NovelToon NovelToon
KISAH PENDEKAR TANPA TANDING

KISAH PENDEKAR TANPA TANDING

Status: tamat
Genre:Petualangan / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:295.7k
Nilai: 5
Nama Author: Idwan Virca84

Kemungkinan up novel ini setisp hari selasa dan jumat 1 bab sampai 3 Bab..
bagi yang menyukai karya Idwan Virca84 bisa membaca karya Idwan Virca di novelToon cuma di akun yang berbeda.


Manggala adalah seorang pangeran di sebuah kerajaan, ia harus menyelamatkan diri, saat semua keluarganyadan seisi istana di bantai oleh pasukan iblis. Pasukan iblis berencana menguasai dunia...

Manggala bertemu dengan Lima pendekar Legenda, itulah awal perjalanan seorang pendekar tanpa tanding, mencari keadilan dan membasmi pengacau dunia....
Mampukah ia mengalahkan Partai Iblis dari kerajaan Awan Hitam itu?
Dapatkah ia membalas kematian keluarga Kerajaan??
Ikuti kisahnya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Idwan Virca84, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lima Pendekar Dewa

Kita tinggalkan Permaisuri Primata Trisna, yang jatuh ke jurang, kita kembali pada Pangeran Manggala kecil yang melarikan diri ke dalam hutan.

Manggala kecil berlari tanpa melihat ke belakang, berkali kali ia jatuh ke tanah, namun bocah itu tetap bangkit dan berlari lagi, kegelapan malam membuatnya tidak bisa melihat apa apa, ia pun terperosok ke dalam tebing yang curam.

Tubuh kecil itu mengelinding jatuh ke dalam curam nya tebing, ia pun jatuh pingsan.

######################

Pagi di Lembah Lima Dewa, tampak Pendekar Jiwa Abadi sedang mencari kayu bakar, di hutan di bawah tebing, ia terkejut saat melihat ada seorang bocah kecil berpakaian bangsawan terbaring pingsan di bawah tebing.

Pendekar Jiwa Abadi lansung membawa tubuh sang bocah ke pondok kediaman Lima Pendekar Dewa bersaudara.

"Siapa yang kau bawa itu Kak Lam Peng..?" tanya Pendekar Raga Dewa, alias Lam Ting.

"Aku juga tak tahu? Aku menemukannya, pingsan di bawah tebing," Jawab Pendekar Jiwa Abadi.

Tiga orang Pendekar lainnya juga menghampiri, mereka berdecak kagum, melihat tulang Manggala kecil begitu sempurna, untuk jadi seorang Pendekar.

Pendekar Dewa Pedang Naga Emas, dan Pendekar Tongkat Dewa, Pendekar Elang Dewa, sibuk melihat tubuh Manggala, dan mereka berebut mau menjadikan Manggala, sebagai murid.

"Sudah! Sudah jangan berebut, kita obati dia dulu, setelah dia siuman, biar dia sendiri yang memutuskan, akan jadi murid siapa?" tegas Pendekar Jiwa Abadi, sebagai Kakak tertua, dari Lima Pendekar Dewa tanpa tanding.

"Baik Kak..!" Jawab ke empat Pendekar menyatakan setuju pendapat sang Kakak.

Pendekar Jiwa Abadi, mengobati Manggala kecil, ia memberikan pil khusus penguat raga, hasil penemuannya.

Tidak lama kemudian Pangeran Manggala siuman pingsannya, ia lansung duduk, sambil memanggil bunda nya.

"Bunda...! Bunda..! Primata...! Bunda di mana Bunda?" tangis bocah tiga tahun itu pecah, tanpa mempedulikan lima Pendekar Dewa tanpa tanding di dekatnya.

"Sit... sh.... bocah pintar, diam ya!" bujuk Pendekar Jiwa Abadi, wajah Kakek enam puluh tahunan itu, tersenyum ke arah Manggala.

Manggala diam, memandang ke arah Pendekar Jiwa Abadi, ia memandang sekeliling, pandangan terhenti ketika melihat Pedang Naga Emas milik Pendekar Dewa, Pedang Naga Emas.

"Itu pedang siapa Kek.?" tanya Manggala pada pendekar Jiwa Abadi.

"He he he..! Itu pedang Kakek cu..!" jawab Pendekar Dewa, Pedang Naga Emas.

"Kakek, Kakek ini Siapa?" tanya Manggala, kebingungan.

"Kami Lima Pendekar Dewa Cu..!" Jawab Pendekar Jiwa Abadi, sambil menggosok gosok punggung Manggala Surya Kencana.

"Jadi kalian Pendekar Legenda itu?" kata Manggala.

"Iya cu, sekarang pilih lah di antara kami yang akan jadi gurumu?" tanya Pendekar Jiwa Abadi.

"Jadi Manggala mau di jadikan murid..?" tanya bocah itu lagi.

"Iya..! Kau boleh memilih salah satu dari kami..!" Jawab Pendekar Tongkat Dewa alias Lam Ting.

"Kalau Manggala pilih semua Kakek jadi guru Manggala boleh?" ujar Manggala.

"Jadi Cucu ini Pangeran Manggala dari Kerajaan Galuh Kencana, apa yang terjadi cu..? tanya Pendekar Jiwa Abadi, atu Lam Peng.

"Kerajaan dan Ayahanda di serang tadi malam kek..!" Jawab Manggala, ia tampak bersedih, air mata bocah itu perlahan mengalir.

"Kerajaan sebesar dan sedamai Galuh Kencana, bisa di serang, Apa ini berhubungan dengan Kerajaan Awan Hitam, atas langit..!" kata Pendekar Jiwa Abadi pada adik adiknya.

"Entah lah Kak Lam Peng, Tampaknya, Ramalan peramal Sinting, jadi kenyataan, Raja Iblis Merah mau menguasai Dunia..!" Jawab Pendekar Raga Dewa.

"Ya.. Kak Lam Ting, Saya bersama Pendekar Tongkat Dewa, akan Pergi melihat ke Kerajaan Galuh Kencana..!"

"Baik lah Adik berdua, jangan terlibat pertarungan, lihat dan kembali lah ke Lembah Lima Dewa..!"

"Baik, Kak..! Jawab Pendekar Dewa, Pedang Naga Emas. dan Pendekar Tongkat Dewa berbarengan, kedua Pendekar tua itu, mengambil senjata mereka, dan berkelebat pergi secepat kilat.

Bersambung...

1
edy Sagai
🤭terkalu banyak mengulang 2 setiap episode
Cucu Cerri
mungkin amnesia ya thor
Jamaluddin Putra06
season 2 uda ada kh
Idwan Syahdani: belum bang, lagi mau nyelesain novel yang lain dulu... tunggu aja...
total 1 replies
Adi Hernowo
lanjut Thor.....
Abdul Rouf
kayak novel cina ada alam atas
Irianto Rakim
sudah sangat bagus cerita ini dan semakin menarik bagi para pembaca juga bahasanya sendiri dapat di mengerti, semoga sukses /Good/
Idwan Syahdani: makasih..
total 2 replies
Raimon
Aneh Authornya....Chapter sebelumnya diulang hampir separoh untuk chapter selanjutnya....Apaan itu....
Raimon
Loo....rombongan Manggala ya kok Ndak tersebut....
Raimon
Thoor....maaf...sudah beberapa episod kamu tampilkan pengulanga khapter sebelumnya pada chapter berikutnya....curang kamu....
Raimon
Tak mengapa nama tokohnya dari tirai bambu....cuma kamu lupa....kalau guru MC adalah para dewa dari tirai bambu pastilah dia punya cincin ruang untuk menyimpan harta....maka seharusnya lah murid tunggal dari kelima dewa itu dikasih benda pusaka langit berupa cincin ruang....
Raimon
Ternyata benar ya disini para pendekar ya miskin semua....Ndak ada narasi MC nya merampas Cincin ruang atau kantong harta lawan yang dibunuhnya......
Raimon
like pertamaku untukmu....
Raimon
Hahaa...aku suka...trus hancurkan perguruan ini...lumpuhkan satu persatu tetuanya....tapi aku ragu nih...perguruan ini putih apa abu abu....
Raimon
Ya jelaslah kamu kecolongan....kamu baru turun gunung...masih naf...tak paham akal licik lawan...pikir pikir untuk membunuh...itu jadinya....eharusnya kamu tiru sikap Cang Lin dari kota Bai An....
Raimon
Gatuku adalah pertapa yang tak mau disebutkan namanya...maaf sesepuh...itu amanat guruku...jangan paksa aku...kalau sesepuh tetap memaksa sebaiknya saya mundur lagi dari Sekte Pedang Kembar ini....Gobloook.
Raimon
Begitu pedang menyentuh tubuh Manggolong...pedang hanya mengenai angin....
Raimon
Thoor...kamu Ndak pernah baca Komen yaa....
Raimon
Betul kaan...Ndak seru....anak buah Soka pada kemana....
Raimon
Masuk sekte sebagai jalur cepat untuk mendekati musuh bolehlah diabaikan....
Raimon
Trus kau kok buat MC nya seperti sengaja menonjolkan dan memvanggakan diri dengan menyebutkan nama gurunya....begitu ya versi Indonesia....ungkapkan gurunya supaya cepat tenar....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!