Sangat Berani

"Apakah kamu tidak merasa jijik ketika melihat bekas lukaku yang sangat mengerikan ini?" Tanya Raynald pura-pura menampilkan wajah sedih.

"Aku ..." Ucapan Kasandra terpotong oleh Raynald.

"Akibat terkena luka bakar membuat Aku terpaksa memakai topeng saat Aku keluar dari rumah sedangkan ketika berada di dalam rumah maka topengku akan Aku lepas." Ucap Raynald.

"Bisa dipastikan kamu akan merasa jijik dan sangat takut karena setiap hari harus melihat wajahku yang buruk rupa di mana orang menyebutku monster, belum lagi Aku lumpuh." Sambung Raynald.

"Bagiku menikah adalah sekali seumur hidup sampai ajal memisahkan. Jadi Aku minta kamu pikir terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan hanya karena kamu merasa kecewa dengan calon suamimu. Karena Aku tidak mau dijadikan pelarianmu." Sambung Raynald.

"Aku tidak pernah merasa jijik dengan wajahmu dan mengenai kakimu yang lumpuh, Aku sudah sangat kuat sejak Aku masih kecil. Jika Tuan Muda memiliki ketidaknyamanan tolong katakan padaku karena Aku akan melakukan apapun sampai Tuan Muda merasa nyaman." Ucap Kasandra sambil masih mengulurkan ke dua tangannya yang memegang kotak berwarna merah.

'Kasandra, kamu sudah menyelamatkan nyawaku saat itu dan kini Aku akan menyelamatkanmu dari pria breng x sek itu ataupun orang-orang yang menindas dirimu.' Ucap Raynald dalam hati.

"Aku tidak ingin memakai cincin itu ... (sambil mengeluarkan kotak merah yang juga berisi sepasang cincin) ... Jadi pakaikan Aku dengan cincin ini." Ucap Raynald.

Raynald mengatakan hal itu karena Raynald tidak ingin cincin yang di beli oleh Kevin akan dipakaikan ke jari manisnya.

"Baik." Jawab Kasandra dengan singkat.

Kemudian Kasandra memakaikan cincin tersebut ke jari manis Raynald setelah itu Raynald memakaikan cincin ke jari manis Kasandra. Sedangkan Kevin dan Veni hanya bisa menahan amarahnya karena mereka tahu siapa Raynald.

"Sekarang kita pergi untuk mengambil sertifikat pernikahan kita." Ucap Raynald sambil mengulurkan tangannya.

"Baik." Jawab Kasandra dengan singkat sambil membalas uluran tangan Raynald.

Kemudian mereka pergi meninggalkan tersebut membuat Kevin berteriak memanggil Kasandra namun Kasandra tidak mempedulikannya.

Skip

Kini Raynald dan Kasandra keluar dari kantor agama sambil masing-masing menatap sertifikat nikah. Mereka sama sekali tidak menyangka menikah secepat itu. Terlebih Kasandra, di mana Kasandra tidak menjadi menikah dengan Kevin malah menikah dengan orang yang baru di kenalnya.

Berbeda dengan Raynald karena tanpa sepengetahuan Kasandra kalau Raynald selalu melindunginya jika Kasandra keluar dari mansion.

'Aku sudah menikah sekarang dan rasanya seperti mimpi.' Ucap Kasandra dalam hati.

"Hari ini kita sudah menikah dan apakah kita ..." Ucapan Kasandra terpotong oleh Raynald.

"Ingat apa yang tadi Aku katakan kalau pernikahan kita tidak dapat dibatalkan karena awalnya Aku sudah mengatakannya." Ucap Raynald.

"Bukan itu maksudku. Aku hanya ingin bertanya apakah kita tinggal di kamar yang sama atau beda kamar?" Tanya Kasandra.

"Tentu saja di kamar yang sama karena kita sudah resmi menikah." Jawab Raynald.

"Kamu tenang saja, Aku tidak akan memaksamu untuk melakukannya dan Aku akan menunggumu sampai kamu benar-benar siap." Sambung Raynald yang mengerti apa yang ada dipikiran Kasandra.

Kasandra hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti dan tidak masalah jika tidur bersama karena mereka sudah resmi menikah.

"Emmm ..." Ucap Kasandra ragu.

"Ada apa?" Tanya Raynald yang mengerti kalau Kasandra ingin mengatakan sesuatu.

"Masalah sepasang cincin, apakah setiap hari Tuan Muda Raynald selalu membawa sepasang cincin?" Tanya Kasandra penasaran.

"Sebelumnya panggil namaku saja jangan pakai embel-embel kata Tuan Muda. Mengenai sepasang cincin, sebelum ke acara pernikahan Aku sempat mampir ke toko emas. Tanpa sengaja melihat sepasang cincin yang sangat cantik dan unik, karena itulah Aku membelinya." Jawab Raynald.

Kasandra hanya menganggukkan kepalanya hingga beberapa saat datang mobil mewah berwarna hitam dan berhenti tepat di depan mereka. Seseorang keluar dari mobil tersebut dan berjalan ke arah mereka berdua. Dia adalah Asisten Han.

"Selamat siang, Tuan Muda." Ucap Asisten Han.

"Asisten Han, Aku memintamu untuk mengantar Kasandra ke mansion dulu setelah itu pergi ke perusahaan." Ucap Raynald.

"Baik, Tuan Muda." Jawab Asisten Han.

"Kasandra, mana ponselmu?" Tanya Raynald.

Tanpa banyak bertanya Kasandra memberikan ponselnya ke Raynald dan Raynald langsung menerimanya. Raynald mengetik sesuatu di ponsel milik Kasandra hingga beberapa saat terdengar suara telepon milik Raynald.

"Kasandra, Aku menunggu sopir untuk mengantarku ke kantor dan biarkan Asisten Han mengantarmu ke mansion. Setelah urusanku selesai Aku akan datang untuk menemuimu." Ucap Raynald sambil memberikan ponsel ke Kasandra.

"Tidak perlu repot-repot. Lebih baik Aku pergi naik taksi saja. Terlebih Aku ingin pulang ke rumah untuk menemui orang tuaku." Ucap Kasandra sambil menerima ponselnya.

"Oke." Jawab Raynald dengan singkat.

"Oh ya, setelah urusanmu selesai, langsung pulang ke mansion dan tunggu sampai Aku datang menemuimu." Ucap Raynald.

Kasandra hanya menganggukkan kepalanya kemudian Asisten Han mendorong kursi roda Raynald menuju ke arah mobil. Kasandra menatap kepergian Raynald hingga mobil tersebut tidak terlihat.

'Sepertinya Raynald sangat baik dari pada Kevin. Aku harus bersikap baik padanya dan tidak menipunya.' Ucap Kasandra dalam hati.

Tidak berapa lama datang taksi dan Kasandra menyetop taksi tersebut lalu masuk ke dalam mobil menuju ke arah yang diberikan oleh Kasandra. Sedangkan di tempat yang berbeda di mana Raynald duduk di kursi belakang pengemudi.

"Tuan Muda, Tuan Muda sengaja menunjukkan video Tuan Muda Kevin dan calon pengantin yang sekarang menjadi Nyonya Muda Raynald. Mengapa Tuan Muda tidak memberitahu ke Nyonya Muda tentang hal ini?" Tanya Asisten Han penasaran sambil mengendarai mobil dengan kecepatan sedang.

"Belum waktunya." Jawab Raynald.

"Tuan Muda, apakah Tuan Muda dan Nyonya Muda sudah mendapatkan sertifikat?" Tanya Asisten Han penasaran.

"Sudah, memangnya kenapa?" Tanya Raynald balik bertanya.

"Karena Tuan Muda pernah bilang akan menikah dengan seorang gadis yang sudah mempertaruhkan nyawanya untuk menyelamatkan Tuan Muda. Tapi mengapa Tuan Muda menikah dengan Nyonya Muda Kasandra? Bukankah Nyonya Muda Kasandra sudah jatuh cinta dengan Tuan Muda Kevin dan hampir menikah." Tanya Asisten Han penasaran.

Raynald pun menceritakan secara singkat apa yang sudah terjadi selain itu Raynald juga menceritakan kalau gadis yang sudah mempertaruhkan nyawanya untuk menyelamatkan Raynald adalah Kasandra.

"Untuk seterusnya kamu panggil istriku dengan sebutan Nyonya Muda Raynald." Pinta Raynald.

"Baik, Tuan Muda." Jawab Asisten Han dengan patuh.

"Oh ya, kamu sudah menugaskan seseorang untuk mengikuti Kasandra?" Tanya Raynald.

"Sudah, Tuan Muda." Jawab Asisten Han.

Raynald hanya menganggukkan kepalanya kemudian mereka terdiam hingga beberapa saat mobil tersebut berhenti tepat di depan perusahaan milik Raynald.

Di tempat yang berbeda di mana Kasandra sudah sampai di mansion milik orang tuanya. Kasandra berjalan hingga sampai di ruang keluarga di mana Ayah kandungnya, Ibu Tirinya dan Adik Tirinya menunggu dirinya.

"Kasandra, beraninya kamu kembali!" Teriak Ibu Tirinya sambil berdiri dan berjalan ke arah Kasandra dan diikuti oleh Adik Tirinya.

"Kamu sangat berani membatalkan pernikahan di depan para tamu undangan. Kamu benar-benar menampar wajah keluarga besar Kevin dan juga memalukan keluarga besar kita. Kenapa kamu tega melakukan ini?" Tanya Ibu Tirinya dengan nada satu oktaf yang bernama Ibu Bela.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Terima kasih sudah membaca novelku. Silahkan tinggalkan jejak berupa bintang 5, vote, bunga atau kopi, dan komentar.

Bagi Author bintang 5, vote, bunga atau kopi, dan komentar sangat berarti agar novel ini bisa masuk bab terbaik.

Terima kasih atas kebaikan para pembaca dan semoga Tuhan membalas kebaikan kalian. Amin.

Terpopuler

Comments

Tara

Tara

Karena Kevin berengsek n selingkuh...dasar orang tua gila...untung Uda kluar dari rumah tsb😡😤🫣😅🤔

2024-09-05

4

Ira Sulastri

Ira Sulastri

Wow....harusnya ibu tri tuh ngaca dulu sebelum ngomong, yg memalukan dan membuat pernikahan batal kan karena anaknya jg si selingkuh sampah itu

2024-09-04

1

Lissaerlina

Lissaerlina

lanjuttttt

2024-09-04

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!