Bab 10.Mengobati

"Yang warna hijau saja, lainya simpan lagi itu adalah harta kita, nah ini adalah hadiah untuk suamiku, jatuhkan satu persatu maka mereka akan kehilangan taringnya" ucap Ming Yue sembari memberikan gulungan yang berisi sangat sangat mencengangkan.

"Bagaimana suamiku, apa kami hebat, tentu saja bukan dan aku masih memiliki banyak lagi tapi itu belum saatnya di keluarkan, oh iya aku ingin membuka restoran disini untuk pusat informasi, aku butuh orang orang mu" ucap Ming Yue mengagetkan Dai Lu dan Xinyi

 " kenapa bukanya kau memiliki puluhan ribu pasukan jadi jika aku ambil beberapa untuk menjadi pekerja di restoran tidak apa apa bukan, ini sangat menguntungkan, karena pusat informasi sangat penting, aku akan membangun markas itu di ruang bawah tanah" ucap Ming Yue

Dai Lu dan Xinyi saling berpandangan karena heran.

"Baiklah aku akan memberikan apa yang istri inginkan, katakan saja pada Xinyi dia akan mengurusnya" ucap Dai Lu

"Terima kasih suami ku yang terbaik" ucap Ming Yue sembari memeluk Dai Lu membuat Dai Lu kaget dan jantung nya berdetak kencang.

"Oh iya Xinyi tolong Carikan aku para wanita yang terbuang sebanyak banyaknya, aku akan melatih mereka dalam segala bidang dan aku juga akan membuka toko baju yang belum pernah ada disini, kau akan lihat jika aku akan jadi permaisuri kaya raya disini, ingat jangan lupa dan pergilah bersama Ai karena ia akan mencari tempat yang bagus" ucap Ming Yue

"Baik yang mulia, Xinyi siap menjalankan perintah" ucap Xinyi dan Ai pergi dari sana, jadi hanya tinggal Ming Yue dan Dai Lu disana

"Suamiku, apa aku boleh minta kejujuranmu soal wajah mu, jika memang rusak aku bisa membuat wajah mu tampan kembali karena aku bisa mengobatinya ?" Tanya Ming Yue serius

"Kenapa apa istriku penasaran?" Tanya Raja Dai Lu

"Tidak juga, aku hanya ingin membantu agar kau percaya diri saja, karena bagaimana pun tampangmu kau tetap suamiku" ucap Ming Yue santai, mendengar ucapan istri nya Dai Lu terharu dan memandangi wajah istri nya yang tertutup cadar.

"Kalau kau bisa memperbaiki wajah yang terluka kenapa istri tidak memperbaiki wajah istri juga agar tidak di rendahkan orang" ucap Dai Lu pelan.

"Hehehe kenapa apa suami malu memiliki istri dengan wajah buruk?" tanya Ming Yue

"Tentu tidak, mau seperti apa wajahmu kau tetap istriku" Jawab Dai Lu

"Suami kau mengambil kata kata ku dan untuk wajah ku, aku tidak memerlukan perawatan karena wajahku baik baik saja" ucap Ming Yue sembari membuka cadarnya dan saat melihat wajah sang istri, betapa kagetnya raja Dai Lu.

Karena istri nya sangat lah cantik, seperti Dewi dan kecantikan nya bisa membuat kehancuran ada kerajaan.

"Gunakan lagi cadar mu istri, aku tidak mau orang lain melihatnya" ucap Dai lu spontan

"Hehehe.... Apa suamiku ini cemburu?" tanya Ming menggoda

"Ti... Tidak aku tidak cemburu" ucap Raja Dai Lu, membuang muka karena malu.

"Hehehe baiklah... Jadi bagaimana apa aku boleh melihat wajahmu?" ucap Ming Yue hati hati.

"Baiklah" jawab Dai Lu sembari membuka topengnya perlahan, saat sudah terbuka sempurna terlihat ada luka yang menutupi wajah Dai Lu

Saat di pandangi oleh Ming Yue, Dai Lu tertunduk malu

"Tidak usah malu, dulu wajahku lebih parah rusak karena di racun dayang dan putrinya tapi untung saja sudah berlalu, sini coba lihat " ucap Ming Yue lalu menyentuh wajah Dai Lu.

Ming Yue melihat dengan teliti sedangkan Dai Lu memandang istri nya tanpa berkedip.

"Ini tidak terlalu parah, baiklah tunggu lah di sini yang mulia aku akan siapkan semuanya. maka hari ini wajah tampan mu akan kembali lagi" ucap Ming Yue yakin, lalu masuk ke tempat pemandian raja Dai Lu, lalu mengisi air danau ke dalam bak pemandian dan memasukan ramuan herbal untuk mengeluarkan racun.

"Suami ku ayo ikut aku" ucap Ming Yue tiba tiba datang

"Kemana?" tanya Raja Dai Lu

"Mandi, ayo cepat aku bantu" ucap Ming Yue

"Apa...!! biar aku saja yang membuka bajuku sendiri, tunggu lah dulu" ucap Dai Lu malu.

"Baiklah, setelah membuka bajumu, cepat masuk kedalam air itu" ucap Ming Yue.

"Baiklah" jawab Dai Lu, lalu ia pun masuk keruang pemandian, saat sudah memastikan jika suaminya masuk dalam bak pemandian.

Ming Yue pun ikut masuk ke tempat pemandian itu dan itu membuat Dai Lu kaget.

"Kenapa kau masuk?" Tanya Dai Lu

"Tentu ingin mengobati mu, apa lagi?" tanya Ming Yue santai lalu mendekati Dai Lu lalu duduk di pinggir tempat pemandian.

Ming Yue mengeluarkan Cotton bud dan satu botol kecil obat oles, semua yang di keluarkan Ming Yue membuat Dai Lu bingung.

"Apa itu?" tanya Dai Lu

"Untuk untuk mengobati wajah mu, tenang lah dan pejamkan matamu, kau akan melihat hasilnya nanti" ucap Ming Yue dan di turuti oleh Dai Lu tanpa protes.

"Basuh wajah mu dengan air ini terlebih dahulu" ucap Ming Yue dan di lakukan oleh Dai lu tanpa bertanya.

Setelah itu tiba tiba tanpa sepengetahuan Dai Lu luka di wajah itu mengering dan akan mengelupas, dengan perlahan Ming Yue membersikan wajah itu dengan antiseptik yang yang dia keluarkan tadi dan dalam sekejap wajah Dai lu sangat mulus, wajah tampannya sangat bersinar cerah.

Melihat itu Ming Yue tersenyum dan menyimpan kembali obat yang di keluarkan, lalu mengeluarkan cermin untuk di perlihatkan pada Dai lu.

"Sekarang buka matamu suami ku dan lihat hasil dari kehebatan Isti cantikmu ini" ucap Ming Yue.

Mendengar itu Dai Lu membuka matanya secara perlahan,

"Ambil cermin ini dan lihat wajah mu, katakan bagaimana pendapatmu?" ucap Ming Yue sembari menyerahkan cermin itu pada Dai Lu dan di terima oleh Dai Lu.

Saat melihat wajahnya yang sudah baik baik saja membuat Dai Lu shock dan hampir membuang kaca itu.

"A..apa ini aku, tapi kenapa bisa dan wajahku sembuh seperti dulu, ehh.. Tapi tidak ini lebih dari yang dulu" ucap Dai Lu tidak percaya

"Itu benar dirimu suami ku, wajah mu sudah baik baik saja" ucap Ming Yue

"Benarkah.... Ini berkat dirimu terima kasih. Istri kau memang berkah dari yang kuasa untuk ku" ucap Dai Lu bahagia dan bersyukur.

"Sama sama, bukanya ini tugas pasangan suami istri yang harus saling melengkapi dan saling membantu" ucap Ming Yue.

"Ya kau benar, dan bukan hanya wajahku tapi tubuhku merasa sangat ringan dan luar biasa" ucap Dai Lu senang.

"Bagus, ayo selesai kan mandinya lalu aku akan periksa lagi tubuhmu, dan gunakan ini untuk menutup tubuhmu" ucap Ming Yue memberikan Bathrobe / Kimono.

bersambung

Terpopuler

Comments

Ayu Septiani

Ayu Septiani

waaah barang barang dari dunia modern mulai bermunculan nih

2024-11-04

0

Shinta Dewiana

Shinta Dewiana

keerreeeennnn....deh cas cus enggak bertele2 .

2024-11-20

0

Murni Murniati

Murni Murniati

apa air danau tadi disimpan dlm gelang kah

2024-11-16

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. mencari tanaman obat
2 Bab 2. Penghianatan
3 Bab 3. Kematian dan kehidupan baru
4 Bab 4. Danau ajaib
5 Bab 5. Pertukaran
6 Bab 6. keberangkatan
7 BAB 7. Pernikahan
8 Bab 8. Membuat heboh dapur
9 Bab 9. Makan Bersama
10 Bab 10.Mengobati
11 Bab 11. Hadiah
12 Bab 12. Hutan malam
13 Bab 13. Rencana
14 Bab 14. Rencana Baru
15 Bab 15.Desa selatan
16 Bab 16.Membangun aliran air
17 Bab 17.kembali
18 Bab18.Perintah penangkapan
19 Bab 19.Datang ke Pesta
20 Bab 20. Pesta
21 Bab 21. Bakat
22 Bab 22. kemarahan
23 Bab 23. Kebahagiaan Ming Yue dan kemarahan pangeran kedua
24 Bab 24.penangkapan
25 Bab 25. Persiapan pembukaan Kekaisaran Baru
26 Bab 26. pembukaan
27 Bab.27 makan malam bersama
28 Bab 28. Kedatangan ibu selir Manlu dan taruhan
29 Bab.29 pertandingan
30 Bab.30 hadiah
31 Bab 31. keadaan pangeran kedua
32 Bab 32. pergi
33 Bab 33. fakta
34 Bab 34. Kebenaran
35 Bab 35. keputusan
36 Bab 36. Kebenaran Ming Yue dan Ai
37 Bab 37. kembali Kekaisaran Kaili
38 Bab 38.persiapan
39 Bab 39.Perperangan dan kematian
40 Bab. 40 Berita Baik
41 Bab 41. Yun Utara
42 Bab 42
43 Bab 43 kehancuran Yun utara
44 Bab 44.
45 Bab 45. kelahiran tripel
46 Bab 46 Triple dan tamu
47 Bab 47
48 Bab 48
49 Bab 49. pasukan
50 Bab 50.Mendatangi musuh
51 Bab 51
52 Bab 52 Tian Ji dan Bai Luo
53 Bab 53.Sekolah
54 Bab 54.
55 Bab 55. Mentri Rong
56 Bab 56
57 Bab 57 kebagian kebersamaan
Episodes

Updated 57 Episodes

1
Bab 1. mencari tanaman obat
2
Bab 2. Penghianatan
3
Bab 3. Kematian dan kehidupan baru
4
Bab 4. Danau ajaib
5
Bab 5. Pertukaran
6
Bab 6. keberangkatan
7
BAB 7. Pernikahan
8
Bab 8. Membuat heboh dapur
9
Bab 9. Makan Bersama
10
Bab 10.Mengobati
11
Bab 11. Hadiah
12
Bab 12. Hutan malam
13
Bab 13. Rencana
14
Bab 14. Rencana Baru
15
Bab 15.Desa selatan
16
Bab 16.Membangun aliran air
17
Bab 17.kembali
18
Bab18.Perintah penangkapan
19
Bab 19.Datang ke Pesta
20
Bab 20. Pesta
21
Bab 21. Bakat
22
Bab 22. kemarahan
23
Bab 23. Kebahagiaan Ming Yue dan kemarahan pangeran kedua
24
Bab 24.penangkapan
25
Bab 25. Persiapan pembukaan Kekaisaran Baru
26
Bab 26. pembukaan
27
Bab.27 makan malam bersama
28
Bab 28. Kedatangan ibu selir Manlu dan taruhan
29
Bab.29 pertandingan
30
Bab.30 hadiah
31
Bab 31. keadaan pangeran kedua
32
Bab 32. pergi
33
Bab 33. fakta
34
Bab 34. Kebenaran
35
Bab 35. keputusan
36
Bab 36. Kebenaran Ming Yue dan Ai
37
Bab 37. kembali Kekaisaran Kaili
38
Bab 38.persiapan
39
Bab 39.Perperangan dan kematian
40
Bab. 40 Berita Baik
41
Bab 41. Yun Utara
42
Bab 42
43
Bab 43 kehancuran Yun utara
44
Bab 44.
45
Bab 45. kelahiran tripel
46
Bab 46 Triple dan tamu
47
Bab 47
48
Bab 48
49
Bab 49. pasukan
50
Bab 50.Mendatangi musuh
51
Bab 51
52
Bab 52 Tian Ji dan Bai Luo
53
Bab 53.Sekolah
54
Bab 54.
55
Bab 55. Mentri Rong
56
Bab 56
57
Bab 57 kebagian kebersamaan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!