...Sesampainya dirumah, Ayura sudah di sambut oleh Ibu beserta kakak tirinya dan juga di sana ada orang yang pernah mengatur keberangkatannya ke taiwan dulu. Ayura mengernyitkan dahinya, Dia berpikir ada urusan apa dia kesini? Tapi semua pikiran itu Ayura halau dengan cepat dia melangkah mendekat untuk masuk ke dalam rumah....
" Darimana saja Kamu? Pagi pagi udah keluyuran aja bukannya beresin rumah malah keluyuran seenaknya dasar gak tahu diri." ucap Dewi saat Ayura sudah ada di hadapan mereka, Bu Suryati yang mendengar dan melihat Dewi malah ngomel pada Ayura langsung menyikut Dewi dengan segera agar Dewi tidak lagi berbicara asal.
" Apaan sih Buk, Emang bener kan?" ucap Dewi yang tak terima.
" Ee... Ayura ini Pak Yuda ada urusan dengan Kamu. Dia di sini akan mengurus kembali keberangkatan Kamu ke luar negeri. Betul kan Pak Yuda?" ucap Bu Suryati tanpa ada beban.
Ayura yang mendengar ucapan Bu Suryati langsung terkejut, Sebegitunya kah keluarga tirinya itu menginginkan dirinya untuk menjadi mesin atm berjalan, pikir Ayura. Dia benar benar tidak habis pikir dengan pikiran keluarga tirinya itu... Di pikiran mereka hanya uang uang dan uang, Dan dirinyalah yang di korbankan. Dia harus mengorbankan masa mudanya, masa dimana seharusnya dia bebas untuk menikmati hidup. Dia harus mengorbankan semua itu hanya demi keluarga tirinya yang mata duitan, Tapi tidak untuk sekarang. Ayura akan bersikap tegas dan dirinya akan menggapai semua impiannya tanpa ada keluarga tirinya yang mengatur segalanya bagi hidup Ayura.
" Iya betul Ayura, Ada pabrik lain yang membutuhkan tenaga kerja yang cocok untukmu pabrik itu tidak beda jauh dengan pabrik tempat kerja mu kemarin. Saya juga sudah memberikan uang ke keluarga mu." ucap Pak Yuda.
Ya, Memang Pak Yuda sudah memberikan uang untuk Ayura berangkat. Entah apalah ya namanya itu soalnya author cuman ngayal aja dan emang gak terlalu tau tentang kayak gitu.
" Tapi maaf Pak, Saya menolak untuk berangkat kembali. Saya akan tinggal disini Pak, Saya tidak akan kembali bekerja ke taiwan, Jadi mohon maaf ya Pak." ucap Ayura sopan pada Pak Yuda.
" Loh gak bisa gitu dong!! Kamu itu harus pergi lagi ke taiwan dan uang pun sudah ada di tangan Kami jadi Kamu harus berangkat ke sana!!" ucap Dewi dengan suara yang naik satu oktaf karna dirinya emosi dan malu karna Ayura malah menolak untuk kembali bekerja ke luar negeri.
" Betul Ayura, Kamu harus berangkat kembali ke luar negeri." ucap Bu Suryati membenarkan, Dia masih berbicara dengan lembut meskipun dirinya juga menahan kesal pada Ayura.
Ayura menatap kedua manusia berbeda usia itu, Merekalah penyebab dirinya sekarang masih melajang dan mereka pula lah yang menyebabkan Ayura harus bekerja jauh sampai ke luar negeri. Rasanya Ayura sekarang sudah muak dengan semua kelakuan mereka yang seenaknya pada dirinya.
" Kenapa gak anak Ibu saja yang di berangkat kan kesana? Atau Ibu saja sekalian yang berangkat kesana menggantikan Ku. Agar kalian bisa merasakan bagaimana lelahnya Aku bekerja di luar negeri hanya untuk menghidupi kalian sekeluarga." ucap Ayura santai tapi itu membuat kedua wanita beda usia itu benar benar emosi dan yang paling emosi adalah Dewi. Karna dia tak terima dengan ucapan yang di lontarkan oleh Ayura.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 52 Episodes
Comments