Di dalam kegelapan yang cukup dingin bagaikan Ditelan samudra , Perlahan sebuah Suara yang cukup samar mulai terdengar dari kedua telingaku.
" Mikan.......Mikan....Mikan "
Suara itu terus memanggil nama Seseorang yang tidak ku kenali sama sekali?
Tetapi " Mikan!? " Siapa itu?
Meskipun nama itu terdengar cukup asing, tetapi anehnya bagi diriku, nama itu terdengar cukup familiar!?
" Mikan.....Mikan.....Mikan "
Perlahan Suara itu menjadi semakin jelas, tatkala seseorang memanggil nama itu dengan sangat lantang.
Suara ini? Suara ini terdengar seperti suara Anak gadis? Suaranya cukup asing bagiku, tetapi bagaimana suara ini bisa sampai ke telingaku!?
Perlahan dari Kegelapan samudra sebuah cahaya mulai muncul dan mulai mengangkat ku ke atas permukaan.
Aku tidak yakin apa yang terjadi disini, Tetapi aku memiliki keyakinan bahwa ini mungkin adalah jalan menuju " Akhirat ".
Bagi seseorang yang baru saja mati dengan cara yang menyakitkan, Seseorang tidak akan melewati fase yang buruk dimana roh akan berada di pengadilan.
Ini mungkin adalah sebuah kompensasi yang diberikan kepada roh yang malang, dimana mereka akan langsung menuju ke Akhirat.
" ....... "
Ketika Cahaya itu mulai menyinari seluruh wajahku, Perlahan aku mulai bisa melihat pemandangan yang belum pernah ku rasakan.
Pandanganku masih cukup kabur dan aku masih belum bisa memastikan apa yang baru saja aku lihat.
" Mikan, Mikan......sadarlah mikan " teriak dari seorang anak gadis yang berteriak kepada diriku.
Aku tidak tahu mengapa nama ini cukup familiar di telingaku tetapi suara gadis itu!? Ini agak sedikit mengganggu bagiku.....
Perlahan pandanganku menjadi semakin jelas dan menjadi cukup jelas untuk bisa kusaksikan.
Tetapi apa yang kudapatkan disini, Situasi ini.....bagaimana ini bisa terjadi!?
" Eh.....!? Aku, Mengapa!? " kata-kata dari mulutku setelah melihat apa yang terjadi.
" Mikan.......Kumohon, Tolong jawab aku " teriak dari seseorang gadis dari kejauhan.
Aku mendapati diriku sedang berbaring di bagian dangkal sebuah danau yang ada di suatu tempat.
Aku melihat seorang anak gadis dengan rambut berwarna Merah yang berada di tepian danau. Gadis itu menatapku dengan wajah yang khawatir, seakan telah terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.
Dengan keadaan bingung yang sedang ku alami, Aku perlahan mulai beranjak dan mulai berdiri.
Aku kemudian mulai menatap ke arah langit biru yang cerah yang ditemani oleh beberapa awan.
Entah mengapa keadaan disini lebih dingin dari tempat yang ku ingat sebelumnya.
Aku berfikir mungkin ini adalah akhirat, tempat dimana jiwa-jiwa akan berada di pemberhentian akhir.
Melihat pemandangan disekitar, Aku menyaksikan ada cukup banyak pemandangan indah yang menarik.
Tetapi tempat ini dikelilingi oleh cukup banyak pegunungan dan mirip seperti lukisan dari sebuah tempat di belahan bumi Utara.
" Mikan.....Syukurlah , Kamu baik-baik saja..... Aku minta maaf sebelumnya, Jika Bukan karena aku, Anak-anak itu pasti tidak akan mengganggumu.....Maafkan aku "
Dengan cukup terburu-buru, Gadis berambut merah tersebut mulai berlari masuk ke danau dan mulai mendekati diriku.
Gadis itu mulai membungkuk dan mulai mengucapkan sebuah permintaan maaf? Dia juga mengatakan bahwa jika bukan karena dirinya, anak-anak pasti tidak akan menganggu diriku.
Dalam keadaan bingung? Aku mulai menghela nafasku dan mulai menatap ke arah gadis tersebut.
" Hei, anu.....jika tidak keberatan, Bolehkah aku bertanya!? " kata diriku kepada gadis itu.
" ya!? " jawab gadis itu.
Dengan ekspresinya yang terlihat sedikit bingung, Gadis itu mengatakan 'ya' kepada diriku.
" Apakah Dunia Akhirat memiliki pemandangan seperti ini!? Dan juga.....Mikan!? Mikan itu siapa? " kata diriku kepada gadis itu.
" eh!? Dunia akhirat!? .......Sepertinya kamu Benar-benar mengalami cedera otak yang parah......Kamu bahkan bertanya-tanya mengenai dirimu sendiri........
Mikan itu Nama panggilanmu, Michael " kata gadis itu.
Dengan cukup heran, Gadis itu sangatlah kaget dengan pertanyaan yang dilontarkan dari mulutku.
Dia menduga bahwa aku mengalami sebuah cedera otak yang parah?
Tetapi di akhir perkataannya, dia mengatakan bahwa Mikan adalah nama panggilan ku, dan dia juga menyebut nama yaitu Michael.....
" Tapi tunggu....kamu bilang namaku adalah Michael!? , dan juga ngomong-ngomong Siapa kamu!? " _kata diriku kepada anak gadis itu.
" Kamu bahkan tidak ingat aku.....Ini aku, Rozze, aku Rossalie aku adalah temanmu" kata gadis itu kepadaku.
Dengan cukup jelas gadis itu mengatakan namanya kepada diriku.
Dia adalah Rozze atau Rossalie yang merupakan temanku!? Tapi tunggu.....
" Michael, dan juga Rossalie......Aku sepertinya sudah pernah mendengar kedua nama ini di suatu tempat!? "
Dengan sedikit bingung, Aku mulai mengingat kedua nama itu didalam ingatan ku.
Aku seperti pernah mendengar kedua nama tersebut sebelumnya?
Dengan sedikit bingung, Aku kemudian mulai menatap ke arah air danau yang memperlihatkan sedikit wajahku.
terlihat wajah ini merupakan seorang anak laki-laki dengan ciri fisik seperti berambut Hitam dan juga kedua mata berwarna merah.
Dari wajah yang terpantul tersebut, Terdapat sebuah luka di kepala yang Tempak seperti luka bekas lemparan batu. Dan juga Darah yang mengering dari luka tersebut.....
Tetapi eh!? Tunggu......aku sepertinya mulai ingat sesuatu......
Anak laki-laki dengan Rambut hitam dan Mata merah dan juga Bernama Michael......jangan, Jangan, jangan aku.......
" Aku si penjahat Michael Hasvalt!!!!! " berteriak histeris......
Menyadari bahwa aku telah menjadi seseorang yang merupakan Penjahat di akhir cerita, aku menjadi sangat histeris....
Tidak lama kemudian aku mulai pingsan dan terjatuh di danau tatkala mengetahui keadaan yang sedang ku alami ini.....
Aku memang sangat menyukai game ini dan berharap bisa menjadi karakter di dalamnya, tetapi bukan penjahat sampingan di paruh akhir cerita.........
" Mikan!!!!! "
( Melihat bahwa teman laki-laki kembali pingsan, gadis kecil itu mulai berteriak keras.....
Gadis itu mengira bahwa Anak laki-laki mengalami trauma yang sangat berat hingga membuat dirinya kembali pingsan.
Gadis itu kemudian mulai membawa anak laki-laki itu untuk keluar dari air dan mulai mengantarnya ke rumah )
Bersambung.......
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 107 Episodes
Comments