Keputusan Ayura

... Di Taiwan tepatnya di Mes para pekerja pabrik, Di situlah Ayura dan juga Mbak Yani tinggal selama bekerja di taiwan. Dan lebih bagusnya lagi Ayura beserta Mbak Yani berada dalam satu kamar yang sama sehingga Ayura ada temannya yang dia kenal dari negaranya sedangkan teman sekamar lainnya ada yang dari asli taiwan ada juga dari negara lain yang memang merantau ke taiwan. Di dalam kamar itu terdapat empat kasur, Tapi meskipun begitu kamar mes itu juga tidak terlalu sempit juga untuk mereka....

" Mbak." panggil Ayura pada Mbak Yani.

" Ada apa Ra?" tanya Mbak Yani karna Ayura memanggil dirinya.

" Aku sudah memikirkannya Mbak." ucap Ayura.

" Jadi apa keputusan Mu Ayura?" tanya Mbak Yani ingin segera memastikan apa keputusan Ayura. Karna jujur saja Mbak Yani itu sangat sayang kepada Ayura seperti kepada Adiknya sendiri dan dirinya juga kasihan dengan Ayura yang hanya di manfaatkan dan di jadikan mesin Atm berjalan oleh keluarga tirinya.

" Keputusan Ayura, Ayura bakal gak lanjutin kontrak di sini Mbak dan ikut seperti Mbak yang ingin pulang ke Indonesia." ucap Ayura memberi tahukan keputusannya.

" Akhirnya Ra, Ini yang Mbak ingin dengar dari Kamu. Baiklah 5 bulan kedepan Kita akan selesai kontrak dan dari saat itu Kita tidak bekerja lagi di sini. Dan untuk Kamu Ra, Mulai dari sekarang sudahlah Kamu jangan mengirimkan kembali uang kepada keluarga tiri mu itu atau walaupun Kamu mengirim pun jangan terlalu besar seperti biasanya kurangi lah sedikit. Tak apa Kamu di bilang tak balas budi kepada Ibu tiri Mu itu toh dia juga mengurus mu dari uang restoran yang Kalian punya kan sebelum restoran itu bangkrut karna ulah keluarga tiri Mu dan sekarang Kamu yang harus menanggung semua dari ulah mereka." ucap Mbak Yani memberi saran dan sedikit geram karna mengingat cerita tentang Ayura.

" Tapi Mbak, Apa mereka gak akan terus meneror Ku kalau uang bulanan mereka Aku kurangi?" tanya Ayura karna dirinya juga bingung jika harus mengurangi uang bulanan kepada Keluarga tirinya.

" Aduh Yura Yura, Kalau Kamu gak mau di teror yasudah ganti saja no hp mu itu atau selama disini Kamu copot saja dulu kartu yang memang selalu di hubungi oleh mereka." ucap Mbak Yani memberikan saran.

" Iya bener ya Mbak, Yasudah nanti Aku coba ya." ucap Ayura membenarkan saran dari Mbak Yani.

Ayura yang kini sedang berbaring sedangkan Mbak Yani sudah terlelap ke dalam alam mimpi, Ayura sangat bosan dan sekarang dirinya ingin memainkan ponselnya. Saat Handphone nya sudah menyala, Alangkah terkejutnya Ayura saat melihat panggilan yang masuk sampai banyak sekali entah itu dari Bu Suryati atau pun Dewi yang menelfonnya.

" Aduh mereka menelfon Ku sampai berkali kali begini, Pasti mereka ingin menagih uang yang mereka minta pada Ku." gumam Ayura. Tanpa pikir panjang Ayura mentransfer uang sekitar 5 juta dan setelah nya Ayura mencabut kartu yang mereka tahu dan bisa di hubungi oleh mereka.

" Semoga ini menjadi yang terbaik untuk Ku, Ayah maafkan Ayura bukan Ayura bermaksud untuk durhaka tapi Ayura juga sudah cape harus di manfaatkan terus menerus oleh mereka. Mereka hanya menjadikan Ku sebagai alat pencari uang saja Ayah, Maaf kan Ayura." gumam Ayura lagi dan dia menangis dalam diam karna Ayura takut mengganggu para pekerja lain yang sudah pada tidur.

Terpopuler

Comments

Morna Simanungkalit

Morna Simanungkalit

sebaiknya jangan lagi nanti satu rumah dengan mereka buka usaha sendiri meskipun kecl - kecilan dan permisi dengan baik - baik terima tidak terima pokoknya permisi.

2024-12-18

0

Wanita Aries

Wanita Aries

Kasian ayura diperas

2024-12-17

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!