Fan Chen tersenyum saat menuruni tangga ketika menghampiri Fan Xiaoyu. "Aku “Terbangun”."
Terbangun, adalah peristiwa yang tidak bisa dijelaskan secara sains. Terbangun adalah suatu hal yang biasanya terjadi 1 : 10.000 di antara semua orang, peristiwa ini terjadi sekitar setengah tahun setelah dunia mengalami perubahan. Manusia yang “Terbangun” akan memiliki kemampuan tertentu, seperti: memiliki kekuatan fisik di atas rata-rata, kecepatan, pemikiran cepat, menilai kebohongan, penglihatan jauh maupun malam, atau bahkan mengendalikan unsur elemen sekitar.
Fan Xiaoyu masih membuka mulutnya, bukan karena mendengar tentang kata “Terbangun”, tapi karena melihat Fan Chen yang baik-baik saja.
Fan Xiaoyu tersadar, dia berlari menaiki tangga dan memeluk Fan Chen dengan air mata mengalir di matanya.
Walaupun mengatakan sudah terbiasa, Fan Chen tetap masih belum menerima fakta bahwa mereka berdua terlalu dekat. Tapi saat mengingat kembali ingatan yang ditinggalkan pemilik tubuh asli, dia bisa memahaminya.
Ayah mereka meninggalkan mereka selamanya saat Fan Xiaoyu masih berusia empat tahun, di mana masih butuh sosok ayah yang menemani. Tapi saat itu, sudah kehilangan, dan hanya Fan Chen yang selalu ada menemani di saat-saat ibu bekerja.
Keluarga mereka sendiri tidak menyewa pengasuh, karena itulah Fan Chen yang selalu merawat sepulang sekolah, dan bahkan terkadang membawanya ke sekolah bersama setelah meminta izin pada pihak sekolah.
"Terima kasih sudah merawatku selama satu bulan ini." Fan Chen mengangkat tangannya, membalas pelukan Fan Xiaoyu.
"Kakak bicara apa?" Fan Xiaoyu mendongak dan berkata, "Kakak selalu ada untuk Yu'er, jika Kakak pergi meninggalkan Yu'er seperti Ayah ..."
Fan Xiaoyu tidak bisa meneruskan kata-katanya, dia kembali diam dan membenamkan wajahnya di dada Fan Chen.
Fan Chen membuka mulutnya, dan menutupnya lagi setelah berpikir bahwa itu tidak perlu. Awalnya, dia ingin mengatakan bahwa dia bukan “Fan Chen”, tapi setelah semua, dia sudah berjanji pada “Fan Chen” untuk hidup dengan baik, dan menjaga keluarga ini tetap harmonis.
"Ngomong-ngomong, apakah kau sudah memberi tahu Ibu tentang mimpiku?"
Fan Xiaoyu mengangguk, tapi kemudian menggeleng. "Awalnya ingin, tapi Yu'er lebih mementingkan kondisi Kakak. Jadi rencananya, setelah menyuapi dan membersihkan tubuh Kakak, Yu'er akan menelepon Ibu."
Fan Xiaoyu terdiam lagi sambil mengusapkan wajahnya di dada Fan Chen.
Fan Chen merasa tidak nyaman, bukan karena tindakan Fan Xiaoyu, tapi karena keadaannya saat ini. "Yu'er, jangan seperti ini, aku berkeringat, aku belum mandi hampir sebulan."
"Tidak apa-apa." Fan Xiaoyu memeluknya lebih erat. "Lagi pula, Yu'er sudah membersihkan tubuh Kakak dengan air hangat setiap hari. Jadi bisa dianggap sudah mandi."
Fan Chen terdiam dengan mulut terbuka. Terkadang, dia tidak tahu jalan pikiran Fan Xiaoyu, bukan hanya dia, tapi “Fan Chen” yang sebenarnya juga sama. Mungkin karena keduanya bisa dianggap mirip, hanya saja “Fan Chen” lebih bernasib baik daripada dia.
Fan Chen menghela napas, dia sedikit berjongkok, kemudian berdiri lagi sambil menggendong Fan Xiaoyu. Kemudian dia menuruni anak tangga, terlalu berbahaya berpelukan di sini, apabila jatuh terguling, maka tulang-tulang akan patah, bahkan yang terburuk akan mengalami kelumpuhan.
Setelah tiba di lantai dasar, dia masih belum menurunkan Fan Xiaoyu hingga sampai di sofa ruang keluarga, barulah menurunkannya dan berkata, "Berbahaya di tangga."
Setelah mendudukkan Fan Xiaoyu di sofa panjang, Fan Chen duduk di sofa tunggal dan menyandarkan tubuhnya. "Sebentar lagi Ibu pulang."
"Apakah Kakak memberi tahu tentang hancurnya Kota Perlindungan Angin?"
"Tidak." Fan Chen menggelengkan kepalanya dan berkata, "Setelah Ibu mendengar suaraku, dia mengatakan ingin kembali dan membatalkan rapat."
Fan Xiaoyu menganggukkan kepalanya tanda mengerti, kemudian dia bangkit dari sofa, pergi ke belakang.
Tidak lama kemudian, Fan Xiaoyu kembali lagi membawa bak kecil berisikan air hangat dengan lap basah. "Kakak, lepas pakaian Kakak."
Fan Chen menggelengkan kepalanya. "Tidak, aku sudah bisa mandi sendiri, Yu'er tidak perlu lagi membersihkan tubuhku."
Semenjak Fan Chen menempati tubuh ini, dia merasa dipermalukan. Itu karena setiap hari Fan Xiaoyu akan melepaskan semua pakaiannya dengan paksa tanpa meninggalkan sehelai benang pun, itu sangat memalukan. Dia tidak bisa melawan, hanya bisa duduk bersandar saat melihat tubuhnya di usap dengan kain hangat.
"Jangan menolak, Yu'er sudah melihat tubuh telanjang Kakak selama sebulan, tidak perlu merasa malu!" Fan Xiaoyu meletakkan bak mandi kecil di atas meja. Berdiri di depan Fan Chen, mengulurkan kedua tangannya dan melepaskan pakaian Fan Chen dengan paksa, bahkan sampai robek.
"Woah!" Fan Xiaoyu terkejut kagum ketika melihat tubuh Fan Chen, dia menyentuh otot dada dan perut yang terlihat kuat. "Kakak tidak lagi kurus. Ngomong-ngomong, Yu'er tadi mendengar Kakak mengatakan “Terbangun”."
Fan Xiaoyu mendongak, menatap Fan Chen dengan mata berbinar.
Fan Chen menghela napas, tubuhnya menggeliat saat duduk karena menarik celananya lagi yang hampir lepas. Kemudian dia mendongak melihat ekspresi Fan Xiaoyu yang terlihat tertarik. "Kemampuan yang aku dapatkan adalah tipe pembangunan, artinya aku bisa membuat bangunan apa pun dengan bahan-bahan sederhana."
Tidak mungkin dia mengatakan bahwa dia mendapat Stronghold System, jadi dia mengatakan bahwa kemampuan yang didapatnya berhubungan dengan bangunan. Ini tidak salah, karena memang bisa menciptakan bangunan asalkan ada Cetak Biru.
Fan Xiaoyu membuka mulutnya untuk beberapa saat, mengedipkan matanya berkali-kali dan memaksakan diri untuk tetap tersenyum. "Itu ... luar biasa."
Fan Chen mendengus dingin, menarik tangan Fan Xiaoyu dan mencubit pipinya yang lembut. "Mengapa kau terlihat kecewa seperti itu, saat kau melihatnya nanti, kau akan tahu bahwa kemampuan ini sangat luar biasa!"
Fan Xiaoyu tertawa kecil dan tidak melawan, tapi tangannya yang lain sudah mengambil kain hangat, lalu mengusapkannya di tubuh Fan Chen. "Kakak harus mandi, ini terakhir kalinya Yu'er membantu Kakak. Karena Kakak sudah sehat, besok harus mandi sendiri."
Fan Chen memutar matanya. Dari awal dia sudah mengatakan ingin mandi sendiri, tapi selalu ditahan, dan sekarang, dia diminta mandi sendiri.
Kemudian dia menutup matanya membuka antarmuka sistem. Dia membuka toko untuk menemukan apakah ada bahan makanan, tapi ternyata tidak ada satu pun. Namun, dia memiliki cara lain.
Bahkan meski di kehidupan sebelumnya dia putus sekolah dan hanya bekerja sebagai pengangkut barang, tapi dia memahami segala bahasa program yang lebih maju daripada tahun 2027. Harusnya dengan pengetahuannya, dia bisa merubah pengaturan sistem.
Adapun mengapa dia tidak menggunakan kemampuannya untuk mencari kerja lain, tahun 2078 bukannya membaik, persaingan kerja sangat ketat, dan para pemimpin perusahaan selalu melihat data dalam kertas daripada keterampilan. Tapi, semuanya tetap kalah apabila ada koneksi.
Jadi meski dia memahami komputer, tanpa adanya sertifikat dan tanpa adanya kenalan, semuanya sia-sia. Membobol bank? Dia tidak pernah berpikiran ke sana, meski dia miskin dan kesulitan, dia tidak ingin bertindak sejauh itu.
Namun, Bumi-2 berbeda. Hukum di sini bisa dianggap tidak lagi berlaku, hanya yang kuat yang akan bertahan. Mungkin, dia harus membiasakan diri, apalagi dia memiliki Stronghold System bersamanya.
"Chen'er!"
Fan Chen membuka matanya; melihat wanita dewasa yang penampilannya sama seperti Fan Xiaoyu, tapi lebih cantik. Mungkin karena ada aura dewasa yang dibawanya; mengenakan setelan kantor hitam dengan rok ketat di atas lutut, memakai stoking hitam yang memperindah kaki jenjangnya.
Wanita itu adalah Yun Mingyue.
Yun Mingyue berlari menuju Fan Chen dengan tatapan khawatir. Mengulurkan tangannya, menyentuh wajah Fan Chen, mencubitnya berkali-kali untuk memastikan bahwa ini bukanlah mimpi. "Kau baik-baik saja ..." Air mata mengalir di matanya.
Yun Mingyue menoleh menatap Fan Xiaoyu di sampingnya, kemudian memeluknya erat. "Terima kasih Yu'er. Maafkan Ibu karena Ibu menyerahkan Chen'er padamu, harusnya Ibu yang merawatnya."
Fan Xiaoyu menggelengkan kepalanya dan menjawab, "Kakak pernah merawat Yu'er saat kecil, bahkan lebih berat daripada Yu'er merawat Kakak. Ibu tidak perlu meminta maaf, karena Ibu, kami bisa hidup nyaman, tidak kekurangan makanan, bisa tidur dengan nyenyak di tempat ini."
Yun Mingyue memandangi wajah Fan Xiaoyu, mengusapnya lembut dan mengecup keningnya. Kemudian dia menoleh kembali menatap Fan Chen. "Chen'er, bisa jelaskan mengapa Chen'er meminta Ibu untuk menjual semua saham dan pergi ke Hainan? Itu sangat jauh, jika sebelumnya, mungkin hanya dua atau tiga jam dengan jalur udara, tapi sekarang, butuh berminggu-minggu."
Fan Xiaoyu terkejut ketika mendengarnya, tapi dia bertanya dan memilih diam, menunggu Fan Chen menjelaskannya sendiri.
Fan Chen menarik napas dalam-dalam, mencoba yang terbaik untuk tetap tenang sebelum menjelaskannya.
...
***
*Bersambung...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 211 Episodes
Comments
XiaoYan
kata2nya masih berantakkann
2023-11-17
0
🔵 c٥ʷₚͦ៰ᷜ⍳٥ˢ
Asal jangan incestt aja🤦♂️
2023-09-28
5
""wong baru""
lanjut thoorrr up laqi 👍👍👍
2022-12-11
3