...---Flash Back---...
" Bruhhhh bruhhhh " suara gemuruh petir yang terdengar di malam hari.
" Ah tidak, Aku harus bersiap-siap, Akan ada sedikit kebocoran..... " _( Ibu Mikan ).
Mengetahui bahwa sepertinya akan terjadi hujan lebat malam ini, Ibu Mikan mulai bergegas keluar dari kamar untuk bersiap-siap.
Hidup sebagai Orang miskin di desa yang terpencil memang sangatlah sulit, dia bahkan tidak memiliki uang untuk melakukan perbaikan pada atap rumah.
Ketika hujan tiba , Ada sedikit kebocoran yang terjadi di beberapa bagian rumah.
Agar kebocoran tidak merusak lantai kayu dan batu di rumah, Ibu Mikan harus menyiapkan ember untuk tempat menampung air hujan.
Satu persatu ember mulai diletakkan di titik-titik dimana terjadi kebocoran di rumah.
Di dekat kamar, di ruang tamu dan juga didekat cerobong perapian telah diletakkan Ember untuk tempat menampung air.
Hujan badai yang deras terjadi di luar rumah dan membuat suasana malam menjadi cukup mencekam.
" bruhhhh...... "
Suara petir menambah suasana mencekam Tersebut dan membuat tidur menjadi kurang nyaman.
Kelembaban menjadi meningkat tatkala hujan turun dengan derasnya. Ruangan rumah menjadi cukup dingin akibat kelembaban yang meningkat tersebut.
" Mikan, aku harap anak itu bisa tertidur dengan nyenyak......Dia pasti akan baik-baik saja----- " _( ibu Mikan )
" tok tok tok tok " suara ketukan pintu.
Saat hujan turun deras dan malam menjadi sangat larut, seketika suara ketukan pintu membuat suasana menjadi berbeda.
suara ketukan pintu itu terdengar cukup jelas di telinga ibu Mikan.
" Hah!? Sepertinya ada seseorang yang sakit malam ini...... Aku harus melayani mereka " _( ibu Mikan ).
Mendengar suara ketukan pintu itu, Ibu Mikan yang sudah terbiasa kini mulai beranjak dan berjalan menuju ke arah pintu depan.
Sebagai seorang tabib/dokter didesa terpencil ketukan di malam hari adalah hal yang cukup biasa untuk dihadapi.
Penduduk desa terkadang mendatanginya untuk berobat di malam hari. Meskipun sudah terlanjur larut tetapi ibu Mikan yang sangat peduli dengan penduduk desa tidak bisa mengabaikannya begitu saja.
Ibu Mikan kemudian mulai memegang gagang pintu untuk segera menyapa tamunya yang ingin pergi berobat.
Meskipun hujan lebat, ibu mikan tetap membukakan pintu karena rasa ingin tolong menolong yang di dalam hatinya.
" Mohon maaf, apa yang membuat anda datang hingga selarut ini....lalu siapa yang sakit malam ini------ " _( Ibu Mikan ).
ketika pintu mulai dibuka, ibu Mikan amg mengira bahwa itu merupakan salah satu penduduk desa yang datang untuk berobat kini dibuat terkejut dengan apa yang dia lihat.
Sesosok orang dengan postur tubuh yang cukup tinggi berada di depan pintu rumahnya. Di tengah hujan badai dia menggunakan tudung hitam untuk menyamarkan dirinya.
" bruhhhh " suara petir.
" huh------ "
Melihat sekilas wajah dari orang atau pria tersebut, seketika membuat Ibu Mikan menjadi sangat terguncang.
Sorot matanya menunjukkan ekspresi keterkejutannya. Dia tidak mengira bahwa orang tersebut datang ke rumahnya dan menemukan dirinya.
" Ka,Ka,ka,kau......." _( Ibu Mikan )
Wajah terkejut dari ibu Mikan menunjukkan sisi traumatik. Dia tidak pernah bisa mengira bahwa orang itu akan menemuinya lagi.....
" Hei, lama tidak bertemu......Aku akhirnya menemukanmu, Elena " _kata pria misterius itu dengan nada suara yang berat.
..................
" Mengapa, Mengapa, mengapa kamu........ Mengapa kamu ada di tempat ini!!!!! " _( Elena ).
Melihat pria itu datang ke rumahnya, sontak Elena mulai berteriak keras ke arah dirinya.
Sekujur tubuhnya menjadi sangat gemetaran ketika pria itu datang. Elena menunjukkan ketakutan dan traumanya ketika melihat kembali pria misterius tersebut......
Entah apa yang terjadi antara pria misterius itu dengan Elena, tetapi jelas bahwa pria misterius itu telah memberikan sebuah rasa trauma mendalam kepada Elena.
" apakah itu adalah ucapan mu kepada diriku setelah sekian lama tidak bertemu.....bukanlah kamu mencintai diriku!? " _kata pria itu.
Mendengar perkataan dari Elena yang keras kepada dirinya tampaknya membuat pria misterius itu menjadi tersinggung.
pria misterius itu mengatakan kepada Elena bahwa ucapan itu bukan sebuah ucapan yang pantas untuk dilontarkan dari seseorang setelah sekian lama.
Pria misterius itu juga menyinggung bahwa " Elena mencintai dirinya ".
" Jangan katakan sesuatu yang menjijikan tentang perasaan cinta....... Aku Tidak lagi mencintai mu, aku benci denganmu......Aku membencimu!!! " _Elena.
Mendengar perkataan dari pria itu, itu membuat Elena menjadi semakin kesal kepada dirinya.
Elena mengatakan kepada pria itu untuk tidak mengatakan sesuatu tentang cinta yang menjijikan kepada dirinya.
Elena tidak lagi mencintainya , dia sekarang sangat membenci pria itu......
" kalimat yang terucap dari lidahmu itu, Itu benar-benar menyakitkan...... Kau tahu, aku sangat merindukanmu Elena ku " _kata pria itu lagi.
Mendengar perkataan dari pria itu ,Sontak sebuah kenangan masa lalu yang buruk mulai memenuhi pikiran dari Elena.
Hubungan antara Elena dan juga pria misterius itu tidak berjalan dengan baik. Pria itu adalah orang yang buruk yang telah membuatnya harus berada di tempat tersebut.
" Rindu!? Apa yang kau ketahui mengenai perasaan rindu..........
Kau tidak ada bedanya dengan mereka semua, Kau sudah menghancurkan hidupku , apakah itu masih belum membuatmu untuk merasa puas juga!?
sekarang setelah sekian lama, kau datang dan menemui ku karena rindu kepada diriku!?
Jangan bercanda....... Kau bahkan tidak pernah melihatku sama sekali, Kau selalu mengabaikan ku dan selalu merendahkan ku di depan orang lain..........
Apakah tidak cukup bagimu untuk terus menggangguku...... Pergi dari sini!!!! " _Elena.
Setelah terjadi sedikit perbincangan, Elena mulai mengungkapkan semua isi hatinya kepada pria misterius itu.
Dia mengatakan bahwa pria itu tidak mungkin akan merasakan perasaan kerinduan. Pria misterius itu tidak ada bedanya dengan orang-orang yang pernah menyakiti di masa lalu.
" Lena, Aku----- " _ kata pria itu.
" Menjauh dari ibuku dasar penjahat!!!! " _Mikan.
Ketika mendengar perkataan yang menyakitkan dan isi hati dari Elena, Si pria misterius yang merasa bersalah itu sepertinya sedang ingin berusaha untuk mengatakan sesuatu.
Tetapi diluar dugaan bahwa ada seseorang yang berteriak sangat keras kepada dirinya.
Melihat bahwa ibunya sedang berhadapan dengan Seseorang yang mencurigakan, Mian yang terbangun dari tidurnya mulai berlari menuruni tangga untuk pergi ke tempat ibunya.
Di sana dia langsung berhadapan dengan pria misterius itu.
Mikan yang sedang dalam posisi bersiap mulai membuat posisi dimana dia ingin melindungi ibunya.
" Mi, Michael....kamu " _Elena.
Melihat bahwa sepertinya putranya ingin melindungi dirinya sontak membuat Elena menjadi sangat terkejut.
Mata dari pria misterius itu dan juga mata dari Michael mulai saling bertemu.
Terjadi sebuah kontak mata yang terjadi antara mereka berdua......
pria itu juga cukup terkejut dengan kedatangan anak laki-laki tersebut.
Mendengar ucapan dari Elena yang menyebut namanya, sudah jelas bahwa itu adalah nama dari anak laki-laki itu.......
" Michael ya........... " _Kata pria misterius itu.
" ibu.....dia benar-benar sangat ketakutan " ( didalam hati Mikan).
" Apa yang kau lakukan kepada ibuku dasar orang jahat!!!!! aku tidak akan membiarkanmu menyakiti ibuku!!! " _mikan.
Melihat bahwa ibunya ketakutan kepada pria itu, Mikan sontak langsung berteriak kepada pria itu.
Pria itu jelas adalah orang jahat menurut Mikan. Karena tidak mungkin ibunya akan terlihat sangat ketakutan seperti itu jika bukan orang jahat.
Melihat bahwa ada sebuah halangan , pria misterius itu tampaknya tidak senang.
Melihat penampilan dari anak laki-laki itu, jelas dia adalah putra dari Elena. Dan Elena yang membesarkannya seperti itu.
" Anak kecil....Kau benar-benar mirip sekali dengan----- " _Kata pria itu.
" Dia adalah anakku....... Jika ini menjawab semua perkataanmu, tolong pergi dan jangan pernah temui kami lagi.......
Sudah Cukup, Kumohon cukup.....Tolong biarkan aku dan putraku untuk hidup di tempat ini dengan tenang, Jangan pernah kau tunjukkan wajahmu lagi "_Elena.
ketika si pria ingin meneruskan kata-katanya, tiba-tiba Elena memotong pembicaraan dan berteriak kepada pria misterius itu.
Elena memeluk anak itu dengan cukup erat, dia juga tidak ragu mengatakan bahwa anak itu adalah putra kandungnya sendiri.
Dalam kalimat tersebut, Elena mengatakan kepada pria itu untuk segera pergi. Yang diinginkan oleh Elena saat ini adalah kehidupan yang tenang dengan putranya dan tidak lagi diganggu oleh siapapun.
" Baiklah, Aku akan segera pergi....... Aku pasti akan segera membawa kalian kembali "_kata pria itu.
Dengan wajah masamnya, Pria itu yang tampaknya cukup kecewa pada mulai pergi dari tempat itu dan meninggalkan mereka berdua.
Dia tampaknya gagal untuk membujuk Elena agar kembali kepada dirinya , dia juga menyadari bahwa Elena saat ini benar-benar tidak lagi menyukainya.
" huh huhkkkss "
Ketika si pria misterius itu pergi, Elena merasa bahwa dia hampir saja terjatuh.
Dia juga mulai mengeluarkan air mata dengan cukup deras. Semua emosi dan juga kesedihan benar-benar terkuras akibat pertemuan dengan pria misterius tersebut.
" ibu " _mikan.
Elena yang begitu sedih mulai memeluk putranya dengan cukup erat.
" Tidak apa-apa.....Malaikat kecilku, ibu baik-baik saja " _Elena.
Malam ini rumah penuh dengan nuansa kesedihan akibat rasa takut dari Elena.
Tetapi semua baik-baik saja. Elena masih memiliki Mikan sebagai putranya, Mikan adalah satu-satunya keluarga Elena yang dia sayangi......
Bersambung........
Catatan Author :
Kehidupan Masa lalu dari Elena ( Ibu Mikan ) itu juga cukup nyesek. Dimana dia hancur sama keluarga nya sendiri dan telah kehilangan semua hal yang berharga bagi dirinya 😭
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 107 Episodes
Comments