Ch.4 Belajar Sejarah

...Belajar Sejarah...

Tiga tahun kemudian~

Tiga tahun kemudian tentu saja aku berusia tiga tahun, apa yang kalian harapkan. Kali ini coba kalian membaca dari sudut pandang ku (Elena).

Hari ini aku mencoba pergi ke perpustakaan untuk mencari kisah yang diceritakan Noctis padaku yang sebelumnya. Jika ceritanya sangat mempengaruhi negeri ini, seharusnya ceritanya dijadikan legenda atau malah dimasukkan sejarah.

Ketika aku keluar dari kamar, aku bertemu dengan pelayan yang melakukan tugasnya. Mereka hanya berjalan melewati ku tanpa menyapa. Lagipula karena banyaknya pelayan di rumah ini, akan sangat merepotkan jika harus membalas sapaan mereka satu per satu.

Yang membuat hatiku sedih bukan mereka yang melewati aku begitu saja. Terkadang ada beberapa pelayan yang memandangku dengan jijik atau malah takut seperti melihat bertemu kuntilanak.

'cuma mengingatkan, kuntilanak itu dominan dengan warna putih bukan hitam, gadis kecil.'

'Aku bilang seperti, bukan berarti mereka benar-benar melihat kuntilanak.'

'bukankah lebih cocok jika kamu disebut zashiki warashi.'

'tunggu! bagaimana kamu tahu tentang zashiki warashi?'

'aku membaca ingatanmu. Setelah kita membuat kontrak, pikiran kita bisa saling terhubung.'

Bagi pembaca yang belum tahu, zashiki warashi adalah arwah anak-anak yang dipercaya mendatangkan keberuntungan. Ia berasal dari Jepang. Aku disebut zashiki warashi karena masih anak kecil saat ini.

'tapi bukankah aku disebut memunculkan bencana?'

'kamu ada benarnya.'

Kembali ke para pelayan tadi. Aku memakluminya saja karena aku memang memiliki kontrak dengan raja roh yang pernah hampir menghancurkan negara ini. Aku mengabaikan mereka sebagai tanggapan atas perilaku mereka.

'kalau kamu mau, aku bisa membuka gerbang antar dimensi ke luar angkasa dan mengeluarkan meteor dari sana.'

'itu lain kali saja saat mereka berniat mencelakakan aku.'

Setelah melewati lorong mansion yang tampak panjang dan membingungkan, aku akhirnya sampai ke perpustakaan. Pertama kali aku keluar dari kamarku dan berkeliling mansion ini aku sampai tersesat. Untung saja Noctis bisa membuat gerbang antar ruang langsung menuju kembali ke kamarku.

Setelah beberapa kali percobaan dan Noctis mengelilingi mansion ini beberapa kali, aku akhirnya berhasil menghafal seluruh jalan yang ada di mansion ini. Memangnya untuk apa 'sih membangun tempat tinggal rumitnya minta ampun.

'dibuat rumit itu jika ada penyusup, agar penyusup itu kebingungan karena ruangan yang ada disini. Sehingga, dia akan kesulitan keluar masuk.

Lalu, membuat mansion ini dengan luas karena di tempat mansion ada banyak pelayan. Jadi tuan rumah perlu membuat banyak kamar sebagai tempat tinggal mereka. apa kamu mengerti, gadis kecil?'

'terasa seperti otakku mulai terisi dengan pengetahuan yang berguna.'

*Kriet...

Aku membuka pintu perpustakaan yang membunyikan suara dan melihat-lihat apa yang ada di dalamnya.

Di dalam perpustakaan ini, terlihat rak-rak yang berjajar dengan buku yang tertata sangat rapi disana.

Kesunyian adalah apa yang menyapaku saat masuk ke dalam. Sekarang, tidak ada satupun orang di dalam perpustakaan ini.

Yah aku juga sadar jika level membaca masyarakat didunia ini bisa digolongkan rendah. Menurut survey yang dilakukan Noctis sepuluh tahun yang lalu karena bosan, 40% orang di kerajaan ini buta huruf.

Di Kerajaan tempatku saat ini, manusia memiliki koneksi yang dekat dengan para spirit. Menggunakan kemampuan para mereka, kehidupan sehari-hari menjadi lebih simpel. Contohnya, jika memasak maka hanya perlu membuat kontrak dengan spirit api, haus pakai spirit air, membangun menggunakan spirit tanah. Sayang sekali aku belum mengetahui nama kerajaan ku berada sekarang. Aku terlalu malas untuk mencarinya.

Karena penggunaan spirit lebih simpel, teknologi menjadi kurang berkembang. Mesin cetak kertas belum ada di dunia ini. Biasanya penulisan menggunakan perkamen yang memiliki harga mahal.

Hasilnya, rakyat biasa yang pas-pasan tidak mampu membeli buku untuk belajar membaca dan menulis. Anggap saja dampak negatif karena kehidupan yang terlalu simpel.

Aku menutup kembali pintu perpustakaan. Menurut pendapat pribadiku sebagai orang yang tidak suka keramaian, aku menyukai tempat perpustakaan ini. Aku merasa tidak cocok dengan keramaian untuk beberapa alasan.

Perlahan aku menyusuri setiap rak yang ada di dalam perpustakaan ini. Aku akhirnya menemukan buku yang aku cari, judulnya adalah "Legenda Lima Pahlawan." Buku tersebut tampak tebal. Aku perlu membawanya dengan kedua tanganku.

(gambar hanya ilustrasi dan tidak 100% mirip, gambar juga bukan asli milik saya.)

'namanya sangat sederhana.'

Itu adalah apa yang aku pikirkan saat pertama kali melihat judul pada buku itu.

'kalau kamu sendiri akan menamainya apa?'

'kalau aku akan menamainya, "Lima orang penyelamat yang pantang menyerah. Karena jika menyerah, maka umat manusia dalam bahaya." Itulah judul yang akan aku berikan.'

'jika sepanjang itu, aku rasa orang-orang akan sulit mengingatnya.'

Aku membawa buku tersebut kepada sebuah meja yang ada di perpustakaan. Kemudian aku duduk di kursi dan mulai membuka buku itu.

———

Dahulu kala, saat manusia masih sangat lemah. Terdapat para monster ganas yang menginvasi manusia. Para monster itu sangat kuat membuat manusia kewalahan. Kondisi ini diperburuk dengan munculnya raja monster yang memimpin para monster tersebut.

Raja monster itu memiliki ukuran yang sangat besar. Tingginya mampu dengan mudah menyaingi sebuah kastil. Ia memiliki dua tanduk di kepalanya dan mampu mempengaruhi hewan dan manusia menjadi sekutunya.

Manusia hampir punah karenanya, mereka benar-benar terpukul mundur hingga tidak bisa memberikan dampak yang signifikan saat melawan para monster itu.

Namun semuanya berubah saat para raja roh muncul dan meminjamkan kekuatan mereka kepada umat manusia.

Masing-masing dari raja roh itu memiliki elemen air, tanah, angin, api, dan cahaya. Mereka meminjamkan kekuatan kepada kelima orang pemberani.

Para orang pemberani itu, akhirnya disebut para pahlawan. Mereka berlima dengan susah payah maju menggempur ke wilayah para monster demi umat manusia. Hingga sampailah mereka ke tempat raja monster.

Mereka bertarung dengan sengit melawan raja monster tersebut. Pertarungan mereka berlangsung sangat lama hingga beberapa minggu.

Setelah lama bertarung, mereka akhirnya berhasil memenangkannya. Dengan kehormatan dan kebanggaan, mereka kembali untuk membimbing umat manusia.

———

Jujur saja aku tidak menyangka jika buku setebal ini bisa diringkas hingga kurang dari dua ratus kata. Jika tidak percaya, coba kalian hitung sendiri. Jumlah tepatnya 179 kata.

Menurutku, ceritanya terlalu di besar-besarkan. Jika kamu bertarung selama beberapa minggu, kamu pasti tidak akan kuat.

Tidak tidur selama tiga puluh enam jam atau tiga hari saja sudah cukup membuat produksi hormon tubuhmu menjadi kacau. Selain itu, kamu akan merasakan stress. Itu sebabnya, jangan terlalu banyak begadang.

Dan lagi, bagaimana kamu mengetahui jika mereka bertarung selama beberapa minggu? Bukankah lokasi mereka berada pada wilayah monster yang membuat reporter kesulitan kesana.

Dari sini saja dapat disimpulkan jika buku ini hanya karangan yang di besar-besarkan saja. Mengingat ke-masuk akal-lan yang dapat kita pikirkan.

Tapi mungkin bisa jika mereka bergantian melawan raja monster itu. Tapi, seharusnya raja monster yang kelelahan duluan karena tidak tidur.

Tunggu! Kemana bagian raja roh kegelapan. Disini tidak diterangkan. Aku kembali membuka buku itu, namun tidak aku temukan.

Akhirnya, aku menutup buku itu dan mengembalikan buku itu ke tempatnya sebelumnya, kemudian aku mencari-cari buku lainnya. Saat ini aku berpikir, "keluargaku benar-benar kaya." Memperhitungkan harga buku yang mahal karena tidak ada mesin fotocopy.

Tatapanku melihat ke arah sebuah buku yang berjudul, "Bencana Kegelapan." Karena dalam judul buku ini ada kata "Kegelapan." Aku mengambil buku tersebut. Buku itu sangat tipis dan ringan.

Sama seperti sebelumnya, aku membawa buku itu ke meja dan membukanya. Kemudian, aku mulai membaca isi dari buku tersebut.

 

———

Saat perang telah usai, manusia hidup dengan damai. Manusia hidup berdampingan dengan para spirit. Manusia mengikuti apa yang dilakukan para pahlawan dan membuat kontrak dengan spirit.

Manusia hidup dengan aman, hingga muncullah seorang yang membuat kontrak dengan spirit kegelapan. Orang itu menghancurkan apapun yang ada disekitarnya. Membuat kedamaian terganggu.

Untung saja para pahlawan datang dan menghentikannya. Namun, dalam prosesnya, mereka kehilangan pahlawan yang membuat kontrak dengan Spirit King of Earth.

———

Singkat banget! Aku tidak meringkas buku ini sama sekali. Cuma sampai tujuh puluh kata. Itu bahkan lebih pendek dari buku sebelumnya yang sudah diringkas.

Tapi, disini tidak disebutkan saat ia membantu membangun negara. Yang sama di buku ini dari cerita Noctis adalah terbunuhnya orang yang membuat kontrak dengan raja roh tanah.

Aku juga sadar jika orang-orang jaman dulu menghilangkan bagian sikap baik pengontrak spirit kegelapan itu. Sepertinya mereka ingin membuat kesan dari tokoh itu sangat jahat.

Sepertinya mereka sangat mengagungkan para pahlawan yang mengalahkan raja monster hingga membuat sedikit fitnah dalam cerita ini.

Aku benar 'kan? Tindakan ini sudah termasuk fitnah 'kan? Jika aku salah aku minta maaf. Tapi, kelihatannya aku benar jika ini dikategorikan fitnah.

Sebenarnya aku lebih mempercayai sumber dari Noctis karena dia adalah tokoh yang hidup sejak zaman itu. Dan lagi, dia tidak terlihat seperti orang jahat karena tidak melakukan hal buruk kepadaku selama ini.

'jika saja ini sebuah novel romantis, kamu pasti dapat peran sebagai villainess mengingat kamu memiliki nama buruk dalam sejarah, gadis kecil.'

'Aku villainess? Saatnya menjadi over power!'

'Respon yang sangat bagus. Kalau begitu, aku akan melatih mu agar kamu cepat menjadi lebih kuat.'

'terima kasih, kamu benar-benar orang yang baik, Noctis.'

'sama-sama, gadis kecil.'

Terpopuler

Comments

Astraloud

Astraloud

Semangat Thor, semakin Omoshiroiii.
Btw gambarnya lucu haha.

2021-07-21

0

imam gumnawa

imam gumnawa

aq berhenti baca tor karnamu gunakan kata aq tk seperti sebelumnya yang gunakan nama..

2021-05-24

3

anggita

anggita

legenda lima pahlawan., bencana kegelapan.,🤔

2021-05-24

1

lihat semua
Episodes
1 Ch.1 Reinkarnasi
2 Ch.2 Dunia Baru
3 Ch.3 Spirit King of Earth
4 Ch.4 Belajar Sejarah
5 Ch.5 Ibunda
6 Ch.6 Kakak
7 Ch.7 Ayahanda
8 Ch.8 Heroine
9 Ch.9 Spirit King of P2W
10 Ch.10 Ini hantu! Bukan Alien!
11 Ch.11 Flying Deadman
12 Ch. 12 Battle!
13 Ch.13 Setelah Pertempuran
14 Ch.14 Kehidupan Elena
15 Ch.15 Curhatan Nasi Goreng Heroine
16 Ch.16 Undangan Pesta
17 Ch.17 Menuju ke Ibukota
18 Ch.18 Berada di Hutan
19 Ch.19 Teman Pertama
20 Ch.20 Bandit
21 Ch.21 Melawan
22 Ch.22 Tertawan
23 Ch.23 Royal Spirit
24 Ch.24 Blood Elements
25 Ch.25 Melawan Pengguna Elemen Darah
26 Ch.26 Interogasi yang Gagal
27 Ch.27 Tamat
28 Ch.28 Red Moon
29 Ch.29 Mansion Magnifix
30 Ch.30 Sarapan
31 Ch.31 Mau Berbelanja?
32 32. Pergi Bebelanja
33 Ch.33 Melanjutkan Perjalanan
34 Ch.34 Rencana Liburan
35 Ch.35 Masa Lalu
36 Ch.36 Makan Siang
37 Ch.37 Penguntit
38 Ch.38 Daftar Kekuatan Pikiran Elena
39 Ch.39 Latihan Memanah
40 Ch.40 Persediaan Makanan
41 Ch.41 Sebelum ke Kota
42 Ch.42 Sampai ke Kota
43 Ch.43 Mahkota Emas
44 Ch.44 Royal Spirit of Water
45 Ch.45 Noctis VS Royal Spirit of Water
46 Ch.46 Selesai Juga
47 Ch.47 Elena Merajuk?
48 Ch.48 Sampai ke Ibukota
49 Ch.49 Istana Kerajaan
50 Ch.50 Bertemu Raja
51 Ch.51 Ini Perangkap
52 Ch.52 Pembicaraan Serius
53 Ch.53 Penyelidik Rahasia
54 Ch.54 Diskusi
55 Ch.55 Pergi ke Pelelangan Gelap
56 Ch.56 Dimulainya Lelang
57 Ch.57 Kristal Pemanggilan
58 Ch.58 Shamanism
59 Ch.59 Kembali
60 Ch.60 Mie Instan
61 Ch.61 Ruin
62 Ch.62 Adik Baru
63 Ch.63 Aku Tidak Salah 'kan?
64 Ch.64 Menjelaskan
65 Ch.65 Kembali ke Istana Kerajaan
66 Ch.66 Kembali ke Penginapan
67 Ch.67 Jalan-jalan di Ibukota
68 Ch.68 Makan Siang di Ibukota
69 Ch.69 Latih Tanding
70 Ch.70 Ngegas Tidak Baik untuk Kesehatan
71 Ch.71 Alex dan...
72 Ch.72 Putri Alex
73 Ch.73 Akademi
74 Ch.74 Harem?
75 Ch.75 Andre
76 Ch.76 Andre!!!
77 Ch.77 Tantangan Alex
78 Ch.78 Alex VS Elena
79 Ch.79 Semakin Memanas
80 Ch.80 Crystallokinesis
81 Ch.81 Arrow of Storm
82 Ch.82 Berlebihan
83 Ch.83 Pergi ke Pesta
84 Ch.84 Pesta
85 Ch.85 Perpindahan Kontrak
86 Ch.86 Mari Pulang
87 Ch.87 Meninggalkan Ibukota
88 Ch.88 Siapa yang akan Pergi?
89 Ch.89 Tentu saja Elena
90 Ch.90 Angelica Mulai Bergerak
91 Ch.91 Dunia Lain
92 Ch.92 Rencana Masa Depan
93 Ch.93 Penunggu Gedung
94 Ch.94 Vs Kuntilanak merah
95 Ch.95 End Battle
96 Ch.96
97 Ch.97 Preview Villa
98 Ch.98 Mafia 'kah?
99 Ch.99 Jalan-jalan
100 Ch.100 Penguntit di Dunia Baru
101 Ch.101 Dukun dan Asassin
102 Ch.102 Namanya juga Genre Aksi
103 Ch.103 Battle lagi
104 Ch.104 Loser
105 Ch.105 Hantu Villa
106 Ch.106 Melati
107 Ch.107 Candaan yang Tidak Lucu
108 Ch.108 Chapter ini Libur
109 Ch.109 Masih Libur
110 Ch.110 Siluman Ular Hitam
111 Ch.111 Bantai
112 Ch.112 Melati VS Karyan
113 Ch.113 Butiran Cahaya Hijau
114 Ch.114 Noctis yang Terkalahkan
115 Ch.115 Doll Battle
116 Ch.116 Doll Battle?
117 Ch.117 Sejarah Doll Battle
118 Ch.118 Keributan
119 Ch.119 Masih Santuy
120 Ch.120 Clairvoyance
121 Ch.121 Noctis yang Instrospeksi diri
122 Ch.122 Konfrontasi Pertama
123 Ch.123 Mundur
124 Ch.124 Tenang
125 Ch.125 Yukira
126 Ch.126 Memulai Langkah
127 Ch.127 Kenapa pula kau jalan-jalan?
128 Ch.128 Tingkat Kepintaran Ruin
129 Ch.129 Kembali ke Villa
130 Ch.130 Nanti Saja
131 Ch.131 Suster Ngesot
132 Ch.132 Samhain Pingsan
133 Ch.133 Hubungan Sosial Noctis
134 Ch.134 Mimpi dari Masa Lalu
135 Ch.135 Pengajar Baru Ruin
136 Ch.136 Mari Mengacau
137 Ch.137 Pertarungan di Tempat Umum
138 Ch.138 Kemampuan Diritis
139 Ch.139 Berbagai Konfrontasi
140 Ch.140 Tidak Sulit
141 Ch.141 Pihak Ketiga
142 Ch.142 Mundur
143 Ch.143 Arga VS Yukira
144 Ch.144 Selesainya Pertarungan
145 Ch.145 Air Putih, Air Mineral, dan Air Bening
146 Ch.146 Reboot
147 Ch.147 Reaksi Netizen
148 Ch.148 Ruang Bawah Tanah
149 Ch.149 Kolam Bawah Tanah
150 Ch.150 Menyelam
151 Ch.151 Mengubah Kolam
152 Ch.152 Danau Bawah Tanah
153 Ch.153 Spirit Heroic of Dragon
154 Ch.154 Berakhir Damai
155 Ch.155 Sebelum Bertemu
156 Ch.156 Akan Bertemu
157 Ch.157 Kembali Bertemu
158 Ch.158 Mereka dan Vila
159 Ch.159 Laporan Elena
160 Ch.160 Samhain
161 Ch.161 Samhain!!!
162 Ch.162 Refreshing
163 Ch.163 Jalan-jalan
164 Ch.164 Mall
165 Ch.165 Sakit
166 Ch.166 Pergerakan
167 Ch.167 Mimpi Elena
168 Ch.168 Gerakan Pihak Aparat
169 Ch.169 Serangan
170 Ch.170 Menyerang Balik
171 Ch.171 Semua Terjatuh
172 Ch.172 Haunted House
173 Ch.173 Samhain Memberontak
174 Ch.174 Elena Marah
175 Ch.175 Arga Terkepung
176 Ch.176 Panggilan Tugas Yukira
177 Ch.177 Kabur!!!
178 Ch.178 Theresa dan Noctis
179 Ch.179 Teka-teki
180 Ch.180 Samhain
181 Ch.181 Join
182 Ch.182 Pelajaran Kemampuan Baru Theresa
183 Ch.183 Boneka Keenam
184 Ch.184 Mari Menyerang
185 Ch.185 Chimera
186 Ch.186 Mari Bekerja Sama, ya?
187 Ch.187 Hampir Kelar
188 Ch.188 Kelar
189 Ch.189 Penyerbuan
190 Ch.190 Kabur Bukan Berarti Menyerah
191 Ch.191 Next Step
192 Ch.192 Burung Elang dan Burung Dara
193 Ch.193 Akhirnya Ketemu Juga
194 Ch.194 Menyerang Karyan
195 Ch.195 Elena VS Karyan
196 Ch.196 Melati, Samhain, Yukira VS Arga
197 Ch.197 Akhir Pertandingan
198 Ch.198 Administrator
199 Ch.199 Pertarungan Terakhir di Arc ini
200 Ch.200 ini Hampir Tamat, tapi Kapan?
201 Ch.201 Robot Raksasa
202 Ch.202 Teknik Rahasia Yukira
203 Ch.203 Ayolah, Kapan Selesainya?
204 Ch.204 Hah ... Akhirnya Tamat
205 Ch.205 Berpulang
206 Ch.206 Segel
207 Ch.207 Perkumpulan Red Moon
208 Ch.208 Adipati
209 Ch.209 Pagi Damai Setelah Elena Pulang
210 Ch.210 Melanjutkan Pagi Damai Setelah Kembali ke Dunia Spirit
211 Ch.211 Pengamatan Terhadap Latihan
212 Ch.212 Elena sang Pelatih
213 Ch.213 Guild Petualang
214 Ch.214 Grok si Petualang
215 Ch.215 Latihan Kecil Theresa
216 Ch.216 Kedatangan Adipati
217 Ch.217 Melawan Adi & Pati
218 Ch.218 Pembicaraan Damai Setelah Pertarungan
219 Ch.219 Epilog
220 Ch.220 Alternative Ending
221 Penutup
222 Season 2 information
Episodes

Updated 222 Episodes

1
Ch.1 Reinkarnasi
2
Ch.2 Dunia Baru
3
Ch.3 Spirit King of Earth
4
Ch.4 Belajar Sejarah
5
Ch.5 Ibunda
6
Ch.6 Kakak
7
Ch.7 Ayahanda
8
Ch.8 Heroine
9
Ch.9 Spirit King of P2W
10
Ch.10 Ini hantu! Bukan Alien!
11
Ch.11 Flying Deadman
12
Ch. 12 Battle!
13
Ch.13 Setelah Pertempuran
14
Ch.14 Kehidupan Elena
15
Ch.15 Curhatan Nasi Goreng Heroine
16
Ch.16 Undangan Pesta
17
Ch.17 Menuju ke Ibukota
18
Ch.18 Berada di Hutan
19
Ch.19 Teman Pertama
20
Ch.20 Bandit
21
Ch.21 Melawan
22
Ch.22 Tertawan
23
Ch.23 Royal Spirit
24
Ch.24 Blood Elements
25
Ch.25 Melawan Pengguna Elemen Darah
26
Ch.26 Interogasi yang Gagal
27
Ch.27 Tamat
28
Ch.28 Red Moon
29
Ch.29 Mansion Magnifix
30
Ch.30 Sarapan
31
Ch.31 Mau Berbelanja?
32
32. Pergi Bebelanja
33
Ch.33 Melanjutkan Perjalanan
34
Ch.34 Rencana Liburan
35
Ch.35 Masa Lalu
36
Ch.36 Makan Siang
37
Ch.37 Penguntit
38
Ch.38 Daftar Kekuatan Pikiran Elena
39
Ch.39 Latihan Memanah
40
Ch.40 Persediaan Makanan
41
Ch.41 Sebelum ke Kota
42
Ch.42 Sampai ke Kota
43
Ch.43 Mahkota Emas
44
Ch.44 Royal Spirit of Water
45
Ch.45 Noctis VS Royal Spirit of Water
46
Ch.46 Selesai Juga
47
Ch.47 Elena Merajuk?
48
Ch.48 Sampai ke Ibukota
49
Ch.49 Istana Kerajaan
50
Ch.50 Bertemu Raja
51
Ch.51 Ini Perangkap
52
Ch.52 Pembicaraan Serius
53
Ch.53 Penyelidik Rahasia
54
Ch.54 Diskusi
55
Ch.55 Pergi ke Pelelangan Gelap
56
Ch.56 Dimulainya Lelang
57
Ch.57 Kristal Pemanggilan
58
Ch.58 Shamanism
59
Ch.59 Kembali
60
Ch.60 Mie Instan
61
Ch.61 Ruin
62
Ch.62 Adik Baru
63
Ch.63 Aku Tidak Salah 'kan?
64
Ch.64 Menjelaskan
65
Ch.65 Kembali ke Istana Kerajaan
66
Ch.66 Kembali ke Penginapan
67
Ch.67 Jalan-jalan di Ibukota
68
Ch.68 Makan Siang di Ibukota
69
Ch.69 Latih Tanding
70
Ch.70 Ngegas Tidak Baik untuk Kesehatan
71
Ch.71 Alex dan...
72
Ch.72 Putri Alex
73
Ch.73 Akademi
74
Ch.74 Harem?
75
Ch.75 Andre
76
Ch.76 Andre!!!
77
Ch.77 Tantangan Alex
78
Ch.78 Alex VS Elena
79
Ch.79 Semakin Memanas
80
Ch.80 Crystallokinesis
81
Ch.81 Arrow of Storm
82
Ch.82 Berlebihan
83
Ch.83 Pergi ke Pesta
84
Ch.84 Pesta
85
Ch.85 Perpindahan Kontrak
86
Ch.86 Mari Pulang
87
Ch.87 Meninggalkan Ibukota
88
Ch.88 Siapa yang akan Pergi?
89
Ch.89 Tentu saja Elena
90
Ch.90 Angelica Mulai Bergerak
91
Ch.91 Dunia Lain
92
Ch.92 Rencana Masa Depan
93
Ch.93 Penunggu Gedung
94
Ch.94 Vs Kuntilanak merah
95
Ch.95 End Battle
96
Ch.96
97
Ch.97 Preview Villa
98
Ch.98 Mafia 'kah?
99
Ch.99 Jalan-jalan
100
Ch.100 Penguntit di Dunia Baru
101
Ch.101 Dukun dan Asassin
102
Ch.102 Namanya juga Genre Aksi
103
Ch.103 Battle lagi
104
Ch.104 Loser
105
Ch.105 Hantu Villa
106
Ch.106 Melati
107
Ch.107 Candaan yang Tidak Lucu
108
Ch.108 Chapter ini Libur
109
Ch.109 Masih Libur
110
Ch.110 Siluman Ular Hitam
111
Ch.111 Bantai
112
Ch.112 Melati VS Karyan
113
Ch.113 Butiran Cahaya Hijau
114
Ch.114 Noctis yang Terkalahkan
115
Ch.115 Doll Battle
116
Ch.116 Doll Battle?
117
Ch.117 Sejarah Doll Battle
118
Ch.118 Keributan
119
Ch.119 Masih Santuy
120
Ch.120 Clairvoyance
121
Ch.121 Noctis yang Instrospeksi diri
122
Ch.122 Konfrontasi Pertama
123
Ch.123 Mundur
124
Ch.124 Tenang
125
Ch.125 Yukira
126
Ch.126 Memulai Langkah
127
Ch.127 Kenapa pula kau jalan-jalan?
128
Ch.128 Tingkat Kepintaran Ruin
129
Ch.129 Kembali ke Villa
130
Ch.130 Nanti Saja
131
Ch.131 Suster Ngesot
132
Ch.132 Samhain Pingsan
133
Ch.133 Hubungan Sosial Noctis
134
Ch.134 Mimpi dari Masa Lalu
135
Ch.135 Pengajar Baru Ruin
136
Ch.136 Mari Mengacau
137
Ch.137 Pertarungan di Tempat Umum
138
Ch.138 Kemampuan Diritis
139
Ch.139 Berbagai Konfrontasi
140
Ch.140 Tidak Sulit
141
Ch.141 Pihak Ketiga
142
Ch.142 Mundur
143
Ch.143 Arga VS Yukira
144
Ch.144 Selesainya Pertarungan
145
Ch.145 Air Putih, Air Mineral, dan Air Bening
146
Ch.146 Reboot
147
Ch.147 Reaksi Netizen
148
Ch.148 Ruang Bawah Tanah
149
Ch.149 Kolam Bawah Tanah
150
Ch.150 Menyelam
151
Ch.151 Mengubah Kolam
152
Ch.152 Danau Bawah Tanah
153
Ch.153 Spirit Heroic of Dragon
154
Ch.154 Berakhir Damai
155
Ch.155 Sebelum Bertemu
156
Ch.156 Akan Bertemu
157
Ch.157 Kembali Bertemu
158
Ch.158 Mereka dan Vila
159
Ch.159 Laporan Elena
160
Ch.160 Samhain
161
Ch.161 Samhain!!!
162
Ch.162 Refreshing
163
Ch.163 Jalan-jalan
164
Ch.164 Mall
165
Ch.165 Sakit
166
Ch.166 Pergerakan
167
Ch.167 Mimpi Elena
168
Ch.168 Gerakan Pihak Aparat
169
Ch.169 Serangan
170
Ch.170 Menyerang Balik
171
Ch.171 Semua Terjatuh
172
Ch.172 Haunted House
173
Ch.173 Samhain Memberontak
174
Ch.174 Elena Marah
175
Ch.175 Arga Terkepung
176
Ch.176 Panggilan Tugas Yukira
177
Ch.177 Kabur!!!
178
Ch.178 Theresa dan Noctis
179
Ch.179 Teka-teki
180
Ch.180 Samhain
181
Ch.181 Join
182
Ch.182 Pelajaran Kemampuan Baru Theresa
183
Ch.183 Boneka Keenam
184
Ch.184 Mari Menyerang
185
Ch.185 Chimera
186
Ch.186 Mari Bekerja Sama, ya?
187
Ch.187 Hampir Kelar
188
Ch.188 Kelar
189
Ch.189 Penyerbuan
190
Ch.190 Kabur Bukan Berarti Menyerah
191
Ch.191 Next Step
192
Ch.192 Burung Elang dan Burung Dara
193
Ch.193 Akhirnya Ketemu Juga
194
Ch.194 Menyerang Karyan
195
Ch.195 Elena VS Karyan
196
Ch.196 Melati, Samhain, Yukira VS Arga
197
Ch.197 Akhir Pertandingan
198
Ch.198 Administrator
199
Ch.199 Pertarungan Terakhir di Arc ini
200
Ch.200 ini Hampir Tamat, tapi Kapan?
201
Ch.201 Robot Raksasa
202
Ch.202 Teknik Rahasia Yukira
203
Ch.203 Ayolah, Kapan Selesainya?
204
Ch.204 Hah ... Akhirnya Tamat
205
Ch.205 Berpulang
206
Ch.206 Segel
207
Ch.207 Perkumpulan Red Moon
208
Ch.208 Adipati
209
Ch.209 Pagi Damai Setelah Elena Pulang
210
Ch.210 Melanjutkan Pagi Damai Setelah Kembali ke Dunia Spirit
211
Ch.211 Pengamatan Terhadap Latihan
212
Ch.212 Elena sang Pelatih
213
Ch.213 Guild Petualang
214
Ch.214 Grok si Petualang
215
Ch.215 Latihan Kecil Theresa
216
Ch.216 Kedatangan Adipati
217
Ch.217 Melawan Adi & Pati
218
Ch.218 Pembicaraan Damai Setelah Pertarungan
219
Ch.219 Epilog
220
Ch.220 Alternative Ending
221
Penutup
222
Season 2 information

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!