Bab 11: Sebuah firasat aneh

Acara sarapan menjadi acara terbaik dan terheboh pagi ini, tanpa memikirkan akan kejadian tadi malam. Sepertinya tang xuan agak sibuk hari ini pagi ini dia hanya menjelaskan beberapa kalimat saja setelah itu pergi. Ya! Begitu membosankan, seperti biasa.

Pagi hari telah berganti menjadi siang hari, dan tempat ini begitu gitu saja. Bing fei duduk di kursi sambil memejamkan matanya, setelah sekitar 10 menit dia duduk. Bing fei tiba-tiba berdiri dengan berlari cepat ke arah taman, di taman, zhang xiao fan duduk termenung diam entah apa yang dia pikirkan tetapi dia hanya duduk diam memandangi taman.

Tidak akan ada yang tahu berapa sebenarnya ukuran asli dari taman ini, tentu saja! Ini adalah sebuah ilusi, ilusi ini mampu menutupi mata seseorang dengan keindahannya yang tidak tertandingi. Walaupun tempat ini begitu indah tapi bagi orang-orang yang berkultivasi mungkin ini adalah sebuah siksaan yang bertubi-tubi yang dapat merobek dan menghancurkan tubuh mereka dalam sekejap mata jika bukan karena bing fei dan zhang xiao fan diijinkan untuk tinggal mereka pasti sudah lama mati tepat setelah mereka datang ke tempat ini.

"Zhang xiao fan!" dari arah belakang, bing fei berlari dengan begitu tergesa-gesa.

Zhang xiao fan memandang jijik, "ada apa? Mengapa kamu begitu tergesa-gesa? Seperti habis dikejar hantu saja."

Bing fei mengabaikan ucapan zhang xiao fan dia berkata, "mari bertarung!"

Seketika zhang xiao fan melongo mendengar ini, tidak disangka kalau anak sepolos ini mampu memikirkan hal-hal lain yang diluar pemikirannya dan dia memikirkan "bertarung?"

Zhang xiao fan berkata dengan marah, " hei, apakah kamu sudah gila? Jika kita bertarung di tempat seperti ini kita akan di marahi oleh guru tau!"

"Kenapa?" bing fei bertanya, sebagai seorang anak-anak wajar jika dia begitu penasaran karena ini normal bagi anak-anak.

Zhang xiao fan menjelaskan, "Apakah kamu pernah berpikir kita akan mati dipukuli guru kerena bertarung di tempat ini? Ini adalah tanah ilusi semua disini tidak nyata dan kita masih anak-anak, dan kamu berpikir "bertarung?" orang dewasa juga akan tertawa mendengar pernyataan bertarung konyolmu itu."

"Tapi aku ingin bertarung! Guru pernah menjelaskan kalau kita harus bertarung agar dapat mempertahankan hidup." bing fei tetap kekeh untuk bertarung.

Zhang xiao fan mendengus jijik, "pernahkah kamu dengar kalau sesama anak-anak berusia enam tahun bertarung habis-habisan dengan pria dewasa? Kita masih kecil dan kamu malah berpikir yang tidak-tidak tentang bertarung. Kembalilah ke kamar! Berbicara denganmu akan menghabiskan tenagaku dengan sia-sia."

Bing fei tersentak sejenak, mengangguk, lalu pergi menuju kamarnya dengan kesal.

Zhang xiao fan kembali duduk memperhatikan memperhatikan taman lagi. Mendengarkan pernyataan konyol bing fei benar-benar menghabiskan tenaganya.

Sebenarnya, zhang xiao fan memiliki firasat buruk mengenai tang xuan belakangan ini entah kenapa perasaan ini semangkin kuat setiap waktu, ada apa ini?

Sore hari menjelang malam

Zhang xiao fan sedang memasak makan malam di dapur, kali ini tang xuan membawa beberapa makanan yang enak tadi sore dan meminta zhang xiao fan untuk zhang xiao fan untuk memasak.

Menu masakan hari ini benar-benar mewah, ayam goreng panggang dan sup daging yang enak beserta beberapa sayuran dan buah-buah yang sangat enak.

Tang xuan duduk dan makan dengan lahap diikuti dengan bing fei, berbeda dengan tang xuan dan bing fei, zhang xiao fan makan dengan tenang, bersih dan tanpa minyak.

Firasat tidak enak zhang xiao fan menjadi sangat kuat, dia memberanikan diri bertanya, "guru apakah kamu tidak merasa aneh beberapa hari ini?"

Tang xuan menggelengkan kepalanya, "tidak, ada apa?"

Zhang xiao fan, "tidak apa-apa."

bing fei tiba-tiba bertanya, "guru, mengapa kamu membawa banyak makanan enak kali, biasanya kamu adalah orang yang pelit yang bahkan tidak mau membeli makanan ini.

Tang xuan menyesap tehnya dengan tidak puas, "mengapa? Apakah aku tidak bisa baik terhadap murid-muridku sendiri."

Bing fei tersenyum lebar, "tidak apa-apa sih."

"yaudah."

"baiklah."

Makan malam yang begitu enak berakhir dalam sekejap, dan semua piring telah dibersihkan dan dilap meja semua orang kembali ketempat tidur masing-masing.

Di kamr tang xuan

tang xuan sedang membaca sebuah buku sambil menyesap tehnya dengan tenang, sesaat setelah itu sebuah suara terdengar.

"bagaiman kabarmu kakak?" seorang pria paruh baya yang begitu mirip dengan tang xuan berjalan perlahan kemudian dia berhenti sejenak dena menyisahkan jarak 10 meter dari tempat tang xuan.

"Kamu kembali, bagaimana perasaanmu saat berada di sekte adik?"

Episodes
1 Bab1: Seorang anak zhang xiao fan
2 Bab 2: Bertemu dengan seorang pendekar klan tang
3 Bab 3: Pengakuan dari tang xuan
4 Bab 4: Peraturan aneh sekte tang
5 Bab 5: a-fei
6 Bab 6: Angin yang membawa sengsara
7 Bab 7: Rasakan Kemurnian angin ini
8 Bab 8: Guru penggemar bunga persik juga ya?
9 Bab 9: Tatana dunia silat
10 Bab 10: sebuah energi negatif
11 Bab 11: Sebuah firasat aneh
12 Bab 12: Kematian tang xuan
13 Bab 13: kepergian pemilik alam ilusi musim semi
14 Bab 14: Sembilan tahun kemudian
15 Bab 15: Tekad ku telah kuputuskan!
16 Bab 16: Li xue
17 Bab 17: Gui mie
18 Bab 18: Awal mula pertarungan
19 Bab 19: Pertarungan konyol dimulai
20 Bab 20: Kemunculan sang penguasa sekte bayangan, Ling yan!
21 Bab 21: Xiao bi
22 Bab 22: Sebuah Rahasia Abu-abu Dari Para Dewa
23 Bab 23: Mulai sekarang anda adalah kakakku!
24 Bab 24: Su Zhu dan Xie Feng
25 Bab 25: Aura tirani
26 Bab 26: Penyesalan, sebuah Kepercayaan
27 Bab 27: Apa itu aura tirani? Rahasia apa yang dimiliki zhang xiao fan?
28 bab 28: iblis anjing 3 kepala
29 Bab 29: Sebuah Desa
30 Bab 30: Pengakuan!
31 Bab 31: Mu Ling Quan
32 Bab 32: Kesan pertama bertemu Mu Ling Quan
33 Bab 33: Anak Serigala
34 Bab 34: Mu ling Quan sekarang kau adalah teman kami!
35 Bab 35: Siapa sebenarnya Anak Serigala ini?
36 Bab 36: Sabit kematian Mu Ling Quan
37 Bab 37: Sembilan jurus sabit kematian, "Tebasan sabit dewa kematian"
38 Bab 38: Kemunculan anak Serigala
39 Bab 39: Apa! Anak Serigala itu Palsu!
40 Bab 40: Paman Bajingan anda Anak Serigala itu!
Episodes

Updated 40 Episodes

1
Bab1: Seorang anak zhang xiao fan
2
Bab 2: Bertemu dengan seorang pendekar klan tang
3
Bab 3: Pengakuan dari tang xuan
4
Bab 4: Peraturan aneh sekte tang
5
Bab 5: a-fei
6
Bab 6: Angin yang membawa sengsara
7
Bab 7: Rasakan Kemurnian angin ini
8
Bab 8: Guru penggemar bunga persik juga ya?
9
Bab 9: Tatana dunia silat
10
Bab 10: sebuah energi negatif
11
Bab 11: Sebuah firasat aneh
12
Bab 12: Kematian tang xuan
13
Bab 13: kepergian pemilik alam ilusi musim semi
14
Bab 14: Sembilan tahun kemudian
15
Bab 15: Tekad ku telah kuputuskan!
16
Bab 16: Li xue
17
Bab 17: Gui mie
18
Bab 18: Awal mula pertarungan
19
Bab 19: Pertarungan konyol dimulai
20
Bab 20: Kemunculan sang penguasa sekte bayangan, Ling yan!
21
Bab 21: Xiao bi
22
Bab 22: Sebuah Rahasia Abu-abu Dari Para Dewa
23
Bab 23: Mulai sekarang anda adalah kakakku!
24
Bab 24: Su Zhu dan Xie Feng
25
Bab 25: Aura tirani
26
Bab 26: Penyesalan, sebuah Kepercayaan
27
Bab 27: Apa itu aura tirani? Rahasia apa yang dimiliki zhang xiao fan?
28
bab 28: iblis anjing 3 kepala
29
Bab 29: Sebuah Desa
30
Bab 30: Pengakuan!
31
Bab 31: Mu Ling Quan
32
Bab 32: Kesan pertama bertemu Mu Ling Quan
33
Bab 33: Anak Serigala
34
Bab 34: Mu ling Quan sekarang kau adalah teman kami!
35
Bab 35: Siapa sebenarnya Anak Serigala ini?
36
Bab 36: Sabit kematian Mu Ling Quan
37
Bab 37: Sembilan jurus sabit kematian, "Tebasan sabit dewa kematian"
38
Bab 38: Kemunculan anak Serigala
39
Bab 39: Apa! Anak Serigala itu Palsu!
40
Bab 40: Paman Bajingan anda Anak Serigala itu!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!