Agen Paling Dingin
Mengisahkan seorang agen kocak tapi cool
Papan Takdir
Yin Chen menemukan papan catur ajaib di hutan bambu—setiap gerakannya mempengaruhi dunia nyata. Saat kekuatan gelap mengancam keseimbangan alam, dia bertemu Lan Wei dari kelompok Pencari Kebenaran dan mengetahui bahwa pemain lawan adalah saudara kembarnya yang hilang, Yin Yang. Bersama mereka harus menyatukan kekuatan untuk mengakhiri permainan kuno yang bisa menyelamatkan atau menghancurkan dunia.
OVERTHINKING
SEKUEL DARI CINTA LAMA BELUM KELAR
Dalam kisah ini didominasi perjalanan cinta antara Sasa dan Sakti, restu orang tua dari Sakti yang belum juga turun, meski pernikahan mereka sudah berjalan kurang lebih 5 tahun, bahkan kedua anak Iswa sudah sekolah, namun hubungan mertua dan menantu ini tak kunjung membaik.
Kedekatan Sakti dan kedua anak mendiang adiknya, Kaisar, Queena dan Athar membuat Sasa overthinking dan menuduh Sakti ada fair dengan Iswa. Setiap hari mereka selalu bertengkar, dan tuduhan selingkuh membuat Sakti capek.
Keduanya memutuskan untuk konsultasi pernikahan pada seorang psikolog yakni teman SMA Sakti, Mutiara,
Ibu, Keadilan Sudah Lunas!
Lampu-lampu kristal setinggi tiga meter menggantung megah di langit-langit gedung pertemuan mewah itu. Malam ini, Jakarta seolah berhenti berputar hanya untuk merayakan hari jadi pernikahan putri tung
0
3
Di Balik Kacamata Tebal Sania Permata
Di SMA Nusantara—sebuah sekolah swasta elit yang biaya SPP per bulannya setara dengan gaji manajer menengah—Sania adalah sebuah "anomali". Di sekolah itu, lorong-lorongnya dipenuhi oleh siswi yang ser
0
3
Sepotong Roti dan Karet Gelang
Siang itu, cuaca di luar jendela kantorku sedang terik-teriknya. Suara bising kendaraan di jalan raya Jakarta seolah menjadi latar musik rutin yang membosankan. Di tengah tumpukan berkas laporan yang
0
1
Suamiku yang sering kalian hina itu milyader
Disebuah desa, seorang anak perempuan sedang berlari sambil menangis menuju ke rumahnya. Gadis kecil itu terlihat cantik dan sangat menggemaskan, meski hidup di desa. Namun kulit gadis kecil itu tetap
0
0