Bab 17.kembali

" Jaga desa kalian jangan biarkan orang orang yang tidak bertanggung jawab masuk wilayah kalian" ucap Ming Yue

" Baik yang mulia permaisuri terima kasih atas semuanya, semoga anda selalu di berikan umur panjang dan kebahagiaan, dan semua tujuan baik anda tercapai" ucap semuanya memberi hormat

Terima kasih semuanya dan ini terima lah" ucap Ming Yue memberikan koin emas kepada semua kepala keluarga semua orang kaget melihat itu karena baru kali ini mereka memiliki koin emas mereka segera bersujud sukur, Xinyi pun ikut kaget melihat tuanya memiliki uang sebanyak itu.

"Yang mulia seberapa kaya permaisuri, bisa memberikan uang sebanyak itu pada penduduk ini" tanya Xinyi

"Aku juga tidak tau, istri ku memang luar biasa" jawab Dai Lu

Setelah semua selesai mereka pun pergi dari desa itu, mereka tidak langsung pulang tapi pergi menuju hutan malam dulu untuk melihat situasi nya.

"Suamiku... hutan malam masuk ke kerajaan mana?" tanya Ming Yue

"Tidak ada yang memiliki nya karena hutan itu, di takuti semua orang, yang katanya setiap orang yang masuk hutan itu tidak bisa keluar lagi, jangankan masuk lewat sana saja tidak ada yang berani" jawab Dai Lu

"Oh begitu... bagus jika begitu" ucap Ming Yue

"Bagus kenapa?" tanya Dai Lu

"Kita bisa membuat kerajaan kita disana, kit bisa dim diam membangun istana itu, suruh semua pasukan kita yang membangun istana itu agar tidak ada orang yang tau" ucap Ming Yue

"Kita juga akan membuat hutan itu menjadi kota paling kaya dan makmur, dari pada kita menghabiskan waktu untuk orang orang bodoh itu, lebih baik membuktikan kemampuan dengan membangun kerajaan sendirian, dan kita akan mengambil orang orang yang berpihak pada kita dan yang pasti orang jujur, kita juga bisa membawa rakyat yang membutuhkan bantuan kita" ucap Ming Yue

"Kita akan membantu Kekaisaran dengan diam diam saja agar tidak mencolok, dan kita juga akan tetap membuka usaha restoran kota kaisaran untuk tempat informasi" ucap Ming Yue

"Itu ide yang bagus istriku, aku setuju tapi dana yang harus kita gunakan sangat banyak, aku tidak tau apakah hartaku cukup untuk membuat itu semua" ucap Dai Lu

"Suamiku jangan khawatir karena semua itu aku yang akan menanggungnya, suamiku harus tau jika aku ini adalah orang terkaya" ucap Ming dengan tawanya

"Benarkah... jika begitu kita buktikan dan jika kurang ambil semua hartaku untuk menutupi kekurangan itu" ucap Dai Lu

"Baiklah kita lihat saja" ucap Ming Yue lalu mereka pun mempercepat perjalanan mereka menuju hutan Malam

Setelah dua hari mereka pun sampai di markas yang sudah banyak perumahan,

Ai yang melihat kedatangan Ming Yue pun berlari lalu memeluk Ming Yue erat

"Yue Yue aku merindukan mu, aku rasanya ingin menyusul mu, kau lama sekali perginya" ucap Ai memeluk erat Ming Yue

"Kau ini sudah besar masih saja seperti anak kecil, aku disana membantu penduduk yang kekurangan air" jawab Ming Yue

Dai Lu dan Xinyi terus memperhatikan interaksi keduanya yang terlihat seperti saudara dari pada pelayan pribadi.

"Apa kau lapar, ayo masuk makan dulu, lihat tubuhmu semakin kurus saja" ucap Ai tanpa peduli dengan Dai Lu dan Xinyi

"Yang mulia mereka melupakan kita" ucap Xinyi

"Kau saja aku tidak" jawab Dai Lu lalu ikut masuk dan itu membuat Xinyi kesal

Mereka pun menikmati makanan yang di sediakan oleh Ai.

Setelah mereka selesai makan mereka pun mulai membahas pembangunan istana dan rumah,

"Yue Yue, aku melihat di hutan terdalam ada sebuah danau tapi aku tidak bisa menjangkau nya, coba kau yang kesana mungkin bisa" ucap Ai

"Jika kau tidak bisa bagaimana permaisuri bisa?" tanya Xinyi

"Kau tidak tau apa apa soal Ming Yue tapi aku yang sudah hidup bersama nya dari kecil, sangat tau kemampuan saudaraku ini karena semua yang tidak mungkin akan jadi mungkin di tangannya" jawab Ai tegas tanpa keraguan.

mendengar itu Xinyi dan Dai Lu saling pandang.

"Baiklah ayo kesana" ucap Ming yang langsung bangun dari duduknya untuk keluar dan di ikuti oleh Ai dan Dai Lu serta Xinyi

Mereka berjalan menyusuri hutan yang terlihat gelap, Ming Yue dan Ai pun mengeluarkan senter dan itu membuat Dai Lu dan Xinyi bingung

"Ini apa?" tanya mereka

"Senter, penerangan di tempat gelap" jawab Ai, sebenarnya Xinyi masih penasaran tapi tidak berani bertanya lagi.

Mereka menyusuri hutan itu sampai menemukan tempat lapang dan terang dan ada sebuah danau disana.

"Yue disinilah tempat itu, bagaimana apa kau bisa memasukinya?" tanya Ai

"Akan kucoba, tapi coba kalian dulu untuk mencobanya" ucap Ming Yue

"Baiklah" ucap mereka mencoba tapi tidak bisa mendekat seperti tidak pernah sampai dan semakin jauh.

"Sekarang giliran mu Yue" ucap Ai

"Akan ku coba" ucap Ming Yue berjalan mendekati danau itu dengan tanpa hambatan.

"Lihat benar bukan, hanya kau yang bisa membuka nya, ayo masuk" ucap Ai mengikuti Ming Yue.

"Ai disini sangat bagus untuk mendirikan istana, bagaimana menurut anda yang mulia?" tanya Ming

Dai Lu tidak langsung menjawab tapi melihat semua keadaan,

"Ya ini sangat cocok untuk di buat istana, aku akan memanggil orang orang kita untuk mempersiapkan semuanya disini" ucap Dai Lu

"Bagus, aku sudah tidak sabar" ucap Ming Yue

"Yang mulia sepertinya kita harus segera pulang karena orang kita bilang, akan ada yang datang ke istana Dai dan acara pesta di istana di adakan malam ini" ucap Xinyi

"Oh iya aku lupa memberi tahu jika aku sudah menambah pelayan di istana, karena aku pikir akan ada kecurigaan jika istana sepi, semua orang kita yang sudah kulatih dan pada dasarnya mereka memiliki kemampuan jadi hanya di tambah sedikit tapi akan kita latih lagi jika sudah tenang" ucap Ai

"Bagus, aku juga sudah mendapatkan tempat untuk membuat restoran, kakak ku mengirim pesan dia sudah membelikan ku sebuah bangunan yang besar dan sekarang dalam pembangunan ruang bawah tanah untuk markas kedua" ucap Ming Yue

"Wah luar biasa kau selalu cepat dari yang di perkirakan Yue Yue" ucap Ai senang.

"Tentu, jika tidak kitalah yang akan menjadi buruan musuh" ucap Ming Yue

Dai Lu dan Xinyi sangat shock melihat kedua wanita di depan mereka ini yang sangat cepat dalam bertindak dan tanpa jejak.

"Suamiku sudah waktunya kau keluar tapi kau harus duduk di kursi roda dan menggunakan topeng, kita akan buat kejutan di saat yang tepat jadi biarkan orang tau jika kau lemah tapi sebenarnya menyimpan kekuatan besar, kirim kan bukti itu sekarang pada kaisar dan kita lihat bagaimana kaisar menyelesaikan nya jika sesuai harapan itu bagus berarti di dapat di percaya tapi jika tidak kita sendiri yang memberi hukuman pada mereka" ucap Ming Yue

"Baiklah, istriku yang berkuasa aku akan mengikuti pengaturan istri" ucap Dai Lu dengan senyumnya.

Jika musuh melihat senyum Dai Lu mereka pasti akan sangat shock karena si dewa perang dengan kekuatan baja bisa tersenyum sangat manis dan mau mendengar kan perintah sang istri,

"Sudah jangan menipu ku suami, aku tau betapa kuatnya dirimu, lakukan apa yang harus di lakukan aku juga akan mengikuti pengaturan mu kita sama sama membasmi hama itu" ucap Ming Yue

" Istri luar biasa" ucap Dai Lu

Bersambung

Terpopuler

Comments

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

𝒑𝒂𝒔𝒂𝒏𝒈𝒂𝒏 𝒚𝒈 𝒔𝒆𝒓𝒂𝒔𝒊 👏👏👏

2024-11-28

0

Shinta Dewiana

Shinta Dewiana

cakeeepppp

2024-11-20

0

Mutiara Nisak

Mutiara Nisak

kyk nya kaisar dai lu...mode suami takut istri,patuh bener apa yg d katakan sm sang istri,d luar jd macan jantan ,begitu d hadapan sang istri langsung jd kucing manis,tp ...mak,kaisar dai lu sm sang istri udah beberapa kan nikah nya,kok g ada cerita nya MP gitu....langsung aja bahas masa dpn ,kirain dulu hbs mandi herbal dan pengobatan,ternyata.......

2024-10-05

6

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. mencari tanaman obat
2 Bab 2. Penghianatan
3 Bab 3. Kematian dan kehidupan baru
4 Bab 4. Danau ajaib
5 Bab 5. Pertukaran
6 Bab 6. keberangkatan
7 BAB 7. Pernikahan
8 Bab 8. Membuat heboh dapur
9 Bab 9. Makan Bersama
10 Bab 10.Mengobati
11 Bab 11. Hadiah
12 Bab 12. Hutan malam
13 Bab 13. Rencana
14 Bab 14. Rencana Baru
15 Bab 15.Desa selatan
16 Bab 16.Membangun aliran air
17 Bab 17.kembali
18 Bab18.Perintah penangkapan
19 Bab 19.Datang ke Pesta
20 Bab 20. Pesta
21 Bab 21. Bakat
22 Bab 22. kemarahan
23 Bab 23. Kebahagiaan Ming Yue dan kemarahan pangeran kedua
24 Bab 24.penangkapan
25 Bab 25. Persiapan pembukaan Kekaisaran Baru
26 Bab 26. pembukaan
27 Bab.27 makan malam bersama
28 Bab 28. Kedatangan ibu selir Manlu dan taruhan
29 Bab.29 pertandingan
30 Bab.30 hadiah
31 Bab 31. keadaan pangeran kedua
32 Bab 32. pergi
33 Bab 33. fakta
34 Bab 34. Kebenaran
35 Bab 35. keputusan
36 Bab 36. Kebenaran Ming Yue dan Ai
37 Bab 37. kembali Kekaisaran Kaili
38 Bab 38.persiapan
39 Bab 39.Perperangan dan kematian
40 Bab. 40 Berita Baik
41 Bab 41. Yun Utara
42 Bab 42
43 Bab 43 kehancuran Yun utara
44 Bab 44.
45 Bab 45. kelahiran tripel
46 Bab 46 Triple dan tamu
47 Bab 47
48 Bab 48
49 Bab 49. pasukan
50 Bab 50.Mendatangi musuh
51 Bab 51
52 Bab 52 Tian Ji dan Bai Luo
53 Bab 53.Sekolah
54 Bab 54.
55 Bab 55. Mentri Rong
56 Bab 56
57 Bab 57 kebagian kebersamaan
Episodes

Updated 57 Episodes

1
Bab 1. mencari tanaman obat
2
Bab 2. Penghianatan
3
Bab 3. Kematian dan kehidupan baru
4
Bab 4. Danau ajaib
5
Bab 5. Pertukaran
6
Bab 6. keberangkatan
7
BAB 7. Pernikahan
8
Bab 8. Membuat heboh dapur
9
Bab 9. Makan Bersama
10
Bab 10.Mengobati
11
Bab 11. Hadiah
12
Bab 12. Hutan malam
13
Bab 13. Rencana
14
Bab 14. Rencana Baru
15
Bab 15.Desa selatan
16
Bab 16.Membangun aliran air
17
Bab 17.kembali
18
Bab18.Perintah penangkapan
19
Bab 19.Datang ke Pesta
20
Bab 20. Pesta
21
Bab 21. Bakat
22
Bab 22. kemarahan
23
Bab 23. Kebahagiaan Ming Yue dan kemarahan pangeran kedua
24
Bab 24.penangkapan
25
Bab 25. Persiapan pembukaan Kekaisaran Baru
26
Bab 26. pembukaan
27
Bab.27 makan malam bersama
28
Bab 28. Kedatangan ibu selir Manlu dan taruhan
29
Bab.29 pertandingan
30
Bab.30 hadiah
31
Bab 31. keadaan pangeran kedua
32
Bab 32. pergi
33
Bab 33. fakta
34
Bab 34. Kebenaran
35
Bab 35. keputusan
36
Bab 36. Kebenaran Ming Yue dan Ai
37
Bab 37. kembali Kekaisaran Kaili
38
Bab 38.persiapan
39
Bab 39.Perperangan dan kematian
40
Bab. 40 Berita Baik
41
Bab 41. Yun Utara
42
Bab 42
43
Bab 43 kehancuran Yun utara
44
Bab 44.
45
Bab 45. kelahiran tripel
46
Bab 46 Triple dan tamu
47
Bab 47
48
Bab 48
49
Bab 49. pasukan
50
Bab 50.Mendatangi musuh
51
Bab 51
52
Bab 52 Tian Ji dan Bai Luo
53
Bab 53.Sekolah
54
Bab 54.
55
Bab 55. Mentri Rong
56
Bab 56
57
Bab 57 kebagian kebersamaan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!