NovelToon NovelToon
Starfall: The Last Child From The Stars

Starfall: The Last Child From The Stars

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Akademi Sihir
Popularitas:531
Nilai: 5
Nama Author: Dorin

Pada malam ketika sebuah bintang jatuh menghantam bumi, takdir sebuah kerajaan berubah selamanya.

Ditemukan di dalam bola perak misterius dan dibesarkan sebagai pangeran, ia dianggap sebagai kegagalan karena tak memiliki mana di dunia yang menjadikan sihir sebagai segalanya.

Namun, di balik kelemahan itu tersembunyi kekuatan kosmik yang jauh melampaui sihir.

Kini, ia hanya ingin hidup normal sebagai siswa Akademi Sihir. Sayangnya, ketika kegelapan mengancam dunia yang telah menjadi rumahnya, pemuda dari bintang-bintang itu tak punya pilihan selain melepaskan kekuatan sejatinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dorin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 0 – Prolog

Malam itu, gemuruh datang dari langit.

Suaranya membelah angkasa, bergaung layaknya hantaman petir yang dahsyat.

Namun, itu bukanlah petir.

Lelaki itu tahu, ada sesuatu yang lain di atas sana.

Klap-klop! Klap-klop!

Seorang lelaki berkuda dengan jubah kebesarannya membelah kegelapan hutan.

Ia memacu kudanya sekuat tenaga. Membiarkan angin malam yang dingin menerpa kasar wajahnya.

Hingga akhirnya, ia tiba di sebuah padang rumput nan asri.

Di bawah langit malam, rumput-rumput bergoyang lembut tatkala angin menyapa mereka.

Lelaki itu menghentikan kudanya. Ia menengadah ke langit, menatap ribuan bintang yang bertebaran di atas sana.

Entah apa yang sedang dia pikirkan saat ini.

Ia perlahan memejamkan mata. Sunyi. Seperti sedang merapalkan doa dalam diam.

Namun, keheningan khidmat itu hanya bertahan beberapa detik.

Begitu ia membuka mata, sebuah bintang melesat turun membelah cakrawala.

Wuuush—!

Angin berderu kencang, disusul suara gemuruh yang menggetarkan tanah.

Lelaki itu tersentak. Ia segera memacu kudanya, mengejar ke mana arah bintang itu pergi.

Ia tahu, itu bukan bintang jatuh biasa.

Ada sesuatu yang aneh. Sesuatu yang ganjil.

Fakta bahwa cahaya itu tidak kunjung menghilang di batas langit membuat rasa penasarannya membuncah. Ia harus melihatnya secara langsung.

BOOM!

Ledakan hebat mengguncang bumi.

Lelaki itu refleks menarik tali kekang, menghentikan laju kudanya.

Matanya menatap tajam ke arah asap hitam yang mengepul tinggi di kejauhan.

Tanpa membuang waktu lagi, ia kembali menghentak kudanya. Melesat lurus menuju pusat ledakan.

“A-apa itu...?” gumamnya lirih saat tiba di lokasi.

Napasnya tertahan.

Di hadapannya kini, sebuah kawah berdiameter luas terhampar dengan mengerikan.

Bunga-bunga api masih menyala, membakar setiap sudut di pusat ledakan.

Namun, mata lelaki itu langsung terkunci pada satu titik.

Dari tepi kawah, ia mengernyitkan dahi. Menatap heran ke arah sebuah bola berwarna perak yang berada tepat di tengah-tengah kehancuran tersebut.

Sebuah benda asing yang tidak seharusnya ada di dunia ini.

Ia memutuskan untuk turun dari kudanya.

Dengan langkah super hati-hati, ia mulai menuruni lereng kawah yang curam.

Sret—

Pedang di pinggangnya kini telah lolos dari sarung. Ia berjalan pelan, nyaris tanpa suara, mendekati objek misterius tersebut.

Lelaki itu menelan ludah. Tenggorokannya terasa kering.

Begitu jaraknya cukup dekat, ia tertegun.

Bola logam itu ternyata jauh lebih besar dari dugaannya. Tingginya hampir mencapai pinggang orang dewasa.

Bentuknya bulat sempurna, sangat mulus tanpa ada goresan sedikit pun. Dan anehnya... benda itu terasa dingin. Sama sekali tidak memancarkan hawa panas sisa ledakan.

Ia belum pernah melihat teknologi atau sihir seperti ini seumur hidupnya.

‘Apa ini... senjata buatan musuh?’ batinnya waswas.

Dengan tangan kirinya yang bebas, ia mulai meraba permukaan benda tersebut. Mencoba mencari petunjuk sekecil apa pun.

Pikirannya berkecamuk. Ia menduga jika benda ini adalah sejenis peluru meriam tipe baru. Jika dugaannya benar, satu tembakan dari benda ini saja sudah cukup untuk meratakan seluruh kota.

Ia harus segera melaporkan temuan berbahaya ini kepada dewan kerajaan.

Namun, tepat saat ia sedang menganalisis benda tersebut—

Psssssh—!

Asap putih mendadak menyembur keluar dari bagian bawah bola perak itu. Asap itu keluar dari lubang-lubang kecil yang sebelumnya sama sekali tidak kasat mata.

Sontak, lelaki itu langsung melompat mundur beberapa langkah.

Ia memasang kuda-kuda kokoh. Pedangnya terhunus lurus ke depan, seketika diselimuti oleh pendaran cahaya sihir berwarna emas yang berkilau tajam.

Detik berikutnya, bagian atas bola logam itu mulai terbuka perlahan.

Sebuah pendaran cahaya misterius memancar dari dalam celahnya.

Lelaki itu tetap bertahan di posisinya. Menunggu dalam keheningan yang mencekam dan penuh ketegangan.

Sesaat setelah ia mencoba melangkah maju untuk mengintip—

“Ueeeee... ueeeeee...”

Suara tangisan bayi memecah kesunyian malam. Suaranya terdengar begitu pilu dan rapuh.

Rasa waspadanya seketika runtuh. Lelaki itu langsung berlari mendekat tanpa berpikir dua kali.

Kedua matanya melebar sempurna.

Di dalam sana... duduk seorang bayi mungil.

Ia tampak duduk dengan nyaman, tertahan oleh sebuah sabuk pengaman berukuran kecil yang terlihat sangat imut.

Begitu sepasang mata bulat milik sang bayi bertemu pandang dengannya, tangisan pilu itu mendadak reda.

“Gyaaa... hahaAn”

Tangisan itu berubah menjadi tawa riang. Sang bayi tersenyum begitu lebar dan tulus, memancarkan kehangatan yang luar biasa.

Melihat senyuman tak berdosa itu, pertahanan sang kesatria runtuh seketika. Hatinya luluh sepenuhnya.

Klik—

Sabuk pengaman imut itu terlepas secara otomatis.

Kini, sang bayi bisa menggerakkan tubuh mungilnya dengan bebas.

Melihat hal itu, sang lelaki segera mengulurkan kedua tangannya dan mengangkat bayi itu ke dalam pelukannya.

Ia sempat menoleh ke kanan dan ke kiri. Menatap sekeliling kawah yang sunyi, senyap, dan benar-benar mati tanpa ada tanda-tanda kehidupan lain.

Rasa bingung kini berkecamuk di dalam kepalanya.

Bagaimana mungkin ada seorang bayi di tempat mengerikan seperti ini? Di dalam sebuah bola perak aneh, yang jatuh langsung dari hamparan angkasa luar pula.

Ia tidak tahu apa yang sebenarnya telah terjadi.

Namun, ada satu hal yang ia yakini saat ini. Bayi ini sendirian.

‘Apa dia dibuang oleh orang tuanya yang tidak bertanggung jawab...?’ pikirnya, merasa iba.

Lelaki itu menurunkan pandangannya, menatap wajah polos sang bayi lalu mengulas sebuah senyuman hangat.

"Tenang saja. Mulai sekarang, kau akan pulang bersamaku."

Mendengar ucapan itu, si bayi kecil hanya tertawa riang, seolah memahami perkataannya.

Wush—!

Dengan satu lompatan ringan, ia melesat keluar dari kawah dan kembali menaiki kuda putih kesayangannya.

Tentu saja, kini ada seorang bayi mungil yang lucu berada di dalam dekapannya yang hangat.

Ia menghentak kekang, memacu kudanya untuk segera pergi meninggalkan lokasi peristiwa aneh tersebut.

Lelaki itu sama sekali tidak menyadari.

Bahwa di masa depan, sesuatu yang akan mengubah seluruh tatanan dunia akan segera terjadi.

Dan seluruh pusaran takdir itu... akan berputar di sekitar bayi lucu yang sedang ia gendong saat ini.

Sepeninggal lelaki berkuda itu, bola perak di dasar kawah mendadak berkedip pelan.

Pip. Pip.

Secara ajaib, benda logam itu perlahan melayang di udara.

Siuuut—!

Bola itu tiba-tiba berputar dengan kecepatan ekstrem hingga menciptakan pusaran angin.

Detik berikutnya, benda itu bertindak layaknya mesin bor raksasa. Menggali dan menembus lapisan tanah dengan sangat cepat menuju kedalaman bumi.

Setelah mencapai kedalaman yang dirasa cukup, perputarannya mendadak berhenti.

Dug! Dug! Dug!

Rangkaian ledakan kecil beruntun terjadi di dalam tanah. Membuat dinding-dinding batu runtuh dan mengubur bola perak itu hidup-hidup di kegelapan terdalam.

Hening. Kawah itu kembali sepi.

Seolah-olah... benda asing dari angkasa itu memang tidak pernah ingin keberadaannya diketahui oleh siapa pun di dunia ini.

1
Dorona
Cerita bagus bgt. aku suka alurnya. sering2 up 👍👍
Dorin: Terima kasih kak sudah mampir 😍😍😍. siap laksanakeun 🤣🤭💪💪
total 1 replies
SilentNovels
lumayan ni alurnya
Jangan lupa ke naskah aku juga ya
Dorin: Terima kasih kak sudah mampir 😁😄. semoga enjoy dengan ceritanya 🥰😁
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!