NovelToon NovelToon
RUMAH UNTUK JEVARIEL

RUMAH UNTUK JEVARIEL

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Ibu Pengganti / Nikah Kontrak / Dokter Genius / Teen Angst / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:12.8k
Nilai: 5
Nama Author: Anisa Nurapiah

" El, Aku mau jadi ibu dari bayi ini aku mau merawatnya! Kalau kamu keberatan kamu boleh menghentikan Sandiwara ini dan memberitahukan kepada keluarga kamu soal bayi ini bukan bayi kamu"

"Glen kalo lo nggak keberatan gue mau jadi suami sekaligus ayah dari bayi ini, kita rawatnya secara bersama-sama."

Menceritakan tentang dua orang mahasiswa kedokteran yang sedang melakukan kkn praktek lapangan bernama Glenca Lysandra Zefalika dan Elkairo Putra Erlangga mereka baru saja melakukan kkn selama 10 bulan bersama-sama namun karena ada seorang laporan masyarakat yang membutuhkan seorang perawat akhirnya mereka dipindahkan kesebuah rumah sakit tua yang terletak di pedalaman desa. Baru saja mereka memasuki rumah sakit yang sudah tidak terawat itu mereka dikejutkan dengan penemuan bayi laki-laki yang baru lahir ditinggalkan di sebuah bangkar rumah sakit. Tampaknya bayi itu sudah diberi asi oleh ibu kandungnya dengan kondisinya yang sudah bersih, Hidup lagi capek-capeknya mereka malah disangka!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anisa Nurapiah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

01. jalanan gelap

Pagi hari yang masih gelap menyambut dua orang mahasiswa kedokteran yang ingin menjalani program intership yaitu Glenca Lysandra Zefalika dan Elkairo Putra Erlangga, Mereka baru bertemu selama 10 bulan terakhir saat sama-sama menjalani intership di rumah sakit dimedan dan kini mereka berdua harus di pindahkan menjadi relawan di rumah sakit pedalaman desa di punden rejo.

Langit masih terlihat samar-samar, hanya beberapa bintang yang terlihat berkelip di kejauhan. Mereka merasa tegang dan sedikit cemas, karena ini adalah kali pertama mereka harus menelusuri pedesaan yang tidak begitu ramai penduduknya.

Keduanya sedang dalam perjalanan menuju rumah sakit setempat, di mana mereka akan menjalani program internship kedokteran.

Berjalan kaki adalah satu-satunya cara untuk mencapai tujuan mereka, karena pedesaan ini tidak dilalui oleh kendaraan umum pada pagi hari. Mereka hanya mengandalkan cahaya redup dari beberapa lampu jalan yang tersebar di sepanjang jalan.

Namun, tak disangka, Glenca tersandung sebuah batu besar yang terletak di tengah jalan. Ia jatuh dengan keras, menyebabkan luka terbuka di kakinya dan darah mulai mengalir.

Elkairo segera berlari mendekatinya dengan cemas dan membantu Glenca berdiri. Darah mulai membasahi celananya dan rasa sakit membuatnya merintih. Elkairo segera berlutut di sampingnya, cemas melihat keadaannya.

"Glenca, gue bilang juga apa jalanan gelap begini jangan jalan terburu-buru" jawab Elkairo dengan khawatir.

"Iya maaf, aku cuman pengen cepet-cepet sampe" ujar Glenca sambil menahan rasa sakit. Dia merasakan kehangatan darah mengalir dari luka di kakinya.

 "Aku tak bisa melanjutkan berjalan, El. Aku tak bisa berdiri."

Elkairo memeriksa luka itu dengan cermat.

 "Lo harus segera mendapatkan pertolongan medis," kata Elkairo khawatir.

"Tapi bagaimana kita bisa melanjutkan perjalanan jika lo aja nggak bisa berjalan?"

Saat mereka mencoba mencari solusi, seorang penduduk setempat yang penasaran mengintip dari jendela rumahnya.

Dia melihat Glenca yang sedang terbaring di tanah dengan perut yang terlihat buncit akibat memakai jaket tebal.

Tanpa penjelasan lebih lanjut, orang tersebut salah mengira bahwa Glenca adalah seorang ibu hamil yang sedang mengalami kesulitan.

 " pagi-pagi buta udah ada yang berisik aja! Cewek muda mau ngelahirin dasar anak muda udah kepepet asuon aja pasti gara-gara zina, silahkan saja pergi to jabu marsahit nian na disana nggak ada dokternya." Ucap wanita paruh baya tersenyum kecut sambil menggelengkan kepala dan menutup kembali jendelanya rapat-rapat.

Elkairo menggendong Glenca dengan hati-hati berjalan menyelusuri jalanan gelap itu. Saat mereka tiba di rumah sakit, mereka merasa sedikit terkejut dengan kondisinya.

 Bangunan tersebut tampak tua dan kurang terawat. Meskipun demikian, mereka memasuki rumah sakit dengan harapan dapat memberikan bantuan medis yang diperlukan kepada masyarakat desa.

Dalam waktu singkat, Elkairo membersihkan luka di kaki Glenca dengan air bersih yang mereka bawa.

Setelah itu, ia dengan hati-hati membungkus luka tersebut dengan perban steril. Glenca menggigit bibirnya untuk menahan rasa sakit.

 "Aww pelan pelan El!"

"Iya ini juga udah pelan, makanya kalau jalan tuh liat-liat."protes El sambil membungkus luka di lutut Glenca.

"Iya iya udah sih ngomelnya kan udah minta maaf dari tadi!"

"Ini karena lo takut sama hantu jadi jalannya nggak liat jalan malah liat ke atas!"

"Ish berisik banget sih kan aku udah minta maaf!" Glen menepis tangan El yang sedang masih memegangi lututnya, Glenca pun memaksakan untuk turun dari tempat tidur pasien.

Setelah Glenca merasa sedikit lebih baik, ia memutuskan untuk berkeliling di rumah sakit tersebut, ia berjalan di lorong rumah sakit yang agak gelap, ia mendengar suara tangisan yang samar-samar.

"Suara bayi? Ah mana mungkin setan ngelahirin!"

Karena penasaran ia mengikuti suara itu dan tiba di sebuah ruangan yang terlihat terbengkalai. Di sudut ruangan, ia menemukan seorang bayi laki-laki yang tergeletak di kasur pasien dengan keadaan sudah bersih.

...Bersambung...

jangan lupa like and komen kalau kalian suka!

1
aurel
udah like kak, seru banget, yuk mampir juga di karya aku
Sri Peni
terlalu sederhana
Nisa Anisya
next thorr nextt semangat
Lisa
Siapa y yg menculik Jevariel
Nisa Anisya
next thorr
Dian Hardiana
next
Angel Beats
menarik juga ceritanya. semangat terus ya kak
Angel Beats: sama sama
total 2 replies
Nisa Anisya
next thorr
Eryanti Erna
lanjut thorr
Anita Jenius
Mampir sini dulu
Amelia
aku mampir nih ❤️❤️
Nisa Anisya
/Drool/ ayok nextt thorr
Nisa Anisya
makin seru thor semangat up nya
Dian Hardiana
seru banget thorr nextt semangat
Glenca kayaknya udh nyaman sama si bayi😭👊
Nisa Anisya
😭😭 baper gueh
Nisa Anisya
yeayy Author upp
pembawaan prolognya menarik, suka deh!(o´・∀・)o
authorNamhye: hehe makasih semoga betah ya
total 1 replies
Nisa Anisya
seru banget novelnya semangat terus semoga cepat terbit amin
Sri Peni
semakin seru
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!