NovelToon NovelToon
Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam

Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam

Status: tamat
Genre:Anak Kembar / Menikah Karena Anak / Lari Saat Hamil / Menikah dengan Musuhku / Mafia / Anak Genius / Tamat
Popularitas:954.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Rositi

“Menikahlah denganku, dan aku akan menyelamatkan anak-anakmu. Terlebih baru melihat mereka saja, aku sudah langsung menyayangi mereka!” ucap Syam benar-benar dingin.

Segala cara telah Cinta coba untuk menghindari ajakan menikah dari Syam, sang bos mafia kejam. Karena setelah kegagalan dalam hidupnya, Cinta yang merasa dirinya sangat hina, memutuskan untuk menutup diri sekaligus tidak akan pernah menikah. Cinta hanya ingin fokus berhijrah.

Termasuk ketika akhirnya Syam nekat merenggut paksa ‘kesucian’ Cinta, wanita bercadar itu justru memilih melarikan diri, menyimpan segala kehancurannya sendiri. Namun hampir delapan bulan berlalu setelah tragedi itu, Cinta melahirkan anak kembar prematur. Fatalnya, salah satu bayi kembar Cinta dan memang benih Syam, mengalami kelainan karena meminum cairan ketuban.

Cinta membutuhkan banyak biaya untuk pengobatan sekaligus menghidupi anak kembarnya, hingga Cinta terpaksa berurusan dan tak lagi bisa menghindari Syam. Cinta harus tunduk kepada Syam yang meski sangat kejam kepadanya, justru sangat menyayangi anak kembar mereka.

Di luar dugaan, bayi kembar mereka merupakan bayi genius. Tingkah keduanya selalu menghadirkan pelangi yang begitu indah dalam hubungan mereka. Bahkan kekejaman Syam kepada Cinta, perlahan menjadi cinta yang begitu dalam. Mereka benar-benar tak terpisahkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rositi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

2 : Kembar Prematur Dan Kelainan Karena Ketuban

“Masyaallah, ternyata melahirkan rasanya begini. Namun rasanya tetap lebih menyakitkan dari alasan kalian ada, Nak. Bismillah, apa pun alasan kalian ada, Mama akan melakukan yang terbaik!” batin Cinta.

Melahirkan tanpa suami bahkan sekadar dampingan keluarga dan orang dekat, Cinta merasakannya. Ia menjalani masa-masa sulit itu sendiri. Cinta berjuang, mempertaruhkan nyawanya untuk melahirkan janinnya yang diprediksi akan kembar fraternal. Bayi yang Cinta lahirkan terancam prematur, mengingat usia janinnya yang belum cukup.

Bayi pertama berjenis kelamin perempuan dan bisa Cinta lahirkan secara normal. Namun, bayi satunya dan harusnya laki-laki, tak kunjung mau lahir secara normal.

“Ibu, jika terus dibiarkan begini, bayi maupun Ibunya bisa dalam bahaya. Ini Ibu beneran enggak ada keluarga apa pihak suami yang bisa dihubungi?” sergah Bidan berusaha memberi Cinta pengertian sekaligus arahan.

Di antara hidup dan mati sekaligus kecemasan kepada nasib anak-anaknya, apa yang baru saja bidan katakan sungguh membuat mental Cinta terguncang.

“Saat aku masih bayi, alasan mama meninggal karena mama dibunuh papa. Masa iya, sekarang anak-anakku juga harus menjadi yatim piatu sangat dini, sepertiku? Ya Allah, tolong beri hamba kesempatan menjadi orang tua untuk anak-anak hamba. Hamba tahu rasanya hidup tanpa orang tua. Rasanya sangat menyakitkan. Sakit yang tidak pernah bisa terobati, meski bahagia dari hal sekaligus pihak lain sudah hamba dapatkan,” batin Cinta sampai detik ini masih menutupi wajahnya menggunakan cadar, meski cadarnya juga sudah basah oleh keringat yang bercampur dengan air mata.

“Lakukan yang terbaik, Bu Bidan. Saya memang tidak punya suami maupun keluarga. Suami saya sudah meninggal, sementara saya hidup sebatang kara!” lirih Cinta sudah tak berdaya

.

“Baik kalau begitu, Bu. Kami akan melakukan yang terbaik.” Setelah berkata begitu, sang bidan sudah langsung bergegas pergi.

Cinta terpaksa dirujuk ke rumah sakit besar dan sampai disesar. Fatalnya, bayi kedua yang Cinta lahirkan dan memang berjenis kelamin laki-laki, keracunan air ketuban.

“Prematur dan keracunan air ketuban? Ya Allah, ... cobaan apa lagi ini?” batin Cinta masih tak berdaya setelah melahirkan dua bayi dengan proses berbeda di waktu yang hanya berselang hitungan jam. “Aku enggak mungkin bilang ‘lakukan yang terbaik lagi’, sementara aku saja enggak punya banyak uang. Namun jika aku tidak melakukannya, nyawa anak-anakku, khususnya putraku, ... terancam.”

“Apa yang harus aku lakukan?” itulah yang terus Cinta tanyakan kepada dirinya sendiri, di tengah waktunya yang terbatas. Meski lagi-lagi, mulutnya sebagai seorang ibu berkata, “Lakukan yang terbaik, Sus! Tolong sembuhkan anak saya!”

Seorang ibu akan lebih dulu terluka, dan akan sangat terluka, ketika anaknya terluka. Karena seorang ibu ibarat kulit ari terluar dari anak-anaknya—iya, Cinta sungguh tengah merasakan anggapan itu.

“Baik, Bu. Namun tolong sekalian sambil diurus administrasinya, ya. Ibu masuk jalur umum tanpa jaminan biaya. Jadi, ini prosesnya nanti begini,” jelas sang suster yang melakukannya dengan sangat sabar. Terlebih sekadar bernapas saja, kini Cinta sampai harus memakai bantuan selang oksigen.

“Yang aku takutkan benar-benar terjadi. Biaya yang harus aku bayar sungguh tidak sedikit, khususnya biaya untuk putraku yang keracunan air ketuban. Dan saat seperti ini, aku benar-benar tidak memiliki pilihan lain,” isak Cinta yang jadi berlinang air mata.

Alasan Cinta merasa sangat sedih sekaligus terpukul hingga ia tidak bisa untuk tidak menangis, tak lain karena ia ingat Syam. Syam dan semua paksaan yang pria itu lakukan hingga Cinta berakhir layaknya sekarang. Namun, Syam juga menjadi satu-satunya yang bisa Cinta andalkan.

Di dompet miliknya, Cinta menarik sebuah kartu nama yang saat itu Cinta temukan terselip di gamisnya. Kartu nama yang Syam lempar ke wajah Cinta, setelah pria itu dengan sengaja mere-nggut kesucian Cinta.

“Hanya ini yang bisa aku harapkan. Semoga nomornya masih aktif. Dan semoga dia mau berbaik hati meminjamiku uang yang memang tidak sedikit, untuk biaya pengobatanku dan juga pengobatan kedua anakku.”

Cinta terpaksa menghubungi Syam dan itu membuat Cinta teringat masa lalu mereka yang jauh dari baik apalagi indah.

“ ... lebih baik kamu menikah denganku daripada kamu jadi pengganggu!”

“Jangan pura-pura bodoh! Wanita ular sepertimu memang paling pandai bersandiwara, tapi kamu tidak akan pernah bisa menipuku!”

“Kamu harus menikah denganku!”

Semua ucapan Syam tersebut terus menghiasi ingatan Cinta. Ucapan yang juga kembali membuat Cinta ketakutan. Meski untuk kali ini, ketakutan yang Cinta rasa juga turut disertai dendam.

Jantung Cinta menjadi berdetak lebih cepat ketika akhirnya telepon yang ia lakukan terhubung, dan suara dingin Syam sudah langsung menyapa.

“H—halo?” Dari seberang, Syam mengulang sapaannya.

Susah payah Cinta menguatkan dirinya agar berani menghadapi Syam, demi anak-anaknya, khususnya putranya yang keracunan ketuban. Namun, belum sempat ia membalas dan memang tetap tidak ada suara yang lidahnya hasilkan hanya karena ia telanjur trauma kepada Syam, dari seberang Syam sudah memutus sambungan telepon mereka.

“Ya Allah, aku harus bisa. Nyawa anak-anakku jadi taruhannya!” jerit Cinta dalam hatinya. Kali ini Cinta kembali nekat menelepon nomor Syam.

“Halo?” sapa Syam benar-benar dingin. “Lima detik masih diam, aku blokir!”

“I-ini ... aku ...!” ucap Cinta berat dan refleks memejamkan erat kedua matanya.

Berbeda dari sebelumnya, kali ini Syam tak langsung merespons. Hingga Cinta berinisiatif berkata, “Aku—mohon. Aku butuh bantuan kamu!”

Syam tetap tidak merespons meski sambungan telepon mereka masih berjalan. Beberapa kali Cinta memastikan layar ponselnya.

“Tolong bantu aku. Aku butuh biaya besar untuk pengobatanku dan pengobatan kedua ... kedua anakku.”

“Anak kembarku lahir prematur, sementara yang laki-laki keracunan air ketuban. Aku janji akan mengembalikan secepat mungkin. Tolong pinjami aku uang. Segera, khususnya untuk anakku yang keracunan!”

“Kamu sudah menikah?” tanya Syam dengan nada yang masih sama layaknya di pertemuan terakhir mereka, sekitar delapan bulan lalu.

“Aku tanya sekali lagi, kamu sudah menikah?!” ulang Syam kali ini sampai membentak.

Selain refleks menggeleng, Cinta yang menangis juga jadi gemetaran ketakutan.

“Kamu cari matiiiiii?!” bentak Syam kali ini sampai berteriak.

“M—mereka ... mereka anak-anakmu!” Tangis Cinta pecah. “Jadi aku mohon tolong aku! Aku janji, apa pun akan aku lakukan asal kamu membantuku!”

***

Catatan : Novel orang tuanya Cinta : Pembalasan Istri yang Terbunuh (Suamiku Simpanan Istri Bos!)

1
Sri Wulandari
Biasakan utk sllu berkata jujur pada pasangan mu Syam karna Cinta skrng sdh bagian dr kehidupan mu jd ceritakan tentang dirimu tanpa ada yg d tutupi karna pasangan kitalah yg menemani kita sampai kita menutup mata jd apapun & bagaimanapun kekurangan kita klu dia benar² tulus mencintai mu dia pasti akan sllu menerima smua kekurangan mu tanpa melihat fisik atau apapun itu dia akan sllu menemanimu & menggenggam tanganmu dlm kondisi sprti apapun itu suka maupun duka dia akan sllu ada utkmu
Sri Wulandari
Semua orang pasti pernah melakukan kesalahan asal mau mengakui & memperbaiki diri utk jd lebih baik itu yg terpenting
Sri Wulandari
Makanya Syam ego jngn d gede in giliran d tinggal pergi bingung nyariin eh pas ketemu malah kena jurus teflon d kira penjahat qm ya...blm hilang sakitnya k jatuhan pintu lg hahaha karma itu akibat sikap mu yg g kasar & g baik sm istri 🤣🤣🤣
Sri Wulandari
Lebih peka dg sikap Cinta & sering instrukpeks diri agar qm jd bs membuka hatimu utk Cinta kesampingkan egomu & minta maaflah padanya bicara dg baik² padanya & jangan berkata kasar supaya Cinta tdk takut lg padamu itu yg hrs qm lakukan Syam
Sri Wulandari
Lha qm g mikir apa Syam gmn Cinta bs ngasi asi k anak² kalian klu ibunya sj kelaparan trus nutrisi busuinya dr mn klu dia g makan...qm pengin anak² mu kenyang dg asi tp ibunya sj g qm beri makan trus gmn asinya bs keluar klu ibunya kelaparan g ada nutrisi mending qm tanya Helios biar tau gmn supaya anak² mu kenyang hadehh 🤦
Sri Wulandari
Sabar & ikhlas itulah yg harus qm lakukan Cinta mintalah d spertiga malammu dlm sujudmu agar Syam yg sdh menjadi suamimu bs mencintaimu & memperlakukan mu dg baik karna hanya sang pemilik hatilah yg bisa membolak balikkan hati kita smua
Sri Wulandari
Syam sebenarnya sangat baik & pengertian Cinta hanya sj qm blm mengenalnya apalagi dia bersikap sangat kejam padamu hanya karna perbuatan mu masa lalu yg sangat buruk & tdk manusiawi membuat Syam bersikap sprti itu padamu
Sebenarnya hatimu Syam itu selembut hello kitty sblm menjadi ketua mafia bahkan smpai skrng pun msh sangat baik penyayang & sangat perhatian sm orang² yg dia sayang
aksari
👍👍👍👍
Vindy swecut
keren banget...sukaa banget ❤️❤️
Reznim Miarti
berasa banget sedihnya😭😭
Reznim Miarti
😭asli aku sedih thoor
Sweet Girl
Kenapa kok dipenjara Tor...??
en
Salut deh Thoor kamu masukkan Bocil" dalam ceritam , jadinya tambah seru n Hidup /Good/
Janah Selaluinginsetia
Luar biasa
Maulana Akbar
Biasa
Cia Sanu
selalu keren ceritanya
Dian Meilani
Luar biasa
Priskha
ceritanya bagus tapi bahasanya kadang2 sulit dimengerti 🙏🙏
Adinda Kusuma
Luar biasa
Rofiah Atun
Kecewa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!