Bab 17: Gui mie

Li xue kemudian berdiri, dia berjalan menuju dapur untuk membuatkan makanan makan malam hari ini.

Tak lama dia sampai di dapur, dapur itu sangat kecil dengan meja kayu persegi panjang yang hanya pas untuk empat orang saja, dengan dua bangku saling berhadap-hadapan.

Li xue menoleh, dia melihat zhang xiao fan yang sedang memasak makanan di tungku. Li xue sedikit kaget, sejak dia membawa zhang xiao fan ke pondoknya, dia tidak pernah melihat kalau zhang xiao fan pandai memasak. Dia hanya tahu kalau zhang xiao fan adalah seorang fanatik pedang yang hanya berlatih pedang siang dan malam.

Biasanya li xue lah yang selalu memasak makanannya, jika karna li xue sangat perhatian terhadap dia, maka dia tidak akan repot-repot memanggil zhang xiao fan yang bahkan tidak pernah menyempatkan waktunya untuk makan

"Ada apa dengannya?"

Li xue kemudian duduk di meja makan sambil mengistirahatkan tangannya di pipinya. Dia memperhatikan zhang xiao fan yang memotong sayuran dengan lihai, kemudian merebusnya di tungku mengaduknya dengan cepat sampai dia matang sempurna.

Dia kemudian membuat api lagi, satu ayam besar sudah siap untuk dipanggang. Dia memutar-mutarnya dengan perlahan dan minyak-minyak di daging tersebut menetes dia natara api-apinya.

Bau-bau harum dari daging yang dipanggang tersebut bahkan sampai di teras pondok, gui mie yang tertidur bahkan terbangun, air liur bahkan sudah membasahi mulutnya dan dengan sangat cepat langsung menuju ke tempat asal daging tersebut.

Dia duduk berlawanan arah dengan li xue. Li xue sedikit kaget, kemudian tertegun, "mengapa jika soal makanan, kamu langsung cepat-cepat?"

Gui mie tersenyum lebar, "makanan lebih enak daripada ceritamu yang panjang lebar tapi tidak bermakna."

Li xue melotot, alis nya terangkat membuktikan bahwa dia akan marah besar kali ini. Gui mie menenangkannya dan berkata, "tidak bukan seperti itu, aku tinggal di tempat yang bahkan tidak pernah dijamah para manusia, dan aku bahkan tidak pernah mendengar tentang sekte bayangan atau apapun tentang dunia. Jadi, bagaimana aku tahu akan sektemu? Keluargamu? Kerabatmu? Karna yang aku adalah ada makanan maka manusia bisa hidup."

Li xue sedikit terdiam, dia ada benarnya juga, dia bahkan tidak pernah tahu akan namanya dan dari mana asalnya bahkan nama Gui mie adalah nama pemberian dari dirinya sendiri.

...****************...

Seorang pria tengah tertidur di kamar zhang xiao fan, zhang xiao fan memerhatikan tubuhnya yang penuh luka dia perlahan-lahan mengobati dan membalut luka-lukanya.

Selama satu malam, dia tertidur seperti seekor kucing yang tertidur. Zhang xiao fan dan li xue membiarkan dia tertidur dengan pulas sampai pagi.

Saat paginya pria itu perlahan membuka matanya , dia kemudian melihat dua orang yang tengah memerhatikan nya dengan serius.

Pria itu mengangkat seruling nya dan mengarahkannya, "Kalian, apa yang kalian lakukan disini!?"

Li xue mengangkat alisnya dan berkata dengan marah pria ini benar-benar tidak bisa diajak bersosialisasi, "hei, kamilah yang harus bertanya dengan mu! Mengapa kamu datang kesini? Dan kamukan yang mencoba untuk menghancurkan tempat ini!"

Pria itu berkata, "apa hakmu menanyakan hal itu? bahkan jika aku menjelaskan kamu tidak akan pernah mengerti!"

Li xue berkata bahkan kali ini nadanya sangat tinggi, "justru karna itu, aku berhak menanyakan hal itu. Ini adalah rumahku, walaupun ini hanya pondok tetapi pondok ini sudah melindungi ku dari berbagai ancaman lebih baik dari rumahku sendiri. Jadi, aku berhak mengetahuinya."

Pria itu bertanya, "apakah jika aku menjelaskan, kamu akab mendengarkan dan mengerti?"

Li xue semangkin emosi, dia hendak berkata, tetapi dia ditahan oleh zhang xiao fan. Zhang xiao fan maju selangkah, berkata, "namaku adalah zhang xiao fan. Wanita ini adalah li xue, bisakah anda memperkenalkan diri siapa nama anda?"

Pria itu mengerutkan keningnya, dan bertanya, "nama? Apa itu nama?"

Zhang xiao fan menjelaskan, "nama adalah suatu yang dapat menjelaskan identitasmu. Apakah kamu tidak mempunyai nama?"

Pria berpakaian hitam itu menggelengkan kepalanya, "tidak, aku bahkan tidak pernah mendengarkannya."

Zhang xiao fan, "jadi, apa maksudmu dengan membuat berbagai serangan di pondok ini."

Pria itu menunduk, "jika aku memberi tahumu apakah kamu akan memeberi imbalan kepadaku."

Zhang xiao fan mengerutkan keningnya, "maksudmu?"

Pria itu tersenyum miring, "aku diberi tahu, jika aku membocorkan semua informasi maka aku akan dibunuh. Kamu harus menjamin diriku baik secara fisik maupun tidak jika mereka mendatangi diriku maka kamu harus melindungi diriku. Bagaimana?"

Zhang xiao fan tertegun, li xue melotot dan berkata dengan marah, "kamu ini. Apakah kamu takut dengan mereka makanya kamu meminta zhang xiao fan untuk melindungimu? Apakah ini seorang laki-laki meminta bantuan pada orang lain?!"

Pria itu tersenyum miring, "apakah nona pernah mendengar kalau manusia tidak akan pernah hidup sendiri. Manusia bergantung terhadap orang lain, apa salahnya jika aku meminta bantuan terhadap sesamaku."

"Kamu!"

"Diam!" zhang xiao fan kemudian meninggikan suaranya dan membuat semua orang terdiam.

"Baik." zhang xiao fan mengiyakan perkataan pria itu. Mungkin saja dia akan mendapatkan pentunjuk akan orang yang telah membunuh gurunya.

Pria itu tersenyum, "baik, namaku adalah Gui mie."

Li xue berkata dengan marah, "kamu! Bukankah kamu berkata kalau kamu tidak mempunyai nama? Bahkan kamu tidak mengenal nama!"

Gui mie tersenyum makin lebar, "tidak, memang aku tidak tahu akan apa artinya nama? Jadi aku menamai dirku mie dan gui yang berarti hantu manjadi gui mie, bagaiman?"

Li xue menggelengkan kepalanya dan memegangi kepalanya, "kamu benar-benar membuatku pusing melebihi batas normalku, aku tidak akan lagi berurusan lagi denganmu."

Zhang xiao fan menghela napas lebih panjang dari biasanya, "lebih baik, kamu segera menjelaskannya."

Pria itu mencari serulingnya dan memainkannya, diluar ribuan gagak berkoak diluar li xue menutup telinganya, ini benar-benar berisik.

Akan tetapi ribuan ingatan akan gui mie mulai tercetak di pikiran zhang xiao fan, seorang pria berpakaian hitam, hutan, dan berbagai perkataan yang dijelaskan oleh gui mie tercetak oleh ingatan nya secara samar-samar.

Zhang xiao fan melihat kalau ini bukan lah pria yang membunuh gurunya. Dia menghela napas panjang karna ini bukan tentang gurunya.

a

Episodes
1 Bab1: Seorang anak zhang xiao fan
2 Bab 2: Bertemu dengan seorang pendekar klan tang
3 Bab 3: Pengakuan dari tang xuan
4 Bab 4: Peraturan aneh sekte tang
5 Bab 5: a-fei
6 Bab 6: Angin yang membawa sengsara
7 Bab 7: Rasakan Kemurnian angin ini
8 Bab 8: Guru penggemar bunga persik juga ya?
9 Bab 9: Tatana dunia silat
10 Bab 10: sebuah energi negatif
11 Bab 11: Sebuah firasat aneh
12 Bab 12: Kematian tang xuan
13 Bab 13: kepergian pemilik alam ilusi musim semi
14 Bab 14: Sembilan tahun kemudian
15 Bab 15: Tekad ku telah kuputuskan!
16 Bab 16: Li xue
17 Bab 17: Gui mie
18 Bab 18: Awal mula pertarungan
19 Bab 19: Pertarungan konyol dimulai
20 Bab 20: Kemunculan sang penguasa sekte bayangan, Ling yan!
21 Bab 21: Xiao bi
22 Bab 22: Sebuah Rahasia Abu-abu Dari Para Dewa
23 Bab 23: Mulai sekarang anda adalah kakakku!
24 Bab 24: Su Zhu dan Xie Feng
25 Bab 25: Aura tirani
26 Bab 26: Penyesalan, sebuah Kepercayaan
27 Bab 27: Apa itu aura tirani? Rahasia apa yang dimiliki zhang xiao fan?
28 bab 28: iblis anjing 3 kepala
29 Bab 29: Sebuah Desa
30 Bab 30: Pengakuan!
31 Bab 31: Mu Ling Quan
32 Bab 32: Kesan pertama bertemu Mu Ling Quan
33 Bab 33: Anak Serigala
34 Bab 34: Mu ling Quan sekarang kau adalah teman kami!
35 Bab 35: Siapa sebenarnya Anak Serigala ini?
36 Bab 36: Sabit kematian Mu Ling Quan
37 Bab 37: Sembilan jurus sabit kematian, "Tebasan sabit dewa kematian"
38 Bab 38: Kemunculan anak Serigala
39 Bab 39: Apa! Anak Serigala itu Palsu!
40 Bab 40: Paman Bajingan anda Anak Serigala itu!
Episodes

Updated 40 Episodes

1
Bab1: Seorang anak zhang xiao fan
2
Bab 2: Bertemu dengan seorang pendekar klan tang
3
Bab 3: Pengakuan dari tang xuan
4
Bab 4: Peraturan aneh sekte tang
5
Bab 5: a-fei
6
Bab 6: Angin yang membawa sengsara
7
Bab 7: Rasakan Kemurnian angin ini
8
Bab 8: Guru penggemar bunga persik juga ya?
9
Bab 9: Tatana dunia silat
10
Bab 10: sebuah energi negatif
11
Bab 11: Sebuah firasat aneh
12
Bab 12: Kematian tang xuan
13
Bab 13: kepergian pemilik alam ilusi musim semi
14
Bab 14: Sembilan tahun kemudian
15
Bab 15: Tekad ku telah kuputuskan!
16
Bab 16: Li xue
17
Bab 17: Gui mie
18
Bab 18: Awal mula pertarungan
19
Bab 19: Pertarungan konyol dimulai
20
Bab 20: Kemunculan sang penguasa sekte bayangan, Ling yan!
21
Bab 21: Xiao bi
22
Bab 22: Sebuah Rahasia Abu-abu Dari Para Dewa
23
Bab 23: Mulai sekarang anda adalah kakakku!
24
Bab 24: Su Zhu dan Xie Feng
25
Bab 25: Aura tirani
26
Bab 26: Penyesalan, sebuah Kepercayaan
27
Bab 27: Apa itu aura tirani? Rahasia apa yang dimiliki zhang xiao fan?
28
bab 28: iblis anjing 3 kepala
29
Bab 29: Sebuah Desa
30
Bab 30: Pengakuan!
31
Bab 31: Mu Ling Quan
32
Bab 32: Kesan pertama bertemu Mu Ling Quan
33
Bab 33: Anak Serigala
34
Bab 34: Mu ling Quan sekarang kau adalah teman kami!
35
Bab 35: Siapa sebenarnya Anak Serigala ini?
36
Bab 36: Sabit kematian Mu Ling Quan
37
Bab 37: Sembilan jurus sabit kematian, "Tebasan sabit dewa kematian"
38
Bab 38: Kemunculan anak Serigala
39
Bab 39: Apa! Anak Serigala itu Palsu!
40
Bab 40: Paman Bajingan anda Anak Serigala itu!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!