Setelah mengikuti paman cukup lama, akhirnya kami tiba di tempat yang ditentukan.
Ini merupakan sebuah tempat latihan milik keluarga Rosse. tempat ini hanya di peruntukan khusus untuk keluarga Baron saja.
Meskipun orang lain dilarang untuk memakai tempat ini sebagai tempat latihan, Tetapi untuk diriku ini merupakan pengecualian karena hubungan baikku dengan Rosse.
Terlihat bahwa tempat latihan ini cukup luas untuk sebuah tempat latihan. tempatnya cukup terpencil dan memiliki cukup banyak penghalang untuk mengatasi masalah Monster jika mereka masuk.
Di tempat ini juga terdapat cukup banyak boneka kayu untuk latihan berpedang.
Sebagai Seorang Swordmaster, Ini adalah hal yang wajar. Karena paman juga harus melatih Orang-orang baru untuk menjaga desa.
" Teknik berpedang bukan hanya mengenai Cara menebas ataupun memegang Sebuah pedang. Ada kuda-kuda, Tenaga dan juga stamina untuk bisa benar-benar menguasainya.
seorang Swordmaster harus bisa mengatasi perbedaan dalam mengayunkan senjata, Setiap pedang memiliki keunikan tersendiri yang harus dikuasai oleh Seorang Swordmaster berpengalaman. "_caylist.
" Baik " _Mikan..
Mendengarkan sedikit nasihat mengenai Teknik berpedang yang baik dan benar. Aku mendengarkan setiap perkataan yang dikatakan oleh paman.
Sebenarnya ada cukup banyak jenis pedang yang harus dikuasai oleh seorang Swordmaster.
Setiap pedang memiliki perbedaan tersendiri dan teknik yang juga berbeda-beda.
Dalam ilmu berpedang, Tidak hanya mengenai bagaimana cara menebas ataupun memegang pedang. Tetapi ada kuda-kuda, cara memakai dan juga Stamina yang bagus untuk bisa menjadi seorang Swordmaster.
" Karena pedang asli masih terlalu dini buatmu, maka pedang kayu ini akan menjadi Pedang milikmu......
sama seperti pedang, Kamu juga harus memilih pedang kayu dengan baik.....jadi pilihkan sekarang " _Caylist.
" Baik " _Mikan.
untuk menjaga keamanan. Pedang asli tidak boleh digunakan dalam latihan.
Paman kemudian mulai meminta diriku untuk memilih sebuah pedang kayu.
Cara memilih pedang kayu sama seperti memilih pedang Asli pada umumnya.
" ....... "
dalam memilih sebuah pedang, aku memilih pedang dengan bentuk yang tidak terlalu kecil dan juga tidak terlalu panjang.
Pedang yang dapat ku gunakan saat ini cukup terbatas, tetapi aku akan tetap memilihnya....
meskipun ukurannya tidak terlalu berbeda, tetapi dalam pemilihan pedang ini aku memilih pedang yang ukuran sedikit lebih kecil dari pedang kayu pada umumnya.
" Baiklah, kamu sudah memilih Pedangmu dengan baik..... ayo ikuti setiap gerakan yang paman lakukan " _Caylist.
" baik " _Mikan.
Setelah memilih pedang kayu, Paman kemudian meminta ku untuk mengikuti setiap gerakan yang dia lakukan.
Dimulai dengan posisi kuda-kuda untuk memegang pedang dan juga Teknik memegang pedang di tangan.
Paman kemudian mulai Menebaskan pedangnya ke Arah kiri. Aku mengikuti apa yang paman lakukan dan mulai Menebaskan pedang ke arah kiri.
" Ini adalah untuk mengetes kemampuan tebasan..... Arah angin sangat menentukan Letak target dan juga kekuatan pada Genggaman " _Caylist.
" Baik " _Mikan.
Setiap kali paman mulai Menebaskan pedangnya ke arah yang berbeda, Aku mulai mengikuti langkahnya sesuai dengan apa yang dia lakukan.
Arah samping, Arah depan dan juga arah bawah. Ada cukup banyak arah untuk melakukan serangan.
Aku mulai belajar bagaimana Seorang Swordmaster bisa menggenggam pedangnya tanpa sedikit pun masalah.
Aku terus berlatih mengikuti gerakannya sampai waktu yang cukup lama.
tidak terasa bahwa Matahari telah berada di ufuk barat, menandakan bahwa latihan hari ini telah diselesaikan.
................
...( Di Rumah Mikan )...
Setelah selesai dengan latihan, Aku kemudian kembali ke rumah dalam keadaan Kelelahan.
Biasanya aku akan terlihat sangat lelah setelah latihan lari. Tetapi untuk kali ini beban tersebut telah bertambah karena harus mengikuti latihan berpedang.
Ketika tiba di rumah, Ibu tampak kaget dengan keadaanku. Dia seperti melihat diriku bagaikan orang yang sedang babak Balur.
Badanku cukup kotor dan bau dengan keringat.
melihat bahwa aku cukup kotor setelah latihan , Ibu kemudian mulai memintaku untuk Mandi sesegera mungkin..
Dia sudah menyiapkan air panas sebelumnya, Air ini disediakan khusus untuk diriku seorang diri.
" Aduh.....Sakit " _Mikan.
Di bak mandi, Ketika tanganku menyentuh Air hangat. Rasanya tanganku benar-benar sakit sekali.
Aku cukup lama memegang Pedang kayu di tangan, hingga membuat tanganku kemerahan dan Terasa sakit.
" Ini baru hari pertama bagi diriku untuk memulai latihan berpedang. Tetapi rasa sakit ini begitu sakit...... Tampaknya tubuh ini masih belum terbiasa " _ ( Mikan ).
Mengingat bahwa tubuh ku sekarang anak berusia 6 tahun. Adalah sebuah hal yang wajar bahwa tangan ini terasa sakit.
" Meskipun begitu ini adalah Awal latihan, Perjalanan masih panjang.... " _Mikan.
sebenarnya tidak dijelaskan bagaimana Mikan bisa mempelajari teknik berpedang di Alur cerita asli.
Tetapi aku baru memulai ini di usia 6 tahun, Aku yakin bahwa kemampuan ku pasti akan lebih baik daripada Mikan yang asli didalam Game.
...........
( POV : Author )..
Disisi lain, Setelah beberapa hari menghilang dari desa tersebut.
Hellios pada akhirnya kembali dan melakukan pengamatan lagi.
Dia juga kali ini bersama seseorang yang dia atakan sebagai 'abang' orang yang sebelumnya datang bersama dengan Hellios.
Dalam pengamatannya , dia terus melihat perkembangan yang dilakukan oleh Elena dan juga Mikan.
" Anak itu sepertinya serius....Dia benar-benar mengelilingi desa ini sebanyak 100 kali, dan ini adalah sesuatu hal yang baru " _( .....).
" Apa yang membuatnya sampai serius itu untuk Latihan kecil ini!? Dia masih berusia 6 tahun , seharusnya dia dilarang untuk melakukan latihan awal di usia semuda itu " _(Hellios)..
" Tapi yang ku lihat bahwa sepertinya dia benar-benar serius loh.....apakah Baginda tidak senang dengan itu!? Dia itu anak anda loh " _( ...... )
" Karena dia anakku, Itulah sebabnya aku merasa khawatir dengannya jika terus memaksakan diri......Lagipula siapa Laki-laki itu!? Dia memberikan sebuah latihan yang tidak masuk akal kepada Anakku " _( Hellios ).
Melihat bahwa sepertinya ada seseorang yang memberikan sebuah latihan yang tidak masuk akal kepada Mikan, Tampaknya Hellios menjadi tidak senang dengan itu.
Kekhawatiran Hellios cukup masuk akal karena dia tahu bahwa Mikan masih berusia 6 Tahun.
" eh.....ini tidak biasanya, Anda peduli kepada Anak anda!? "_( ..... )
Merasa bahwa ini adalah hal yang tidak biasa. Abang/orang yang bersama dengan Hellios itu merasa sedikit aneh melihat hal itu.
Hellios/Kaisar adalah seseorang yang kurang peduli dengan lingkungan disekitarnya. Melihatnya mengkhawatirkan seseorang ini merupakan sebuah hal yang tidak biasa......
" Putraku masih berada di bawah umur.....Bukanlah hal yang wajar bahwa seorang Ayah mengkhawatirkan Anaknya...
lagipula apa yang dia lakukan, Anak-anak seusianya Seharusnya bermain dengan Anak-anak lainnya " _( Hellios ).
" eh, Dia sedang berlagak seperti seorang ayah...... Aku tidak benar-benar mengerti jalan pikirannya, Padahal kamu sendiri belum dekat dengannya " _....
" Ya, Saya mengerti...... Saya juga akan terus membantu untuk melakukan pengamatan terhadap Nona Elena dan Juga Anak kecil itu " _(......).
Tampaknya mereka akan terus melakukan pengamatan dalam waktu dekat.
Sejauh ini Hellios dan juga Abang/orang itu masih belum melakukan pergerakan apapun di desa tersebut.
Mereka harus terus melakukan pengamatan kepada Elena dan Michael. Mereka tidak boleh diketahui agar Elena dan Michael tidak melarikan diri ketika rencana mereka sukses....
Bersambung......
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 107 Episodes
Comments