Gadis Desa Di Hamili CEO Kaya
AN 20
Gia(nenek Nasmida)
nenek tidak izinkan! Kamu pergi!
Nasmida Randy
Tapi nek, walau bagaimana pun anak ini tetap anak kandungnya
Gia(nenek Nasmida)
Nenek tidak peduli, selagi nenek masih hidup, kamu tidak nenek izinkan pergi menemui dia!!
Gia(nenek Nasmida)
Aku kehilangan anak ku satu-satunya, sekarang kamu malah ingin bersama dengan orang yang telah membunuh ayah mu!
Nasmida Randy
jangan libatkan orang lain nek
Gia(nenek Nasmida)
Cukup! nenek tetap dengan pendirian nenek, kamu tetap disini!!
(berlalu pergi)
Nasmida hanya bisa menurut, walaupun ia melawan ia tetap tidak bisa, Karna neneknya akan melakukan apapun agar ia tidak pergi, sehinggalah neneknya sakit Karna usianya yang sudah tua, dan Nasmida pun bebas
Arfan terdiam mendengar cerita istrinya, ia juga tidak boleh menyalahkan Nasmida Karna tidak membawah anaknya pulang bertemu dengannya
Arfan Alixsander
Sudah malam tidurlah, aku masih ada kerjaan
(beranjak pergi ke ruangan kerjanya)
Nasmida Randy
(menatap kepergian suaminya)
Nasmida Randy
(melihat layar ponsel)
Daniel? Kenapa dia menghubungi ku malam-malam begini?
Nasmida Randy
(mengangkat)
Halo kak niel, tumben sekali kamu menghubungi ku📱
Daniel Aksaray
Cuba tebak aku dimana?📱
Nasmida Randy
Gak tau? Emang kakak dimana?📱
Daniel Aksaray
sekarang aku di bandara📱
Nasmida Randy
Emang kakak mau kemana?📱
Daniel Aksaray
Menyusul kelian📱
Daniel Aksaray
Yaudah ya, nanti aku telefon setelah sampai baru kita ketemu, dah....📱
Arfan Alixsander
Siapa yang telefon? Mesra bengat
(meminum kopi)
Nasmida Randy
Kak Daniel, dia yang selalu membantu ibu dengan ku menjalankan perusahaan peninggalan nenek
Arfan Alixsander
(duduk disemping)
oh.... kenapa dia menghubungi mu?
Nasmida Randy
Katanya dia mau datang, dia ajak ketemuan setelah dia sampai
Arfan Alixsander
Emang aku izinkan?
Arfan Alixsander
Aku belum mentandatangani surat cerai itu, berarti kita masih suami istri
Nasmida Randy
Jadi aku gak boleh ketemu sama dia?
Arfan Alixsander
Bisa, asalkan jaga batas mu, apa lagi kamu mau ketemu dengan seorang pria
Nasmida Randy
(tersenyum)
Aku sentiasa jaga batas mas....
Arfan Alixsander
(mendekatkan wajahnya)
Tapi dengan syarat?
Nasmida Randy
Apa syaratnya?
Arfan mengacup bibir istrinya lalu turun ke leher, yang membuat Nasmida kehilangan kesedaran dan mendesah, yang membuat Arfan melepaskan baju yang dipakai istrinya tanpa sisa
Arfan Alixsander
(meramas ke**a g****g mi**k istrinya sembil m*******p)
Nasmida Randy
Shhh~~~haphhh~~~~
(menekan kepala suaminya)
Arfan Alixsander
(m*****k j***nya ke m***k istrinya)
Nasfan Arfan
Momy!!!
(teriak dari kamar setelah bangun tidak melihat momynya)
Nasmida Randy
Mas!! Nasfan terbangun!?
Arfan Alixsander
Ayo ke ruangan kerja ku, kita lanjutkan disana
Nasmida Randy
Tapi mas....
Arfan terus mengendong istrinya keruang kerjanya, dan melanjutkan disana
Nasmida Randy
Aghhh!!! Cepat Mas, nanti Nasfan ketakutan
(tersentak kuat)
Arfan Alixsander
(menggerakkan pinggulnya dengan cepat)
Nasmida Randy
Ahhh~~~sakit mas~~pelan-pelan~~
Arfan Alixsander
Diamlah tahan sebentar, kamu begitu cerewet
(melumat bibir istrinya dengan rakus)
Irfan Khairi
(memakai bajunya)
Apa kamu tidak takut, suami mu marah?
Lesti Arsil
Aku tidak punya suami
Irfan Khairi
jangan berbohong Lesti, Arfan bisa membunuh ku kapan saja, saat dia tau aku menyentuh istrinya
Lesti Arsil
Iya, dia akan membunuh mu, Karna menyentuh kakaknya
Lesti Arsil
Aku tidak jadi menikah, Karna kami bersaudara, satu ibu lain ayah
Irfan Khairi
(tersenyum dan terus menindih Lesti)
Mari kita lakukan lagi!
Lesti Arsil
(mengalungkan tangannya dileher Irfan)
Ayo~~~aku juga belum puas
Irfan Khairi
(mencium bibir Lesti)
Comments
Laurena Imelya
lanjut dong kak plis dan semangat 💪💪💪💪💪💪
2024-12-22
2
E͟d͟n͟a͟l͟y͟n͟ ͟R͟u͟b͟y͟ ͟○○♢
samangat up thor /Grin//Grin/
2024-12-23
2