Keesokan harinya setelah ulang tahun bersama yang cukup meriah, Kami akhirnya kembali ke rutinitas kami pada umumnya.
Paman Kailist, Bibi Sylt dan Juga Abang Jack pada akhirnya kembali ke Misi pembasmian mereka. Mereka mungkin tidak akan kembali ke Desa untuk beberapa hari dari sekarang.
Sebelum memulai latihanku di tahapan ketiga, Di pagi hari ibu mulai menyuruhku untuk mencari Tanaman Herbal di tengah hutan.
Ibu memintaku untuk melakukannya agar dapat membuat Resep Obat dan juga Potion.
" Mikan, Kita akan Berburu Tanaman Obat di Tengah hutan..... Apakah semuanya akan aman!? " _Rosse.
Dalam Melakukan pencarian terhadap Tanaman Herbal/Obat, Aku tidaklah sendirian dalam pekerjaan ini.
Aku mengajak Rosse pergi bersama diriku. Kami akan mencari Tanaman obat bersama-sama.
" Tidak apa-apa Rosse......Bukankah bibi memberikan Hadiah Ulang tahun yang bagus.
Bibi mengatakan bahwa Artifak yang kita kenakan ini dapat mengusir keberadaan Monster... Bibi mengatakan bahwa selama ada ini makan Monster tingkatan Atas kebawah tidak akan berani mendekati kita " _Mikan.
Menjawab perkataan Rosse sebelumnya.
Dengan memegang sebuah artifak yang ku kenakan sebagai kalung, Aku mengatakan kepada Rosse bahwa artifak tersebut dapat melindungi kita dari Monster.
Ini merupakan hadiah yang diberikan oleh Bibi Sylt kepada kami berdua. Dia memberikan sebuah artifak yang cukup berharga untuk melakukan penelusuran di hutan.
Dalam pengelihatan Apprecial, aku melihat bahwa artifak ini sepertinya bukan artifak biasa.
Artifak ini terbuat dari sebuah kuku harimau raja yang cukup kuat. Sebuah Monster dengan rank B+ yang cukup ditakuti oleh beberapa Monster tertentu.
Sebenarnya berbeda dengan Abang dan Paman , Bibi adalah seorang Mage/Penyihir support.
Dia memiliki spesialis yang berbeda dari penyihir support pada umumnya dan keahliannya bukanlah pada sihir penyerangan jarak jauh.
Dia bisa membuat beberapa jenis artifak sihir dari monster buruan dan artifak yang kami kenakan ini merupakan salah satunya.
Dengan memanfaatkan Energi mana tertentu, Dia membuat artifak ini agar memancarkan gelombang yang dibenci oleh para Monster.
Gelombang tersebut tidak dapat dirasakan ataupun didengar oleh manusia karena frekuensi yang cukup besar.
Artifak ini seperti batu pengaman di desa. Yang akan menghalangi setiap Monster yang ingin masuk ke desa.
" Tapi Mikan, Bukankah di musim gugur ini Tanaman Herbal tidak akan tumbuh? " _Rosse.
" He he he.....Rosse masih belum mengetahuinya ya.....memang benar bahwa tanaman herbal tidak tumbuh pada musim gugur, tetapi tanaman yang aku cari ini sedikit berbeda.
Ini bukan hanya jenis tanaman biasa tetapi juga salah satu bahan makanan yang cukup lezat untuk dimakan "_Mikan.
" Tanaman Herbal yang jadi bahan makanan!? " _Rosse.
" Ya, Bisa dikatakan seperti itu...... Tetapi keberadaan tanaman ini sedikit sulit untuk ditemukan. " _Mikan.
Berbicara mengenai tanaman herbal yang akan kami cari hari ini.
Meskipun pada dasarnya tanaman herbal tidak tumbuh pada musim gugur, tetapi tanaman satu ini sedikit berbeda dari yang lain. Karena merupakan satu-satunya tanaman yang hadir pada musim gugur.
' Ibu mengatakan bahwa tanaman ini agak sedikit sulit untuk dijumpai karena Tumbuh di jenis pohon tertentu.
Tetapi ciri-ciri dan juga bentuknya bisa dikenali dengan mudah hanya dengan mencium dari aromanya. "
Jenis tanaman herbal ini mungkin sulit dijumpai di kota ataupun wilayah tertentu, Tetapi di hutan ini aku tidak sengaja melihat pohonnya yang cukup bergerombol dan diriku yakin bahwa tanaman herbal ini pasti tumbuh di bawah gerombolan pohon-pohon tersebut.
" Aku jadi penasaran.....Mikan, apakah kamu yakin jika ini baik-baik saja!? " _Rosse.
" Tidak apa-apa Rosse, Percayalah padaku, Aku sudah cukup tahu dari beberapa buku yang baru-baru ini ku baca di Rak buku milik ibu...... Aku yakin bahwa aku tidak akan salah " _Mikan.
Tanpa mengkhawatirkan apapun, Kami mulai semakin memasuki hutan untuk mencari Tanaman herbal itu.
Di daerah yang sedikit jauh dari desa, Pemandangan hutan menjadi cukup berbeda.
Ada lebih banyak pohon-pohon dengan daun berwarna merah. Yang menandakan bahwa musim gugur di tempat ini lebih berdampak besar.
Di tengah pencarian untuk menemukan pohon tersebut, Aku kemudian menyadari salah satu dari daun yang jatuh diantara beberapa jenis daun.
Berbeda dengan Daun ada pepohonan lain yang memiliki 1 tangkai dan bentuk memanjang, Daun yang ku temui ini memiliki 4 tangkai.
Di dunia asal ku, ini mungkin seperti daun maple, tetapi di dunia ini bentuk daun ini hanya berbeda 1 tangkai dari daun maple.
Setelah penelusuran pada daun itu, akhirnya kami berhasil menemukan gerombolan pohon yang dimaksud tersebut.
Gerombolan pohon ini bisa dikatakan cukup banyak, dan merupakan tempat tumbuh dari pohon itu.
" Pohon Rubenian , ya inilah pohonnya " _Mikan.
" Hmmm....Jadi ini yang disebut Rubenian ya, Pohonnya cukup besar ya, Ngomong-ngomong Mikan? Kia sudah menemukan pohonnya lalu Dimana Tanaman Herbal yang ingin kita cari!? "_Rosse.
Setelah benar-benar menemukan pohon Rubenian yang sudah ku cari, Rosse kemudian mulai bertanya mengenai tanaman herbal nya!?
Aku kemudian mulai mencari disekitar dedaunan yang berjauhan dan ketika beberapa dedaunan berhasil disingkirkan terdapat beberapa jenis tanaman kecil yang bersembunyi dibalik dedaunan tersebut.
ini mungkin tidak bisa disebut juga sebagai tanaman karena mereka adalah sejenis parasit yang tumbuh di dekat akar tanaman.
" Ini adalah Jamur Rubenian....Sebuah Tanaman Herbal yang tumbuh didekat Pohon Rubenian " _Mikan.
Tanaman herbal tersebut merupakan sejenis jamur parasit di pohon Rubenian.
Jamur tersebut memiliki ukuran yang tidak begitu besar, Mereka hidup cukup bergerombol di dekat akar pohon Rubenian.
Dalam pengelihatan ku, Jamur ini memiliki bentuk seperti Persegi lima. Jamur tidak memiliki warna yang mencolok dan terlihat tampak seperti sebuah batu didekat pohon.
Aku mulai mengambil salah satu jamurnya dan mulai memeriksa jamur tersebut.
Hidungku mulai mencium bau pada jamur tersebut. Dan jamur itu memiliki bau yang cukup khas di hidungku.
Rosse juga tanpa ragu dan mulai mengambil salah satu dari jamur tersebut.
Karena rasa penasaran Dia juga mulai mencoba mencium aroma dari jamur tersebut.
" Hmm.....Baunya seperti vanilla.... Awalnya ku pikir ini batu, Jadi ini jamur Rubenian yang kamu cari!? " _Rosse.
" Ya tentu saja....... Ini adalah jamur Rubenian yang aku cari.
Meskipun bentuknya tampak seperti batu persegi lima, tetapi sejatinya ini adalah jamur yang tumbuh di bawah pohon Rubenian.
Jamur ini mudah dikenali dengan aroma yang mirip seperti vanilla, Jika mengolahnya dengan tepat maka jamur ini bisa dijadikan sebagai makanan "_Mikan.
" Oh..... " _Rosse.
Setelah menjelaskan mengenai ciri-ciri dari jamur Rubenian, Rosse sepertinya mendapatkan pengetahuan baru tentang jenis-jenis herbal.
Jamur Rubenian memiliki ciri-ciri yang mudah dikenali dengan aromanya yang mirip dengan vanilla. Spesies ini hanya tumbuh di pohon Rubenian yang ada di kawasan pegunungan.
tanpa menunggu waktu , aku dan juga Rosse mulai mengambil jamur-jamur ini.
Kami mengumpulkan jamur-jamur ini dengan penuh semangat dan juga kesenangan.
Jamur memiliki aroma vanilla ketika dia diambil dari tanah, memberikan pengalaman yang cukup menyenangkan kepada kami berdua.
Setiap jamur yang kami petik mulai dikumpulkan di keranjang yang ku bawa.
Kami harus mengumpulkan cukup banyak jamur sebagai persediaan.
Setelah cukup lama waktu yang dihabiskan untuk mengumpulkan jamur, Tanpa kami sadari bahwa jamur telah menumpuk cukup banyak di dalam keranjang.
Dan ketika keranjang sudah benar-benar penuh, Kami kemudian mulai menghentikan pemanenan.
Aku sebenarnya tidak menyangka bahwa hasilnya akan sebanyak ini. Dikarenakan orang-orang masih belum mengetahui manfaat jamur ini , jadi tidak ada persaingan saat memetiknya.
Aku mulai meletakkan keranjang yang penuh tersebut di dekat pohon.
Kami sudah menghabiskan waktu cukup banyak untuk memanen jamur ini dan sekarang adalah saatnya untuk beristirahat.
Saat sedang beristirahat, Rosse yang tergiur dengan aroma jamur tersebut berusaha untuk memakan jamur itu.
Tetapi aku berteriak kepada Rosse untuk tidak memakan jamur itu. Karena dalam pengetahuan yang aku baca bahwa jamur itu mengandung racun jika tidak diolah. Dan racun tersebut cukup untuk membuat seseorang mengalami diare selama beberapa hari.
Rosse kemudian mulai mengurungkan niatnya setelah mengetahui bahaya dari racun jamur tersebut. Dia mulai mencuci tangannya di dekat danau untuk menyeterilkan sedikit racun dari jamur itu.
Di dekat kami sebenarnya ada sebuah danau yang cukup tersembunyi di tengah hutan.
Air danau ini cukup jernih dan terdapat beberapa biota air di dalamnya.
beristirahat di sini membuat pikiran kami menjadi cukup damai, Angin yang berhembus di pepohonan memberikan ketenangan kepada sekitar.
Saat sedang beristirahat, Aku sebenarnya ingin melakukan sesuatu sebagai sebuah uji coba. Aku ingin melakukannya karena rasa penasaran.
" Hei, Mikan apa yang akan kami lakukan? " _Rosse.
Rosse yang masih beristirahat kemudian mulai bertanya mengenai apa yang ingin aku lakukan. Dia tampaknya cukup penasaran dengan diriku yang tiba-tiba.
" Dalam Buku sihir yang ku baca dari ibu, Katanya ini adalah sihir untuk membuat sebuah bola api......Aku selalu ingin mencobanya suatu hari, dan ini adalah tempat yang cocok untuk melakukan itu! "_Mikan.
" Eh!? Mikan ingin menggunakan sihir!? Tapi itu kan sulit.....orang dewasa saja belum tentu bisa menggunakan itu!? " _Rosse.
ketika aku ingin melakukan latihan sihir, Rosse mengatakan bahwa sihir adalah sesuatu yang sulit.
aku setuju dengan apa yang dikatakan oleh Rosse karena sihir sendiri sulit dipelajari oleh orang dewasa.
Tetapi aku sama sekali tidak peduli dengan itu. Karena aku ingin dapat menggunakan sihir di usia dini.
" Di dalam buku , dikatakan bahwa sihir bisa dikuasai dengan konsentrasi.....Aku harus melakukan fokus dan berimajinasi, itulah yang dikatakan dalam buku " _Mikan.
" Tapi Mikan "_Rosse.
" Rosse, Tunggu.....Tolong jangan ganggu aku " _Mikan.
Ketika aku mulai berkonsentrasi untuk membuat sihir. Rosse sepertinya sedikit ragu dengan kemampuan ku.
Aku kemudian mulai meminta Rosse untuk tidak menggangguku. Aku harus bisa membentuk sebuah sihir...
Aku kemudian mulai berkonsentrasi dan berimajinasi di dalam Fokus ku pada telapak tangan ini.
Aku membayangkan sebuah bola api ukuran kecil di telapak tangan ini. Sebuah bola api yang ingin aku ciptakan.
aku mulai memfokuskan diri untuk mengumpulkan energi pada satu titik. Dengan imajinasi, aku mulai membayangkan bentuk sebuah bola api.
Perlahan sebuah percikan mulai muncul dari telapak tanganku.
Sebuah api kecil mulai tercipta di bagian telapak tangan ini.
" di dalam keterangan yang ku baca, bahwa sihir harus dibentuk berdasarkan fokus ,imajinasi, energi dan juga rumus yang sudah ku susun disini.
Aku tidak tahu jika ini benar-benar akan berhasil dan membuat percobaan pertamaku sukses "
Dalam fokus yang bertambah pada satu titik dan rumus yang terpikirkan di dalam kepalaku. Aku pada akhirnya berhasil untuk membuat sebuah bola api dengan ukuran kecil.
Ukuran bola api ini hanya seukuran bola Golf, sebuah sihir api kecil yang tercipta dari percobaan pertama.
" Wah....hebat, Mikan bisa membuat bola api " _Rosse.
melihat bahwa percobaan pertamaku berhasil, Rosse tampaknya cukup kagum menyaksikannya.
" Ini adalah fire ball.....Ini adalah sihir pertama yang aku ciptakan..... Tampaknya ukuran ini masih terlalu kecil, jadi ayo singkirkan saja " _Mikan.
Meskipun berhasil dalam sihir fire ball pertama. Tetapi dikarenakan ukurannya yang terlalu kecil maka aku menganggap bahwa ini adalah sebuah kegagalan.
Aku kemudian mulai melempar bola api kecil tersebut ke tengah danau dan berharap bahwa bola itu akan menghilang saja.
Dan ketika sudah berhasil melemparkan bola itu ke tengah danau, tiba-tiba......
" Booommmmm!!!! "
Sebuah ledakan besar mulai terjadi di tengah danau saat aku melempar kan bola api kecil tersebut.
" Haaaaaa!!! "
Aku dan Rosse berteriak dengan sangat keras saat menyaksikan ledakan itu.
Sebuah angin berhembus dengan kencang saat terjadi ledakan tersebut.
Setelah ledakan terjadi, Setengah isi danau tiba-tiba saja menghilang akibat terhempas oleh ledakan tersebut.
Sebuah hujan terjadi di dekat danau sebagai efek samping dari ledakan itu.
Aku dan rosse hampir saja Terhempas akibat ledakan itu.
Meskipun kami berdua selamat, tetapi efek dari ledakan itu membuat kami berdua kaget setengah mati.
Aku sebenarnya tidak pernah menduga bahwa sihir pertama yang aku ciptakan dapat meledakan danau.
Padahal ini merupakan sihir tingkatan kecil yang ku baca dari buku panduan....
Bersambung......
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 107 Episodes
Comments