Gui mie menunggu dengan dengan tidak sabar, sedangkan li xue tampak berpikir sesuatu. Kemudian, zhang xiao fan datang dua piring daging ayam penuh ke meja makan, bau harumnya daging ayam sudah tidak tertahankan lagi membuat gui mie berkali-kali menelan air ludahnya.
zhang xiao fan kemudian membawa kedua piring daging ayam tersebut di meja makan dan dengan gerakan cepat, di meja makan sudah terdapat dua daging piring, sayur tumis, dan sup yang bergizi.
zhang xiao fan pada awalnya berpribadian ceria, pintar memasak dan keras kepala. Namun, semua itu berubah setelah tragedi mengerikan yang terjadi 9 tahun yang lalu yang mana pada saat itu usianya baru enam tahun. Dimana dia kehilangan gurunya serta teman baiknya yang telah ia jadikan sebagai keluarga disaat tidak ada keluarga utama yang menemaninya.
Dia hanya seorang pengemis jalanan yang mencuri demi memenuhi kebutuhan hidup. Ling ying adalah satu-satunya teman yang mau menemaninya dan bermain dengan nya disaat dia masih mengemis. Kemudian, seseorang datang, seorang pria paruh baya yang menawarinya untuk bergabungnya dan menjadi muridnya.
Meskipun dia tidak ingin ikut, tetapi dia terpesona dengan kekayaan yang dia miliki sehingga membuatnya mau bergabung. Ling ying telah pergi meninggalkannya tepat disaat dia akan mau mengungkapkan perasaannya, zhang xiao fan sebenarnya sangat menyukai ling ying disaat pertemuan pertama mereka dan sampai sekarang, dia masih merindukan wajah cantik dan imut yang membuatnya pertama kali merasakan cinta. Cinta seorang anak-anak.
Tanpa sadar, air mata zhang xiao fan keluar saat dia sedang memikirkan ini.
"Xiao fan, kenapa?" li xue bertanya dengan lembut.
Zhang xiao fan kembali kekesadarannya, dia menggelengkan kepalanya dengan tegas dan berkata, "tidak apa-apa, aku hanya sedang memikirkan masa lalu. Aku begitu merindukan temanku sehingga membuatku menangis."
"Teman? Teman apa laki-laki atau perempuan?" li xue bertanya lagi.
Zhang xiao fan menjawab, "tentu saja laki-laki, kami dulu sering bermain bersama dan menghabiskan waktu bersama, jadi aku sedikit merindukannya."
Zhang xiao fan menutupinya, dia tidak bisa memberitahukan akan masa lalunya yang begitu kelam. Sehingga membuaat acara makan ini menjadi berantakan.
Li xue hanya mengangguk, dan dia makan dengan lahap, dan gui mie tidak memperdulikan mereka berdua, dia makan dengan begitu lahap dan .
Daging ayam yang begitu empuk serta rasanya juga sangat enak, asinnya pas dan rasanya membuat siapapun melayang ketika memakannya.
Zhang xiao fan duduk dan ikut serta memakannya, tetapi, karena gui mie begitu lahap memakannya membuatnya hanya mendapatkan sedikit porsi dari makannya.
Li xue makan dengan anggun, dia tidak terlalu memperdulikan daging itu, karena memang dia tidak menyukai daging. Ketika ia memasak, ia hanya memasak sayuran dengan banyak dan tidak pernah memasak daging. Dan zhang xiao fan tau akan hal itu sehingga dia hanya membuat dua porsi satu porsi untuk gui mie dan satu porsi yang lain untuknya. Tetapi siapa sangka, gui mie makan terlalu lahap dan menghabiskan porsinya.
Setelah selesai makan gui mie meregangkan tubuhnya di kursi dan berkata, "makanan nya begitu enak, xiao fan ternyata kau pandai memasak. Berbeda dengan li xue."
Li xue mencibir, "kau baru tinggal disini selama dua hari, apa tau mu tentang masakannya."
Gui mie berkata dengan semangat, "tentu saja! Masakanmu hanyalah sayur. Selama hidupku, sayur adalah masakan yang selalu aku makan, ini adalah pertama kalinya aku memakan daging."
"Baru pertama kali?" zhang xiao fan bertanya dengan heran, dia juga jarang makan daging. Semasa kecil dia hanya mencuri roti untuk makan, setelah berguru dengaan tang xuan barulah untuk pertama kalinya dia memakan daging karena bing fei sangat ahli dalam membuat masakan daging sehingga dia mendapatkan resep makanannya. Itupun terkadang dia hanya makan daging sisa karena sudah habis dimakan tang xuan semua.
Gui mie melanjutkan, "iya, sewaktu kecil saya hanya tinggal dihutan, makan makanan dari hutan, seperti sayuran liar, buah-buahan liar dan jarang memakan daging."
"apakah kau tidak berburu?" li xue bertanya lagi.
Gui mie menggelengkan kepalanya, "tidak, saya tidak pernah berburu, karena ntuk menjadi kuat saya harus berkultivasi dan memakan banyak sayuran dan menghindari daging. Agar kekuatan saya meningkat."
Li xue terkekeh, "kalau begitu anda adalah biksu, tetapi, kenapa kelapa anda tidak botak." li xue dengan gemas memegangi dan menjambak rambut gui mie.
Gui mie menepis tangan li xue dan berkata, "jangan sentuh aku!"
Zhang xiao fan menghela napas, "kalian bertengkar setiap hari, seperti sepasang kekasih saja." zhang xiao fan kemudian berbalik, dan pergi kedapur untuk mencuci semua piring kotornya.
Selama mencuci, zhang xiao fan selalu mendengar tawa dan ocehan antara li xue dan gui mie, tampaknya mereka benar-benar telah akrab!
Zhang xiao fan telah selesai mencuci dan dia berniat menuju dapur, tetapi li xue dan gui mie telah pergi dari tempat itu.
Zhang xiao fan memanggil, "li xue, gui mie, dimana kalian?"
"di halaman!" terdengar suara li xue yang menjawab, zhang xiao fan kemudian bergegas menuju halaman, dan betapa terkejutnya dia mendapati li xue yang telah memegang tombaknya dan gui mie dengan pedangnya.
Zhang xiao fan menghela napas panjang, "apa yang sedang kalian lakukan?"
"bertarung!" jawab gui mie dan li xue bersamaan.
"maksudnya?"
Li xue berkata,"dia telah meremehkanku! Maka aku akan membunuhnya!"
Gui mie berkata, "siapa juga, aku tidak akan kalah darimu! Lihat saja!"
Zhang xiao fan hanya melihatnya dengan kusam, sementara li xue sudah menyerang duluan gui mie tanpa aba-aba.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 40 Episodes
Comments