( POV : Hellios von Hasvalt )
" ......... "
Di tengah Kekacauan yang telah dibuat oleh Seseorang. Aku terus berdiri melawan Musuh yang tidak pernah ku sangka didalam Hidupku.
Awalnya Aku Berfikir Bahwa Membawanya sebagai sebuah Pengekangan agar dia tidak menyalahgunakan Kemampuannya merupakan sebuah Pilihan yang benar.
Tetapi setelah diriku sadari bahwa setelah semua tindakanku merupakan sebuah Kesalahan, Aku mulai menyesali semuanya.
Segel yang Ku buat untuk anak itu memang Dapat mengekangnya dan Membuatnya agar tidak dapat menggunakan Kemampuan dari keluarga kerajaan. Tetapi entah bagaimana dia menemukan sebuah Celah dimana Segel tersebut telah menghilang dan Kekuatannya dapat dilepaskan.
Meskipun rencana yang sudah dia buat Untuk percobaan pembunuhan telah gagal oleh Teman sekelasnya, Tetapi itu adalah awal dari bencana ini dapat dimulai.
Benar......Saat ini yang ku hadapi adalah.......
" Apa Maksudnya Ini, Michael!!! ....... Apakah Kau Benar-benar sudah Gila!!!! " _(.... ) teriak dari seseorang yang melihat di kejauhan.
" Berisik, dasar Hama........Jika kalian tidak datang ke tempat ini dan mengacaukan semua rencananya, aku tidak akan sampai Melakukan Hal Seperi ini......
Kalian tidak ada Bedanya dengan Para Sampah yang selalu mengekang diriku.......
Aku sudah kehilangan kesabaran dan tidak ada lagi jalan keluar.......ah tidak!
Jika aku Hidup Sengsara, Maka Semua orang di Negara ini, Dunia ini dan seluruh isinya harus merasakan hal yang sama....... " _( Michael ).
Dengan aura hitamnya yang begitu kuat dan juga gelap, Dia muncul di tengah-tengah pesta perdamaian yang diselenggarakan untuk kedamaian dunia.
Dia benar-benar menjadi Orang gila yang telah kehilangan akalnya. Dengan luka tusukan senjata di dadanya dan juga darah yang keluar dari mulutnya , dia menunjukkan senyuman tawa yang begitu menakutkan.
" ....... "
berjalan dengan kegilaan yang menguasai dirinya. Dia kemudian mulai mengangkat sebelah tangannya dan mengeluarkan sebuah aura hitam yang sangat tidak menyenangkan.
" hyaaaaa!!!!! "
Orang-orang yang telah menghalanginya kemudian mulai terlempar cukup jauh dari jarak jangkauan , Menyusahkan diriku seorang diri di tengah panggung kekacauan.
dengan tubuh yang tidak berdaya dan Kedua tangan yang hilang, Aku hanya bisa menatapnya dengan pasrah.
Aku benar-benar telah membuat Monster ini ada di tempat ini, Dan ini mungkin adalah ganjaran yang harus ku terima.....
dia kemudian menatapku dengan tatapan dingin, Pandangannya kepadaku tidak lebah dari sekedar sebuah tatapan hina karena telah banyak mengecewakannya.
" Semenjak kau Membawaku dengan paksa dari ibuku, Aku selalu membencimu jauh di dalam lubuk hatiku.....
Kau juga menghancurkan Semua kenangan Berhargaku dan membuatku harus hidup di tempat yang busuk ini......
Tatapanmu yang selalu memandang rendah diriku Benar-benar telah ku balas pada momen ini.
Bagaimana Rasanya Kehilangan kedua tangan, Itu benar-benar menyakitkan bukan!?
Tapi yang benar saja, Itu bukanlah apa-apa jika dibandingkan dengan Semua Penghinaan mu yang kau lakukan kepada kami.......
Setiap Darah yang mengalir di tubuhku, Dan juga Wajah ini......Semua ini, Semua ini benar-benar membuatku menjadi Jijik.
Rasanya sangat hina, rasanya benar-benar membuatku menjadi hina , Karena Harus menerima Ayah seperti dirimu ini " _( Michael )
Dengan melontarkan semua kata-kata umpatannya, Dia kemudian mulai mempersiapkan sebuah serangan dari aura gelap yang dia kumpulkan.
Aura gelap tersebut membentuk sebuah pedang yang cukup panjang, Sebuah pedang yang akan dia gunakan untuk mengakhiri hidup seseorang.
" uhuk uhuk "
selesai dalam membentuk senjata dari aura gelap tersebut, dia mulai mengeluarkan batuk darah dari mulutnya.
Tubuhnya telah mencapai batas dimana Manusia tidak akan lagi bisa menahan semua kekuatan tersebut, sebuah upaya untuk membalas dendamnya dan Mengakhiri hidupnya sekaligus.......
" Aku Membencimu, aku benar-benar sangat membencimu..........
Jika saja kau memperhatikan kami, baik Ibu dan juga Teman ku tidak akan pernah berakhir menderita seperti ini........
Dan juga, aku tidak akan berakhir dengan keadaan menjijikan ini " _(Michael)
Dengan mengatakan semua Perasaannya, anak itu dengan Sangat Kesal mengutuk semua keadaan yang terjadi kepada dirinya dan orang yang penting bagi dirinya.
Penghinaan yang selama ini terjadi kepada Ibu dan Tamannya menjadi sebuah penderitaan. Dimana mereka harus berada di tempat yang begitu kotor seperti lingkungan yang mengekangnya selama ini...
" kau juga akan pergi menyusul kami, jauh di dasar neraka terdalam.........
Matilah kau!!! AYAH B**INGAN!!! " _( Michael).
Anak itu mulai melanjutkan umpatannya kepada orang yang selama ini dia benci, Dia kemudian mulai menusukkan pedangnya ke tubuh Orang yang dia benci dan mengharap agar orang yang dia benci selama ini juga merasakan rasa sakit yang sama.
" ........"
Pedang tersebut menancap cukup dalam hingga menembus sampai ke punggungku.
Ketika pedang sudah menancap dengan dalam, Sebuah reaksi mulai muncul setelah pedang tersebut tertancap.
Duri-duri tajam dengan jumlah yang sangat banyak mulai menusuk keluar dari dalam tubuhku dan membuat sekujur tubuhku penuh dengan rasa sakit akibat duri tersebut.
Dengan rasa sakit yang ku rasakan, aku tidak dapat lagi bertahan dari rasa sakit mengerikan tersebut.
Tetapi sedikit kesadaranku masih tetap ada.
Meskipun aku mengetahui bahwa Keadaan ini sudah terlambat untuk dikatakan tetapi aku hanya ingin dia mendengarkan ucapanku.
Aku hanya ingin mengatakan ini untuk terakhir kalinya sebelum aku mati dalam keadaan yang buruk ini......
" Ma.....af.......Mi....cha.....el " _ ( Helios ).
Sebuah kalimat kecil mulai keluar dari mulutku.
Selama masih ada kesadaran, Aku hanya ingin mengucapkan semua itu......
aku benar-benar orang yang buruk, aku telah menjadi orang yang buruk.....
Aku tahu bahwa dia tidak akan pernah memaafkan diriku, meskipun begitu aku hanya ingin mengucapkan permintaan maaf karena menghancurkannya.
" ...... "
Ketika kesadaran ku perlahan mulai menghilang, Aku mulai melihat sebuah senyuman yang tulus dari wajahnya tersebut.
Aku tidak pernah menyadari bahwa dia bisa menunjukkan senyuman setulus ini, tetapi senyuman tersebut tidak lain adalah sebuah senyuman dimana Seorang anak membunuh ayahnya sendiri......
" Terkutuk lah hingga ke neraka terdalam, Ayah!!! "_( Michael).
Ini pertama kalinya seseorang anak memanggilku dengan sebutan ayah.
Aku cukup senang karena dia akhirnya mengakui diriku, meskipun itu artinya Terjadi di kematian yang sangat buruk.
Perlahan kesadaran ku menghilang dan mulai kabur.
Aku menutup mataku dengan perlahan dan menerima kematian buruk yang terjadi kepada diriku.......
.......
.....
" yang mulia, yang mulia......apakah anda Baik-baik saja!? , hei yang mulia " _(.....)
Setelah aku yakin bahwa aku telah berada di dalam kegelapan, sebuah suara tiba-tiba saja masuk ke telingaku!?
Suara tersebut cukup familiar di telingaku tetapi aku tidak tahu siapa itu?
Perlahan sebuah cahaya mulai muncul di tengah kegelapan yang begitu dingin ini.
Sebagai seseorang yang mati dengan penuh penyesalan, Aku yakin bahwa Akhirat akan menghakimiku.
" Yang Mulia Hellios.....Yang Mulia Hellios, Apakah anda mendengarkan saya..... Hei!? " _(....)
Ketika telah mendekat ke arah cahaya, Secara tiba-tiba suara itu menjadi semakin jelas di telingaku.
Sebuah pemandangan dari cahaya mulai menampakkan dirinya. Sebuah tempat yang ku yakini bahwa itu adalah Akhirat?
Tetapi ini tidaklah Sesuai dengan Perkiraanku......
" Huh!? "
Dengan mata terbuka lebar dan juga Keringat dingin yang membasahi tubuhku. Aku tidak pernah percaya dengan apa yang ku saksikan ini?
Aku mendapati diriku berada di sebuah rumah kaca dengan taman bunga kecil yang ada di dalam rumah kaca tersebut.
" Sayangku, Aku yakin bahwa Yang mulia Hellios sangat kelelahan dengan pekerjaan. Tolong bertindaklah dengan sopan!? " _( Kata seorang pria tampan dengan rambut Berwarna silver ).
" Aduh....Aku juga tahu itu sayang, Itu sebabnya aku merujuk..... Yang mulia tampaknya sedang memikirkan sesuatu!? " _( Kata seorang Wanita cantik dengan Rambut berwarna Pinky ).
Berada di tengah pesta teh yang diadakan oleh Duke dan Duchess di rumah kaca mereka , Aku dengan keadaan yang cukup bingung mulai melihat ke sekeliling arah.
Yah ini adalah sebuah acara yang selalu dilakukan oleh kami bersama. Dan ini adalah acara yang sederhana.....
Tidak hanya Duke dan Duchess yang ada di kediaman tersebut. Acara Pesta teh ini juga di hadiri oleh laki-laki lain yaitu Seorang Kapten Ksatria, Seorang Maquess dan Juga seorang pedagang bergelar Earl.
Kami semua berkumpul di kediaman ini karena Pertemanan kami dengan Duke dan Duchess yang cukup baik.
Tetapi berbeda dengan semua orang, Aku yang hadir di acara ini mulai merasakan keanehan di dalamnya.
Benar.....aku mulai merasa terganggu di tempat ini, Melihat mereka semua, entah bagaimana membuatku ingin muntah dan ingin mengakhirinya sekarang juga.
"....... "
Tanpa menunggu banyak waktu, Aku kemudian mulai beranjak dan mulai berdiri dari tempat dudukku.
Aku perlahan mulai berjalan meninggalkan acara minum teh, karena ada sesuatu yang harus ku periksa di istana ku.
" Ya, Yang mulia mengapa anda terlihat tergesa-gesa!? Anda tampaknya sedang tidak enak badan!? " _( Kata Duchess itu dengan tatapan khawatir ).
Menyadari bahwa aku mulai bertindak aneh di acara ini, Duchess itu mulai bertanya kepada diriku!?
Aku kemudian mulai menoleh ke belakang dan mulai menunjukkan senyuman palsuku, aku harus menyelesaikan ini sebelum mereka menyadarinya....
" Ma, Maaf.....Aku sepertinya akan sibuk untuk beberapa hari ini.....
Aku akan kembali ke istana ku karena ada banyak tugas yang harus ku selesaikan....jika begitu sampai jumpa "_ ( Hellios).
Setelah memberikan jawaban kepada mereka semua, Aku kemudian mulai berbalik dan mulai bergegas untuk meninggalkan tempat tersebut.
Meskipun ini merupakan sebuah kebohongan tetapi aku tetap harus memperhatikan sesuatu...
Ini merupakan sesuatu yang penting yang harus ku lakukan , Karena ada seseorang yang harus ku periksa saat ini.
..............
( POV : Author )
Ketika telah meninggalkan pesta teh yang diadakan di kediaman Duke , Hellios yang terlihat begitu tergesa-gesa mulai mempercepat lajunya untuk segera menuju ke istana kekaisaran.
Ketika sudah sampai ke istana kekaisaran, hal pertama yang dia lakukan adalah berlari secepat mungkin.
Meskipun dia mengenakan pakaian kebesarannya yang cukup berat, itu tidak akan menghalanginya untuk mengejar sesuatu.
Ini adalah sesuatu yang harus dia lakukan sekarang juga, karena tidak akan ada lagi kesempatan setelah semua itu terjadi....
Ketika tiba di tempat yang ingin dia tuju, Kaisar kemudian mulai berhenti di tempat itu.
Tempat itu merupakan sebuah pintu yang cukup spesial. Sebuah pintu yang berbalut dengan perak.
Di balik pintu tersebut ada sebuah ruangan yang harus dia tuju.
Dengan keberaniannya, dia mulai membuka pintu tersebut dan masuk ke ruangan itu.
Terlihat bahwa ruangan itu merupakan sebuah taman bunga yang berada di dalam istana.
Taman tersebut berisikan banyak sekali bunga mawar dengan berbagai warna sebuah taman ekslusif yang diperuntukkan untuk bunga mawar.
Kaisar kemudian mulai berlari masuk ke dalam taman tersebut.
" Lena dimana kau......Lena, Lena , Lena!!!! " _( Hellios).
Ketika kaisar berada di dalam taman tersebut dia mulai meneriakkan nama dari seseorang di dalam taman tersebut.
Lena adalah panggilan untuk seseorang perempuan, Dan perempuan tersebut adalah orang Ingin dia cari.
tetapi saat kaisar terus memanggil nama perempuan tersebut dan berteriak di dalam Ruangan. Perempuan tersebut tidak datang!?
Atau lebih tepatnya perempuan itu tidak ada di ruangan tersebut.
" Lena.....Lena, kumohon.....Kumohon, tolong jawablah aku " _( Hellios )
Dengan air mata di kedua matanya, Sang kaisar yang telah lelah terus mengucapkan nama dari perempuan tersebut. Dia sampai memohon agar perempuan tersebut datang dan menjawab dirinya....
" A,Anu.......Mohon maafkan saya, Yang mulia..... " _(....)
Ketika sang kaisar sedang bersedih karena perempuan yang dia maksud tidak menjawab panggilan nya. Seseorang tiba-tiba saja datang dan menghampirinya.
terlihat bahwa itu merupakan seorang Maid yang bertanggung jawab atas perawatan tempat tersebut.
Dia terlihat menundukkan kepala dengan wajah sedikit takut....
" ......"
menyadari bahwa ada seseorang di tempat tersebut. Kaisar mulai menatapnya dengan sangat serius.
" Kamu.....Bukankah Kamu adalah Pelayan Lena!?
Lalu dimana? Dimana Lena Sekarang!!! " _( Hellios ).
Menyadari bahwa Pelayan dari wanita yang dia cari berada di tempat tersebut.
Kaisar yang terlihat sangat sedih mulai bertanya kepada pelayan tersebut.
Dia bertanya dimana Wanita bernama 'Lena' berada!? Sebagai seorang pelayan yang selalu setia dengannya, Seharusnya pelayan itu tahu dimana tuannya tersebut.
Melihat kaisar bertingkah seperti itu, Pelayan terlihat menjadi sangat takut. Tidak biasa bagi pelayan itu untuk mendengar kalimat dari kaisar dan juga mengapa kaisar mencari Tuannya tersebut.
" nyonya Lena......Nyonya Lena , Saat ini Dia sudah benar-benar tidak ada ditempat ini......
Anda sudah menceraikan beliau semenjak 2 Tahun yang lalu, Dan anda juga mencabut statusnya sebagai bangsawan.
Beliau juga tidak pernah menghubungi saya lagi semenjak beliau pergi dari tempat ini, Seakan-akan Nyonya Sudah menghilang dari Dunia ini " _( ..... )
Dengan nada sedihnya, Pelayan itu mengatakan semua yang terjadi kepada Sang kaisar.
Pelayan itu mengatakan bahwa Kaisar telah menceraikan majikannya 2 Tahun yang lalu. Dan semenjak 2 Tahun tersebut, Pelayan itu sudah tidak lagi mendapatkan Kabar dari Nyonya yang dia layani.
Nyonya yang dia layani tersebut seakan telah menghilang dari dunia ini. Dia tidak meninggalkan jejak apapun, Tidak meninggalkan pesan ataupun memberitahu orang lain kemana dia akan pergi.
" bruh...... " seketika Kaisar itu mulai terguncang saat mendengar kenyataan tersebut.
'Lena' Atau Wanita yang dia cari telah lama diceraikan oleh dirinya. Dan dia baru tersadar 2 Tahun setelah perceraian tersebut.
Meskipun saat ini dia kembali ke masa lalu, Tetapi dia kembali di Saat yang kurang tepat.
Karena Waktu regresi ini terjadi 2 Tahun setelah perceraian, dan Wanita itu 'Lena' telah pergi meninggalkannya bersama dengan Anak yang masih dia kadung.
" Aku terlambat.....Aku benar-benar Terlambat......
Aku benar-benar Bodoh, Lena , Lena!!!!! " _( Hellios )
Dalam kesedihannya, Dia mulai menyesali semua yang dia lakukan selama ini.
Dapat dikatakan dia sudah terlambat untuk mengubah keadaan. Karena 'Lena' Telah pergi meninggalkannya dan Mengurus anak tersebut seorang diri seperti di kehidupan masa lalu.....
Bersambung.....
...........
............
( Author : Aduh Kok malah berubah jadi cerita Nyesek 😳😭 )
ᮠᮨᮜᮣᮤᮇᮞ᮪ ᮗᮧᮔ᮪ ᮠᮞ᮪ᮗᮜ᮪ᮒ᮪
( Hellios Von Hasvalt )
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 107 Episodes
Comments