Bab 19.Datang ke Pesta

" Apa yang menyesal, bukanya kau harus senang memiliki banyak saudara madu dan - Ucapan Ming Yue terputus karena kaget

"aahkkk.... Apa yang kau lakukan turunkan aku" ucap Ming Yue histeris

"Ini hukuman untuk mu yang sudah berani mengatakan hal itu padaku" ucap Dai Lu lalu berjalan kearah kamarnya dengan menggendong Ming Yue

"Apa yang kau katakan cepat turunkan aku, Dai Lu kau Ajan menyesal sendiri setelah ini" ucap Ming Yue

"Aku tidak peduli" ucap Dai Lu lalu m*n***m b***r Ming Yue dengan rakus, dan membuat Ming Yue hampir kehabisan nafas,

"Kau mau membunuh ku ya" ucap Ming Yue kesal

"Stop Dai Lu kita tidak bisa melakukan ini sekarang karena aku sedang ada tamu bulanan" ucap Ming Yue tenang dan itu membuat tangan Dai Lu yang sedang bekerja berhenti lalu memandang wajah Ming yue sayu dan lemas

" Tamu siapa dia dan biarkan Ai dan Xinyi yang mengurus tamu itu, berani mengganggu kita aku ku habisi dia" ucap Dai Lu

"Dasar kau ini, apa kau tidak tau maksud ku siklus wanita itu dia tamu bulanan yang ku maksud" ucap Ming Yue kesal

"kenapa kau tidak bilang dari tadi kau menyiksa ku" ucap Dai Lu hampir menangis

"Dari tadi aku sudah bilang tapi kau bilang tidak peduli jadi sana tuntaskan sampai habis lalu keluar," ucap Ming Yue santai keluar kamar tapi saat di depan pintu Ming Yue berhenti dan bicara.

"Semangat sayang... Selamat berjuang Hahaha..." ucap Ming Yue sembari tertawa melihat wajah kesal suami nya.

"Dasar istri nakal, awas ku balas nanti, arkkk sakit sekali" ucap Dai Lu lalu masuk ke kamar mandi

Sedangkan Xinyi dan Ai yang sedang duduk melihat Ming yue dengan aneh.

"Kenapa kau tertawa?" tanya Ai

"Tidak apa aku sedang membayangkan seseorang yang kalah sebelum berperang karena tamu yang datang" ucap Ming Yue.

mendengar itu Xinyi dan Ai saling pandang dan menggeleng kepala tanda tidak mengerti.

"Ah sudahlah, aku akan memberi pakai untuk kalian malam ini, tampilan tang gagah dan nanti berikan ini pada suami ku tersayang dan ini untuk mu" ucap Ming Yue pada Xinyi

"aku juga mendapatkan nya?" tanya Xinyi kaget karena bisa mendapatkan baju juga karena baru kali ini dia mendapatkan hadiah dari orang lain.

"Tentu kau dapat kecuali jika kau merasa cicak sungguhan yang bertubuh transparan, boleh juga jika tidak pakai baju" jawab Ming Yue

"Permaisuri dan raja sama sama sadis aku ini pria tampan kenapa kalian selalu menindas ku" ucap Xinyi

"Sudah kami akan kekamar untuk bersiap, bantu tuan mu bersiap setelah itu kau juga harus bersiap, kita akan buat istana gempar dengan kedatangan kita" ucap Ming Yue

"Baik yang mulia" ucap Xinyi lalu Ming yue pun pergi bersama Ai.

Malam harinya semua sudah bersiap, akan berangkat ke istana kaisar.

Saat ini Dai Lu dan Xinyi sedang menunggu kedatangan Ming Ming Yue dan Ai

"Maaf lama menunggu suamiku" ucap Ming Yue dan membuat Dai Lu dan Xinyi menoleh keasal suara, saat mereka berdua melihat Ming Yue dan Ai merena sangat terpesona.

Ming Yue pakai cadar ya saat di dalam kereta.

Dai Lu

Tapi pakai topeng ya

Ai

Xinyi

"Wah kalian sangat tampan, aku sedang melihat pakaian kalian sangar pas" ucap Ming Yue membuat mereka tersadar.

"Kenapa kalian, iya aku memang cantik Ayo suami ku kita masuk kereta" ucap Ming Yue

"Kau sangat cantik istriku, bagaimana jika kita tidak usah datang" ucap Dai Lu

"Kenapa?" tanya Ming Yue

"Nanti kau akan jadi tontonan orang lain aku tidak suka" ucap Dai Lu sebal

"Hehehe, tidak papa kau harus bangga jika istri tercinta mu ini sangat cantik dan hanya kau pemiliknya" ucap Ming Yue dan duduk di kereta.

Dai Lu yang mendengar itu pun menahan tawa bahagia.

"Ayo berangkat" ucap Dai Lu

Xinyi dan Ai duduk di depan menjadi kusir.

"Kau sangat cantik" ucap Xinyi pelan

"Aku tau, karena itu banyak pemuda dan pengawal yang melirik ku, ah sepertinya aku akan bingung memilih siapa di antara mereka" ucap Ai

"Tidak akan dan tidak perlu memilih" karena kau milik ku" ucap Xinyi dingin tapi Ai pura pura tidak dengar.

Tidak lama mereka pun sampai di disana dan ternyata semua tamu sudah datang semua dan termasuk tamu dari kerajaan lain, disana sudah ada raja dan kerajaan merak bersama putra mahkota dan putri dari pelayan itu.

saat mereka turun dari kereta mereka di bantu oleh pengawal disana

"Selamat datang yang mulia raja Dai Lu dan permaisuri Ming Yue, mari silahkan masuk semua sudah berkumpul" ucap kepala pengawal disana dengan ramah.

"Terima kasih tuan" ucap Ming Yue dan itu membuat kepala pengawal shock karena baru ini ada yang berterima kasih pada nya.

"Sama sama permaisuri ini sudah jadi tugas hamba" ucap kepala pengawal itu dan mereka pun masuk ke istana, saat sudah di depan pintu acara Kasim mengumumkan kedatangan Dai Lu dan Ming Yue,

Disana seua tamu kaget dengan kedatangan kedua nya karena selama ini Dai Lu tidak ajan pernah datang dalam acara apapun, dalam diam permaisuri dan kaisar serta selir sangat bahagia atas perubahan ini tapi mereka hanya diam.

Setelah itu rombongan Dai Lu pun masuk, semua orang melihat sangat kagum dan juga iri, melihat aura keduanya yang sangat agung,

Apa lagi walau wajah mereka di tutup tapi aura ketampanan dan kecantikan sangat terlihat jelas.

Salam yang mulia kaisar dan permaisuri, serta selir agung maaf kedatangan kami terlambat karena kesehatan hamba" ucap Dai Lu dan Ming Yue

"Tidak masalah, kami mengerti bangunlah salam kalian kami terima, duduklah di tempat kalian" ucap kaisar guan.

"Terima kasih yang mulia" ucap mereka lalu duduk ketempat mereka

Saat semua sudah duduk Acara pun di mulai,

Dari pertama mereka masuk raja dan permaisuri kerajaan merak selalu memperhatikan Ming Yue dengan pandangan rumit, sedangkan An Yunsi melihat Ming Yue dengan benci dan iri.

"Kenapa dia terlihat baik baik saja dan bahagia, aku menyesal kenapa tidak aku saja yang di dinikahkan pada raja Dai Lu, aku akan mengambil yang seharusnya menjadi milik ku, ya itu benar milik ku, dan kau wanita bodoh aku akan membuat kau malu dan semua orang jijik dengan wajah mu" ucap An Yunsi dalam hati

Tapi dapat di dengar oleh Ming Ming dan membuat Ming Yue tersenyum kecil.

Bersambung

Terpopuler

Comments

Ayu Septiani

Ayu Septiani

yunsi ini tak tau malu, menginginkan milik ming yue. belum tau aja dia gimana tabiat pangeran ke 9.

2024-11-07

0

Shinta Dewiana

Shinta Dewiana

huh dasar jalang....buat aja ntar lo yang malu yunsi...

2024-11-20

0

Rech

Rech

author typo nya suka bikin bingung bacanya😭

2024-12-16

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. mencari tanaman obat
2 Bab 2. Penghianatan
3 Bab 3. Kematian dan kehidupan baru
4 Bab 4. Danau ajaib
5 Bab 5. Pertukaran
6 Bab 6. keberangkatan
7 BAB 7. Pernikahan
8 Bab 8. Membuat heboh dapur
9 Bab 9. Makan Bersama
10 Bab 10.Mengobati
11 Bab 11. Hadiah
12 Bab 12. Hutan malam
13 Bab 13. Rencana
14 Bab 14. Rencana Baru
15 Bab 15.Desa selatan
16 Bab 16.Membangun aliran air
17 Bab 17.kembali
18 Bab18.Perintah penangkapan
19 Bab 19.Datang ke Pesta
20 Bab 20. Pesta
21 Bab 21. Bakat
22 Bab 22. kemarahan
23 Bab 23. Kebahagiaan Ming Yue dan kemarahan pangeran kedua
24 Bab 24.penangkapan
25 Bab 25. Persiapan pembukaan Kekaisaran Baru
26 Bab 26. pembukaan
27 Bab.27 makan malam bersama
28 Bab 28. Kedatangan ibu selir Manlu dan taruhan
29 Bab.29 pertandingan
30 Bab.30 hadiah
31 Bab 31. keadaan pangeran kedua
32 Bab 32. pergi
33 Bab 33. fakta
34 Bab 34. Kebenaran
35 Bab 35. keputusan
36 Bab 36. Kebenaran Ming Yue dan Ai
37 Bab 37. kembali Kekaisaran Kaili
38 Bab 38.persiapan
39 Bab 39.Perperangan dan kematian
40 Bab. 40 Berita Baik
41 Bab 41. Yun Utara
42 Bab 42
43 Bab 43 kehancuran Yun utara
44 Bab 44.
45 Bab 45. kelahiran tripel
46 Bab 46 Triple dan tamu
47 Bab 47
48 Bab 48
49 Bab 49. pasukan
50 Bab 50.Mendatangi musuh
51 Bab 51
52 Bab 52 Tian Ji dan Bai Luo
53 Bab 53.Sekolah
54 Bab 54.
55 Bab 55. Mentri Rong
56 Bab 56
57 Bab 57 kebagian kebersamaan
Episodes

Updated 57 Episodes

1
Bab 1. mencari tanaman obat
2
Bab 2. Penghianatan
3
Bab 3. Kematian dan kehidupan baru
4
Bab 4. Danau ajaib
5
Bab 5. Pertukaran
6
Bab 6. keberangkatan
7
BAB 7. Pernikahan
8
Bab 8. Membuat heboh dapur
9
Bab 9. Makan Bersama
10
Bab 10.Mengobati
11
Bab 11. Hadiah
12
Bab 12. Hutan malam
13
Bab 13. Rencana
14
Bab 14. Rencana Baru
15
Bab 15.Desa selatan
16
Bab 16.Membangun aliran air
17
Bab 17.kembali
18
Bab18.Perintah penangkapan
19
Bab 19.Datang ke Pesta
20
Bab 20. Pesta
21
Bab 21. Bakat
22
Bab 22. kemarahan
23
Bab 23. Kebahagiaan Ming Yue dan kemarahan pangeran kedua
24
Bab 24.penangkapan
25
Bab 25. Persiapan pembukaan Kekaisaran Baru
26
Bab 26. pembukaan
27
Bab.27 makan malam bersama
28
Bab 28. Kedatangan ibu selir Manlu dan taruhan
29
Bab.29 pertandingan
30
Bab.30 hadiah
31
Bab 31. keadaan pangeran kedua
32
Bab 32. pergi
33
Bab 33. fakta
34
Bab 34. Kebenaran
35
Bab 35. keputusan
36
Bab 36. Kebenaran Ming Yue dan Ai
37
Bab 37. kembali Kekaisaran Kaili
38
Bab 38.persiapan
39
Bab 39.Perperangan dan kematian
40
Bab. 40 Berita Baik
41
Bab 41. Yun Utara
42
Bab 42
43
Bab 43 kehancuran Yun utara
44
Bab 44.
45
Bab 45. kelahiran tripel
46
Bab 46 Triple dan tamu
47
Bab 47
48
Bab 48
49
Bab 49. pasukan
50
Bab 50.Mendatangi musuh
51
Bab 51
52
Bab 52 Tian Ji dan Bai Luo
53
Bab 53.Sekolah
54
Bab 54.
55
Bab 55. Mentri Rong
56
Bab 56
57
Bab 57 kebagian kebersamaan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!