Bab 8. Membuat heboh dapur

" Baik kak dan ini penawar racun jika habis mintalah padaku, aku yakin setelah ini ibu lah yang akan mereka racuni" ucap Ming Yue

" Terima kasih adik, jika begitu kembalilah istirahat kakak juga akan istirahat" ucap Zang Ming.

"Baiklah kak" jawab Ming you dan pergi dari sana.

Setelah itu Ming Yue menuju kamar suaminya, yang sedang tertidur di kamarnya.

Saat masuk Ming Yue sudah melepas penutup kepalanya dan hanya menggunakan cadar saja.

"Selamat malam suamiku, apa suamiku tidak ingin menyambut istri mu ini?, Ayo bangun kita perlu bicara aku tau kau tidak tidur jadi ayo duduk" ucap Ming sembari duduk di dekat Raja Dai Lu

Tapi tidak ada jawaban raja Dai Lu tetap tertidur dan diam saja.

"Bukanya semalam kau dengan gagahnya datang ke istana kerajaan merak, lalu kenapa sekarang pura pura sekarat?, apa suamiku ingin mendapatkan perhatian dari ku?" tanya Ming Yue.

Dan itu membuat raja Dai Lu kaget, darimana istrinya tau jika semalam dia berada di kerajaan merak, pikir raja Dai Lu

"Ayo cepat bangun jangan berpura pura atau kau mau aku cium sekarang juga" ucap Ming Yue mengancam

"Orang lain bisa kau bodohi dengan trik ini tapi aku tidak, jadi 1...2...3 Oh kau menantang ku ingin mencium mu, ok ok..." Ucap Ming Yue mendekati Raja Dai Lu lalu mengecup pipi raja Dai Lu yang tidak tertutup topeng separuh, seketika raja Dai Lu tersadar dan memandang Ming Yue.

"kenapa suami melihat ku seperti itu, apa kurang, jika iya tu cium kucing" ucap Ming Yue

"Kau sangat berani istriku, apa kau mau mati malam ini?" Tanya raja Dai Lu dingin hanya untuk menutupi perasaanya yang memiliki jantung berdetak kencang dan gugup

"Sudahlah tidak usah main main lagi, aku cuma ingin berterima kasih atas penjaga yang kau kirim untuk ku di sepanjang perjalanan, suamiku kau terbaik" ucap Ming Yue sembari menyentuh tangan Dai Lu

" Jadi sekarang tidur lah lagi aku ingin kekamar ku" ucap Ming Yue

"Selamat malam suamiku" ucap Ming Yue lalu keluar dari kamar Raja Dai Lu

Sedangkan keadaan raja Dai Lu sepeninggal Ming Yue, ia mengambil nafas dengan rakus karena dadanya sesah menahan nafas karena ciuman dari istri nya. Raja Dai Lu pun menyentuh dadanya karena jantungnya berdetak sangat cepat,

"Dasar jantung kurang ajar, membuat ku malu saja, jika dia tau bagaimana. Murahan sekali jantungku ini sangat memalukan, dasar kucing nakal itu" ucap Raja Dai Lu

"Oh jadi jantung suami sedang berdetak ya, dan satu lagi aku bukan kucing kecil tapi sang singa betina permaisuri yang berkuasa" ucap Ming Yue yang tiba tiba muncul di balik pintu dan itu membuat raja Dai Lu kaget setengah mati.

"Kau ingin aku mati dan menjadi janda ya, membuat ku kaget" ucap Raja Dai Lu kaget dan kesal serta malu

"Wah jantung suami ternyata sudah murah dan juga rapuh ya, hehehe karena itu mulai sekarang perkuat jantung anda yang mulia sayang karena banyak kejutan yang akan anda dapatkan mulai saat ini" ucap Ming Yue lalu berlalu pergi.

Raja Dai Lu tersenyum kecil, lalu datang bayangan hitam.

"Bawahan melapor yang mulia" ucap bayangan hitam itu.

"katakan" ucap Raya Dai Lu

"Yang mulia melihat kedatangan permaisuri baru, orang orang itu mulai bertindak. Ada lebih dari seratus orang yang ingin mencelakai permaisuri Yue" ucap bawahan Raja Dai Lu

"Mereka mulai meremehkan ku, dan ingin melukai orang ku, apa lagi itu istri ku. pantau terus kita akan bertindak setelah ini " ucap Raja Dai Lu

Baik yang mulia, bawahan mengerti" ucap bayangan hitam itu pun selesat pergi.

Lalu raja Dai Lu pun membaringkan tubuhnya seperti semula.

Sedangkan di kamar Ming Yue saat ini dia sedang berbicara pada Ai.

"Ai apa kau sudah bisa melihat keadaan disini, aku merasa disini juga sama berbahaya nya tapi aku tidak akan mundur" ucap Ming Yue

"Aku akan menaklukkannya semua yang ada disini lalu membuat kekuatan agar tidak ada yang berani untuk menyentuh kita" ucap Ming Yue penuh tekat.

"Iya disini banyak rahasia yang terkubur, aku pun ingin tau apa itu, bagaimana jika kita membantu Suami mu untuk menangkap semua musuh nya" ucap Ai

"Itu yang sedang aku rencanakan saat ini, jadi bersiaplah kita akan keluar mencari tau semua itu" ucap Ming Yue sembari berdiri.

"Ayo, aku sudah siapkan pakaian yang akan kita pakai, oh iya baju disini ribet semua bagaimana jika kita buka toko baju yang lebih nyaman mungkin akan sangat laku keras dan bisa membuat kita kaya" ucap Ai

"Ide yang bagus, aku juga sudah merencanakan membuka usaha lain yaitu restoran yang akan membuat kita bisa menggali informasi dari segala penjuru" ucap Ming You

"Wahhh.... Hebat, aku sudah tidak sabar menunggu waktu itu tiba, kita akan mencari banyak budak untuk kita jadikan pengikut kita" ucap Ai

"Iya sudah ayo kita pergi" ucap Ming Yue lalu melompat keluar melalui jendela, entak kekuatan dari mana mereka berdua bisa melompat ke tembok tinggi istana dan keluar untuk mencari tau semuanya.

Sedangkan di tempat lain

"kalian tidak berguna bagaimana bisa kalian gagal membunuh permaisuri baru itu" ucap seseorang.

"Maaf nyonya kami di hadang sebuah pasukan misterius disama, mereka sangat hebat " ucap bawahan.

"Siapa sebenarnya wanita itu hingga di kawal oleh pasukan misterius, cepat cari tau semuanya, aku mau kabar itu paling lambat besok malam" ucap sang nyonya

"Baik nyonya, kami permisi " ucap bawahan pergi.

"Tidak akan ku biarkan kau memiliki keturunan" ucap pemimpin itu

"Cepat kirim orang orang kita untuk jadi mata mata di istana Dai" ucap pemimpin itu

"Baik nyonya bawahan laksanakan perintah" ucap dayang pergi.

......................

Keesokan harinya pagi pagi sekali setelah mengantar kakaknya pergi untuk kembali ke kerajaan merak, Ming Yue dan Ai sudah membuat heboh dapur istana Dai Lu.

Bagaimana tidak saat dia di hidangkan makanan untuk sarapan semua masakan hanya di rebus dan itu membuat mual Ming Yue dan Ai.

Karena itu dengan kesal, Ming Yue dan Ai pergi kedapur istana untuk memasak sendiri makanannya.

"Yang mulia permaisuri ampuni hamba jika masakan hamba kurang anda sukai, akan hamba masakan lagi tapi jangan anda yang masak, kami akan di hukum karena membiarkan anda kerja kasar di dapur" ucap koki dan pelayan lainya ketakutan.

"Ada apa kalian ini, siapa yang akan memarahi kalian jika aku masak, jika ada yang marah aku yang akan memarahi dia, jadi tenanglah kalian. Aku akan mengajari kalian memasak masakan enak, jadi perhatikan baik baik" ucap Ming Yue

"Ai ayo siapkan semua, kita akan pesta untuk menyambut kedatangan ku disini dengan membuat masakan yang enak" ucap Ming Yue lagi

"Siap laksanakan" jawab Ai dan mereka pun mulai memasak.

Semua pelayan sangat kagum melihat cara masak Ming Yue yang sangat cekatan dan cepat, tidak lama bau harum masakan menguar disana, semua orang sangat penasaran dengan rasa masakan yang harum itu.

Bersambung

Terpopuler

Comments

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

𝒔𝒆𝒎𝒖𝒂 𝒌𝒂𝒈𝒆𝒕 𝒋𝒅𝒏𝒚𝒂

2024-11-28

0

Shinta Dewiana

Shinta Dewiana

aku syuka aku syuka...

2024-11-20

0

Selinah Albaid

Selinah Albaid

ruang dimensi dareomon..hahaha

2024-11-03

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. mencari tanaman obat
2 Bab 2. Penghianatan
3 Bab 3. Kematian dan kehidupan baru
4 Bab 4. Danau ajaib
5 Bab 5. Pertukaran
6 Bab 6. keberangkatan
7 BAB 7. Pernikahan
8 Bab 8. Membuat heboh dapur
9 Bab 9. Makan Bersama
10 Bab 10.Mengobati
11 Bab 11. Hadiah
12 Bab 12. Hutan malam
13 Bab 13. Rencana
14 Bab 14. Rencana Baru
15 Bab 15.Desa selatan
16 Bab 16.Membangun aliran air
17 Bab 17.kembali
18 Bab18.Perintah penangkapan
19 Bab 19.Datang ke Pesta
20 Bab 20. Pesta
21 Bab 21. Bakat
22 Bab 22. kemarahan
23 Bab 23. Kebahagiaan Ming Yue dan kemarahan pangeran kedua
24 Bab 24.penangkapan
25 Bab 25. Persiapan pembukaan Kekaisaran Baru
26 Bab 26. pembukaan
27 Bab.27 makan malam bersama
28 Bab 28. Kedatangan ibu selir Manlu dan taruhan
29 Bab.29 pertandingan
30 Bab.30 hadiah
31 Bab 31. keadaan pangeran kedua
32 Bab 32. pergi
33 Bab 33. fakta
34 Bab 34. Kebenaran
35 Bab 35. keputusan
36 Bab 36. Kebenaran Ming Yue dan Ai
37 Bab 37. kembali Kekaisaran Kaili
38 Bab 38.persiapan
39 Bab 39.Perperangan dan kematian
40 Bab. 40 Berita Baik
41 Bab 41. Yun Utara
42 Bab 42
43 Bab 43 kehancuran Yun utara
44 Bab 44.
45 Bab 45. kelahiran tripel
46 Bab 46 Triple dan tamu
47 Bab 47
48 Bab 48
49 Bab 49. pasukan
50 Bab 50.Mendatangi musuh
51 Bab 51
52 Bab 52 Tian Ji dan Bai Luo
53 Bab 53.Sekolah
54 Bab 54.
55 Bab 55. Mentri Rong
56 Bab 56
57 Bab 57 kebagian kebersamaan
Episodes

Updated 57 Episodes

1
Bab 1. mencari tanaman obat
2
Bab 2. Penghianatan
3
Bab 3. Kematian dan kehidupan baru
4
Bab 4. Danau ajaib
5
Bab 5. Pertukaran
6
Bab 6. keberangkatan
7
BAB 7. Pernikahan
8
Bab 8. Membuat heboh dapur
9
Bab 9. Makan Bersama
10
Bab 10.Mengobati
11
Bab 11. Hadiah
12
Bab 12. Hutan malam
13
Bab 13. Rencana
14
Bab 14. Rencana Baru
15
Bab 15.Desa selatan
16
Bab 16.Membangun aliran air
17
Bab 17.kembali
18
Bab18.Perintah penangkapan
19
Bab 19.Datang ke Pesta
20
Bab 20. Pesta
21
Bab 21. Bakat
22
Bab 22. kemarahan
23
Bab 23. Kebahagiaan Ming Yue dan kemarahan pangeran kedua
24
Bab 24.penangkapan
25
Bab 25. Persiapan pembukaan Kekaisaran Baru
26
Bab 26. pembukaan
27
Bab.27 makan malam bersama
28
Bab 28. Kedatangan ibu selir Manlu dan taruhan
29
Bab.29 pertandingan
30
Bab.30 hadiah
31
Bab 31. keadaan pangeran kedua
32
Bab 32. pergi
33
Bab 33. fakta
34
Bab 34. Kebenaran
35
Bab 35. keputusan
36
Bab 36. Kebenaran Ming Yue dan Ai
37
Bab 37. kembali Kekaisaran Kaili
38
Bab 38.persiapan
39
Bab 39.Perperangan dan kematian
40
Bab. 40 Berita Baik
41
Bab 41. Yun Utara
42
Bab 42
43
Bab 43 kehancuran Yun utara
44
Bab 44.
45
Bab 45. kelahiran tripel
46
Bab 46 Triple dan tamu
47
Bab 47
48
Bab 48
49
Bab 49. pasukan
50
Bab 50.Mendatangi musuh
51
Bab 51
52
Bab 52 Tian Ji dan Bai Luo
53
Bab 53.Sekolah
54
Bab 54.
55
Bab 55. Mentri Rong
56
Bab 56
57
Bab 57 kebagian kebersamaan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!