Zhang xiao fan bukanlah orang yang begitu pengecut sehingga dia harus lari dari hukuman ini. Dia dengan arogan tetap berada di tempat itu daan merasakan angin dari siang hingga malam.
Keesokkan harinya
Tang xuan membuka pintu kamarnya, kamar tang xuan memang berada di tempat yang sangat jauh dari kamar murid-muridnya.
Di luar kamar tang xuan, terdapat sebuah pohon persik besar dan diantara banyak ilusi pohon bunga sakura dan camelia merah, sepertinya hanya pohon persik ini saja yang asli.
Tang xuan memandang pohon persik itu, matanya menunjukkan jejak nostalgia.
Di taman bunga persik, seorang wanita anggun berpakaian putih sedang duduk sambil memandangi pohon persik ini. Wanita itu memiliki mata yang besar dengan alis panjang nan lentik, begitu indah sehingga banyak tanaman yang menunduk malu akan kecantikannya. Kulitnya begitu putih dan dengan fitur wajah yang sangat halus seperti batu giok.
"Apakah pohon bunga persik ini begitu indah? Sehingga kamu tidak selesai memandangi dari tadi."
Seorang lelaki tampan mendatangi wanita seperti batu giok tersebut dengan cemberut. Wajahnya tidak begitu tampan, dia memiliki wajah yang biasa, tetapi dia begitu energik.
Wanita seperti batu giok itu tersenyum, senyuman nya seperti bunga, sebuah bunga yang baru mekar begitu indah dan indah, suara nya juga begitu lembut"xuan, apakah kamu cemburu hanya karena pohon bunga persik ini?"
Lelaki yang dipanggil xuan itu malah semangkin cemberut, "tentu saja! Yuena, kamu begitu menyukai bunga persik serta buah persik, apakah kamu tidak menyukai sesuatu selain persik?"
Yuena menggelengkan kepalanya, "buah persik hanya tumbuh beberapa kali dalam setahun, jika buah itu tumbuh ,sangat disayangkan jika kita tidak menyantapnya. Begitu juga bunga persik!."
Xuan mendengus kesal, "apakah kamu tidak menyukaiku? Apakah kamu hanya menyukai buah dan bunga persik? Apakah kamu tidak mencintaiku lagi?"
Yuena terkikik pelan dan berkata, "kamu seperti anak kecil saja, bukankah sudah aku bilang." Yuena kemudian menggenggam tangan xuan, "kamu adalah orang yang paling kucintai, kamu bahkan lebih penting dari persik. Jadi, bagaimana kamu bisa dibandingkan dengan bunga atau buah persik?"
Xuan kemudian tersenyum, dia meletakkan tangannya dia atas tangan yuena berkata,"aku tahu, tetapi, terkadang jangan terlalu sering memandangi pohon bunga persik ya. Kamu adalah satu satunya gadis tercantik di dunia dan aku begitu bersusah payah mendapatkanmu. Jika kamu terus memandangi bunga persik ini, aku jadi terasa tersaingi oleh nya. Jadi tolong, berjanjilah kepadaku jangan terus memandangi bunga persik ini ya."
Yuena tertawa pelan, dia berkata, "baik, aku akan berhenti memandanginya, tapi ada satu syarat."
"apa syaratnya?!"
Yuena tersenyum, "teruslah bersamaku."
Xuan mengangguk, "baik, aku akan terus bersama mu sampai akhir hidupku. Aku tidak akan pernah meninggalkamu!"
Yuena mengangguk, xuan kemudian tersenyum.
Tang xuan kemudian tersenyum, dia kemudian meninggalkan pohon persik besar ini. Dia kemudian berjalan ke lapangan menemui zhang xiao fan yang masih duduk merasakan angin nya.
Tang xuan tersenyum, dia berteriak, "zhang xiao fan!"
Zhang xiao fan menoleh, berdiri, dan berlari kearah gurunya yang berjarak 9 meter dari tempat dia duduk.
Tang xuan bertanya, "bagaimana? Sudah bisa merasakan anginnya."
Zhang xiao fan menggelengkan kepalanya, "belum, tapi aku sudah menyadarinya."
Tang xuan sedikit bergerak, "maksudnya?"
Zhang xiao fan berkata, "angin ini hanya bisa dirasakan oleh seseorang memiliki pikiran serta hati yang jernih. Aku tidak memiliki hal itu, jadi tidak merasakannya."
Tang xuan tertawa, "benar sekali muridku, kamu sudah menyadarinya. Memang benar, jika ingin membedakan angin harus memiliki pikiran serta hati yang jenih. Tetapi, kamu bisa merasakannya jika kamu fokus terhadap anginnya. Ikuti gerakanku."
Tang xuan kemudian menutup matanya, "fokuskan pikiranmu."
Zhang xiao fan mengangguk, dia menutup matanya, semua hal tentang dia dihilangkan, dan dia hanya memfokuskan tentang angin ini.
Sebuah angin berhembus dengan pelan, zhang xiao fan menyadari sesuatu, dia buru-buru membuka matanya.
Zhang xiao fan berkata dengan semangat, "benar, angin ilusi jauh lebih lambat tetapi begitu kasar, tidak seperti angin sebenarnya yang tidak begitu lambat maupun cepat, serta angin sebenarnya lebih lembut."
Tang xuan tersenyum puas, "anda benar, begitu gampang merasakan angin ini, tetapi memfokuskan semua pikiran adalah yang tersulit, ketika kamu menjelajah dunia kamu pasti merasakan kesulitan ini. Aku bertanya sekali lagi, apakah kamu benar-benar ingin menjelajah dunia silat?"
Zhang xiao fan mengangguk mantap, "benar, aku ingin menjadi seorang pendekar. Menjelajah semua dunia dan melihat sampai ujung dunia."
Tang xuan mengagguk, "baik, jika kamu menginginkannya, jangan kecewakan aku jika sudah berada di dunia silat."
"baik guru." zhang xiao fan berkata dengan semangat.
Tang xuan, "baik, istirahatlah, kamu sudah begitu lelah, besok akan aku ajari kamu besok."
Zhang xiao fan, "baik!"
Zhang xiao pergi kekamarnya, semua hal tentang tang xuan sudah dia buang dan sekarang dia begitu percaya dengan tang xuan. Dan tang xuan sekarang adalah guru ssejatinya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 40 Episodes
Comments