NovelToon NovelToon
Bakti Suami Derita Istri

Bakti Suami Derita Istri

Status: tamat
Genre:Ibu Mertua Kejam / Romansa / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:168.7k
Nilai: 5
Nama Author: blcak areng

"Bagimu, Ibu adalah surga. Tapi bagiku, caramu berbakti adalah neraka yang menghanguskan masa depan anak kita."

Disa mengira pernikahannya dengan Abdi adalah akhir dari perjuangan, namun ternyata itu awal dari kemelaratan yang direncanakan. Abdi adalah suami yang sempurna di mata dunia anak yang berbakti, saudara yang murah hati. Namun di balik itu, ia diam-diam menguras tabungan pendidikan anak mereka demi renovasi rumah mertua dan gaya hidup adik-adiknya yang parasit.

​Saat putra mereka, Fikri, butuh biaya pengobatan darurat, barulah Disa tersadar: Di dompet Abdi, ada hak semua keluarganya, kecuali hak istri dan anaknya sendiri.

​Kini, Disa tidak akan lagi menangis memohon belas kasih. Jika berbakti harus dengan cara mengemis di rumah sendiri, maka Disa memilih untuk pergi dan mengambil kembali setiap rupiah yang telah dicuri darinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon blcak areng, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bakti Suami Derita Istri

Januari 2023

​Suara musik gamelan dan riuh rendah tamu undangan masih terdengar lamat-lamat di lantai bawah hotel berbintang ini. Disa, dengan kebaya pengantin putih yang masih melekat cantik di tubuhnya, menghela napas lega. Akhirnya, prosesi panjang itu selesai. Senyumnya tak luntur sejak tadi pagi, membayangkan masa depannya bersama Abdi pria santun yang selalu mendahulukan ibunya. Bagi Disa, pria yang sayang ibunya adalah jaminan pria yang akan menyayangi istrinya juga.

​Disa melangkah pelan menuju kamar suite tempat keluarga besar Abdi beristirahat sejenak sebelum pulang. Ia ingin mengajak Abdi kembali ke kamar pengantin mereka. Namun, langkah Disa terhenti di depan pintu kayu jati yang sedikit terbuka.

​"Ini uangnya semu Bu. Mas sudah hitung tadi sama adik-adik," suara bariton Abdi terdengar pelan namun tegas.

​Disa mengintip dari celah pintu. Di dalam sana Abdi sedang duduk di tepi ranjang berhadapan dengan Ibunya yang tidak lain adalah ibu mertuanya, Bu Ratna. Di tangan Abdi ada tas plastik besar berisi tumpukan amplop merah dan putih kado pernikahan yang baru saja mereka terima dari ratusan tamu.

​"Alhamdulillah... untung kamu sadar, Abdi. Utang Ibu buat biaya kuliah adikmu si Andi itu sudah ditagih-tagih terus. Belum lagi renovasi dapur rumah kita yang mandek," ujar Bu Ratna sambil tangannya dengan sigap meraup amplop-amplop itu ke dalam tasnya sendiri.

​Jantung Disa mencelos dan dia ingat betul, tadi malam mereka sudah sepakat bahwa uang kado itu akan dijadikan DP rumah agar mereka tidak perlu mengontrak setelah menikah.

​"Tapi, Bu... Disa belum tahu soal ini. Dia pikir uang ini buat DP rumah kami," suara Abdi sedikit ragu.

​Bu Ratna mendengus. "Disa itu sudah jadi istrimu. Dia harus tahu kalau baktimu pada Ibu itu nomor satu. Surga kamu ada di sini, Abdi," jawabnya sambil menunjuk kakinya. "Kalau kamu nurut Ibu, rezekimu bakal lancar jangan jadi anak durhaka hanya karena takut sama istri."

​Abdi terdiam lalu mengangguk pelan. "Iya, Bu Mas mengerti, ini bakti terakhir Mas sebagai anak lajang. Rezeki kita nanti diganti Tuhan, Mas yakin Disa bakal paham.".

​Di balik pintu, Disa meremas ujung kebayanya hingga jemarinya memutih. Air mata yang sejak tadi ia tahan akhirnya jatuh satu tetes, merusak riasan pengantinnya yang mahal. Kalimat "rezeki diganti Tuhan" yang keluar dari mulut Abdi mendadak terasa seperti kutukan bukan doa.

​Tiga Tahun Kemudian: Januari 2026.

​"Mas, Fikri demamnya sudah 39 derajat. Dia harus dibawa ke rumah sakit sekarang!" suara Disa bergetar hebat sambil menggendong putranya yang lemas.

​Abdi yang baru pulang kerja tampak lelah, ia mengusap wajahnya kasar. "Pakai uang tabungan darurat saja, Dis. Mas lagi nggak pegang uang."

​"Tabungan darurat?" Disa tertawa getir. "Mas lupa? Bulan lalu kamu ambil semua buat beli motor baru buat Andi, kan? Katanya kasihan adikmu harus naik ojek ke kampus."

​"Itu investasi, Dis! Biar Andi cepat lulus dan bisa bantu kita!" bantah Abdi keras kepala.

​Disa tidak mau berdebat dan dia segera berlari menuju laci tempat ia menyimpan kartu asuransi kesehatan Fikri. Namun, saat membuka map tersebut tangannya gemetar kartu itu ada, tapi ada sebuah surat pemberitahuan dari perusahaan asuransi yang terselip di sana.

​PEMBERITAHUAN: Polis asuransi atas nama Fikri Abdiansyah telah dicairkan secara sepihak pada tanggal 10 Desember 2025..

​Disa mematung. Tanggal itu... adalah tanggal yang sama saat adik iparnya, Shinta, memamerkan foto lamaran mewahnya di hotel berbintang.

​"Mas..." suara Disa sangat rendah, hampir seperti bisikan yang mematikan. "Kamu mencairkan asuransi pendidikan dan kesehatan Fikri?"

​Abdi tersentak dan wajahnya memucat seketika. "Itu... itu cuma dipinjam sebentar, Dis. Ibu nangis-nangis Amel nggak punya uang buat mengadakan pesta yang di tanggung bersama calon suaminya. Mas nggak tega melihat Ibu malu di depan calon besannya...".

​Tiba-tiba, ponsel Abdi yang tergeletak di meja bergetar. Sebuah notifikasi Instagram muncul. Disa menyambarnya lebih cepat dari kilat. Itu postingan terbaru Ibu mertuanya.

​Sebuah foto tangan keriput dengan dua cincin emas besar di jari manis dan telunjuk. Keterangannya berbunyi: "Alhamdulillah, punya anak laki-laki saleh dan berbakti itu rezeki luar biasa. Makasih ya Abdi sayang, hadiah emasnya sudah Ibu terima. Surga memang ada di bawah telapak kaki ibu."

​Disa melihat ponsel itu, lalu melihat anaknya yang merintih kepanasan dalam dekapannya, dan terakhir menatap suaminya yang masih berdiri mematung.

​"Bakti, ya Mas?" Disa tersenyum, tapi matanya dingin seperti es. "Oke kalau begitu, nikmati baktimu sendirian."

​Disa meraih tas bayinya mengambil kunci mobil yang selama ini ia cicil dari hasil jualan online-nya sendiri dan melangkah menuju pintu.

​"Mau ke mana kamu?!" teriak Abdi.

​Disa berhenti tanpa menoleh. "Ke tempat di mana 'bakti' tidak membunuh anakku. Dan Mas... jangan cari aku. Karena besok, bukan cuma tagihan rumah sakit yang akan datang kepadamu, tapi juga sesuatu yang selama ini kamu lupakan: Logika Kewajiban."

​Disa membanting pintu dengan keras. Di dalam saku jaketnya, ia meremas sebuah flashdisk kecil berisi seluruh rekaman percakapan dan mutasi rekening yang diam-diam ia kumpulkan sejak tahun 2023.

1
Sayekti 0519
keren bangett thooor,sukses slalu ya
blcak areng: terima kasih jangan lupa baca novel aku lainya ya kak 🙏
total 1 replies
Sayekti 0519
tragisnya dan kasian banget.tp apa mau d jata semua ada imbal baliknya
Sayekti 0519
dah mati ajalah kauu abdi,abdi nya setannn
Sayekti 0519
hadeeh... makin hancur moral sikawsn,bentar lagi kk nyalah d jual
Sayekti 0519
udah g ketolong LG jln hidupnya
Sayekti 0519
kolong jembatan gubuk reyot g bs ya bikin hari JD bersih
Sayekti 0519
ada tenaga yg BS d pakai kan g harus mulung.pelayan resto,toko sembako
Evy
kejam sih kejam Disa ..tapi tidak gitu juga...dari penjualan rumah itu...ambil saja hak kamu dan anak..tapi sisa nya boleh dikembalikan... rumah itu kan sudah ada sebelum kamu nikahi anaknya... jangan serakah ..
Evy
Jadi curiga dengan senyum misterius nya itu...apa kekayaan nya hasil pesugihan? akan ada tumbal jika iya...
Evy
Keluarga suami ingin hidup mewah dan terlihat wah oleh semua orang tapi tidak punya finansial yang cukup..jadilah keluarga kecil Abang nya yang dikorbankan..
Sulfia Nuriawati
beruntung disa pinter, jd bs d gulung tu si Abdi, penjara bgs msh dpt mkan d buang kerja jd gembel srmua
Sulfia Nuriawati
parasit yg menghisap sampai kering dan mati, dg dalih bakti k ibu, ibunya g pernah tw agama apa y? anak laki memang milik i unya tp stlh nikah lbh utama istri kalo ada lbh dan istri g ada keluhan blh bantu, bantu y bkn memenuhi ambisi nafsu belanja
zee_
aku masih bingung tentang apartemen dan ruko rahasia abdi
zee_
/Angry/
zee_
keren sakaliiiiii
zee_
waaah keren disaa
Heriyani Lawi
othor suka ganti2 nama atau lupa?
blcak areng: lupa kak🤣
total 1 replies
Heni Setiyaningsih
/Heart//Heart//Heart/
Heni Setiyaningsih
diawal namanya Adrian skrg kok jd andra Thor 😄
Heni Setiyaningsih
auditor apa arsitek???😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!