Gadis Desa Di Hamili CEO Kaya
AN 6
Lesti Arsil
bagaimana keadaan ibu mu? Apa sudah Baikan?
Irfan Khairi
Ibu ku....sudah meninggal 2 minggu lalu
Jelyn viktor
(menatap dari atas)
Dia benar-benar tidak takut dengan bekal mertuanya
Nasmida Randy
(ikut menatap Lesti)
Jelyn viktor
Hey...kamu kenapa diam aja?
(menatap Nasmida)
Nasmida Randy
Aku baik-baik saja
Jelyn viktor
(meletakkan tangan di dahi Nasmida)
gak panas? Tapi wajah mu pucat?
Nasmida Randy
Mungkin kecapean, aku ke kamar dulu
(berlalu pergi)
Jelyn viktor
(menatap kepergian Nasmida)
Nasmida terus teringat akan ucapan Arfan, ia benar-benar takut kalau ucapan Arfan jadi kenyataan
Nasmida Randy
(memagang perutnya)
Aku harap itu tidak benar, aku tidak akan merosak hubungan Lesti dengan mas Arfan
Nasmida Randy
Kejadian malam itu hanya kecelakaan
Lesti baru saja pulang, dan Arfan sedang menunggunya, di depan pintu
Arfan Alixsander
(melihat jam di pergelangan tangannya)
Sudah jam 10 malam, kamu baru pulang?
Lesti Arsil
Apa kamu begitu peduli dengan ku?
Arfan Alixsander
Sudah pasti aku peduli, Karna kamu tunangan ku, dan jangan pernah memalukan keluarga ku dengan sikap murahan mu!
Lesti Arsil
kalau begitu, putuskan pertunangan kita, dengan begitu keluarga mu tidak akan malu
Arfan Alixsander
Kamu begitu mencintai pria itu, sampai lupa ayah mu?
Arfan Alixsander
Baiklah, Karna kamu sendiri yang meminta putus, mari kita temui mamaku
Arfan Alixsander
Tidak berani?
Lesti Arsil
kalau bukan karna ayah aku tidak akan bertahan selama ini
(batin)
Arfan Alixsander
Aku mempertahankan pertunangan kita, hanya Karna mama ku, aku tidak akan mencintaimu Lesti
Arfan Alixsander
kita sama-sama tidak bisa lepas dari ikatan pertunangan
(berlalu pergi)
Saat Nasmida berangkat kerja, kepalanya benar-benar terasa berat, dan wajahnya sangat pucat, namun ia tetap bekerja demi dapat uang
Nasmida Randy
(memagang kepalanya yang terasa sakit)
???
Cepatlah buat kerja!! Desar lembab!!
Nasmida Randy
Baik mbak
(menyusun dokumen dan melap meja)
???
Nasmida buatkan saya teh sekarang!!
(suruhnya)
Nasmida Randy
Baiklah
(ingin pergi)
???
Selesaikan dulu pekerjaan mu!!
(menarik Nasmida)
Karna tubuh Nasmida sangat lemah dan kepalanya yang terasa sakit, ia pun terjatuh dan pengsan, semua karyawan pun berkumpul melihat Nasmida dalam waktu yang sama Arfan dengan Nazrin lewat
Arfan Alixsander
Ada apa ini?
Nazrin (Asisten Arfan)
Siapa?
???
Tukang bersih-bersih pak
Nazrin (Asisten Arfan)
Apa-apa jangan Nasmida
Nazrin dengan Arfan terus melihat,
Nazrin (Asisten Arfan)
Nasmida!!?
Arfan Alixsander
(terus mengendong pergi)
Nazrin (Asisten Arfan)
???
Terlihat Arfan menunggu kesedaran Nasmida dari pengsan
Arfan Alixsander
(melihat layar ponsel dan mengangkat)
Hmm📱
Nazrin (Asisten Arfan)
Rumah sakit mana? Kamu bawah Nasmida?📱
Arfan Alixsander
(berdiri membelakangi Nasmida)
Bukan urusan mu📱
Nazrin (Asisten Arfan)
Tunangan mu sedang mencari mu, dan aku bilang kamu membawah Nasmida kerumah sakit📱
Arfan Alixsander
dirumah sakit*****📱
(mematikan telefon)
Nasmida Randy
(Mulai sedar dan memagang kepalanya yang terasa sakit)
Aghhh!...
Arfan Alixsander
(berbalik dan menatap)
Sudah sedar?
Nasmida Randy
(menoleh)
Apa yang tuan lakukan disini?
Arfan Alixsander
Kadang mas, kadang tuan, aku memiliki dua nama
(gumamnya)
Arfan Alixsander
Tadi kamu pengsan, sekarang kamu dirumah sakit
Nasmida Randy
saya harus kembali bekerja
(ingin turun dari ranjang)
Arfan Alixsander
(menahan Nasmida)
Tetap disini sampai kamu sehat
Nasmida Randy
Saya sudah sehat, biarkan saya pergi
Arfan Alixsander
Kamu hamil
Comments
Yayang Amri
lanjut dan semangat nulisnya thorr😍😍, Alhamdulillah hamil juga Nasmida selamat🎉🎊
2024-12-15
2
Arinah
lanjutttttt dan semangatttt y thorr
2024-12-14
3
Laurena Imelya
lanjut dong kak plis dan semangat 💪💪💪
2024-12-14
2