Gadis Desa Di Hamili CEO Kaya
AN 14
Nasmida Randy
Irfan, bisa menunggu ku dalam beberapa hari, aku ingin menghantar surat pemberhentian kerja
Irfan Khairi
Kamu ingin ikut pulang ke desa?
Nasmida Randy
iya, sepertinya aku tidak cocok disini, lebih baik cari kerja di desa
Irfan Khairi
mau kerja apa disana? Kecuali kamu mau kerja di sawah
Nasmida Randy
Itu lebih bagus dari pada disini
(tersenyum)
Nasmida Randy
Aku berangkat dulu
(berlalu pergi)
Irfan Khairi
(menatap kepergian Nasmida)
Apa ada hubungannya dengan kejadian semalam?
Nasmida Randy
(melap meja sembil menunggu suaminya)
Sudah beberapa minit Nasmida menunggu Arfan masuk kantor, sehingga pintu terbuka dan menampakkan seseorang masuk
Nasmida Randy
(menoleh)
Mas Nazrin?
Nazrin (Asisten Arfan)
Kamu ngapain disini?
Nasmida Randy
Aku ingin bertemu dengan tuan Arfan
Nazrin (Asisten Arfan)
Oh....hari dia gak masuk, dia baru saja menghubungi ku katanya dia mau ke butik mencari baju pengantin
Nazrin (Asisten Arfan)
Boss kita itu tidak lama lagi akan menikah, dengan tunangnya
Nazrin (Asisten Arfan)
Yaudah teruskan pekerjaan mu bersih-bersih, aku keluar dulu
(meletakkan dokumen dan pergi)
Nasmida Randy
(menghela nafas panjang)
Aku tidak seharusnya ada disini, berdiri ditengah-tengah Mas Arfan dengan Lesti, lebih baik aku pergi dari kehidupan mas Arfan
Nasmida pun meletakkan sepucuk surat diatas meja Arfan dan berlalu pergi
Jelyn viktor
Kenapa tiba-tiba mau pulang ke desa Hiks....
Nasmida Randy
Aku mau menemani ibuku di desa, kamu jaga diri ya, selalu telefon aku
Jelyn viktor
Iya Hiks, aku punya sesuatu untuk mu
(berlalu pergi mengambil)
Irfan Khairi
(menatap kearah jalan berharap Lesti datang)
Nasmida Randy
Lesti hari ini mau ke butik pengantin, dia tidak akan datang
Nasmida Randy
Aku juga berharap mas Arfan datang menemui ku, tapi sejak kejadian malam itu, kami sudah tidak bertemu
(batin)
Jelyn viktor
(datang dan menyerahkan)
kita harus selalu video Coll ya
Nasmida Randy
Makasih, ponsel ini pasti mahal?
Jelyn viktor
Tidak mahal kok, jaga baik-baik ya
(memaluk)
Nasmida Randy
(membalas pelukan)
Irfan Khairi
Aku tidak mau kamu peluk?
Jelyn viktor
(memukul jidat)
Irfan Khairi
Sialan kau!
(mengusap jidatnya)
Setelah pamit kedua orang itu pun berlalu pergi dengan teksi yang mereka pesan lewat online, namun setelah kepergian teksi itu, sebuah mobil mewah berhenti di depan Jelyn
Jelyn viktor
(menoleh kearah mobil)
Kak Arfan?
Arfan Alixsander
(keluar dari mobil)
Lyn, Nasmida mana?
Jelyn viktor
Sudah pergi...
(melihat kearah jalan)
Arfan Alixsander
pergi kemana!?
Jelyn viktor
dia sudah ikut Irfan pulang ke desa
Arfan Alixsander
Dimana desanya? Aku akan menyusulnya
Jelyn viktor
Pasti dia ingin memukul Irfan lagi
(batin)
Jelyn viktor
Aku tidak tau, aku tidak pernah ke desa mereka
(bohongnya)
Arfan Alixsander
(masuk ke dalam mobil dan melajukan mobilnya)
Arfan baru saja masuk ke kantor, Karna hari ini ia harus ke butik pengantin mencari baju untuk ia gunakan saat menikah dengan Lesti, Karna kejadian malam itu ia pikir bisa membatalkan pertunangan mereka tapi malah di percepatkan pernikahan
Arfan Alixsander
(melihat sepucuk surat)
Surat apa ini?
Arfan pun segera membuka surat itu, dan bertapa terkejutnya dia saat membaca isi surat itu
Arfan Alixsander
(menggenggam kuat surat itu)
Aku tidak akan melepaskan mu! Nasmida!
Comments
Yayang Amri
lanjut dong upload banyak banyak💪💪
2024-12-20
2
Laurena Imelya
lanjut dong kak plis dan semangat 💪💪💪💪
2024-12-19
2
Arinah
lanjutttttt dan semangatttt y thorr
2024-12-19
2