NovelToon NovelToon
PINGSAN BERUJUNG DUNIA GAME

PINGSAN BERUJUNG DUNIA GAME

Status: sedang berlangsung
Genre:Komedi / Action / System / Isekai / Sistem / Dunia Lain / Kebangkitan pecundang / Pemain Terhebat / Game
Popularitas:69.4k
Nilai: 5
Nama Author: BaDiPra

Kyalowng, nama dunia dari sebuah game petualangan online bernama Deep Dive.

Tak disangka ngototnya seorang pemuda tampan ketika harus mempertahankan gelarnya sebagai pemain terbaik pada game tersebut justru mengundang mala petaka. Tanpa diduga dia masuk ke dalam dunia milik Deep Dive.

Siapa yang membawanya ke sana? Bagaimana mungkin di dunia nyata, seseorang bisa masuk ke dalam dunia game? Tidakkah itu hanya mimpi semata?

Entahlah! Author tidak bisa membuat deskripsi dengan baik. Selanjutnya akan author sertakan nomor bab yang ada gelutnya, menghindari bosan terhadap cerita yang tidak jelas. Mohon dimaklumi. Thanks

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon BaDiPra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kesialan pertama. (revisi)

Natura sudah berhenti merengek, sebab hanya berujung hujatan dari gadis bernama Ortuna yang terus mengawasinya entah darimana.

Demi memenuhi kebutuhan perutnya, terpaksa harus membuang harga diri. Gelar pemain terbaik yang ia sandang tak dapat menolongnya di dunia bernama Kyalowng tersebut.

Bagai pecundang, dia hanya mengais rezeki dari para petualang yang sedang melawan monster tingkat rendah yang telah berevolusi hingga menjadi kategori boss. Biasanya para pemburu enggan mencari hadiah dari monster tingkat rendah yang bahkan tidak dapat berevolusi sebab hadiahnya terlalu kecil, hanya bisa digunakan untuk membeli makan dan sangat sedikit jika ingin ditabung.

Seperti saat ini, Natura turun dari pohon tempatnya memantau, lalu merogoh saku mengeluarkan pisau untuk mencari koin dalam jasat monster cacing yang terlempar ke arahnya. Pisau itu adalah barang bawaan yang dimiliki oleh setiap orang. Hadiah dari sistem.

Tak seperti informasi lain yang disembunyikan Ortuna, Natura diperbolehkan membaca panduan bahwa saku memiliki dimensi lain yang dapat diisi dengan barang-barang. Bahkan dapat menampung barang lebih besar daripada dirinya sendiri. Seperti pedang milik Natura yang kini disimpan di saku celana. Namun saku seperti itu juga masih memiliki keterbatasan kapasitas. Untuk menambah kapasitas, maka dia harus pergi ke tukang upgrade armour. Bahkan baju biasa dan celana pendek over size yang dipakai oleh Natura termasuk jenis armour walau status pertahanannya rendah.

Tubuh monster cacing itu bercahaya sebelum menghilang menjadi debu bercahaya yang beterbangan menyatu dengan udara.

Tanpa Natura sadari, para petualang ternyata sudah pergi setelah berhasil membonoh monster berwujud ayam raksasa namun meninggalkan banyak jasad monster tingkat rendah. Natura mulai mencari hadiah dalam tubuh monster-monster itu tanpa peduli jika hal itu memalukan. Padahal jika dipikir-pikir saat dia memainkan game yang persis seperti dunianya saat ini, dia tidak akan sudi melakukan hal itu, dan memilih untuk berburu monster seorang diri. Apalah daya, dunia game itu sekarang adalah kenyataan baginya. Dia tidak mau mat¡. Tidak sengaja tertabrak orang berjalan saja Natura bisa merasakan sakit dan bar darahnya berkurang. Apalagi harus melawan monster.

Keberuntungan hari ini dimanfaatkan Natura untuk meng-upgrade status karakternya. Dia juga pergi ke penjual 'item' guna membeli item yang dapat menghidupkannya kembali jika bar darahnya habis, atau bisa disebut mat¡.

Tentu Natura membeli item revive dengan level terendah yang hanya bisa digunakan satu kali dalam satu hari. Padahal ada item level lanjutan yang lebih bagus, sebab jika satu hari tidak mat¡, maka hari berikutnya memiliki dua kesempatan untuk mengaktifkan fungsi 'item'.

Natura pergi ke tempat sepi di bawah pohon rindang guna memakainya. Dia duduk bersila dan menempelkan di dada. Benda segenggaman tangan berbentuk perisai itu bercahaya dan hilang terserap tubuhnya. Yang artinya, item tersebut berhasil dipakai.

Dia juga menempelkan satu per satu koin yang masih dimiliki. Dia memejamkan mata dan tergambar tampilan status karakternya sendiri yang masih sangat rendah.

Kekecewaan terlihat jelas ketika hendak meng-upgrade bar darahnya, namun harganya sangat mahal. Terpaksa dia hanya meng-upgrade 'kecepatan serang' dan 'kecepatan lari' saja. Mau dipikir sekeras apapun, meng-upgrade seperti 'kekuatan serangan kritikal', dan 'pertahanan' adalah hal yang sia-sia.

Natura mencoba menyesuaikan diri dengan pedang besi pondasi miliknya. Alasan mengapa pedang itu tidak dapat melukai target, rupanya karena hanya dapat melukai lawan ketika 'kesempatan serangan kritikalnya' muncul. Sedangkan 'kesempatan serangan kritikal' pedang itu hanya 1% saja.

Bagi keadaannya sekarang ini, melawan seseorang, sama saja dengan bonoh diri. Selain dua status itu, Natura tidak meng-upgrade yang lain, mengingat banyak status yang tidak bermanfaat dengan keterbatasan tubuhnya saat ini.

Natura berdiri, lalu meregangkan otot-ototnya dan tiba-tiba dia merasakan sakit di bagian perut. Angka -1 berwarna merah juga muncul dalam pikirannya. Di tengah kebingungan itu, terdengar suara gemuruh dari perutnya sendiri. Dia tertawa menyadari hal konyol tentang rasa lapar yang dialaminya saat ini.

Wajah kesal terlihat jelas ketika Natura memeriksa saku celana, namun tidak ada satu keping koin yang tersisa. Dia baru sadar jika semua koin telah digunakan untuk meng-upgrade status karakter. Terpaksa Natura mencari buah-buahan di pinggir hutan sambil memakan daun yang dapat dikonsumsi.

***

Di pinggir hutan, Natura menonton tiga orang yang sedang berburu monster batu setinggi satu meter. Dia menonton sambil memakan jambu yang berhasil dipetik.

"Dari gerakan tiga orang itu, dapat aku ketahui bila mereka berlevel rendah. Aku teringat kembali ketika pertama kali memainkan game Deep Dive Project bersama Ouji," batin Natura sambil tersenyum seraya menikmati buah jambu.

Pengalaman konyol ketika pertama kali bermain game tersebut. Dia dan kawannya yang bernama Ouji menyombongkan diri sebab baru satu jam bermain, level mereka telah berada di angka 5. Lebih baik 2 angka dari rata-rata pemain. Bahkan mereka sampai menantang 2 versus 2 dengan pemain baru lainnya yang berlevel 10. Konyol saat mereka ternyata kalah dan kehilangan benda berharga sebagai kompensasi, padahal telah merasa unggul. Dari situ Natura menyadari tentang tipe orang seperti apa yang harus dihindari demi keselamatan nyawanya di Kyalowng.

"Ehemm!" bentak remaja yang terdengar jelas di telinga Natura.

Natura lalu membuka mata tersadar dari lamunan dan mendapati ketiga orang itu telah berdiri di depannya dengan tatapan sombong penuh kebencian. "A!!!!" teriak Natura kaget.

"Sepertinya kau tidak tahu siapa kami, hingga kau menunggu kami dengan senyum bahagia seperti itu," ucap orang yang terlihat paling kuat. "Kau menganggap kami bertiga akan mat¡ ketika melawan monster batu, dan kau berniat mengambil item berharga dari jasat kami, 'kan?"

Natura mengelak dari tuduhan itu. Tentu dia tidak bermaksud mendoakan mereka mat¡ ketika melawan monster batu demi menghisap hadiah dari jasad mereka.

Orang itu lalu mengangkat kaki untuk menginjak dada Natura, sementara dua orang lainnya memegang erat dan merentangkan tangan remaja lemah itu.

"Tuan muda, mohon hentikan! Aku akan mat¡ jika kau menginjakku! Sungguh aku tidak pernah berpikir seburuk itu!" ungkap Natura sambil memberontak.

Orang itu pun menggunakan skill buff untuk menginjak dada Natura dengan begitu kuat hingga kabut debu menyelimuti area sekitar.

Mereka bertiga berdiri dan tertawa lantang sambil berkecak pinggang.

"Benar dia langsung mat¡? Ha ha ha ha," ucap si penginjak sambil tertawa.

Setelah kabut debu itu menghilang, mereka tertawa semakin keras karena tidak ada apapun yang tersisa.

"Bahkan dia tidak memiliki hadiah setelah kita bonoh! Apa-apaan si rambut acak-acakan dengan wajah tampan itu?!" ucap si paling kuat.

"Benar apa yang kita lakukan. Siapa orang yang tidak jengkel melihat gelandangan mengejek kita dengan memperlihatkan wajah setampan itu? Jika bukan kita, maka orang lain pasti akan membonohnya tanpa perlu memiliki alasan. Melihat senyum dengan wajah tampan itu saja mampu membuat kemampuan regenerasi darahku berkurang 80% dan serangan monster batu itu menjadi selalu muncul 'serangan kritikal'. Menyebalkan!" tanggap lainnya.

"Ah, ternyata kau juga terkena efek negatif aneh yang sama sepertiku," sahut lainnya.

"Pantas saja, aku juga merasa aneh semenjak melihat bocah tampan itu duduk di sini," ungkap si paling kuat.

Dari balik pohon, terlihat Natura bersembunyi dari ketiga orang itu dengan pipi berlinang air mata, "Kurang ajar! Bagaimana mungkin karena alasan konyol seperti itu mereka mencoba membonohku?! batin Natura.

Natura kemudian duduk setelah tiga orang itu pergi. Mereka bertiga tidak menyadari Natura berlari sangat cepat ketika kabut debu akibat hentakan kaki masih sangat tebal.

"Untung mereka tertawa menghadap ke atas sehingga mereka tidak melihatku lari. Hari ini aku tidak boleh sampai mat¡ lagi, atau aku akan mat¡ sungguhan. — Sial, rasa sakit masih membekas pada mentalku," ucap Natura sambil mengelus-elus dada dan mengusap air matanya yang sampai keluar. Rasa sakit yang tadi dirasakan memang sangat sakit. Beruntung Natura sadar jika setelah bangkit dia buru-buru kabur. Jika tidak, maka percuma dia membeli item revive. Hanya menggandakan rasa sakit saja.

"Ikuti petunjukku jika ingin keluar dari tempat terpencil ini. Tak ada perkembangan jika kau tetap berada di sini. Dalam perhitunganku, kau memerlukan 300 tahun bila hendak memperkuat diri di tempat yang jarang monster seperti di sini. Itupun hanya mencapai level raja Highend Beast saat pertama dia ke sini." Suara gadis yang terdengar, tak juga dapat menghibur Natura. Sangat mengesalkan harus menuruti ucapannya. Walaupun bersikap bodoh, namun tetap saja arahan itu harus dipertimbangkan kembali. Terlebih, ucapan yang sedikit menyinggung raja, cukup membuatnya penasaran.

Rasa penasaran itu tak terbalas, sang gadis bersuara ceria itu tak mau menjawab pertanyaannya.

"Sial! Sampai kapan aku terjebak di dunia membingungkan ini!? Mengapa harus aku!?"

Bersambung....

1
Raysonic Lans™
ternyata not do re mi fa sol la si Do
Raysonic Lans™
Natuna...
Venny
judul novelnya ganti ya 🤭
BaDiPra: Yang satunya udah aku hapus. 🙈
total 2 replies
BaDiPra
Ada kata yang hilang ternyata. 🙈🙈🙈
DokterGigiGingsul
natura, ortuna ,kuzna , skidippipipp
BaDiPra: User Chou kah? 🤣🤣🤣
total 1 replies
Queen Bee
salfok ma natura 😂😂😂 aku baca natural kebiasaan buruk ku
BaDiPra: Tapi emang benar juga kalau panggilnya Natural. 🤭
total 1 replies
ezcyodoz
terus bangun jangan tidur
BaDiPra: Eh ada yg mampir. 😂 wkwkwjwk. Lagi berbenah dulu, aku. Biar penyampaian gk ancur, sama gk kegoda nulis dialog. hahahaha. 😁😀😂
total 1 replies
Souma Kazuya
Selamat kk, sudah masuk genre game dan olahraga 💐💐💐💐😀😀😀😀
Dan semoga novel2 tentang olahraga ranjang yg ikut nimbrung di genre ini bisa terpindah semuanya ☺
BaDiPra: 🤭 Aku berteduh di genre ini, berharap olahraga yang kau sebutkan digusur pemerintah pusat. 😌


Orang² Gk toxic banget kan di genre ini?
total 1 replies
Si Cepat
Ya, menurut saya ka
rya anda bagus👍
BaDiPra: Siap! Perlahan-lahan aku coba tingkatkan lagi kualitas penyampaiannya.
total 2 replies
🎙🅰️dy🅿️acin☯️📖📻
Om Bangun Isekai ini adypacino a.k.a ady Rahman fans lo, folbek ya!!
BaDiPra: Siap! Dah aku polbek bang.
total 1 replies
Nazrul
🤣🤣🤣
Souma Kazuya
entahlah, mungkin itu jg hanya selera pribadiku sih, yg malas baca kalau sampqi 4 paragraf belum dapat yg kena dgn judul bang ☺🙏
trus kata notifikesong nya lumayan mengganggu 🤭
BaDiPra: Seharusnya si pengucap Notifikesiong itu muncul gk di awal, tapi berhubung editor minta diperbanyak unsur system (karena lomba), ceritanya menjadi aku ubah, dan itulah hasilnya. 🙂
total 1 replies
Souma Kazuya
Ketikannya rapi bang, tapi penegasan tema kurang kuat di awal cerita jadi orang terkesan akan malas baca sampai akhir. Seharusnya bab 1 dibuat singkat tapi langsung mengena penegasan tema cerita
BaDiPra: Ok, thank you atas masukannya.

Masih sulit buat fokus ke alur cerita.

Waktu nulis di awal-awal, bagian menuju klimaks cerita belum dibuat, jadi belum begitu tegas waktu itu.

Apalagi genre minornya harus ada, tapi merusak alur cerita yang harusnya cepat. 😆
total 1 replies
🌟Sugali🌟
ceritanya terlalu mengada-ada orang bodoh juga tau kalo punya pesan itu di baca dulu baru di buang bukan di abaikan..
di tambah setiap kata dari karakter MCnya yang pintar main game tapi tolol saat di dalam game gak masuk akal.. 👎
BaDiPra: Iya juga ya. Padahal tinggal pencet tombol di keyboard doang seperti di game, gk perlu pelajari lagi. Baru sadar aku. 😆🤣😆 wkwkwkwk
total 1 replies
Mrvallet
tidak sabar melihat azab Indosiar nya😇
BaDiPra: Sepertinya azab yang dinanti hanya menumbuhkan tawa, bukan ketaqwaan. 🤣
total 1 replies
Mrvallet
waduh.. apakah akan ada azab Indosiar?
BaDiPra: Tentu tidak, ini hanya pengalihan isu. 🤭
total 1 replies
Calvien Arby
pro player
BaDiPra: Pro Peayah 🤣
total 1 replies
Machan
ngopi dulu lah, bang. gua lagi capek baca😁☕
BaDiPra: Siap Mak. 👍
total 1 replies
Machan
si nenek bilang payah mesti sambil mlengos ya🤣🤣
BaDiPra: Oh jowo to? Kalau di jawa, itu disebut mplegos. 😂
total 3 replies
NA_SaRi
RASAKAN!!!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!