NovelToon NovelToon
TUAN CEO You Love Me

TUAN CEO You Love Me

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Romansa-Percintaan bebas / Tamat
Popularitas:63.1k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Seorang Ceo bernama Bilow kehilangan ponselnya yang sangat penting, namun ponsel itu di temukan oleh seorang gadis bernama Vola. Bilow menganggap Vola telah mencurinya dan apalagi Vola telah melihat data di dalam ponsel tersebut.

Karena Bilow takut Vola menyebarkan isi data tersebut, ia mengurung Vola kedalam ruang kosong sehingga Vola sangat bosan di sana.

Setelah satu minggu Vola di kurung akhirnya Vola di keluarkan dari ruangan kosong tersebut dengan jaminan hidupnya.

Vola menyanggupinya. Dan Akhirnya Bilow membiarkan Vola untuk pulang kekontrakan kecil tersebut.

Tapi sayangnya Vola tidak mengontrak lagi hingga ia menjadi gelandangan 2 hari dan kembali Bilow menemukan Vola dalam keadaan pingsan di jalan dan membawanya kerumah Bilow.

Dan Akhirnya Vola menjadi pembantu si rumah Bilow.

Ingin tau kelanjutannya yuk mampir...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 11

"Oh begitu ya, apa perlu saya membantu Anda memberinya pelajar," ujar Dinda.

"Jangan menyentuhnya," tukas Bilow.

Dinda terdiam, kenapa Bilow sangat melindunginya dan siapa perempuan itu, pasti dia bukan perempuan biasa.

"Ya sudah, kamu bereskan pekerjaan di kantor, saya mau pulang dulu," ujar Bilow yang langsung meninggalkan Dinda sendiri.

"Bilow, aku sangat mencintai kamu, tapi kenapa kamu tidak pernah menerimaku, bahkan kau tolak mentah-mentah cintaku, aku kurang apa sehingga sedikitpun kau tak mau melihatku," batin Dinda sedih.

Bruum..

Bruum...

Bruum...

Mobil Bilow sampai di rumah.

"Tuan," sapa para pelayan memberi hormat.

Bilow hanya mengangguk.

"Di mana gadis nakal itu?" Tanya Bilow.

"Sedang di kamarnya Tuan," jawab Bibi.

"Lagi apa dia?" Tanyanya lagi.

"Mungkin sedang tidur," tebak Bibi.

Bilow hanya mengangguk.

Titin...

Titin...

Titin...

Bilow melirik kearah suara ponsel tersebut, Bibi kebingungan, langsung pergi atau tetap di sana.

"Maaf Tuan saya kekamar Nona Vola, karena ada telpon dari temannya," Bibi memilih menemui Vola.

Bilow mengangguk dan mengikuti Bibi dari belakang karena penasaran.

Tok...

Tok...

Tok...

pintu malah terbuka sendiri, karena tidak di kunci.

Bibi membuka pintu ternyata Vola tertidur dengan gaya sangat aneh, yaitu bajunya terbuka sehingga terlihat perutnya sedikit, kakinya di atas bantal sedangkan kepalanya tidak berbantal, rambutnya menutupi wajahnya seperti kuntilanak.

"Apa senyaman itu kamu tidur," kata Bilow membangunkan Vola.

"Brisik, aku masih ngantuk," teriak Vola membalikan badannya karena Vola masih dalam mode ngantuk berat.

"Bangun, kamu ingin aku menambahkan hutangmu," kata Bilow membuat Vola langsung duduk.

"Siap akan saya kerjakan," kata Vola bangun yang ingin menuju kebun.

Melihat Vola ingin pergi, Bilow langsung menarik tangan Vola hingga Vola berbalik dan mereka saling bertatapan satu sama lain.

Tintin...

Tintin...

Tintin...

Astaga bunyi ponsel Bibi menganggu mereka yang saling bertatapan.

Bilow langsung melepaskan tangan Vola dan mereka berdua saling membuang muka, namun keduanya dengan wajah memerah, Bibi tersenyum melihat tingkah mereka berdua.

"Ehemm... saya membangunkanmu tadi karena kata Bibi ada yang menelpon kamu," jelas Bilow kemudian pergi.

"Nona wajah Anda merah sekali," ujar Bibi tersenyum.

"Iya ya Bi, kenapa dalam ruang berAC seperti ini malah panas banget," jawab Vola mengibaskan tangan kearah wajahnya.

"Bukan ruangannya yang panas, tapi hati Nona mungkin yang terkena api asmara," sambung Bibi.

"Ah mana mungkin lah Bi, katanya ada telpon untukku?" Tanya Vola.

"Oh iya ini," kaya Bibi menyerahkan ponselnya.

Sedangkan di kamar Bilow.

"Tuan ini sudah ke 5 kalianya sudah di gantib AC-nya," ujar Jhoni mengingatkan.

"Tapi kenapa masih panas sekali?" Tanya Bilow tak terima.

"Bagaimana jika Anda berendam di air es, mungkin bisa membantu," saran Jhoni dengan ide konyolnya.

"Ya ayo cepat ambilkan," Bilow juga malah menerima ide Jhoni. Jhoni menyuruh pengawal yang lain untuk mengambil 5 balok es dan meletakan di dalam tempat mandi Bilow.

Jhoni membantu membukakan baju Bilow hingga terlihat tubuhnya yang six pack. Bilow berendam di air es tersebut.

"Kenapa sejak perempuan nakal itu ada di sini, malah Rumah ini menjadi panas?" Gerutu Bilow.

"Mungkin bukan rumah ini yang berubah jadi panas, tapi perasaan Anda Tuan," kata Jhoni.

"Iya perasaan saya sejak dia datang tempat ini menjadi panas," ujar Bilow mengangguk.

Jhoni menepuk jidatnya, ia bingung mau menjelaskannya, jika di katakan yang sejujurnya ia takut di pecat, jika tidak di katakan Tuannya ini tidak mengerti dengan perasaannya sendiri.

"Mungkin Tuan menyukai Nona Vola Tuan," jawab salah satu pengawalnya dan Jhoni langsung menutup mulut temannya itu.

"Omong kosong macam apa itu, mana mungkin saya menyukai dia, potong gajimu bulan ini," kata Bilow tak terima di katakan pengawalnya itu.

Pengawal tersebut jadi lemes.

"Kamukan sudah tau jika Tuan kita ini suka tak terima kenyataan, kenapa kamu malah berbicara jujur," bisik Jhoni.

"Aku hanya membantunya mengerti perasaanya saja, dan gajiku hilang begitu saja, mungkin suatu saat nanti dia mengerti perasaannya dia akan mengembalikan gajiku yang hilang," bisik temannya berharap.

"Tapi entah sampai kapan dia mengerti," bisik Jhoni. "Udah kamu keluar saja, nanti dia tambah sebal sama kamu dan malah memecatmu nanti," saran Jhoni dan temannya itu mengundurkan diri dan pergi.

Selesai mandi Bilow turun dan menuju meja makan.

"Di mana perempuan nakal itu?" Tanya Bilow kepada salah satu pelayan di sana.

"Mungkin masih di kamarnya Tuan," jawab mereka.

"Panggilkan dia," perintah Bilow.

"Baik Tuan," jawab pelayannya.

"Ada apa Mita?" Tanya Bibi kepada Mita yang datang kekamar Vola.

"Tuan memanggilmu," jawab Mila dengan wajah tidak suka dan kembali pergi.

"Ayo Bi," ajak Vola. Bibi mengangguk setuju.

Sesampainya di meja makan. Vola melihat Bilow duduk dengan menatap kearah Vola. Vola langsung menundukan kepalanya.

"Astaga ini sangat memalukan," batin Vola.

"Duduk," perintahnya. Vola terkejut dan mendongakkan kepalanya. Namun Vola mengikuti perintah Bilow, pelan-pelan ia menarik kursi kemudian mendudukinya.

"Apa kamu tau kesalahanmu?" Tanya Bilow mengintogasi Vola.

"Ha?" Vola tentu saja bingung apa kesalahan.

"Apa kesalahanku?" Vola balik bertanya.

"Semenjak kamu datang kesini kenapa rumah saya menjadi panas?" Ungkap Bilow.

"Mana aku tau, yang pastinya bukan kesalahanku," batin Vola kesal.

"Mungkin cuacanya sekarang berubah-ubah Tuan," jawab Vola ngasal.

"Saya sudah terbiasa cuaca di sini, kamu jangan mencari alasan, kamu jawab saja dengan benar, atau kamu membawa sesuatu di rumah ini?" Tanya Bilow dengan suara tinggi.

"Aku ngak tau... aku ngak tau... aku ngak tau... dan ini bukan salahku, emang kamu saja yang merasakn panas, aku juga merasakannya, mungkin kamu harus ganti AC baru," balas Vola tak mau kalah.

Jhoni dan Bibi tersenyum melihat perdebatan Bilow dan Vola, mereka saling tak mengerti perasaan sendiri malah mereka berdebat.

"Saya sudah mengantikan belasan kali, tapi tetap sama saja," jawab Bilow.

"Sepertinya kamu harus ganti rumah baru," kata Vola.

"Kenapa saya harus ganti rumah baru, sepertinya kamu harus saya bawa ke dokter, bisa saja penyakitmu menular kesaya," pungkasnya.

"Mana ada aku penyakit, bisa saja penyakit kamu yang nular keaku," balas Vola lagi.

"Jhoni panggil Delon sekarang," perintah Bilow. Delon adalah Dokter pribadi Bilow dan juga sahabat Bilow.

"Siap Tuan," angguk Jhoni.

"Tuan Delon silakan Anda datang kerumah sekarang, sepertinya dua orang di rumah ini sedang sakit keras," kata Jhoni lewat telpon.

"Siapa yang sakit Jhoni?" Tanya Delon tak mengerti siapa dua orang itu.

"Anda bisa langsung datang kerumah jika Anda penasaran," jawab Jhoni penuh misteri.

BERSAMBUNG

JANGAN LUPA LIKE DAN SARAN

TERIMA KASIH

1
💟노르 아스마💟
/Sob//Sob//Sob/
💟노르 아스마💟
Luar biasa
Anggaraini Sukm
kenapa setelah berpuluh episode kok tiba-tiba ganti. konsentrasi dong tor
pink blossoms: ini mulai bab 31 ko ga nyambung mlh ky novel lain bkn mslh nama aja tp crt dinivel yg lain kayaknya aku pernah bc
total 2 replies
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
HARTIN MARLIN
kok aku pusing ya 🤔🤔 dengan cerita ini
HARTIN MARLIN
🤔🤔🤔🤔🤔
HARTIN MARLIN
ini ceritanya Vola atau Amanda ya 🤔🤔
HARTIN MARLIN
😂😂😂🤣🤣🤣
HARTIN MARLIN
tuan mu malu-malu Vola 🤭🤭😀😀
HARTIN MARLIN
yang sabar Vola
HARTIN MARLIN
visualnya cantik dan ganteng
HARTIN MARLIN
masih menyimak dulu
HARTIN MARLIN
Assalamualaikum hai 🖐🖐salam kenal dari ku
Marita Ismiratni
udah kurang srek bacanya,,jdi agak MLS,
Riska Riska
lucu2
Naura Assyifa
jadi malas bacanya, udah nggk paham dgn alur ceritanya
Rizki Al-Mubarok
Selamat berkarya
Bunda Kevin
nggak jelas
Zaifa Ifa
Kenapa cerita ini tidak pernah di update.. Sudah2 seronok membaca tidak pernah di update lagi..
less22: nggak sempat bos
total 1 replies
Akun Vivo
novel egk jelas
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!