NovelToon NovelToon
Antara A Dan Y

Antara A Dan Y

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Mengubah Takdir
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: oland sariyy

" Cari tahu lebih banyak lagi tentang wanita pengganti itu,kalau sampai ada kecurangan,detik itu juga lenyap kan apapun yang mereka miliki."
" Siap Bro."
Kepala Arjuna berdenyut keras, keinginan untuk mewujudkan impian sang ibu tidak bisa berjalan dengan mulus.tapi dia tidak bisa menunda lebih lama lagi,ini adalah permintaan sang Ibu, wanita yang paling ia sayangi dalam hidup nya.
Sementara di tempat yang lain,sosok wanita pengganti itu sedang berdiri tak karuan, setelah mendengar percakapan kedua orang tua nya.
" Mau jadi apa hidup Aku ini,baru juga mau kuliah,udah di suruh nikah segala."
" Tchh....Apa Aku kabur aja ya?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon oland sariyy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lenyapkan Semua Nya

Tepat pukul 20.00 wib Bambang bergegas pergi keluar untuk memberitahu Malik Raharja mengenai pengganti calon pengantin wanita yang tidak lain dan tidak bukan adalah putri kedua nya yang memiliki perbedaan usia yang cukup jauh dari Arjuna.

Begitu sampai di kediaman Raharja , Kedatangan Bambang langsung di sambut oleh asisten pribadi Pak Raharja.

" Maaf sebelumnya Pak Bambang, untuk sekarang Pak Raharja tidak bisa menemui anda secara langsung,jika ada yang ingin di sampaikan kepada beliau,silahkan melalui saya saja, nanti akan Saya sampaikan kepada Pak Raharja." ucap Agum Mulyono yang sudah mengabdi cukup lama pada keluarga Raharja.

Jika saja tidak memandang di mana dan siapa seorang Agum Mulyono ini, sudah sejak tadi amarah Bambang membuncah.

Bambang bukan lah seorang pria yang memiliki kesabaran yang luas, rasa antusias yang sejak tadi di bawa dari rumah kini perlahan memudar di bakar oleh penolakan.seorang Raharja penguasa dunia bisnis kelas atas tiada tandingannya di kota ini ternyata tak semudah itu untuk bisa dia temui.

" Anda belum memiliki janji untuk bertemu dengan beliau,Tuan Raharja sedang istirahat karena kelelahan dengan aktivitas yang cukup padat." ujar Agum tanpa kompromi tanpa memandang siapapun lawan bicara nya termasuk calon besan sang Tuan.

Bagi Agam,sebuah peraturan harus tetap di tegakkan, apalagi kondisi kesehatan sang tuan mulai rapuh dengan kesibukan yang tiada habis nya.bisnis yang merajalela di mana-mana membuat Malik Raharja masih ikut andil mengurus karena sang penerus yang memiliki dua pekerjaan.apa yang di tekuni oleh Arjuna atas pilihan Arjuna sendiri tanpa ada rekanan sedikit pun dari Raharja, dengan syarat Arjuna harus bisa membagi waktu nya untuk kerajaan bisnis mereka.

" Saya ingin membicarakan tentang rencana perjodohan anak kami,apa sepuluh menit saja Pak Raharja tidak bisa menemui saya?" tanya Bambang berharap ada kelonggaran bagi nya.

Agum menggelengkan kepalanya dengan tegas,bukan hanya Pak Raharja yang butuh istirahat, sebenarnya tubuh nya pun sama lelah nya dengan sang tuan,tapi dia masih harus menghadapi Bambang Wijaya terlebih dahulu.baru setelah ini bisa kembali ke kediaman nya dengan tenang.

"Maaf beribu maaf Pak Bambang,di dalam rumah ini memiliki etika bertamu begitu juga dengan di perusahaan,jam istirahat Tuan Raharja sama sekali tidak bisa di ganggu gugat,jika tidak ada kepentingan lain lagi,pintu keluar ada di belakang anda." usir Agum secara halus tapi mampu membuat Bambang merasa kesal.

Bambang berusaha menekan emosi yang sudah membuncah, dengan terpaksa ia harus menyampaikan pesan melalui pria yang berdiri di hadapannya saat ini.

Agum dengan cepat merekam semua ucapan Bambang tanpa ada satu pun yang terlewati, setelah pembicaraan selesai,Agum kembali bersikap tegas tanpa bisa di bantah lagi.

" Jangan lupa sampai kan pesan itu kepada Pak Raharja." ucap Bambang sebelum meninggalkan kediaman Raharja.

"Anda tidak perlu meragukan kinerja saya." balas Agum cepat.

Sangat di sayangkan Bambang tidak bisa bertemu secara langsung dengan Pak Raharja, padahal tadi di perjalanan menuju ke sini ,dia sudah menyiapkan begitu banyak kata-kata manis untuk menarik simpati dari sang penguasa bisnis.

Sementara itu,masih di kediaman Raharja tanpa di ketahui oleh Bambang ,Arjuna Raharja sudah mendengar semua yang Bambang katakan kepada Asisten pribadi ayah nya.

" Cari tahu lebih detail tentang wanita pengganti itu,kalau sampai ada kecurangan. detik itu juga lenyap kan apapun yang mereka miliki." perintah Arjuna dengan wajah tampak serius dan tegas saat berbicara kepada bawahannya.

" Siap Bro." jawab lawan bicara Arjuna.

" Satu lagi! Cari tahu kebenarannya tentang putri sulung mereka yang kata nya sakit dan harus berobat keluar negeri.mereka harus mendapatkan balasan karena sudah berani bermain-main dengan saya."sebagai seorang pengusaha sukses, Arjuna tidak lah mudah untuk bisa di bohongi.kali ini Bambang salah pilih lawan.

" Dimengerti Bro." sambungan telpon terputus begitu saja.

Yang tersisa hanya suara langkah kaki berpadu dengan dentuman jarum jam.

Arjuna sebenarnya juga tidak menyukai perjodohan ini,tapi demi melihat wanita yang sudah melahirkan nya bahagia di tengah penyakit yang tidak kunjung sembuh .Arjuna terpaksa mengabulkan semua keinginan sang Ibu, berharap ada keajaiban yang akan datang di tengah keluarga mereka.

" Yura Adzania Laksmi?"

Nama itu terus menerus Arjuna ucapkan dalam benak nya.

Ting...

Sebuah pesan masuk membuyarkan lamunannya,ternyata bawahan Arjuna bekerja dengan begitu cepat.

Satu persatu foto-foto lucu dan juga menggemaskan milik Yura terpampang dengan nyata di layar ponsel yang sedang di pegang oleh Arjuna.

" Berapa umur wanita ini sebenarnya ? Kenapa dia kelihatan seperti anak SMP?" tanya Arjuna masih terus menatap foto Yura tanpa merasa bosan .

" Ternyata ada ya gaya seperti ini?"

" Lucu juga wajah nya kalau cemong seperti ini." tanpa sadar sebuah senyum langka tercetak dari bibir Arjuna Raharja.

" Tapi....Kenapa dia tidak memakai nama belakang keluarga Wijaya, padahal anak pertama dari Wijaya menggunakan nama belakang Wijaya?"

Sebuah benang kusut terurai jelas di depan mata Arjuna.tidak! Arjuna paling tidak suka dengan kejanggalan yang terjadi di depan mata nya.

" Selidiki juga tentang kejanggalan nama dari anak kedua keluarga Wijaya,kenapa dia begitu berbeda dengan anak pertama Wijaya." tukas Arjuna cepat langsung menurun kan perintah kesekian kali nya kepada bawahannya.

Sangking sibuk nya menatap foto lucu Yura,Arjuna yang paling suka dengan kebersihan sampai di buat lupa untuk mandi dan mengganti pakaian kerja nya.

Di sisi lain,sejak tadi Yura merasa risih dengan telinga nya yang terus terasa panas.belum tahu saja dia kalau sekarang sedang Arjuna sedang memikirkan tentang nya.

"Kacau banget kan Bi situasi rumah ini,kenapa Aku tidak pernah di biarkan bebas seperti Kak Sela?" tanya Yura kepada salah satu asisten rumah tangga yang masuk ke dalam kamar untuk mengantar kan makan malam untuk nya.

" Yang sabar ya Non,semoga saja setelah ini Non bisa hidup bahagia dengan keluarga kecil Non nanti." balas Bibi dengan nada suara bergetar.

Bi Arum sangat dekat dengan Yura,dalam kondisi seperti ini Bi Arum yang turun tangan untuk menghibur hati Yura,bahkan tanpa ragu menyuapi Yura makan agar gadis kesayangan nya bisa menelan nasi dengan lancar,jika Yura sakit maka mereka yang ikut menyayangi Yura pun ikut merasa sakit ,akan tetapi beda hal nya dengan kedua orang tua Yura,yang malah marah-marah dan menuduh Yura pemalas setiap kali mengeluh sakit.

" Mau jadi apa hidup Aku nanti ya Bi, baru juga kuliah tapi sudah di paksa menjadi istri orang." kedua mata Yura berkaca-kaca.

Di saat para orang tua di luar sana mati-matian meminta dan menjaga anak perempuan mereka untuk tidak buru-buru menikah dan terus menuntut ilmu sejauh mungkin,tapi berbeda jauh dengan kedua orang tua nya.

Sekarang Yura benar-benar tidak berdaya, setelah mendengar kabar pernikahan dadakan nya, hidup nya seakan jatuh ke dalam labirin tanpa ujung.belum juga merasakan yang nama nya pacaran dengan cowok impian nya, sekarang malah di suruh menikah dengan calon suami kakak nya sendiri.

" Tch...Apa Aku kabur aja ya Bi?" tanya Yura sambil menatap ke arah pintu kamar yang tidak sepenuhnya di tutup.

" Jangan Non! Nanti yang ada Bapak malah semakin marah dan menyiksa Non, nanti seandainya Non nggak bahagia dengan pernikahan Non,Bibi setuju dengan ide Non tadi, untuk sekarang jalani dulu semua nya sesuai keinginan mereka.begitu keluar dari rumah ini Non bisa bebas melakukan apapun yang Non inginkan.jangan lupa telpon Bibi kalau Non butuh teman curhat ya." tetesan air bening sudah mengalir deras di pipi Bi Arum.

Entah kenapa firasat nya mengatakan setelah ini Yura akan bahagia dengan keluarga kecil nya,Bi Arum tidak setuju dengan ide Yura untuk kabur karena takut Yura di apa-apain oleh Bambang Wijaya.

Masalah hati bisa di bicarakan belakangan,Yura anak baik pasti akan di pertemukan dengan lelaki baik.

" Sabar dan ikhlas ya Non,Non Yura itu cantik sekali.pasti nanti calon suami Non bakal cinta mati sama Non Yura." ucap Bibi menenangkan Yura.

" Non Yura juga jago masak, nanti selain melayani di kamar,Non Yura juga harus melayani suami Non di dapur.manfaat kan Suami Non sebaik mungkin untuk membalas mereka yang sudah jahat sama Non.jangan sia-sia kan kesempatan emas ini Non.Bibi akan mendukung semua keputusan Non." Yura memeluk erat tubuh berisi milik Bi Arum,selain Bi Arum masih ada lagi Bi Siti dan juga Bi Yum yang sama-sama baik kepada nya.

Biasa nya di jam segini Yura sedang asyik bertukar cerita dengan ketiga asisten rumah tangga itu,tapi berhubung suasana hati Yura sedang buruk dan di dalam rumah masih ada Rahmi yang terus mengawasi pergerakan Yura,Bi Siti dan juga Bi Yum jadi tidak berani ikut bergabung ke dalam kamar Yura.

" Gitu ya Bi! Gimana kalau nanti dia sama jahat nya dengan mereka,Aku di jadikan tahanan di rumah nya,lalu di paksa untuk..."

Yura tidak sanggup melanjutkan ucapannya, tubuh nya bergidik ngeri membayangkan hal-hal buruk yang mungkin saja akan menimpa hidup nya setelah resmi menikah dengan lelaki pilihan orang tua nya.bukan nya bertemu bahagia yang ada Yura malah masuk ke kandang singa yang menjelma menjadi seorang pengusaha.

" Hstt...Jangan seperti itu Non! Bibi lihat selama ini calon suami Non Yura cukup baik,dia juga sama sekali tidak pernah menatap Non Sela setiap kali ada pertemuan di rumah ini." ujar Bibi lagi karena memang sering mengintip setiap kali ada pertemuan keluarga.

" Mana mungkin sih Bi! Kak Sela itu seksi sekali,semua mata keranjang juga suka sama Kak Sela.sementara Aku ini sangat jauh dari kata seksi,tipis banget malah." bibir Yura mengerucut menggemaskan mirip dengan salah satu ekspresi wajah yang ada di foto kiriman anak buah Arjuna.

" Aduh Non! Cantik sama seksi itu beda jauh atuh non! Seksi ya tinggal pakai bikini sama seperti Non Sela, sementara cantik ya seperti Non ini, Non Sela mah kalah jauh,cuma modal bedak sama lipstik tebal doang.udah jangan minder gitu Non, dimana-mana Non Yura paling cantik." Di tangan asisten rumah tangga ini lah Yura merasakan hangatnya tangan seorang ibu, sementara kepada Rahmi hanya ketakutan yang sering Yura rasakan setiap kali melihat wajah wanita tersebut.

" Nanti setelah Kak Sela kembali,Aku akan kasih pelajaran kepada dia."ancam nya dalam hati menyimpan semua rasa kesal itu di dalam hati.

Bersambung....

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!