Li xue kemudian berdiri, dia berjalan menuju dapur untuk membuatkan makanan makan malam hari ini.
Tak lama dia sampai di dapur, dapur itu sangat kecil dengan meja kayu persegi panjang yang hanya pas untuk empat orang saja, dengan dua bangku saling berhadap-hadapan.
Li xue menoleh, dia melihat zhang xiao fan yang sedang memasak makanan di tungku. Li xue sedikit kaget, sejak dia membawa zhang xiao fan ke pondoknya, dia tidak pernah melihat kalau zhang xiao fan pandai memasak. Dia hanya tahu kalau zhang xiao fan adalah seorang fanatik pedang yang hanya berlatih pedang siang dan malam.
Biasanya li xue lah yang selalu memasak makanannya, jika karna li xue sangat perhatian terhadap dia, maka dia tidak akan repot-repot memanggil zhang xiao fan yang bahkan tidak pernah menyempatkan waktunya untuk makan
"Ada apa dengannya?"
Li xue kemudian duduk di meja makan sambil mengistirahatkan tangannya di pipinya. Dia memperhatikan zhang xiao fan yang memotong sayuran dengan lihai, kemudian merebusnya di tungku mengaduknya dengan cepat sampai dia matang sempurna.
Dia kemudian membuat api lagi, satu ayam besar sudah siap untuk dipanggang. Dia memutar-mutarnya dengan perlahan dan minyak-minyak di daging tersebut menetes dia natara api-apinya.
Bau-bau harum dari daging yang dipanggang tersebut bahkan sampai di teras pondok, gui mie yang tertidur bahkan terbangun, air liur bahkan sudah membasahi mulutnya dan dengan sangat cepat langsung menuju ke tempat asal daging tersebut.
Dia duduk berlawanan arah dengan li xue. Li xue sedikit kaget, kemudian tertegun, "mengapa jika soal makanan, kamu langsung cepat-cepat?"
Gui mie tersenyum lebar, "makanan lebih enak daripada ceritamu yang panjang lebar tapi tidak bermakna."
Li xue melotot, alis nya terangkat membuktikan bahwa dia akan marah besar kali ini. Gui mie menenangkannya dan berkata, "tidak bukan seperti itu, aku tinggal di tempat yang bahkan tidak pernah dijamah para manusia, dan aku bahkan tidak pernah mendengar tentang sekte bayangan atau apapun tentang dunia. Jadi, bagaimana aku tahu akan sektemu? Keluargamu? Kerabatmu? Karna yang aku adalah ada makanan maka manusia bisa hidup."
Li xue sedikit terdiam, dia ada benarnya juga, dia bahkan tidak pernah tahu akan namanya dan dari mana asalnya bahkan nama Gui mie adalah nama pemberian dari dirinya sendiri.
...****************...
Seorang pria tengah tertidur di kamar zhang xiao fan, zhang xiao fan memerhatikan tubuhnya yang penuh luka dia perlahan-lahan mengobati dan membalut luka-lukanya.
Selama satu malam, dia tertidur seperti seekor kucing yang tertidur. Zhang xiao fan dan li xue membiarkan dia tertidur dengan pulas sampai pagi.
Saat paginya pria itu perlahan membuka matanya , dia kemudian melihat dua orang yang tengah memerhatikan nya dengan serius.
Pria itu mengangkat seruling nya dan mengarahkannya, "Kalian, apa yang kalian lakukan disini!?"
Li xue mengangkat alisnya dan berkata dengan marah pria ini benar-benar tidak bisa diajak bersosialisasi, "hei, kamilah yang harus bertanya dengan mu! Mengapa kamu datang kesini? Dan kamukan yang mencoba untuk menghancurkan tempat ini!"
Pria itu berkata, "apa hakmu menanyakan hal itu? bahkan jika aku menjelaskan kamu tidak akan pernah mengerti!"
Li xue berkata bahkan kali ini nadanya sangat tinggi, "justru karna itu, aku berhak menanyakan hal itu. Ini adalah rumahku, walaupun ini hanya pondok tetapi pondok ini sudah melindungi ku dari berbagai ancaman lebih baik dari rumahku sendiri. Jadi, aku berhak mengetahuinya."
Pria itu bertanya, "apakah jika aku menjelaskan, kamu akab mendengarkan dan mengerti?"
Li xue semangkin emosi, dia hendak berkata, tetapi dia ditahan oleh zhang xiao fan. Zhang xiao fan maju selangkah, berkata, "namaku adalah zhang xiao fan. Wanita ini adalah li xue, bisakah anda memperkenalkan diri siapa nama anda?"
Pria itu mengerutkan keningnya, dan bertanya, "nama? Apa itu nama?"
Zhang xiao fan menjelaskan, "nama adalah suatu yang dapat menjelaskan identitasmu. Apakah kamu tidak mempunyai nama?"
Pria berpakaian hitam itu menggelengkan kepalanya, "tidak, aku bahkan tidak pernah mendengarkannya."
Zhang xiao fan, "jadi, apa maksudmu dengan membuat berbagai serangan di pondok ini."
Pria itu menunduk, "jika aku memberi tahumu apakah kamu akan memeberi imbalan kepadaku."
Zhang xiao fan mengerutkan keningnya, "maksudmu?"
Pria itu tersenyum miring, "aku diberi tahu, jika aku membocorkan semua informasi maka aku akan dibunuh. Kamu harus menjamin diriku baik secara fisik maupun tidak jika mereka mendatangi diriku maka kamu harus melindungi diriku. Bagaimana?"
Zhang xiao fan tertegun, li xue melotot dan berkata dengan marah, "kamu ini. Apakah kamu takut dengan mereka makanya kamu meminta zhang xiao fan untuk melindungimu? Apakah ini seorang laki-laki meminta bantuan pada orang lain?!"
Pria itu tersenyum miring, "apakah nona pernah mendengar kalau manusia tidak akan pernah hidup sendiri. Manusia bergantung terhadap orang lain, apa salahnya jika aku meminta bantuan terhadap sesamaku."
"Kamu!"
"Diam!" zhang xiao fan kemudian meninggikan suaranya dan membuat semua orang terdiam.
"Baik." zhang xiao fan mengiyakan perkataan pria itu. Mungkin saja dia akan mendapatkan pentunjuk akan orang yang telah membunuh gurunya.
Pria itu tersenyum, "baik, namaku adalah Gui mie."
Li xue berkata dengan marah, "kamu! Bukankah kamu berkata kalau kamu tidak mempunyai nama? Bahkan kamu tidak mengenal nama!"
Gui mie tersenyum makin lebar, "tidak, memang aku tidak tahu akan apa artinya nama? Jadi aku menamai dirku mie dan gui yang berarti hantu manjadi gui mie, bagaiman?"
Li xue menggelengkan kepalanya dan memegangi kepalanya, "kamu benar-benar membuatku pusing melebihi batas normalku, aku tidak akan lagi berurusan lagi denganmu."
Zhang xiao fan menghela napas lebih panjang dari biasanya, "lebih baik, kamu segera menjelaskannya."
Pria itu mencari serulingnya dan memainkannya, diluar ribuan gagak berkoak diluar li xue menutup telinganya, ini benar-benar berisik.
Akan tetapi ribuan ingatan akan gui mie mulai tercetak di pikiran zhang xiao fan, seorang pria berpakaian hitam, hutan, dan berbagai perkataan yang dijelaskan oleh gui mie tercetak oleh ingatan nya secara samar-samar.
Zhang xiao fan melihat kalau ini bukan lah pria yang membunuh gurunya. Dia menghela napas panjang karna ini bukan tentang gurunya.
a
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 40 Episodes
Comments