...Dewi yang sudah tersadar dari rasa keterkejutannya langsung ingin membalas Ayura. Tapi sayang seribu sayang sebelum tangan Dewi menyentuh pipi Ayura, tangan itu sudah lebih dulu di tahan dan di pelintir oleh sang empu yang punya pipi....
Aaarrrggghhhhh......
" Ayura cepat lepaskan tangan Dewi!!" Bentak Bu Suryati dia kalang kabut karna Ayura yang bisa melawan pada Dewi.
..." Aku akan lepaskan jika Mbak Dewi tidak akan bertindak kasar kepada Ku lagi. Lagi pula jika dia tidak berani bermain tangan Aku pun tidak akan melakukan hal seperti ini kepadanya. Minta maaf lah, Baru Aku lepaskan tanganmu ini Mbak." ucap Ayura, Dan dia meminta untuk Dewi meminta maaf kepada Ayura....
" Aku tidak Sudi!!" teriak Dewi.
Tok... Tok... Tok...
...Mereka bertiga menoleh ke arah pintu yang memang tidak di tutup oleh Dewi dan Bu Suryati, Dewi dan Bu Suryati melihat siapa yang datang langsung gelapan mereka langsung bertingkah aneh sedangkan Ayura melepaskan tangan Dewi lalu pergi ke depan untuk menemui tamu yang datang....
Tap... Tap... Tap...
..." Ada apa ya Pak?" tanya Ayura pada tiga orang yang kini ada di hadapannya....
..." Kami kesini untuk menagih uang yang di pinjam oleh Bu Suryati dan juga Dewi, Mereka sudah beberapa bulan tidak membayarnya jika mereka tidak membayar Saya akan mengusir mereka dari rumah ini karna rumah ini sudah mereka jaminkan." ucap seorang Pak Tua, Dia menjelaskan sambil melihat ke arah Ayura dengan tatapan yang menjijikan....
... Ayura berbalik melihat ke arah dua orang wanita yang berbeda usia....
..." Apa kalian bisa jelaskan kepada Ku?" ucap Ayura tak lupa dia juga memberikan tatapan menyelidik ke arah Bu Suryati dan juga Dewi....
..." Memangnya apa yang harus Kami jelaskan? Sudah jelas bukan dia menagih hutang disini. Dan sekarang Kau bayar lah hutang hutang itu, Karna jika Kamu selalu memberikan Kami uang yang banyak Kami pun tidak akan berhutang pada rentenir." ucap Dewi enteng dan dengan tidak tahu malunya Dewi malah meminta Ayura yang membayar....
Ayura mendekat ke arah Dewi, Ayura menyeret Dewi ke hadapan sang rentenir.
..." Lepas... Lepas... Ayura!!" bentak Dewi saat Ayura berhasil menyeretnya ke hadapan sang rentenir sedangkan Bu Suryati dia pun mengekor di belakang Dewi karna takut sang anak akan di apa apakan....
..." Silahkan tagih kepada mereka, Tapi kembalikan sertifikat rumah yang ada di tangan kalian. Karna rumah ini adalah hak Ku bukan hak mereka." ucap Ayura meminta kembali sertifikat yang sudah di gadaikan....
..." Oh tentu tidak bisa gadis manis, Sertifikat ini sudah di gadaikan atau kalau kau mau Aku bisa memberikannya secara percuma kepada Mu asalkan Kau menjadi Istri Ku." Ucap rentenir itu dan dia hendak menyentuh Ayura namun dengan sigap Ayura langsung menepisnya....
..." Kurang ajar Kau!!" marah sang rentenir....
..." Kau ambil saja dia Pak Bondan, Jadikan dia Istri mu tapi Kau harus menganggap lunas semua hutang hutang Kami." ucap Dewi dengan teganya....
...Ayura menatap nyalang pada Dewi sedangkan Dewi malah tersenyum sinis kepada Ayura. Pikirannya memang terlalu jahat, hati nuraninya sudah tertutup bukan hanya Dewi saja melainkan Bu Suryati juga karna dia juga menyetujui ucapan dari Dewi itu....
..." Ck, Benar benar tidak tahu diri sekali kalian bahkan kalian tidak tahu berterimakasih kepada Ku. Uang 10 juta untuk hidup di kampung itu sudah sangat besar tapi kalian saja yang tidak punya rasa syukur dan hidup kalian hanya ingin di pandang wah oleh orang lain. Sekarang kalian malah berhutang untuk gaya hedon kalian, Dan sekarang kalian ingin membuatku menjadi pelunas hutang kalian?" ucap Ayura sambil menahan emosi yang sedari tadi ingin meledak....
..." Sudahlah gadis manis, Lebih baik Kau mau menjadi Istri Ku. Kau juga bisa hidup dengan enak nantinya bersama Ku dan tentunya dengan ke tiga Istri Ku yang lain." ucap Pak Bondan dengan tak tahu malunya....
..." Aku tak akan pernah sudi menjadi Istri dari seorang pria bangkotan seperti mu!!" teriak Ayura dia sudah benar benar marah kali ini dia sudah tidak bisa menahan emosinya lagi....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 52 Episodes
Comments