
total 1 replies
hafid nadhif
smoga rara dan babynya sehat
Raa: aamiin, makasih do'a kk☺️
total 1 replies
M Dewi
lanjut dong thor
Raa: love you pool kk, makasih udah selalu mendukung 🥰
total 3 replies
hafid nadhif
bakal jadi pacar bulan beneran nih
Raa: gimana, cocok ga menurut kakak kalau mereka disatukan?😂
total 1 replies
@haerani-d
nah kan belum apa-apa juga dah drama 😅
tambah seru neh, semangat kak!
Raa: makasih mak, maaf juga baru bisa up soalnya lagi di kampung 😘
total 1 replies
M Dewi
itu pasti bulan
Raa: iya kk
minal aidzin wal faizin 🙏☺️
total 5 replies
M Dewi
itu pasti jodohnya bulan
Raa: hehe... mohon do'a nya kk😀
total 1 replies
hafid nadhif
aduh siapa lagi ya.jangan sampai ada pelakor
Raa: hayo tebak, siapakah wanita itu?
dan juga yang tertabrak 😀
total 1 replies
hafid nadhif
siapa ya yang nabrak.rio kali ya
Raa: Tunggu kelanjutannya ya kk☺️
total 1 replies
@haerani-d
hihihi sepertinya jodoh si bulan orangnya kalem dan nyebelin 🤭
Raa: insyaallah ya mak
mudah-mudahan sesuai ekspektasi ☺️
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!