Bab 16.Membangun aliran air

"Bagaimana cara nya tuan?" tanya mereka

"Kalian lihat batang bambu itu, kita bisa menggunakan bambu itu untuk mengalirkan air ke desa kalian, kita bisa membuat penampungan air di desa kalian untuk mempermudah pengambilan air, kita bikin dua penampungan satu di desa satu di kebun untuk menyiram kebun kalian" ucap Ming Yue

Lalu Ming Yue mengajari mereka membuat aliran dari bambu, pekerja di bagi tiga bagian satu membuat aliran dan dua membuat penampungan.

Mereka bekerja sama dengan antusias untuk mendapatkan air, Ming Yue pun tidak segan membantu, dan itu membuat prajurit yang di bawanya sangat kagum melihat permaisuri raja mereka sangat baik dan tidak takut kotor atau luka, semua di kerjakan Ming yue dengan sama sama.

****************

Beberapa hari berlalu

Di istana Dai Lu, raja Dai lu sangat khawatir dengan istrinya yang tidak ada kabar, untung saja acara di istana di undur satu Minggu karena ada sesuatu hal.

Saat ini Dia Lu ada di dalam kamarnya, dia mondar mandir memikirkan istrinya yang tidak ada kabar begitu juga Ai, sudah Lima hari kepergian mereka yang tanpa kabar.

Karena sudah tidak tahan akhirnya ia pun ingin menyusul.

"Cicak.." panggilnya pada Xinyi

"Yang mulia kenapa seperti Permaisuri memanggil ku cicak?" ucap Xinyi kesal

"Sudah diam, ayo kita susul istri ku, dia pergi tanpa kabar aku sangat khawatir" ucap Dai Lu

"Apa yang harus di khawatir kan yang mulia, permaisuri itu bagaikan macam betina siapa pun pasti akan kalah olehnya, kemampuan nya saja melebihi kita" ucap Xinyi

"Walaupun begitu, aku tetap khawatir dia istriku dan apa kau tidak khawatir pada Ai?" ucap Dai Lu dan itu membuat Xinyi gugup

"Ti... Tidak, untuk apa?" tanya Xinyi gugup

"Oh jika begitu aku akan menjodohkan Ai pada Jendral Wei Luo" ucap Dai Lu

"Yang mulia jangan menjodohkan orang, kira tidak tau Ai mau apa tidak?" ucap Xinyi gugup

"Dia pasti mau jika melihat ketampanan Wei Luo

"Jangan yang mulia, ayo kita susul permaisuri, mungkin saja beliau tertarik pada pria lain saat ini karena itu tidak mau pulang" ucap Xinyi dan itu membuat Dai Lu kesal dan segera bersiap-siap

Diposisi Ai saat ini sedang melatih semua orang dengan ilmu dasar sampai Ming Yue datang mereka sedang menyiapkan semua, Ai melatih kekuatan fisik mereka dulu dengan berlari mengelilingi gunung dengan beban di kaki mereka, tapi mereka terlihat tanpa lelah dan sangat semangatnya.

Setelah dua hari perjalan tanpa henti hanya berhenti memberi makan untuk Kuda mereka melakukan perjalanan lagi, akhirnya mereka pun sampai di desa selatan.

"Yang mulia, dimana permaisuri bedara, kita tidak melihatnya saat ini dan kenapa desa ini sangat sepi" ucap Xinyi bingung

"Jika kau tanya aku, aku harus tanya pada siapa, kita sama sama baru datang, apa kau tidak lihat jika aku saat ini sedang bingung?" ucap Dai Lu

"Bagaimana aku tau sedangkan setiap saat haya satu expresi dan itu semua wajah kaku jadi aku tidak bisa membedakan" ucap Xinyi dalam hati

"Tuan tuan, apa anda berdua sedang mencari sesuatu, bisa saya bantu?" tanya salah satu penduduk yang kebetulan lewat.

"Iya kami mencari rombongan dari istana yang memberikan bantuan ke mari, diaman mereka?" tanya Xinyi

"Apa and dari istana kekaisaran awan, dan apa anda mencari tuan Ming, beliau ada di perkebunan saat ini, mari saya antar karna saya juga akan kesana" ucap pria itu ramah

"Apa tuan Ming, apa kau tidak salah?" ucap Xinyi

"Sudah jangan dengarkan dia, tolong antar kami kesana" ucap Dai Lu yang tidak sabar, dan akhirnya mereka pun pergi menuju ladang desa itu, dan ternyata cukup jauh juga, sampai disana mereka melihat Ming Yue yang sedang membantu warga menanam sesuatu di tahan kering itu.

"Tuan apa aku tidak salah lihat" ucap Xinyi kaget tapi tidak ada jawaban dari Dai Lu karena Dai Lu sudah pergi mendekati Istri nya.

"Istriku... Kau membuat ku khawatir, aku sudah menunggu kabarmu tapi kau tidak memberi kabar" ucap Dai Lu yang memeluk Ming Yue dan itu membuat semua orang kaget.

"Yang mulia, anda disini kenapa datang kemari?" tanya Ming Yue bodoh

"Kau ini tentu aku khawatir dengan mu kau pergi sudah cukup lama, kau bilang hanya sebentar tapi ini sudah satu Minggu" ucap Dai Lu

"Wah suami ku sangat menyayangi ku ternyata, maafkan aku suamiku" ucap Ming Yue dengan senyum nya.

"Tunggu tuan, jadi tuan seorang wanita dan siapa sebenarnya anda?" tanya kepala desa mewakili semua orang yang disana.

"Beliau adalah Permaisuri dari raja Dai Lu, permaisuri Ming Yue, tuan yang di sebelahnya adalah Raja Dai Lu" ucap Xinyi yang mendekati mereka

"Apa... yang mulia raja dan permaisuri!!" seru mereka shock dan segera berlutut.

"Maafkan kami yang mulia permaisuri, kami tidak tau jika anda seorang wanita dan terlebih lagi seorang Permaisuri, maafkan kami yang membicarakan anda untuk membantu kami selama ini" ucap semua memohon ampun

"Sudah berdirilah, kalian tida salah karna memang aku yang memilih tidak di ketahui, jadi sudah jangan merasa bersalah, aku mengerti dan tolong jangan sampai berita ini keluar sampah semua orang lain atau istana tau jika kami kemari" ucap Ming Yue

" Baik yang mulia kami mengerti, kami akan merahasiakan semua ini dan terima kasih yang mulia atas bantuan yang mulia permaisuri selama ini pad kami" ucap semua penduduk

"Baiklah kalian lanjutkan semua ini aku akan berbicara pada suamiku ini" ucap Ming Yue, dan mereka pun mengerti

Setelah menjauh dari penduduk disana Ming Yue mengajak Xinyi dan Dai Lu untuk berbicara semua yang terjadi selama ini dan akhirnya mereka mengerti dan ikut membantu disana.

Setelah beberapa hari semua sudah selesai dan mereka pamit kepada para penduduk yang merasa sedih dan juga berterima kasih pada permaisuri dan Raja yang di ketahui semua orang seorang terbuang tapi mereka tau ada sesuatu yang membuat semua itu terjadi dan mereka berjanji untuk merahasiakan semuanya.

"Kepala desa ini aku memilih beberapa koin untuk di bagikan pada kalian semua untuk memulai hidup, aku harap tidak ada kecurangan dan kalian harus benar benar bersyukur, lain kali aku akan melihat kemajuan. Kalian semua aku harap kalian masih seperti ini saling menyayangi dan bekerja sama, dan jangan muda di harus oleh pihak lain yang hanya ingin membuat kalian pecah" ucap Ming Yue

" Jaga desa kalian jangan biarkan orang orang yang tidak bertanggung jawab masuk wilayah kalian" ucap Ming Yue

" Baik yang mulia permaisuri terima kasih atas semuanya, semoga anda selalu di berikan umur panjang dan kebahagiaan, dan semua tujuan baik anda tercapai" ucap semuanya memberi hormat

Bersambung

Terpopuler

Comments

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

𝒑𝒅 𝒌𝒂𝒈𝒆𝒕 𝒔𝒆𝒎𝒖𝒏𝒚𝒂

2024-11-28

0

Shinta Dewiana

Shinta Dewiana

mantap oiii

2024-11-20

0

Erlina Ibrik

Erlina Ibrik

jangan mudah dihasut pihak lain*

2024-11-17

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. mencari tanaman obat
2 Bab 2. Penghianatan
3 Bab 3. Kematian dan kehidupan baru
4 Bab 4. Danau ajaib
5 Bab 5. Pertukaran
6 Bab 6. keberangkatan
7 BAB 7. Pernikahan
8 Bab 8. Membuat heboh dapur
9 Bab 9. Makan Bersama
10 Bab 10.Mengobati
11 Bab 11. Hadiah
12 Bab 12. Hutan malam
13 Bab 13. Rencana
14 Bab 14. Rencana Baru
15 Bab 15.Desa selatan
16 Bab 16.Membangun aliran air
17 Bab 17.kembali
18 Bab18.Perintah penangkapan
19 Bab 19.Datang ke Pesta
20 Bab 20. Pesta
21 Bab 21. Bakat
22 Bab 22. kemarahan
23 Bab 23. Kebahagiaan Ming Yue dan kemarahan pangeran kedua
24 Bab 24.penangkapan
25 Bab 25. Persiapan pembukaan Kekaisaran Baru
26 Bab 26. pembukaan
27 Bab.27 makan malam bersama
28 Bab 28. Kedatangan ibu selir Manlu dan taruhan
29 Bab.29 pertandingan
30 Bab.30 hadiah
31 Bab 31. keadaan pangeran kedua
32 Bab 32. pergi
33 Bab 33. fakta
34 Bab 34. Kebenaran
35 Bab 35. keputusan
36 Bab 36. Kebenaran Ming Yue dan Ai
37 Bab 37. kembali Kekaisaran Kaili
38 Bab 38.persiapan
39 Bab 39.Perperangan dan kematian
40 Bab. 40 Berita Baik
41 Bab 41. Yun Utara
42 Bab 42
43 Bab 43 kehancuran Yun utara
44 Bab 44.
45 Bab 45. kelahiran tripel
46 Bab 46 Triple dan tamu
47 Bab 47
48 Bab 48
49 Bab 49. pasukan
50 Bab 50.Mendatangi musuh
51 Bab 51
52 Bab 52 Tian Ji dan Bai Luo
53 Bab 53.Sekolah
54 Bab 54.
55 Bab 55. Mentri Rong
56 Bab 56
57 Bab 57 kebagian kebersamaan
Episodes

Updated 57 Episodes

1
Bab 1. mencari tanaman obat
2
Bab 2. Penghianatan
3
Bab 3. Kematian dan kehidupan baru
4
Bab 4. Danau ajaib
5
Bab 5. Pertukaran
6
Bab 6. keberangkatan
7
BAB 7. Pernikahan
8
Bab 8. Membuat heboh dapur
9
Bab 9. Makan Bersama
10
Bab 10.Mengobati
11
Bab 11. Hadiah
12
Bab 12. Hutan malam
13
Bab 13. Rencana
14
Bab 14. Rencana Baru
15
Bab 15.Desa selatan
16
Bab 16.Membangun aliran air
17
Bab 17.kembali
18
Bab18.Perintah penangkapan
19
Bab 19.Datang ke Pesta
20
Bab 20. Pesta
21
Bab 21. Bakat
22
Bab 22. kemarahan
23
Bab 23. Kebahagiaan Ming Yue dan kemarahan pangeran kedua
24
Bab 24.penangkapan
25
Bab 25. Persiapan pembukaan Kekaisaran Baru
26
Bab 26. pembukaan
27
Bab.27 makan malam bersama
28
Bab 28. Kedatangan ibu selir Manlu dan taruhan
29
Bab.29 pertandingan
30
Bab.30 hadiah
31
Bab 31. keadaan pangeran kedua
32
Bab 32. pergi
33
Bab 33. fakta
34
Bab 34. Kebenaran
35
Bab 35. keputusan
36
Bab 36. Kebenaran Ming Yue dan Ai
37
Bab 37. kembali Kekaisaran Kaili
38
Bab 38.persiapan
39
Bab 39.Perperangan dan kematian
40
Bab. 40 Berita Baik
41
Bab 41. Yun Utara
42
Bab 42
43
Bab 43 kehancuran Yun utara
44
Bab 44.
45
Bab 45. kelahiran tripel
46
Bab 46 Triple dan tamu
47
Bab 47
48
Bab 48
49
Bab 49. pasukan
50
Bab 50.Mendatangi musuh
51
Bab 51
52
Bab 52 Tian Ji dan Bai Luo
53
Bab 53.Sekolah
54
Bab 54.
55
Bab 55. Mentri Rong
56
Bab 56
57
Bab 57 kebagian kebersamaan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!