Harun sudah sangat frustasi membujuk istrinya sejak semalam, memang semalam Sandra tetap mengizinkannya untuk tidur di kamar tetapi wanita itu tidak berbicara sama sekali padanya, bahkan sampai pagi ini.
"Den, mau dibuatkan kopi?" tawar Bu Nur membuat fokus Harun pecah.
"Gak usah Bu, saya juga sudah mau berangkat." Tolak Harun seraya beranjak dari duduknya untuk mendekati sang istri.
"Sayang, aku berangkat ya. Baik baik dirumah, aku pulang cepat kok." Ucap Harun mengusap kepala Sandra dan mencium nya.
Sandra tak bergeming, ia tetap asik memakan sarapan nya tanpa memperdulikan suaminya yang sudah mau berangkat. Sebenarnya Sandra ingin sekali memeluk Harun namun rasa kesalnya mengalahkan keinginannya itu.
"Mau aku belikan sesuatu saat pulang nanti?" tanya Harun berharap istrinya itu akan meminta banyak hal dan cepat memaafkannya.
Tersiksa sekali rasanya tak diajak bicara oleh sang istri, tidur berdua seperti tidur sendiri. Harun benar benar sudah bucin akut terhadap Sandra.
"Engga." Jawab Sandra singkat.
"Masih marah?" tanya Harun seraya menarik kursi sebelah Sandra untuk dirinya duduk.
"Gak tau." Jawab Sandra sekenanya.
"Maaf sayang, janji gak gitu lagi. Nanti kalo lembur aku kabarin kamu," ucap Harun menunjuk 2 jarinya pada Sandra.
"Gak, gak mau kamu jahat banget. Kamu gak tau aku nungguin kamu lama karena khawatir takut terjadi apa apa sama kamu. Aku kepikiran si Mak lampir itu, gimana kalo dia berhasil godain kamu hiks hiks....." sahut Sandra emosional sampai menangis di hadapan Harun.
Harun terkejut melihat istrinya menangis, segera ia membawa Sandra ke dalam pelukannya dan mengusap bahu serta rambut panjang istrinya dengan lembut.
"Maaf sayang, maafin aku karena udah buat kamu khawatir. Soal Isabel, jangan pikirkan dia, dia gak mungkin bisa godain aku karena aku udah punya istri yang lebih menggoda." Sahut Harun bercanda sekedar untuk mencairkan suasana.
"Mas!!" pekik Sandra memukul dada Harun karena kesal, bisa bisanya sedang serius begini Harun bercanda.
"Jang…
Istri Pengganti Majikanku
BAB 55
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 103 Episodes
Comments
Febby Fadila
duitnya da habis itu jd cari mangsa lagi...
2024-09-01
2
Sumini Ningsih
mak lampir mengamuk karena kekurangan duit
2024-08-19
3
Mbr Tarigan
Isabel perlu dr psiater sdh korslet otaknya ya sebentar lagi pasti gila
2024-06-22
0