Episode 8 : Makan Malam.....

" cittttt!!!!! "

Ketika beberapa gerombolan tikus telah mendatangi tempat yang sudah di tandai, salah satu tikus berhasil terjebak dan masuk dalam lubang jebakan.

Lubang ini bukanlah sebuah lubang biasa yang dibuat oleh seseorang.

Lubang tersebut adalah mekanisme Jebakan bawah tanah yang dipersiapkan untuk menusuk buruan dari bawah.

Saat salah satu tikus yang malang menginjak mekanisme pemicunya. Sebuah Pasak tajam yang telah ditanam mulai keluar dari dalam lubang jebakan dan menancap ke Tubuh tikus hutan yang malang.

Sebuah tali yang terikat dari Panah mulai menarik Tubuh tikus ke atas dan disaat yang bersamaan sebuah batu yang cukup besar turun ke bawah dan membuat tikus bergantung diatas pepohonan.

Para tikus hutan lain yang melihat pemandangan itu langsung lari ketakutan saat melihat salah satu tikus menjadi korban jebakan.

Ini memberikan sebuah efek kejutan kepada tikus lain dan membuat mereka semua lari ketakutan.

" ........ "

Setelah kawanan tikus hutan telah pergi dan suasana menjadi aman, Mikan dan juga Rosse mulai turun dari pohon untuk mengecek hasil buruannya.

" Hei, Rosse....Lihat ini Rosse, Ini tikus hutan sungguhan......Ukurannya benar-benar besar ya "_Mikan.

" i,i ,i iya.....ukurannya besar " _Rosse ( dengan gemetaran ).

melihat bahwa ukuran tikus hutan itu lebih besar dari apa yang di lihat dari kejauhan, tampaknya membuat Mikan menjadi sangat senang karena bisa mendapatkannya.

dengan rasa bahagia, Mikan menyentuh hasil buruan tersebut seakan dia sudah mendapatkan sebuah hadiah yang cukup besar.

Bagi Mikan ini adalah hal yg baik karena pada makan malam ini dia sudah tidak lagi memakan sup labu seperti biasanya.

Tetapi berbeda dengan Mikan, Tampaknya Rosse menjadi sedikit gemetaran melihatnya.

melihat bagaimana proses saat tikus berhasil dijebak dan ditangkap dengan cara yang cukup sadis, membuat Rosse sedikit ketakutan melihatnya.

" Mikan menjadi berbeda dari sebelumnya......Dia bertindak seperti seseorang yang berbeda, Apakah karena kepalanya sudah rusak sampai dia berani untuk memegang tikus hutan "

Didalam pikiran Rosse, dia melihat bahwa Mikan sudah benar-benar berbeda dari sebelumnya.

Mikan sebelumnya sangat takut dengan tikus hutan dan akan menangis saat melihatnya, tetapi Mikan yang saat ini sangatlah berbeda. Dia menjadi sangat berani dan cukup kuat untuk memegang tikus tersebut seorang diri.

" berbeda dengan tikus yang ku kenal, Tikus hutan ini benar-benar sangatlah besar sekali..... Ukurannya lebih menyerupai kucing dewasa, dan juga dia memiliki kantong di perutnya.....

Apapun itu , yang jelas itu bukan hal penting. Yang terpenting saat ini aku bisa makan enak dan tidak lagi makan sup labu seperti biasanya........" ( dalam pikiran Mikan )

Dikarenakan merupakan spesies yang berbeda dari tikus yang dia kenal, Tikus hutan ini memiliki perbedaan yang sangat mendasar.

Tikus Hutan di dunia ini memiliki ukuran seperti kucing dewasa yang cukup besar. Mereka juga memiliki kantung di perutnya yang tampak seperti binatang marsupial.

Tikus hutan tersebut juga bukan merupakan hewan Omnivora, dia adalah hewan herbivora yang memakan kayu hutan yang telah lama membusuk.

Dengan cukup senangnya, Mikan kemudian mulai membawa Tikus tersebut di punggungnya.

Dengan wajahnya yang tampak terlihat senang, Mikan sepertinya merasa puas dengan buruan yang dia dapatkan.

Sementara itu, Rosse masih mengikuti di belakangnya dengan sedikit takut.

Darah dari tikus hutan masih mengalir, dan bagi anak perempuan itu cukup menjijikan dan cukup jorok baginya.

Tetapi dia tampaknya tidak peduli dengan itu, Selama Mikan menyukainya, Rosse tidak mempermasalahkan mengenai tikus hutan buruan.

...............

Di rumah Mikan.

" ........ "

Tercium aroma yang cukup enak yang berasal dari Rumah Mikan.

Sesuatu telah dimasukkan ke dalam alat pemanggang tradisional yang biasa digunakan untuk memasak Kue atau Roti.

Tetapi untuk Hari ini pemanggang tersebut tampaknya mulai dimasukkan oleh jenis makanan lain yang berbeda dari biasanya.....

" Tikus Hutan Panggang, Tikus Hutan Panggang......Hari ini makan Daging Tikus Hutan Panggang!

Aku benar-benar Tidak percaya jika makan malam kali ini akan berbeda dari biasanya. Selamat jalan Sup Labu " _( Didalam pikiran Mikan ).

Melihat bahwa sepertinya hari ini mereka akan memakan hidangan yang tidak biasa. Mikan tampaknya menjadi cukup senang dan juga bahagia.

Dia sudah bosan untuk memakan Sup labu sebagai hidangan makan malam, Dan sesekali dia ingin memakan sesuatu yang dirasa " Mewah ".

Meskipun namanya adalah Monster Tikus Hutan, Tetapi ukuran dari hewan tersebut cukup besar.

Ukurannya lebih mirip dengan kucing yang gemuk, tetapi itu yang menjadikannya berbeda.

Ibu Mikan yang awalnya cukup kaget melihat bahwa putranya membawa Tikus hutan ke rumah. Kini bisa menerima situasi yang terjadi kepada dirinya.

Mikan memang awalnya adalah anak yang takut dengan Monster atau sesuatu seperti tikus hutan. Tetapi perubahan dari Mikan benar-benar diluar dugaan.

Meskipun begitu, Ibu Mikan cukup senang dengan hal tersebut. Jika ini artinya Mikan telah berubah menjadi lebih baik maka dia akan mendukungnya.

Ibu Mikan mungkin tidak pernah memasak daging tikus hutan sebelumnya. Tetapi dengan sedikit kemampuannya dalam memasak makanan, dia telah berusaha untuk membuatnya.

Dia memberikan beberapa jenis rempah untuk daging tikus hutan panggang. Ini akan menjadi makanan mewah pertama yang akan dicicipi oleh putranya.....

" Baunya benar-benar enak......Bibi benar-benar ahli memasak " _Rosse.

melihat bahwa ibu Mikan cukup ahli dalam membuat masakan, Rosse memberikan pujian dan kagum dengan ibu Mikan.

" Tentu saja kan.......Ibu bukan hanya ahli dalam membuat kue , Ibuku pasti dulu adalah Koki yang hebat " _Mikan.

Dengan wajah bangganya, Mikan mengatakan kepada Rosse bahwa ibunya dulu pasti adalah seorang koki yang ahli.

" Hu hu hu......Mikan kecilku benar-benar tahu dengan baik, Ibumu ini dulu pernah bekerja sebagai koki di Ibukota loh " _Elena.

" wah....... " berbinar.

Mendengar bahwa anaknya sepertinya cukup bangga dengan keahlian memasaknya, Ibu Mikan dengan senang mengatakan bahwa dia dulu pernah bekerja sebagai Koki di ibukota!?

Mengetahui hal itu, Mikan dan juga Rosse sontak cukup terpukau olehnya.

Sebenarnya tidak banyak orang-orang di desa yang bisa bekerja sebagai koki di ibukota. Tetapi ibu Mikan bisa bekerja sebagai koki disana dan ini menjadi alasan mengapa dia bisa mahir dalam memasak.

" Ini benar-benar Kebetulan yang ku inginkan, Ibu.....Ibu benar-benar Malaikat " _( Dalam pikiran Mikan ).

Di kehidupan masa lalu, Mikan yang merupakan anak yatim piatu tidak punya skill yang bagus dalam memasak.

Dia hanya makan Mie instan selama beberapa hari, dan hanya memakan makanan cepat saji sebagai makanan sehari-hari.

Memiliki ibu yang bisa memasak, Ini merupakan sebuah berkah.

Karena di kehidupan nyata, Tidak semua ibu-ibu dapat memasak untuk keluarga.

" ...... "

Setelah beberapa lama, Aroma masakan menjadi semakin tercium dan aroma kenikmatannya mulai menyebar ke seluruh ruangan.

Mikan dan juga Rosse tidak bisa menutupi rasa lapar mereka. air liur mulai mengucur dari mulut mereka yang menandakan bahwa mereka tidak bisa menahannya.

" ....... "

Setelah dirasa cukup, Ibu Mikan kemudian mulai mengangkat daging tikus hutan tersebut dari pemanggang.

Daging tikus hutan kini telah berubah menjadi sebuah makanan yang sangat menggoda, ada cukup banyak bumbu yang menyelimuti kulitnya yang membuatnya coklat kemerahan.

Ini mirip seperti daging kalkun hari natal yang biasa dinikmati Orang-orang. Tetapi dengan versi hewan yang berbeda.

Daging tikus hutan mulai disajikan ke Atas piring besar di meja.

Ibu Mikan kemudian mulai memotong daging tikus hutan tersebut dengan pisau pemotong Roti.

Daging dibagi sesuai dengan takaran yang cukup adil.

Mikan dan juga Rosse mendapatan masing-masing satu porsi bersamaan dengan roti panggang sebagai makanan pelengkap.

" Silahkan makan " _Elena.

Setelah menyajikan masing-masing bagian untuk anaknya dan juga Rosse, Ibu Mikan kemudian mempersilahkan kepada mereka berdua untuk mulai memakannya.

Perlahan Mikan dan Rosse mulai memegang Sendok untuk memasukan makanan ke mulut mereka.

Mereka mengambil bagian dimana daging cukup dimulut mereka. Dan mulai memegangnya bersama-sama.

" ...... "

Setelah mereka mengangkat makanan dari sendok, mereka kemudian mulai memasukkan makanan ke mulut mereka.

Makanan tersebut cukup panas karena baru dikeluarkan dari pemanggang. Mereka harus berhati-hati agar mulut mereka tidak kepanasan.

" !!!!!??? " mulai bereaksi.

" Bagimana......Apakah kalian suka!? " _Elena.

Setelah mengunyah makanan, Mikan dan Rosse mulai merasakan sebuah sensasi dari rasa?

Ibu Mikan mulai bertanya-tanya kepada mereka berdua, Bagaimana dengan rasa masakan buatannya?

" uh.......Enak!!!!! "

Mereka berdua mengatakan kepada ibu Mikan bahwa makanan tersebut sangat enak. Masakan buatan Ibu Mikan memang tidak mengecewakan.

" Ayah dan ibu biasanya Sering memburu daging hewan di hutan setiap hari.....Tetapi tikus hutan? Ini pertama kalinya Aku bisa memakan Daging tikus hutan seenak ini " _Rosse.

Merasakan bahwa masakan buatan ibu mikan sangat enak, Rosse mulai memberikan kritiknya.

Rosse sudah pernah memakan daging hewan buruan sebelumnya, Ayah dan ibunya sering berburu hewan dan menjadikannya sebagai makan malam.

" Ini benar-benar enak ibu " _Mikan.

Sementara itu Mikan dengan wajah sedihnya mengatakan bahwa makanan tersebut sangatlah enak.

Tetapi disini kedua Orang itu memperhatikan Mikan dengan bingung? Mereka bingung apakah Mikan sedang menangis atau bahagia?

" Tentu saja ini adalah air mata kebahagiaan.....Aku sudah sering menghadapi kehidupan miskin di Dunia sebelumnya, bagiku ini adalah makanan yang mewah.....

Apalagi Ibu benar-benar memasaknya dengan serius, Aku tidak bisa meluapkan rasa kebahagiaan ini " _( didalam pikiran Mikan ).

Dikarenakan kehidupannya sebagai orang miskin di dunia sebelumnya. Dia hampir tidak pernah bisa mencicipi seperti apa makanan mewah sebenarnya.

Di dunia ini dia akhirnya bisa menikmati sebuah makanan mewah, dan yang lebih membanggakan lagi, Ini adalah masakan buatan ibunya.

Terlepas dari bagaimana cerita game berjalan, Kebahagiaan sekecil apapun sangat berharga. dia tidak akan terjebak seperti Mikan di dalam game aslinya, karena dia masih memiliki moment bersama orang yang dia sayang.

" he he he .......Mikan benar-benar belum berubah, Kamu jadi anak cengeng lagi setelah makan " _Rosse.

" Rosse itu berlebihan.....Tentu saja Ini air mata kebahagiaan, Masakan buatan ibu sangat enak " _Mikan.

" Kalian berdua sudah hentikan, Jika seperti ini ibu benar-benar tidak bisa menahannya.....Ibu sangat senang " _Elena.

Terjadi sebuah pertengkaran kecil antara Mikan dan juga Rosse, Tetapi perkengkaran itu adalah sebuah pertengkaran biasa karena ini hanya soal makanan.

dari luar jendela rumah, Terlihat bahwa suasana rumah tersebut sangatlah hidup. Keluarga kecil ini membuat sebuah kebahagiaan mereka meskipun tinggal di rumah kecil yang cukup sederhana.

Di sisi lain.....

" ......!!!! "

Seseorang pria misterius yang datang ke rumah Mikan sebelumnya tampaknya sedang memperhatikan kegiatan mereka dari tempat yang cukup tersembunyi dari desa.

" Rumah kecil itu..... Jadi itulah kebahagiaan yang kamu inginkan , Lena " _( Helios )

Melihat bahwa Orang yang dia cari ( Ibu Mikan ) terlihat sangat bahagia dengan kehidupan di rumah kecilnya, tampaknya membuat pria itu menjadi sedih melihatnya.

Meskipun itu hanyalah rumah kecil di tengah desa terpencil, Tetapi kehidupan Elena menjadi jauh lebih baik daripada Kehidupan nya sebelumnya.

Pria itu tampaknya cukup iri melihatnya.

Meskipun hanyalah sebuah kebahagiaan kecil saja, Tetapi itu sangatlah menusuk hatinya.

ini membuktikan bahwa Elena sudah benar-benar Melupakannya, Dia sudah bahagia bersama keluarganya sendiri meskipun tanpa sosok Seorang pria disampingnya.

" Kamu sudah melihatnya kan, Yang mulia..... apakah kamu masih ingin membawanya bersama denganmu ke istana!? " _ (.....)

Dalam pengamatannya terhadap Elena dan juga putranya, Tampaknya si pria itu tidaklah sendirian.

dia membawa seseorang bersama dengannya? Dia juga seorang pria yang mengenakan tudung dengan kacamata bulatnya.

" Meskipun sudah tidak ada tempat bagiku untuk kebahagiaan tersebut, Aku tetap tidak akan mengurungkan niatku......

Aku akan terus memperhatikan mereka, Sampai waktunya tiba , aku akan Membawa Lena dan Anak itu bersama denganku " _( Helios).

" Aku sepertinya tidak bisa menghalangi jalanmu, Selama itu bisa menahan agar Kekuatan anak itu tidak sepenuhnya bangkit, maka aku akan sedikit membantumu " _(.....)

" Ayo, Abang " _( Hellios ).

Setelah cukup berbincang dan memperhatikan, Kedua pria itu menghilang begitu saja tanpa satupun jejak di tempat tersebut.

Tampaknya keinginan dari pria bernama Hellios tidak akan pernah pudar.

Meskipun tidak ada dirinya dalam Kebahagiaan Elena, Tetapi dia akan tetap pada pendiriannya.

Disisi lain, Orang yang dia panggil sebagai " Abang" sepertinya juga tidak bisa berbuat banyak.

Meskipun tujuannya berbeda dengan Hellios, Dia hanya akan membantu sedikit jika Hellios benar-benar akan membawa Mereka berdua.

Pria itu hanya tidak ingin agar anak Elena membangkitkan kekuatannya. Dia tidak peduli dengan Hellios selama Kekuatan dari anak itu tidak disalah gunakan.

Sebuah hubungan yang cukup rumit dari seorang pria yang ingin Membawa kembali Mantan Istrinya dan juga Seorang anak laki-laki untuk bisa bersama dengannya di istana Kekaisaran. Meskipun pria itu saat bahwa dia bisa merusak kebahagiaan dari Mantan istrinya , tetapi dia tidak akan peduli.

Bersambung...........

..............

.............

Author :

Jadi Unsur cerita ini seperti apa!?, masih cukup rumit untuk dijelaskan??? 😬

Pokoknya seperti Gabungan antara Unsur Shojo kerajaan dan juga Shonen yang membentuk sebuah struktur cerita.....

Episodes
1 Epilog :
2 Episode 1 : Reinkarnator
3 Episode 2 : Dunia Game!?
4 Episode 3 : Perubahan Mikan?
5 Episode 4 : Seseorang Misterius di tengah malam!?
6 Episode 5 : Pria Misterius!?
7 Episode 6 : Ayah Michael/Mikan!?
8 Episode 7 : Perburuan Tikus Hutan?
9 Episode 8 : Makan Malam.....
10 Episode 9 : Alter Story - Ingatan Hellios von Hasvalt -
11 Episode 10 : Menghajar Perundung
12 Episode 11 : - Apa itu Besan!? -
13 Episode 12 : Pelatihan dimulai.....
14 Episode 13 : Latihan Awal
15 Episode 14 : Memulai Latihan pedang....
16 Episode 15 : Memulai Latihan Pedang kayu Bagian 1
17 Episode 16 : Latihan Pedang Kayu Bagian 2
18 Episode 17 : Hari ulang tahun
19 Episode 18 : Sihir Awal Yang gagal?
20 Episode 19 : ( chapter masak-masak )
21 Episode 20 : Time skip
22 Episode 21 : Orang Yang Tidak di inginkan
23 Episode 22 : Kaisar Hasvalt
24 Episode 23 : Pergi Dari Desa ( End Volume 1 )
25 Episode 24 : ( Volume 2 )
26 Episode 25 : Berkemah
27 Episode 26 : Berkemah ( 2 )
28 Episode 27 : - Komandan Brach Eastern Wolf -
29 Episode 28 : - Become Alterworld -
30 Episode 29 : - Other Stores : Millie Rogleva Rodania -
31 Episode 30 : Kekaisaran Hasvalt
32 Episode 31 : Kota Kranost
33 Episode 32 :
34 Episode 33 :
35 Episode 34 : - Interaksi Ayah dan anak? -
36 Episode 35 : Makan Malam Yang Penuh ketegangan
37 Episode 36 : Tiba di Ibukota kekaisaran Hasvalt ( End Vol.1 )
38 Episode 37 : Ibukota Kekaisaran Hasvalt, Denkberg ( Vol.2 )
39 Episode 38 : Skandal Kekaisaran
40 Episode 39 :
41 Episode 40 : Bertemu dengan Pelayan
42 Episode 41 : Kedatangan Pengajar menyebalkan
43 Episode 42 :
44 Episode 43 : Rencana mengusir Leadro
45 Episode 44 : Rencana mengusir Leadro bagian 2
46 Episode 45 : Bagian 3
47 Episode 46 : Berhasil!!!
48 Episode 47 : Semua selesai
49 Episode 48 : -Keputusan Elena-
50 Prolog Another stories
51 Episode 49 : Perbedaan?
52 Episode 50 : Hari peringatan Kekaisaran.....
53 Episode 51 : B*cth?, Hubungan rumit Kaisar dan Elena
54 Episode 52 : Tamu yg tidak diharapkan.....
55 Episode 53 : Bibi itu mengerikan
56 Episode 54 : ( Harem? )
57 Episode 55 : Alasan .....
58 Episode 56 : Acara berburu.....
59 Episode 57 :
60 Episode 58 :
61 Episode 59 :
62 Episode 60 :
63 Episode 61 : Kelinci Putih
64 Episode 62 : Kekuatan Michael?
65 Episode 62.2 : Kekuatan Michael? ( +Spoiler Rencana )
66 Episode 63 : ( End Vol.2 )
67 Episode 64 : ( Vol.3 )
68 Episode 65 : Skill Michael?
69 Episode 66 : Tiba di Wilayah Baron Zugris
70 Episode 67 : (( Tidak bisa Tidur?? ))
71 Episode 68 : Memulai Pembelajaran Awal
72 Episode 69 : (( Belajar Ketat ))
73 Episode 70 : (( Time Skip Usia 9 Tahun ))
74 Episode 71 : Ujian Penelusuran Dugeon Bagian 1
75 Episode 72 : Ujian penelusuran Dugeon bagian 2
76 Episode 73 : Taktik !
77 Episode 74 : ( Time Skip B ) Hari penerimaan Murid Baru?
78 Episode 74 : Melewati Blok 1
79 Episode 75 : (( Time Skip B ))
80 Episode 75 : (( Time Skip B )) mencari Seseorang??
81 Episode 75 : Menghadapi Patung Prajurit Durjana
82 ( Time Skip B ) :
83 Episode 76 : Melawan Patung Prajurit Durjana 2
84 Episode 77 : Blok kedua " Dunia Rawa-Rawa "
85 ( Time Skip B ) :
86 Episode 78 : Dunia Rawa - Rawa Bagian 2
87 ( Time Skip B ) : Terbongkar
88 Episode 79 : Dunia Rawa-rawa Bagian 3
89 ( Time Skip B ) : Setelah duel itu
90 Episode 80 : Memasuki Ruang Boss
91 ( Time Skip B ) : Kedatangan Kaisar Hasvalt?
92 Episode 81 : Ruangan Boss
93 ( Time Skip B )
94 Episode 82 : Melawan Boss Blok 2
95 Episode 83 : ( Tidak Disarankan +18 )
96 Episode 84 : Blok Ketiga , Kedatangan Utusan
97 Episode 85 : Kedatangan Utusan
98 Episode 86 : Great Canyon World
99 Episode 87 : Acara makan yang hancur
100 Episode 88 : Aku bisa Menjelaskan nya ( ) , Great Canyon World bagian 2
101 Episode 89 : End of The Great Canyon World
102 Episode 90 : End Of The Great Canyon World 2, sebuah Rencana?
103 episode 91 : Mengambil keputusan ( )
104 Episode 92 : Keputusan setelah Pertemuan
105 Episode 93 : Menuju Blok 4
106 Episode 94 : Blok Ke 4 - The Dissert World -
107 ( Time Skip B ) : Saintess Cleirra
Episodes

Updated 107 Episodes

1
Epilog :
2
Episode 1 : Reinkarnator
3
Episode 2 : Dunia Game!?
4
Episode 3 : Perubahan Mikan?
5
Episode 4 : Seseorang Misterius di tengah malam!?
6
Episode 5 : Pria Misterius!?
7
Episode 6 : Ayah Michael/Mikan!?
8
Episode 7 : Perburuan Tikus Hutan?
9
Episode 8 : Makan Malam.....
10
Episode 9 : Alter Story - Ingatan Hellios von Hasvalt -
11
Episode 10 : Menghajar Perundung
12
Episode 11 : - Apa itu Besan!? -
13
Episode 12 : Pelatihan dimulai.....
14
Episode 13 : Latihan Awal
15
Episode 14 : Memulai Latihan pedang....
16
Episode 15 : Memulai Latihan Pedang kayu Bagian 1
17
Episode 16 : Latihan Pedang Kayu Bagian 2
18
Episode 17 : Hari ulang tahun
19
Episode 18 : Sihir Awal Yang gagal?
20
Episode 19 : ( chapter masak-masak )
21
Episode 20 : Time skip
22
Episode 21 : Orang Yang Tidak di inginkan
23
Episode 22 : Kaisar Hasvalt
24
Episode 23 : Pergi Dari Desa ( End Volume 1 )
25
Episode 24 : ( Volume 2 )
26
Episode 25 : Berkemah
27
Episode 26 : Berkemah ( 2 )
28
Episode 27 : - Komandan Brach Eastern Wolf -
29
Episode 28 : - Become Alterworld -
30
Episode 29 : - Other Stores : Millie Rogleva Rodania -
31
Episode 30 : Kekaisaran Hasvalt
32
Episode 31 : Kota Kranost
33
Episode 32 :
34
Episode 33 :
35
Episode 34 : - Interaksi Ayah dan anak? -
36
Episode 35 : Makan Malam Yang Penuh ketegangan
37
Episode 36 : Tiba di Ibukota kekaisaran Hasvalt ( End Vol.1 )
38
Episode 37 : Ibukota Kekaisaran Hasvalt, Denkberg ( Vol.2 )
39
Episode 38 : Skandal Kekaisaran
40
Episode 39 :
41
Episode 40 : Bertemu dengan Pelayan
42
Episode 41 : Kedatangan Pengajar menyebalkan
43
Episode 42 :
44
Episode 43 : Rencana mengusir Leadro
45
Episode 44 : Rencana mengusir Leadro bagian 2
46
Episode 45 : Bagian 3
47
Episode 46 : Berhasil!!!
48
Episode 47 : Semua selesai
49
Episode 48 : -Keputusan Elena-
50
Prolog Another stories
51
Episode 49 : Perbedaan?
52
Episode 50 : Hari peringatan Kekaisaran.....
53
Episode 51 : B*cth?, Hubungan rumit Kaisar dan Elena
54
Episode 52 : Tamu yg tidak diharapkan.....
55
Episode 53 : Bibi itu mengerikan
56
Episode 54 : ( Harem? )
57
Episode 55 : Alasan .....
58
Episode 56 : Acara berburu.....
59
Episode 57 :
60
Episode 58 :
61
Episode 59 :
62
Episode 60 :
63
Episode 61 : Kelinci Putih
64
Episode 62 : Kekuatan Michael?
65
Episode 62.2 : Kekuatan Michael? ( +Spoiler Rencana )
66
Episode 63 : ( End Vol.2 )
67
Episode 64 : ( Vol.3 )
68
Episode 65 : Skill Michael?
69
Episode 66 : Tiba di Wilayah Baron Zugris
70
Episode 67 : (( Tidak bisa Tidur?? ))
71
Episode 68 : Memulai Pembelajaran Awal
72
Episode 69 : (( Belajar Ketat ))
73
Episode 70 : (( Time Skip Usia 9 Tahun ))
74
Episode 71 : Ujian Penelusuran Dugeon Bagian 1
75
Episode 72 : Ujian penelusuran Dugeon bagian 2
76
Episode 73 : Taktik !
77
Episode 74 : ( Time Skip B ) Hari penerimaan Murid Baru?
78
Episode 74 : Melewati Blok 1
79
Episode 75 : (( Time Skip B ))
80
Episode 75 : (( Time Skip B )) mencari Seseorang??
81
Episode 75 : Menghadapi Patung Prajurit Durjana
82
( Time Skip B ) :
83
Episode 76 : Melawan Patung Prajurit Durjana 2
84
Episode 77 : Blok kedua " Dunia Rawa-Rawa "
85
( Time Skip B ) :
86
Episode 78 : Dunia Rawa - Rawa Bagian 2
87
( Time Skip B ) : Terbongkar
88
Episode 79 : Dunia Rawa-rawa Bagian 3
89
( Time Skip B ) : Setelah duel itu
90
Episode 80 : Memasuki Ruang Boss
91
( Time Skip B ) : Kedatangan Kaisar Hasvalt?
92
Episode 81 : Ruangan Boss
93
( Time Skip B )
94
Episode 82 : Melawan Boss Blok 2
95
Episode 83 : ( Tidak Disarankan +18 )
96
Episode 84 : Blok Ketiga , Kedatangan Utusan
97
Episode 85 : Kedatangan Utusan
98
Episode 86 : Great Canyon World
99
Episode 87 : Acara makan yang hancur
100
Episode 88 : Aku bisa Menjelaskan nya ( ) , Great Canyon World bagian 2
101
Episode 89 : End of The Great Canyon World
102
Episode 90 : End Of The Great Canyon World 2, sebuah Rencana?
103
episode 91 : Mengambil keputusan ( )
104
Episode 92 : Keputusan setelah Pertemuan
105
Episode 93 : Menuju Blok 4
106
Episode 94 : Blok Ke 4 - The Dissert World -
107
( Time Skip B ) : Saintess Cleirra

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!