Jadwal Update : Sesuka hati🤣
Kenyamanan bekerja di sebuah perusahaan yg kita dambakan merupakan sebuah anugrah yg tidak dimiliki oleh semua orang. Namun, bagaimana jadinya saat kita sedang nyaman bekerja diusik oleh seseorang di masa lalu yg datang secara tiba-tiba dan mengacaukan kenyamanan kita dalam bekerja?
Syabila Aishah seorang Karyawati di sebuah perusahaan ternama bertempat di bagian devisi pemasaran. Dia baru saja bergabung dengan perusahaan selama enam bulan. Namun, kenyamanan bekerja sudah ia rasakan sejak awal bergabung dengan perusahaan. Sampai suatu hari, terjadi pergantian CEO Perusahaan oleh anak tunggal pemilik Perusahaan bernama Jovan Mahendra yg ternyata mantan kekasih Syabila sewaktu ia duduk di bangku SMA. Kebencian yg masih dalam diantara keduanya menyebabkan, hari-hari bekerja Syabila terusik oleh ulah Jovan yg dengan sengaja ingin membalaskan dendam terhadap kejadian di masa lalu.
Lantas hal apakah yg akan dilakukan Syabila untuk mengantisipasi ulah Jovan kedepannya?
Jangan lupa Like, Vote, dan Good commant nya!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon putri febri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pertemuan tak terduga
[POV AUTHOR]
"Perasaan dia gak nyuruh Aku buat fotocopy deh, kenapa tiba-tiba dia kek gitu coba, hadeh ... pagi-pagi juga," keluh Syabila tentang semua yg terjadi.
"Eh ... ada apa Neng, pagi-pagi begini kok mukanya ditekuk," sapa Odi. ia merupakan office boy di kantor ini sekaligus orang yg setia membantu. "Ini Mang Odi bantuin Neng," ucapnya kembali.
"Oh ya Mang, makasih. Mamang tuh selalu aja dateng tepat waktu," jawabnya sambil tersenyum ria.
"Hahaha ... sama-sama Neng."
Sekitar 30 menit berlalu, pekerjaan pun sudah hampir selesai, mang Odi yg hendak pamit untuk mengerjakan sesuatu yg lain pun, meminta izin pada Syabila. Namun, Syabila yg terlalu fokus tak mendengarnya. Dia teramat asik dengan pekejaannya dan baru menyadari bahwa Odi sudah pergi setelah pekerjaannya baru selesai ia kerjakan.
"Yah ... mang Odi kayaknya pergi keluar deh, Aku deh yg harus bawa semua berkas ini tp, gapapa lah sekalian olahraga juga," ujarnya. Dia tergopo-gopo dengan banyak berkas yg menumpuk dibawanya.
Bruggghhhh, berhamburan sudah semua berkas yg tadi sudah dia fotocopy.
"Astaga Mas, yg bener dong kalo jalan! Pake mata mas!" runtuknya sambil memungut berkas-berkas yg jatuh.
"Eh ... maaf-maaf Mbak, tadi saya buru-buru, BTW- kalo jalan pake kaki bukan mata Mbak, gimana coba jalan pake mata, kan gak bisa," jawabnya santai. Membuat Syabila geram dan ingin memukulnya
"Bukannya minta maaf malah ngelawak ni orang!" batin Syabila geram.
"Eh Mas, Saya gak lagi bercanda yah ... tp sebentar deh, Mas?" ucapnya sambil menatap lekat wajah sang Mas di hadapannya.
"Kenapa Mbak, Saya ganteng yah, oh jelas Mbak, Saya banyak yg ngejar! Banyak yg ngantri lagi, kalo Saya mau nih Mbak, Saya tinggal tunjuk aja cewe yg Saya mau ajak jalan." Dengan penuh bangga ia menuturkan ketampanannya.
"Loe Jovan kan, yg SMA-nya di kejayaan bangsa itu, kan?" tanya Syabila masih dengan tatapan tajam kearah wajah di hadapannya. Ia tengah mengumpulkan semua memorinya yg sudah sedikit memudar di kepalanya.
"Eh ... ko Mbak, tau. Jangan-jangan fans Saya yah, fans tersembunyi Saya, yg diem-diem suka foto dan cari tau tentang Saya yah, Saya jadi takut nih." sahutnya. Ia mempergakan badannya seolah tengah ketakutan mendengar penuturan wanita di hadapannya.
"Heh ... jangan halu yah Loe! Enak aja ngomong fans tersembunyi Loe, liat muka Loe aja Gue pengen mutah seketika!"
Secara tak sengaja Jovan melirik namtag yg dikenakan Syabila. Kaget? Sudah pasti, ia sangat terkejut sesaat setelah melihatnya.
"Hah, Syabila Aishah jadi Loe ... Bila yg dulu agak culun dan kuper itu," jawabnya seraya tertawa. "Kok sekarang berubah yah! Gue sampe gak kenalin Loe sumpah Bil, Loe masih sama gak yah? Kaya dulu kuper gitu deh hahaha...."
"Udah stop, ngapain Loe ada disini! please jangan ganggu hidup Gue lagi, udah 3 tahun aja loe ganggu hidup Gue! Sekarang ngapain loe muncul lagi kutusapi!" ucapnya menggebu.
"Eh ... loe masih inget aja panggilan itu, dasar cuper (culun kuper) haha ...," Jovan tak henti terbahak. "Gue ngapain disini, terserahlah hidup-hidup Gue! Kenapa Loe yg repot," ejeknya seraya bekacak pinggang.
"Syabilaaa!" teriak Bella mengehentikan tawa renyah Jovan.
"Iya Kak, sebentar yah ini ada yg jatuh," ucap Syabila. ia melirik sepintas ke arah ruangan Bella yg tak jauh dari tempat memfotocopy.
"Cepet dong! Lelet amat si," teriaknya kembali.
"Awas-awas Loe! bikin hidup Gue berantakan aja!" tegasnya, kemudian dengan buru-buru Syabila pergi meninggalkan si kutusapi tengil itu.
"Yatuhan ... kenapa harus ketemu dia lagi si, musibah apa lagi ini," gerutunya dalam perjalanan.
Informasi aja, Jovan mahendra, itu nama lengkapnya. Dulu dia mantan Syabila semasa SMA, dia merasa bodoh banget karna berhasil dibohongi oleh Jovan, dan jangan tanya kenapa dia bisa sebenci itu, sama si kutusapi alias si rese Jovan yg ternyata, dia memacarinya cuman untuk manfaatin kepintarannya saja di belakang itu, dia selingkuh dengan banyak wanita.
Syabila memang tau sih, Jovan itu terkenal playboy, tp entah karna rayuan atau gombalan itu ampuh, atau mungkin karna julukannya sebagai 'master of women' yg banyak meluluhkan hati wanita, sehingga hati besi kayak Syabila pun berhasil ia taklukan. Sampai pada akhirnya Syabila luluh dan menerimanya sebagai kekasihnya.
Tapi akhir kisah cintanya tak seindah yg org bilang, Jovan dengan tega menduakan atau mungkin mentigakan, entahlah yg pasti Syabila menyesal terhadap dirinya sendiri, sudah menerima kata cinta dari Jovan.
INI MLH DIBANTU RIZAN, JTUH TU HARGA DIRI JOVAN..