Hana Yori putri dari pengusaha Yori. dia sudah tak memiliki ibu dan ayah, dia hanya hidup berdua dengan Gege yang sudah memiliki istri dan putra. saat itu Hana melihat mobil yang melaju kencang ke arah keponakan yang berumur 7 tahun
"Yosa...." teriak Hana dan mendorong tubuh keponakan nya agar tak tertabrak tapi sayang mobil itu menabrak tubuh Hana Yori dan terlempar sekitar 10 meter
"HANA......" teriak histeris Gege nya yang bernama Yohan. dia terkejut saat mendengar teriakkan sang adik yang menyebutkan nama Putranya istri Yohan segera mendekati Yosa putra nya sedang kan Yohan berlari mengejar tubuh adiknya yang sudah terkapar di tengah jalan raya. sedangkan mobil yang menabrak dia sudah di hentikan para warga
"Ha Hana.. Gege mohon bangun dik, jangan buat Gege takut" tangis Yohan sambil memeluk tubuh adik nya yang sudah tak sadarkan diri
Saat tangan nya memegang tangan untuk memastikan nadi sang adik dia tertegun
"TIDAK..
Cie penasaran ya 🤣 yuk mampir kecerita
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Intanpsarmy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
1장
Hana sudah tak memiliki ibu dan ayah, Hana hanya hidup berdua dengan Gege yang sudah memiliki istri dan putra. saat itu Hana melihat mobil yang melaju kencang ke arah keponakan yang berumur tujuh tahun.
"Yosa...." teriak Hana dan mendorong tubuh keponakan nya agar tak tertabrak tapi sayang mobil itu menabrak tubuh Hana Yuri dan terlempar sekitar sepuluh meter.
"HANA......" teriak histeris Gege nya yang bernama Yohan. dia terkejut saat mendengar teriakkan sang adik yang menyebutkan nama Putranya istri Yohan segera mendekati Yosa putra nya, sedangkan Yohan berlari mengejar tubuh adiknya yang sudah terkapar di tengah jalan raya. sedangkan mobil yang menabrak dia sudah di hentikan para warga.
"Ha Hana.. Gege mohon bangun dik, jangan buat Gege takut" tangis Yohan sambil memeluk tubuh adik nya yang sudah tak sadarkan diri.
Saat tangan nya memegang tangan untuk memastikan nadi sang adik dia tertegun.
"TIDAK.. HANA BANGUN... GEGE TIDAK MEMBIARKAN MU UNTUK MENINGGALKAN GEGE DIK, BANGUN HANA......
...----------------...
"Uh... dimana ini? kenapa tubuh ku lemas? tunggu? kenapa gelap? apa aku sudah mati? hiks... Gege maafkan aku, semoga Gege hidup bahagia" gumam Hana dia. dia pun ingin berdiri tapi tak bisa, dia melihat sekitar semua nya gelap tak ada cahaya sedikitpun.
"Aku dimana sih ini? masa iya neraka gelap gini? atau surga ya? ya kali mereka ngga bayar listrik jadi gelap gulita gini" gumam Hana.
"Hei manusia..." suara yang membuat Hana melirik kearah suara itu. tapi Hana tak melihat wujud yang memanggilnya
"Hei.. set** kau memanggilku tapi tak melihatkan dirimu" ucap Hana.
"Kau kurang aj**... aku ini dewa bukan setan" teriak suara itu dia kesal dengan ucapan Hana.
"Lah mana gue tau loe dewa apa setan? Laginya manggil orang dengan tanpa bersalah nya, Hei manusia... berasa mau nyanyi lagu Dangdut Rama Irawati saja, Hei manusia..... tetete" ucap Hana yang tak mau di salahkan.
"Sudahlah... aku tidak mau berbasa basi, itu anu aku akan mengabulkan mu untuk ber renkarnasi" ucap Suara yang mengaku dewa.
"Eh... benarkah? kau mau memberikan ku hidup kembali? kau tidak bohong kan Dew?" tanya Hana dengan antusias.
"Ya... sebagai permintaan maaf ku, aku akan memberikan mu hidup kembali" ucapnya dengan nada tegas.
"Boleh... aku ingin hidup kembali ayo cepat, jangan biarkan Gege ku menangis karena Adik nya yang paling cantik ini mati" ucap Hana.
"Eh... tunggu? sebagai permintaan maaf mu? maksud mu apa Dew? apa kau membuat kesalahan pada ku Dew?" tanya Hana.
"Eng... itu aku salah mencabut nyawa, harus nya yang mati itu Hana Kimi. bukan Hana Yori... jadi sebagai permintaan maaf ku kau bisa hidup kembali dan aku akan memberikan mu ruang Linggu, ruang itu memiliki semua yang kamu mau dan kamu juga memiliki tanaman obat dan sayur juga buah-buahan, untuk kau hidup disana... kau juga akan aku berikan kekuatan, agar bisa membantu keluarga mu" ucap nya dengan santai. Hana yang mendengar ucapan dewa itu pun melotot dan dada nya naik turun karena menahan emosi.
"Kau bilang apa.... kau salah cabut nyawa manusia?" teriak Hana menggema.
"Ya... sebagai gantinya, aku akan membuat mu lahir kembali, sebagai permintaan maaf ku manusia.... jadi kau tidak perlu sungkan lagi ya" jawab nya dengan tak bersalah.
"Dewa sialan kau... kau pikir nyawa ku ini, kutil haaa. dengan seenak nya kau bilang tak sengaja menyabut nyawa" teriak Hana. tanpa basa-basi Dewa itu pun langsung menghempaskan tubuh Hana dan membuat Hana teriak karena tersedot oleh cahaya.
"Dewa sialan... ku doakan kau tidak akan memiliki jodoh seumur hidup mu" teriak menggema suara Hana. sedangkan Dewa yang di kutuk Hana hanya membuang nafas panjang.
"Kau tidak tahu saja. kalau aku tak ingin menikah, huuu... tak usah kau kutuk juga aku tak berniat memiliki jodoh" gumam nya dan ikut menghilang dari ruang gelap itu.
***
"Ayo... sayang kamu pasti bisa, kamu istri ku yang paling kuat sayang" ucap suara lelaki yang menggema di kamar mewah. sedangkan para pelayan yang dekat ranjang membantu tabib wanita yang sedang melakukan proses kelahiran.
"Su suamiku... A aku tidak kuat lagi" ucap lirih wanita cantik yang sedang berusaha melahirkan bayi yang berada dalam perutnya itu.
"Kamu kuat sayang... buah cinta kita sudah tidak sabar untuk bertemu kita sayang ayo, tarik nafas mu... kalau kau menahannya nanti, kau dan buah cinta kita akan terluka ayo" bisiknya walau dalam hati dia juga ketakutan karena istri dan anak nya masih belum bisa keluar, sudah satu jam proses lahiran ini membuat dia terus meneteskan air matanya. wanita cantik yang dipelukan nya itu tak mendengar ucapan tabib
Permaisuri Ming. dia sudah tidak di perbolehkan untuk hamil kembali, karena dia sudah enam kali melahirkan, ke enam bayi yang dilahirkan Permaisuri Ming itu adalah laki-laki semua. Kaisar Ming juga sudah tidak ingin memiliki anak lagi, menurutnya sudah cukup keenam putranya yang berada di dalam hidupnya walaupun hatinya menginginkan putri cantik seperti sang istri tapi karena sang istri sudah tidak diperbolehkan untuk hamil kembali makanya Kaisar Ming pun tidak pernah menuntut atau pun memaksa istrinya untuk hamil kembali
Saat tahu istri nya hamil awal nya Kaisar Ming marah, dia sudah meminta sang istri untuk meminum ramuan pencegah kehamilan, tapi tanpa Kaisar Ming tahu kalau istrinya tak pernah meminum ramuan pencegah kehamilan itu semenjak putra bungsu nya berumur tujuh tahun.
Tapi karena keras kepala sang istri Kaisar pun tak bisa mencegah keinginan istrinya untuk hamil kembali dan dia pun menerima anak yang berada di dalam kandungan sang istri.
Kaisar Ming pun Ikut andil untuk merawat istri tercintanya itu selama kehamilan sang istri Kaisar Ming pun tak pernah absen untuk menemani istrinya.
"Ayo sayang... demi buah cinta kita yang kau perjuangkan ini" bisik Kaisar Ming. air mata nya terus mengalir, para pelayan pun ikut menangis.
"Sa sayang... ka kalau a aku pergi, jangan salahkan anak yang aku lahirkan ini ya...kau harus berjanji untuk terus merawat dan menyayanginya demi aku ya" ucap lirih Permaisuri Ming.
"Sudah berhenti berbicara omong kosong... kau akan tetap menemani kami, kau istri dan ibu yang luar biasa, jangan banyak berbicara simpan tenaga mu untuk mengeluarkan buah hati kita" ucap marah Kaisar Ming. dia sudah tidak kuat melihat wanita yang dia cintai semakin lemah seperti itu. Permaisuri Ming tersenyum miring dan dia mengusap air mata sang suami.
"A aku mencintaimu dan anak-anak kita sayang" ucap lirih Permaisuri Ming
"Hiks... aku juga mencintaimu mu sayang" ucap Kaisar Ming. dengan sisa tenaga Permaisuri Ming pun langsung mengejen.
OEK
OEK
"Ya dewa bayinya seorang putri" ucap bahagia tabib wanita. tapi dia buru-buru memberikan bayi itu pada pelayan dan segera melihat Permaisuri Ming.
"Yang mulia tolong jangan pejamkan mata anda... ya dewa Permaisuri mengalami pendarahan" teriak tabib wanita itu langsung mencoba menghentikan pendarahan Permaisuri Ming. Kaisar Ming yang tadinya tenang langsung pucat menatap sang istri kembali.
"Sa sayang....." teriak Kaisar Ming saat tabib wanita itu menggelengkan kepalanya. Kaisar Ming menangis di pelukan sang istri yang sudah tak bernafas.
OEK
Kaisar Ming pun langsung mendongak saat mendengar suara kecil dari sang putri. dia pun langsung mendekati putrinya dan mengambil dengan tangan bergetar.
"Ayah disini sayang..." bisik Kaisar Ming
"Wah... tampan nya?
Bersambung.....