Bab 12: Kematian tang xuan

Pria itu berkata, "bukankah aku yang harus bertanya bagaimana keadaanmu saat meninggalkan sekte?"

Tang xuan tersenyum, "sangat menyenangkan, akhirnya aku bisa terbebas dari kekangan sekte yang menyebalkan itu."

Pria itu merasa terhina dengan perkataan tang xuan yang menyangkut akan sektenya, dia berkata dengan marah, "Tang xuan! Apakah kamu tidak memiliki otak? Kamu tahu kan kalau kamu dan aku dipungut oleh ketua sekte dan ketua sekte memperlakukan kita berdua seperti anaknya sendiri. Dan kamu malah mengkhianatinya! Apakah sekarang otakmu tidak berada di tempatnya sehingga kamu malah mengatakan hal seperti itu? Aku sungguh kecewa terhadap sikapmu itu yang berubah, apakah karena wanita?"

Sebenarnya pria berpakaian hitam itu adalah tang yuan adik dari tang xuan. 50 tahun yang lalu mereka berdua dipungut oleh patriak sekte tang yang kedua bernama tang san, mereka berdua kemudian dibawa oleh patriak sekte tang tang san dan diajarkan berbagai ilmu bela diri dan senjata tersembunyi oleh patriak nya itu langsung.

Di antara banyak murid halaman luar, hanya tang xuan dan tang yuan yang dipungut langsung oleh tang san dan diajarkan secara langsung olehnya di halaman dalam.

Selama lebih dari 10 tahun, tang xuan adalah yang paling menonjol di antara murid dari halaman dalam kerena bakatnya dalam ilmu beladiri dan senjata rahasia membuatnya sebagai murid jenius dari halaman dalam.

Kemudian setelah tang xuan berkelana dunia silat, kiprahnya menjadi menakjubkan. Karena dia merumuskan senjata tersembunyi untuk dipakai oleh para prajurit perang untuk berperang dengan kekaisaran awan. Waktu itu usianya masih dua puluh tahun menjadikannya sebagai pemimpin pasukan perang termuda yang berasal dari sekte tang. Dia juga memutuskan untuk bergabung kemiliter dan menjadi jendral perang dan membuat nama sekte tang menjadi lebih dikenal dan disegani di dunia silat.

Sekte tang adalah keberadaan lama yang jarang diketahui orang umumnya karena sekte dikenal jarang bersosialisasi. Tetapi, sejak tang xuan muncul sekte ini kembali bangkit dan dikenal di dunia silat. Meskipun begitu hal ini tidak berlangsung lama karena tiba-tiba tang xuan menghilang dari dunia militer tidak tahu kemana setelah 5 tahun berada di pangkat jendral dan membuat kekaisaran awan menjadi ditakuti oleh oleh kekaisaran yang lain m tang xuan tiba-tiba menghilang.

Rumor akan kepergian dia menjadi perdebatan di antara banyak orang, mereka bilang kalau tang cuan telah jatuh cinta terhadap wanita lain dan memilih untuk tinggal bersamanya selama sisa hidupnya.

Selain itu, ada beberapa orang yang mengatakan kalau tang xuan dekat dengan putri dari sekte sungai gelap, musuh bebuyutan kekaisaran.

Rumor-rumor ini juga sampai ke telinga orang-orang sekte tang. Patriak sekte tang yang ke 14 tang ling memerintahkan adik tang xuan yaitu tang yuan untuk mencari keberadaan kakaknya karena jika memang rumor itu benar maka kehormatan sekte akan dipetaruhkan. Sebab ada aturan keras sekte tang yaitu tidak boleh menikahi seseorang yang bukan berasal dari sekte tang.

Setelah hampir 2 tahun mencari keberadaan nya akhirnya terdapat kabar juga bahwa di pulau persik terdapat tang xuan dengan seorang wanita yang selalu bersamanya.

Tang yuan langsung ke tempat itu dan menghampiri kakaknya, selain ini adalah perintah patriak, dia juga merindukannya berharap kalau kakaknya tidak seperti yang dirumorkan.

Tetapi ekspetasi tidak sesuai dengan realita. Tang xuan seorang jendral dari sekte tang orang sekte tang ternyata menikah dan menjalin hubungan dengan seorang wanita luar dan lebih memalukannya lagi tang yuan datang disaat mereka sedang berciuman mesra.

Tang yuan menghampirinya memintanya kembali ke sekte tetapi tang xuan menolak nya dikarenakan dia tidak ingin kembali dan menjalankan aturan aneh sekte dan tidak ingin terkekang oleh dunia baik itu militer maupun sekte dai hanya ingin hidup dengan yao yuena kekasihnya sekaligus istrinya.

Tang yuan memang memang merindukan kakaknya tetapi dia adalah orang yang menjunjung tinggi atas kebaikan orang lain. Dia masih tidak percaya melihat kakaknya yang melupakan sekte yang telah merawat dan membesarkan mereka berdua.

Tang xuan juga sebenarnya tidak ingin mengkhianati sekte sekaligus rumah baginya. Dia hanya ingin hidup bebas tanpa kekangan dan menikah dengan wanita yang mencintainya. Meskipun banyak wanita dari sekte yang cantik-cantik tetapi dia tidak pernah mencintainya dan selalu menuntut keras terhadap peraturan sekte.

Sampai dia bertemu dengan yao yuena seorang wanita cantik dari sungai gelap. Mereka bertemu pada saat kekaisaran awan berperang dengan sungai gelap untuk ke seribu kalinya. Bertemu dengan yuena membuat tang xuan merasa nyaman dan mengerti apa arti sebenarnya dari tinggal bersama orang yang mencintainya dan dia juga mencintainya.

Bersama yuena membuat tang xuan bebas dari berbagai masalah peperangan. Walaupun dia sering bertarung dengan anggota dari sektenya tetapi , yuena tidak pernah marah. Sampai suatu ketika tang xuan merasa bosan dengan peperangan dan memutuskan untuk hidup bersama dengannya di pulau bunga persik.

Tetapi beberapa bulan yang lalu istri dari tang xuan meninggal akibat dibunuh oleh seseorang dan anak perempuan nya juga menghilang.

Tang xuan menyimpit, "katakan padaku yang sebenarnya, apakah orang orang dari sekte yang sudah membunuh istriku?"

Tang yuan tersentak, memang benar kalau yang membunuh istrinya tang xuan adalah orang orang sekte tang dan ini adalah sebenarnya adalah perintah langsung dari patriak, "benar, orang-orang sekte tang yang telah membunuh istrimu, kanapa? Mau balas dendam? Dan orang yang membunuhnya langsung itu adalah aku."

Sontak pernyataan tang yuan membuat tang xuan kaget, ternyata istri tercintanya dibunuh oleh adiknya sendiri! Padahal dia berjanji siapapun yang telah membunuh istrinya maka harus dilenyapkan! Tetali, jika itu adiknya, apa yang harus dia lakukan?

Tang xuan menghela napas, "katakan, jika kamu membunuh istriku lalu dimana anak perempuanku?"

Tang yuan menggelengkan kepalanya, "aku tidak tahu! Saat aku membunuh istrimu aku tidak melihat anakmu."

"oh begitu" tang xuan menghela napasnya panjang dan sesuatu yang tidak terduga terjadi dia dengan sengaja mengambil sebuah jarum salah satu senjata tersembunyi dan menyayat di nadinya membuat darah berjatuhan dari tangannya.

Tang yuan yang melihat ini, tertegun, bagaimana mungkin seorang tang xuan bunuh diri? Padahal dia pernah mengatakan kalau hal yang paling dia tidak bisa lakukan adalah bunuh diri. Tapi sekarang dia bunuh diri? Apa maksudnya ini?

Darah menetes lebih banyak dari tangannya, membuat dia kekurangan banyak darah. Dan perlahan kesadarannya makin runtuh.

"bruk" tiba-tiba dia terjatuh dan dari arah belakang. Zhang xiao fan berlari ke arah nya untuk mendukungnya.

Dan........

Tunggu di bab berikutnya

Episodes
1 Bab1: Seorang anak zhang xiao fan
2 Bab 2: Bertemu dengan seorang pendekar klan tang
3 Bab 3: Pengakuan dari tang xuan
4 Bab 4: Peraturan aneh sekte tang
5 Bab 5: a-fei
6 Bab 6: Angin yang membawa sengsara
7 Bab 7: Rasakan Kemurnian angin ini
8 Bab 8: Guru penggemar bunga persik juga ya?
9 Bab 9: Tatana dunia silat
10 Bab 10: sebuah energi negatif
11 Bab 11: Sebuah firasat aneh
12 Bab 12: Kematian tang xuan
13 Bab 13: kepergian pemilik alam ilusi musim semi
14 Bab 14: Sembilan tahun kemudian
15 Bab 15: Tekad ku telah kuputuskan!
16 Bab 16: Li xue
17 Bab 17: Gui mie
18 Bab 18: Awal mula pertarungan
19 Bab 19: Pertarungan konyol dimulai
20 Bab 20: Kemunculan sang penguasa sekte bayangan, Ling yan!
21 Bab 21: Xiao bi
22 Bab 22: Sebuah Rahasia Abu-abu Dari Para Dewa
23 Bab 23: Mulai sekarang anda adalah kakakku!
24 Bab 24: Su Zhu dan Xie Feng
25 Bab 25: Aura tirani
26 Bab 26: Penyesalan, sebuah Kepercayaan
27 Bab 27: Apa itu aura tirani? Rahasia apa yang dimiliki zhang xiao fan?
28 bab 28: iblis anjing 3 kepala
29 Bab 29: Sebuah Desa
30 Bab 30: Pengakuan!
31 Bab 31: Mu Ling Quan
32 Bab 32: Kesan pertama bertemu Mu Ling Quan
33 Bab 33: Anak Serigala
34 Bab 34: Mu ling Quan sekarang kau adalah teman kami!
35 Bab 35: Siapa sebenarnya Anak Serigala ini?
36 Bab 36: Sabit kematian Mu Ling Quan
37 Bab 37: Sembilan jurus sabit kematian, "Tebasan sabit dewa kematian"
38 Bab 38: Kemunculan anak Serigala
39 Bab 39: Apa! Anak Serigala itu Palsu!
40 Bab 40: Paman Bajingan anda Anak Serigala itu!
Episodes

Updated 40 Episodes

1
Bab1: Seorang anak zhang xiao fan
2
Bab 2: Bertemu dengan seorang pendekar klan tang
3
Bab 3: Pengakuan dari tang xuan
4
Bab 4: Peraturan aneh sekte tang
5
Bab 5: a-fei
6
Bab 6: Angin yang membawa sengsara
7
Bab 7: Rasakan Kemurnian angin ini
8
Bab 8: Guru penggemar bunga persik juga ya?
9
Bab 9: Tatana dunia silat
10
Bab 10: sebuah energi negatif
11
Bab 11: Sebuah firasat aneh
12
Bab 12: Kematian tang xuan
13
Bab 13: kepergian pemilik alam ilusi musim semi
14
Bab 14: Sembilan tahun kemudian
15
Bab 15: Tekad ku telah kuputuskan!
16
Bab 16: Li xue
17
Bab 17: Gui mie
18
Bab 18: Awal mula pertarungan
19
Bab 19: Pertarungan konyol dimulai
20
Bab 20: Kemunculan sang penguasa sekte bayangan, Ling yan!
21
Bab 21: Xiao bi
22
Bab 22: Sebuah Rahasia Abu-abu Dari Para Dewa
23
Bab 23: Mulai sekarang anda adalah kakakku!
24
Bab 24: Su Zhu dan Xie Feng
25
Bab 25: Aura tirani
26
Bab 26: Penyesalan, sebuah Kepercayaan
27
Bab 27: Apa itu aura tirani? Rahasia apa yang dimiliki zhang xiao fan?
28
bab 28: iblis anjing 3 kepala
29
Bab 29: Sebuah Desa
30
Bab 30: Pengakuan!
31
Bab 31: Mu Ling Quan
32
Bab 32: Kesan pertama bertemu Mu Ling Quan
33
Bab 33: Anak Serigala
34
Bab 34: Mu ling Quan sekarang kau adalah teman kami!
35
Bab 35: Siapa sebenarnya Anak Serigala ini?
36
Bab 36: Sabit kematian Mu Ling Quan
37
Bab 37: Sembilan jurus sabit kematian, "Tebasan sabit dewa kematian"
38
Bab 38: Kemunculan anak Serigala
39
Bab 39: Apa! Anak Serigala itu Palsu!
40
Bab 40: Paman Bajingan anda Anak Serigala itu!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!