NovelToon NovelToon
Married The Boss

Married The Boss

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:873.8k
Nilai: 4.8
Nama Author: Susi Rubianti

Terjebak menikah dengan Bos nya seorang tampan kaya raya, Ceo Persahaaan terbesar di Indonesia yang bernama Devian Emilio Alatas, membuat Amaora sang asistan bos mengalami hal hal yang diluar nalar. Sang bos yang Egois, Arogan dan sikapnya kepedean 1000% membuat Amaora tiap hari mengelus dada. Ternyata dibalik sifatnya, Devian Emilio Alatas memiliki hati yang tidak diketahui Amaora , yakni jatuh cinta terlalu dalam pada asisten nya tersebut. Akan kah Amaora sadar akan perasaan bosnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Susi Rubianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pekerjaan melelahkan

 

Prolog

 

Devian pow

Devian Emilio Alatas, Direktur di PT Samco Group, sejak menjabat, profit perusahaan meningkat dua kali lipat. Anak tunggal dari Mahesa Alatas dan Citra Shiela Alatas Kemampuannya itu membuat dirinya menjadi CEO muda paling berkompeten saat ini. Tubuh atletis, wajah tampan dan setelan jas mahal semua sesuai dengannya.

Maora pow

Maora Vionna Anderson secretary cantik, atau biasa dipanggil Maora. Memiliki seorang Kakak yang bernama Alena Caressa Anderson. Anak dari pasangan Joan Anderson dan Viandra Thomas. Sudah delapan tahun pula ia bekerja menjadi Secretary dari seorang Direktur terkaya di Indonesia, yaitu Devian.

BAB 1

Iam A Asisstant Boss

Maora merebahkan diri sambil menghela nafas panjang. Kedua matanya tak berhenti mengerjap menatap ke arah atap rumahnya.

"Jika setiap hari bekerja seperti ini kapan aku menikah?" keluh Maora. Sesaat, pikirannya melayang membayangkan dirinya dengan Devian. Menjadi sepasang suami istri yang begitu bahagia dan harmonis.

Drt ... drt ...

Getaran ponsel membuyarkan lamunannya. Maora tersadar dan seketika memukul kepalanya.

"Duh, kenapa aku membayangkan pak Devian?" ujar Maora sambil mengacak-ngacak rambutnya sendiri.

Maora bergerak menuju ke ruang rias dan duduk sambil menatap wajahnya yang memang sudah pantas untuk berkeluarga.

Beberapa saat kemudian pintu kamar Maora terbuka. Seorang wanita yang tiga tahun lebih tua darinya, mulai berjalan menghampiri dirinya.

"Dek, ada apa?" tanya Alena yang tak lain adalah kakak Maora.

Maora tersenyum dan meraih kedua tangan kakaknya yang mulus tanpa noda.

"Tidak ada apa-apa. Memangnya kenapa?" tanya Maora antusias.

"Kamu pasti capek! Sini, biar kakak pijitin," kata Alena beralih memijat pundak adiknya.

"Maora sudah terbiasa kali, Kak! Kakak nggak perlu khawatir," ujar Maora menghentikan tangan kakaknya.

"Maafin kakak ya, kakak belum bisa bantu kamu untuk melunasi hutangnya Ayah. sampai-sampai kamu bekerja sekeras ini."

"Tak apa kak. Maora sangat beruntung memiliki kakak. Karena kakak sudah mau menjadi kakak sekaligus pengganti ibu yang baik untukku, sampai sekarang," tutur Maora sambil tersenyum.

"Kakak juga beruntung mempunyai adik seperti kamu," ucap Alena memeluk erat adiknya.

Senyum merekapun tertoreh.

"

"Ya udah istirahat , ya. Besok kamu berangkat kerja pagi-pagi 'kan ?" tanya Alena mengingatkan Maora.

***

“huuuuaahh” Maora menguap. Dan menggeliat dari tidurnya.

Dengan malas, ia mulai berjalan gontai ke arah kamar mandi. Hampir setengah jam rutinitas mandinya selesai. Dengan cepat ia mulai memilih baju kerja yang tersedia di almari kecilnya.

"Perfect," ucap batin Maora tersenyum seraya memandang ke arah televisi kesayangannya.

Kedua mata indahnya mengerling saat melihat arah jam yang melingkar ditangannya.

"Ya Tuhan, sudah jam 5," kata Maora terbelalak kaget.

dia segera bergegas pergi ke halte.

Sesampai di dalam bus, Maora melihat arloji merapatkan sweater. Udara pagi yang dingin selalu membuat Maora tak patah semangat saat berangkat kerja.

"Fighting!" kata Maora sambil mengangkat tangan dan tersenyum ceria.

Hosh hosh hosh

Nafas Maora terengah-engah. Kedua tangannya memegang kedua lutut seraya menatap ke arah pintu masuk rumah Devian. Ia mulai mengatur nafasnya dan bersikap untuk tenang.

Maora bergegas memasukkan sandi yang sudah diluar kepala di dalam otaknya. Pintu terbuka otomatis dan Maora berjalan sambil celingak celinguk melihat apakah bosnya sudah bangun apa belum.

Maora segera menuju ke walk in closed untuk mengambil beberapa pakaian, dasi, jam tangan dan sepatu buat si Bos.

Lima belas menit berlalu,

Kedua mata Maora tak berhenti mengerjap. Ia seakan tak mampu menegak salivanya sendiri saat melihat tubuh kekar yang di miliki sang atasannya itu.

"Maora ... Maora!" seru Devian

1
Aphry
isssss maora bkin naik darah
Aphry
maora cari masalah ajah, wlopun ga cinta sma suami harusnya tetap hargai sebuah pernikahan.asal jln cwo lain ajah tanpa menolak.kesannya murahan.
Kartika
seru ceritanya
emoon
ini mirrip drama KoreA sekrestaris kim kata2nya ada beberapa yg sama...heheehe
krisan
lanjut
Taurus Girl
kasian banget yang jadi bawahannya mike😭😭
sriwati sakalessy
nasibmu Mike😃😃😃
sriwati sakalessy
selalu saja kata Mike😃😃😃
Kokoy Yuhaikay
Maora peka dong , suamimu itu cemburu
Kokoy Yuhaikay
Mike kasihan sekali nasibmu,,,lihat terus yg lagi bucin pulang kerumah malah dicuekin istrimu
Kokoy Yuhaikay
Maora udah bucin ,hati Devana seneng sekali cintanya gak bertepuk sebelah tangan
Kokoy Yuhaikay
mike senengannya ganggu
Kokoy Yuhaikay
waah kena tuh Sarah...ternyata Devana udah jd milik yg lain
Kokoy Yuhaikay
bener tuh Vino jadian aja sama Dea,,, gimana rasanya Vino ditembak duluan sama cewe
Kokoy Yuhaikay
lanjuut
Kokoy Yuhaikay
lanjuut dong
Kokoy Yuhaikay
mora jangan bikin suamimu cemburu doong
Kokoy Yuhaikay
kok di skiiip sih thoor kan jd penasaran
Kokoy Yuhaikay
kok cuman mengingat kejadian tadi malam,,,emang apa yg terjadi thoor jangan di skep doong,,,jd kurang greget deh
Kokoy Yuhaikay
udah sedikit romantis
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!