NovelToon NovelToon
The Shadow Fears

The Shadow Fears

Status: tamat
Genre:Action / Misteri / Horor / Sudah Terbit / Tamat
Popularitas:346.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: Adine Indriani

Menceritakan tentang Detektif Dean sebagai seorang Kapten polisi yang memecahkan misteri pada kasus-kasus pembunuhannya. Petualangannya bersama rekannya Bima membawa mereka pada pengalaman mengungkap para pembunuh di sekitarnya. Ada kasus yang benar-benar membuat Dean akhirnya mengungkap trauma masalah lalunya. Pertemuannya dengan korban pemerkosaan di sebuah Kampung Orang menjadi titik awal bagi Dean mengulik pikiran seorang pembunuh.

Cerita ini akan membawamu ikut berpetualang dalam misteri dan aksi yang menakjubkan. Kamu akan terbawa oleh pikiran terkelam seorang pembunuh hingga tidak menyadari jika mereka ada di dekatmu. Jangan pernah lengah untuk selalu berhati-hati karena bisa jadi kamu ada dalam pikiran seorang pembunuh.

Pembunuh yang haus akan keinginan membunuhnya.

#Novel ini sarat dengan adegan horor, aksi dan misteri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adine Indriani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 11 Nightmare 2

Dalam perjalanan pulang aku menelepon Edgar untuk menenangkan pikiran. Aku sangat syok dan memerlukan seseorang yang bisa dipercaya.

Hanya Edgar yang bisa menjadi sandaran saat ini. Jika ini bukan mimpi buruk, lalu apa. Rasanya ingin menceburkan diri kedasar danau agar tidak ada yang menyadari aku telah tenggelam dalam air yang tenang itu.

“Edgar, kenapa ini terjadi padaku, semuanya korban kekejian Pak Abi. Aku berharap dirinya terbakar dineraka.” Aku berteriak kepada langit dan tatapan awan hitam.

“Aku juga Edgar, aku menyembunyikannya selama ini dari Ayah dan Ibuku.”

“Mbak Suci juga telah menjerumuskan kami .…”

Edgar geram mendengarnya, emosinya memuncak!

***

Bayangan hitam yang menakutkan itu kembali datang dari dalam tanah kegelapan, dengan

dendam yang membara. Kini tujuannya menjadi jelas, menjadi sosok pembunuh yang tidak ada keraguan. Sosok itu mendatangi sebuah rumah yang tidak asing lagi. Langkahnya perlahan tapi pasti, tidak ada ketakutan lagi dalam dirinya. Hanya ada rasa ingin memusnahkan segalanya.

Memasuki pagar halaman yang tidak terkunci, melihat dari jendela yang masih terbuka. Hanya derap napas yang menggebu-gebu seraya

memburu. Manusia-manusia biadab yang tidak punya hati. Mendengar suara pertengkaran dari dalam, menunggu waktu yang tepat. Tidak lama lagi sosok itu akan mengambil alih.

Sebuah kayu pagar yang terlepas, masih tertancap paku pada pangkalnya, sosok itu mengambilnya.

“Dasar Ibu macam apa kamu tega pada anakmu sendiri.”

Plaaak! Plaaak!

“Ampun Mas, aku khilaf, aku … tidak sengaja, tidak

menjaganya.”

“Plaaak! Plaaak!

“Tidak ada maaf untukmu, ini sudah kelewat batas ….”

 “BRUKK!” tergeletak dilantai seketika, tubuh tinggi besar itu.

Terkena hantaman kayu pagar, paku telah tertancap dikepalanya.

Aaahhhhhhhh!

Mbak Suci berteriak ketakutan.

Sosok itu berusaha melepas tancapan paku dari kepalanya. Hingga semburan darah keluar dari kepalanya yang berlubang.

“Tidaaaakkkk! Apa yang sudah kau lakukan, suamiku jangan … jangan mati.”

“Aku akan membiarkanmu menjanda,” cerca sosok itu sambil lalu.

“Ibu, Ayah kenapa, bangun Ayah …,” raung seorang anak perempuan di dekat tubuh Ayah yang sudah tidak bernyawa.

“Qiandra kamu masuk ke kamar kunci pintu,”

Sosok itu berbalik melihat anak perempuan yang

menggemaskan itu.

“Jangan sakiti anakku! Kumohon jangan .…” memohon seperti mengemis.

“Aku kasihan padamu.” sosok itu pergi meninggalkannya.

“Kasihan?” celotehnya tiba-tiba.

Langkahnya terhenti mendengar ucapannya seakan mengejek.

“Aku tidak menyesal atas perbuatanku dulu. Aku sering dijadikan pemuas biologisnya. Orangtuaku sering diberinya uang, seakan itulah timbal baliknya.”

“Seharusnya kamu tidak membunuhnya, orangtuaku sekarang bertumpu padaku ….” Dirinya yang berteriak histeris seperti orang gila.

 “Kenapa, kamu mau menangis? Hahaha, tidak ada gunanya. Kamu hanya anak sialan yang telah merenggut sumber uangkuuuu!” berteriak semakin histeris.

“Hahaha ... hahaha dan yang paling lucu, suamiku adalah orang yang pernah menggerayangi anak-anak ….”

BRUUG! BRUUGG! BRUUGGG!

Tiga kali pukulan balok kayu itu dilayangkan tanpa ampun. Kepalanya pecah dan bersimbah darah.

Sosok itu meninggalkan rumah itu dengan senyap.

“Pertengkaran itu diakhiri keheningan.” Sembari melepaskan kekuatan dari tangannya, benda

pembunuh itu terlerai disana yang penuh lumuran darah.

“Ibu, bangun, Ayah, bangun … Qiandra takut sendirian.” Anak perempuan itu menangis dalam gelinangan airmata berwarna merah.

Sosok itu melangkah ragu dan berbalik arah melihat anak perempuan yang sedang menangisi Ayah dan Ibunya. Dan berucap "kamu tidak butuh mereka, aku akan melihatmu mulai sekarang," ujarnya. Sembari menatap dikedalaman mata anak perempuan itu.

Meninggalkan rumah berdarah itu dengan tenang tanpa ketakutan. Semua kenangan buruk tetap melekat meski sudah mengakhirinya.

***

1
Apin Zen
Nice
.
nice thor
Elina Simbolon
kubaca ulang untuk ke 4 kalinya 🤗
Ariful
nak tumpang promote cerita saya “KIUB” terima kasih
xsisih
kembali bersama ? berarti sebelumnya sudah pernah bertemu
xsisih
penasaran
xsisih
kereen banget Thor
xsisih
nyesel baru nemuin ni novel
Adinda
duh sedih...😥
Adinda
sempat mengira enggar akan bunuh diri ternyata benar
Adinda
dari awal saya menebak memang enggar pelakunya walau ada keraguan yang bunuh c abi adalah suci
Adinda
jadi tanda tanya ketika ingat dialog c abi dan perempuan yang mendatanginya. kamu sudah besar sekarang dan bertambah cantik. apakah kamu menyukainya dan ingin mengulanginya. suci kah yang membunuh c abi?
Adinda
c abi kayaknya enggar yang bunuh deh. tapi tebakan saya dari awal enggar yang bunuh semua
Adinda
mungkin kedatangan edgar dalam kehidupan enggar untuk menebus rasa bersalahnya
Adinda
nah part ini masih teka-teki
Adinda
saya berempati dengan tokoh enggar. semoga dia baik-baik saja. artinya tidak sampai di ketahui polisi kalau dia pembunuhnya.
Adinda
hahaha ada dialog kocak juga
Adinda
ternyata foto enggar tidak ada dalam file c abi y...
Adinda
geram dengan c abi. kepengen dia di hidupkan lagi dan di bunuh berulang-ulang dengan cara yang sangat menyakitkan
Adinda
semoga edgar bisa menghapuskan semua trauma enggar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!