NovelToon NovelToon
Kaget Nikah

Kaget Nikah

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Alya Lii

Awas bisa menyebabkan kram pipi dan perut!


Kisah Cherry gadis putih Abu-Abu yang tak menyangka kaget menikah dengan seorang pria mapan bernama Lucas yang sering mengejeknya cabe-cabean.

Seperti apa ceritanya keseruannya langsung saja cus...



Bagaimana kelanjutan kisah mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alya Lii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part. 11. Gelandangan sholeh

Part. 11. Gelandangan sholeh

Happy Reading...

"Papa jahat! sangat jahat!" umpat Neva.

"Kenapa Papa sekarang menjadi tega kepada ka Lucas, Neva ga bohong.. Neva melihat dengan mata kepala Neva sendiri kalau ka Reta bergandengan tangan dengan Dokter Ammar..," Neva masih meluapkan kekesalannya kepada Papanya yang tak mempercayainya.

"Neva...," panggil Mama Risti.

"Mama... hiks.. hiks..,"

"Papa jahat Ma..., Papa jahat!"

"Sayang.. Papa ga jahat, Papa sangat sayang kita. Papa hanya butuh waktu untuk berpikir. Kau harus bisa memahaminya," Mama Risti menenangkan Neva yang menangis merasakan sakit hati kepada suaminya.

"Neva benci Papa Ma... Papa sudah berani membentak kita semua, dimana Papa yang yang Neva kenal dulu, Papa yang menyayangi Neva, ka Lucas dan Mama,"

"Neva.. Neva.., tenangkan dirimu nak..," Mama Risti ikut menangis.

"Neva.., maafkan Papa nak.." ucap Hadinata diam-diam mendengarkan ucapan Neva semuanya.

Mama Risti mengendurkan pelukannya, mereka berdua menoleh kearah Hadinata yang menangis.

"Risti, maafkan aku. Aku sudah melupakan perasaan kalian..,"

"Pa.., sudahlah.. aku juga minta maaf karena belum bisa menjadi istri serta Ibu yang sempurna untuk kalian," ucap Mama Risti menyalahkan dirinya sendiri.

"Neva, maafkan Papa yang tak peka dengan perasaan kalian. Kau dan Lucas boleh menghukum Papa apapun itu asal kalian tak membenci Papa,"

Mendengar Hadinata berbicara, Neva bejangkit memeluk Papanya.

"Papa..., maafkan Neva. Neva akan menjadi anak yang penurut," ucap Neva dalam pelukan Hadinata.

Mama Risti menyeka air matanya, dia tersenyum melihat Neva juga Hadinata berdamai.

"Terimakasih mas Hadi," ucap Mama Risti.

Kini keluarga itu mengawalinya harinya seperti dulu lagi, Hadinata berusaha untuk berubah demi keutuhan keluarganya. Tak perduli lagi dengan Arif mengenai perjodohan anaknya dengan Lucas.

"Neva, kau hubungi kakakmu. Papa akan membicarakan ulang mengenai perjodohannya dengan Reta. Papa akan menuruti kemauannya, lagipula sebenarnya Papa tak setuju Lucas dengan Reta"

"Tapi, mengenai perusahaan gimana?" tanya Mama Risti.

"Tenanglah, kau pernah bilang jika perusahaan itu harus jatuh demi menyelamatkan keluarga kita jangan pernah menyesalinya," ucap Hadinata masih mengingat ucapan istrinya.

"Terimakasih Pa..,"

"Baik Pa, Reva akan menghubungi Ka Lucas. Dia pasti bahagia mendengar kabar ini" sahut Neva bahagia. Tak sia-sia dirinya melawan nyatanya apa yang dilakukan Papanya itu sangat tidak baik.

Neva kemudian menghubungi kakaknya, tetapi sayangnya panggilan itu tak diangkatnya. Mungkin kakaknya sedang membersihkan diri atau mungkin sedang tidur. Neva memutuskan untuk menemuinya besok di kantornya bersama Cherry membahas soal pekerjaan apa yang akan Cherry dapat.

"Neva, apa benar kau melihat Reta?" tanya Hadinata.

"Iya Pa, tadi selesai pulang sekolah aku dan Steve yang sedang menjenguk Ibunya Cherry melihat ka Reta dan Dokter Ammar memeriksa Ibunya Cherry. Setelah itu mereka berdua berjalan bergandengan tangan tanpa malu sama sekali. Padahal disana masih ada kakak juga,"

"Lucas disana juga?" tanya Hadinata.

"Iya Pa, ka Lucas datang bersama ka Reta. Tetapi berhubung ka Reta sedang bersama Dokter Ammar, ka Lucas memutuskan untuk pulang bersama Neva,"

"Ibunya Cherry sakit apa?" tanya Mama Risti.

"Ibunya Cherry mengidap kanker paru stadium 4, Cherry sangat sedih dan terpukul Ma..," jawab Neva.

"Siapa itu Cherry?"

"Dia sahabat Neva disekolah, ayahnya adalah seorang pegawai di perusahaan kita bernama Pak Zain,"

"Zain yang sudah menolong Lucas dari tabrak lari itu?" tanya Hadinata.

"Iya, Zain pegawai perusahaan yang sudah berkorban demi Lucas saat itu,"

"Ma.. apa kau mengenalnya, temani aku menemui mereka. Papa sudah salah salah sangka saat itu mengira Zain yang sudah menabrak Lucas dan memecatnya"

"Apa yang sebenarnya terjadi Mah,Pa?" tanya Neva.

Risti maupun Hadinata saling melemparkan pandangan. Rahasia bertahun-tahun yang mereka sembunyikan akhirnya terdengar oleh Neva.

"Apa Mama dan Papa mengenal keluarga sahabatku?"

"Neva, apa kau sudah menghubungi kakakmu?" tanya Risti mengalihkan agar Neva tak melanjutkan pertanyaannya.

"Tak diangkat Mam.., mungkin dia sedang sibuk," jawab Neva.

"Biarlah, sekarang kau istirahat. Mama dan Papa akan keluar dulu,"

"Iya Ma..," ucap Neva lalu beranjak ke kamarnya.

"Kenapa dengan Mama dan Papa ya?" Neva bermonolog pada dirinya sendiri.

"Apa ada yang mereka sembunyikan?" ucapnya lagi sambil berpikir.

Sementara dibawah sana, Hadinata dan Risti sedang membahas persolaan masa lalu itu.

"Pa, apa ga sebaiknya kita menemui istri Zain?" Mama Risti menyarankan.

"Kita akan menemuinya besok Ma,"

**

"Lu dimana?" tanya Lucas dalam telfonnya.

"Biasa Lucas di tempat yang menghangatkan," jawab asisten bermerk sholeh.

"Ketempat gue sekarang juga!" perintah bos tak bisa diganggu gugat.

"Ya elah Lucas kita ketemu besok aja, tanggung nih... bentar lagi kelar,"

"Temui sekarang atau semua fasilitas serta jaminan kehidupanmu kelar saat ini juga,"

"Oke.. Oke.. gue kesana sekarang," sahut Brandon dengan nada pasrah.

Lucas kemudian menutup panggilannya sepihak. Sedangkan disana seseorang bermerk sholeh sedang mengumpat kesal karena kegiatan menghangatkannya terpaksa harus dia tunda. Karena kalau tidak semua bisa jadi hari ini resmi menyandang gelar gelandangan sholeh.

"Sayang...," panggil seorang wanita tanpa busana masih dengan posisi menga**ng. Brandon telah tega membuat wanita itu belum mencapai puncaknya.

"Elu lanjutin didalam sana pake sabun," celetuknya dengan seenaknya.

"Iiihh.. kok gitu sih..," masih dengan mode protes manja.

"Ya harus gitu, masa depan gue ada diujung tanduk. Moodbooster gue ngilang begitu saja," masih dengan merapikan kemejanya.

"Sayang...," panggil wanita itu lagi dengan manja.

"Apa lagi sih!" sahut Brandon kesal.

"Yakin mau keluar tanpa celana? tuh belalai gajahnya masih kelihatan.

Brandon menoleh kearah belalai gajahnya, dengan wajah bodohnya dia menutupnya dengan kedua tangannya. Gara-gara ancaman Lucas, Brandon hampir saja tak memakai celana. Dia harus terburu-buru sehingga tak memikirkan celananya. Untung wanita bayaran Brandon mengingatkannya.

"Gara-gara bos somplak gue harus kehilangan harga diri gue sebagai pria keren. Brandon segera melajukan kendaraannya menuju apartemen Lucas dengan kencang. Cukup kurang lebih 15 menit, Brandon tiba di apartemen Lucas.

"Darimana aja lu?" suara Lucas sedikit sewot saat Brandon tiba di apartemennya.

"Lu ngapain sih tengah malam gini nyuruh gue kesini? awas kalau ga penting," bukannya menjawab Brandon malah balik bertanya.

"Ini penting banget,"

"Apa ga bisa dibahas besok di kantor?"

"Justru ini harus kita bahas sebelum Neva berada di kantor?"

"Ngapain tuh anak ke kantor? mau geser posisi elu?"

"Geser.. geser.. emangnya pintu main geser-geseran,"

"La terus ngapain dia ke kantor?"

"Dia minta dicariin kerjaan buat temannya"

"Apa! ga salah denger gue? anak baru sekolah mau kerja kantoran? mana bisa Lucas?"

"Makanya gue pingin bahas malam ini juga,"

"??????"

Bersambung....

Bagaimana kelanjutannya? apakah misi Neva berhasil? tetap stay terus...

1
siti siti
ooo Steve sabar cinta tak semestinya harus saling memiliki, akan ada satu hati yg mengharapkan cintamu
siti siti
sang ulat keket datang menyapa /Panic//Panic//Panic/
siti siti
reta hamil sama DR Ammar
Sophia Aya
mampir thor
Alya lii: terimakasih kak🙏
total 1 replies
sari emilia
ini sebenarnya mo nikah atau mau lucu2an doang ap....ko main2 penghulunya kn dah siap...ko spt org gila pd ga waras...sm dgn mainin agama....mk nya ilmu dan adap lbh tinggi adab....brilmu blm tentu berilmu....beradab pasti berilmu....
sari emilia
kata2nya mencang mencong kmn2 mn kebolak balik
Utci Yeah Zaine
terlaluuuuuuuuu paaaaaaaaannnnnnjaaaaaaannnnnnnnnngggggggggg yg di ulaaaaaaaaaannnnnnnnngggggggg
Alya lii
sesuai dengan yang dirasakan
Siska Sutartini
lucas ni dikit-dikit baper sendiri, slalu salah paham. betul kata Brandon kalo urusan bisnis lucas jagonya. kalo soal cinta nol. besar
Siska Sutartini
lah di episode sebelumnya disebut cherry usia 17 tahun, kenapa skrg jadi 16 tahun,. mana yg bener thor?
btw, cherry kelas brapa sih?
Alya lii: 16 beranjak ke 17 kak...
total 1 replies
Indri wahyuningtyas
GPP Lucas makan aja, ditahan dikit anggap aja brownies rasa strawberry!!! dan demi kesejahteraan si gajah 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Alya lii: 🤣🤣 strawberry rasa brownies jadinya kak
total 1 replies
Jingga
Dari tadi aku merasa berteka teki dengan alurnya,keren buat autornya ceritanya selalu bikin penasaran 🥰
💘💞Ratunya Bo Qingang💕💘.
bnr lex...
💘💞Ratunya Bo Qingang💕💘.
😡😡😡😠😠😠😤😤😤😤👊🏻👊🏻👊🏻👊🏻👊🏻👊🏻
💘💞Ratunya Bo Qingang💕💘.
dsar kepsek gx ada akhlaq...😡😡😡😡
💘💞Ratunya Bo Qingang💕💘.
kirain bnran....
💘💞Ratunya Bo Qingang💕💘.
laporin polisi aj cher...
bekti lukman08
sukaaa👍
bekti lukman08
terimakasih author.. . sesuai dgn harapan aq🤗
ahirnya cherry dan lukas bersatu😍
bekti lukman08
terimakasih author.. . sesuai dgn harapan aq🤗
ahirnya cherry dan lukas bersatu😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!